Buku yang mengisahkan perjuangan anak seminari dalam mengambil keputusan mereka, apakah mereka akan menjadi seorang imam atau keluar dari "penjara suci" dan menjadi orang awam yang melakukan apapun dengan sekehendak hati.
Mie Remes adalah makanan favorit mereka (para penulis), sekalipun rada-rada kurang nyambung dengan judul dengan isinya, tapi saya bisa bilang, anak-anak seminari sepertinya memang memiliki kemampuan menulis yang cukup baik.