Jump to ratings and reviews
Rate this book

Psikologi Sastra: Karya, Metode, Teori, dan Contoh Kasus

Rate this book
Sebuah karya sastra merupakan kisahan yang senantiasa bergumul dengan para tokoh fiksional yang diciptakan oleh si pengarang. Agar ceritera lebih menarik, si pengarang kerap kali menampilkan perilaku para tokoh dengan kepribadian yang tidak lazim, aneh, atau abnormal, sehingga menimbulkan berbagai perasaan bagi para pembaca. Tidak jarang para pembaca bertanya-tanya, mengapa si tokoh berperilaku demikian, apa yang terjadi pada dirinya, apa penyebabnya, dan apa pula akibat dari semua ini. Bahwasanya masalah perilaku mungkin saja terkait dengan masalah kejiwaan, maka kisahan semacam ini dapat merupakan masalah psikologis.

Oleh karena itu, dalam buku yang merupakan hasil penelitian tentang karya-karya sastra Inggris dan Amerika yang bermutu ini, penulis menampilkan beberapa kasus para tokoh fiksional yang mencerminkan konsep-konsep yang terdapat dalam Psikologi Sastra. Para tokoh dimaksud terdapat dalam karya-karya sastra Inggris dan Amerika ciptaan Nathaniel Hawthorne, Eugene O'Neil, Theodore Dreiser, dan D.H. Lawrence. dalam buku ini dibahas pula para tokoh yang mencerminkan beberapa konsep yang terdapat dalam Psikologi Sastra, misalnya konsep-konsep: Oedipus Complex, Electra Complex, Naluri Kematian, rasa Bersalah, Agresivitas, Halusinasi, Konflik Batin, rasa Malu, dan sebagainya. Selain itu, dibahas pula pencerminan Teori Kebutuhan Bertingkat dari Abraham Maslow yang mencakup kebutuhan fisiologis, rasa aman, rasa memiliki dan dicintai, rasa harga diri, dan aktualisasi diri.

Selama ini telaah karya sastra melalui pendekatan Psikologi Sastra sering diperdebatkan karena kerap kali hakikat sastra menjadi hilang, telaah sastra seakan-akan menjadi telaah Psikologi. Oleh karena itu, agar telaah sastra psikologis tidak meninggalkan hakikat analisis suatu karya sastra, maka pencerminan berbagai konsep psikologi di atas perlu disampaikan melalui metode perwatakan yang biasa digunakan dalam telaah sastra. Metode-metode tersebut misalnya, telling (langsung), showing (tidak langsung), gaya bahasa bahasa (figurative language): simile, matafor, personifikasi, , dan sudut pandang (point of view).

Pembahasan dalam buku ini dapat dijadikan bahan acuan bagi para peneliti, karena paparannya cukup jelas dan terperinci, sehingga buku ini akan bermanfaat bagi para peneliti yang berminat menganalisis suatu karya sastra dalam bahasa apapun.

335 pages, Paperback

First published January 1, 2010

28 people are currently reading
453 people want to read

About the author

Albertine Minderop

2 books9 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
56 (53%)
4 stars
26 (25%)
3 stars
15 (14%)
2 stars
4 (3%)
1 star
3 (2%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
135 reviews3 followers
June 10, 2014
Sayang yang diambil contoh sastra Inggris dan Amerika. Coba sastra Perancis, Rusia, atau Indonesia...
Profile Image for Fachrina.
274 reviews6 followers
July 13, 2019
Pembahasannya mendalam, dan cukup teknikal, sehingga rasanya lebih cocok untuk pembaca yang memang sudah punya sedikit background telaah karya sastra. Bagi yang ingin meneliti karya sastra, terutama melalui pendekatan psikologi, buku ini akan menjadi bahan acuan yang bermanfaat.

Sayangnya, editing-nya kurang bagus. Ada beberapa paragraf yang tiba-tiba diulang, meskipun tidak nyambung sama paragraf sebelum dan sesudahnya. Misalnya, paragraf tentang topik A tiba-tiba muncul di tengah pembahasan topik B. Ada juga kalimat yang font-nya berbeda. Format bulleting-nya juga berbeda di bagian awal buku dan bagian akhir. Meskipun tidak terlalu memengaruhi pemahaman terhadap materi, tapi kesalahan-kesalahan ini cukup mengganggu kenikmatan membaca.
Profile Image for  Zona Artikel Baru.
39 reviews
September 16, 2022
Buku sastra literartur yang lengkap. Minedrop memberikan konsep pemikiran sastra yang luas. Psikologi sastra.
1 review
Want to read
June 10, 2024
this is very exclusive
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Dinar "Ika".
16 reviews2 followers
August 12, 2016
Karya Sastra dapat dibedakan dalam 2 jenis, yakni: fiksi dan non fiksi. Karya sastra non fiksi biasanya berupa autobiografi, biografi, essai, dan kritik sastra. Sedangkan karya sastra fiksi bentuknya berupa prosa, puisi dan drama. Cerita fiksi akan sangat indah bila merupakan hasil representasi dari kehidupan nyata manusia. Oleh karena itu, penilitian sastra yang meneliti tokoh-tokoh rekaan dapat juga dikaji dalam Psikologi Sastra. Karakter yang tidak lazim, yang di dalamnya terdapat berbagai kelainan kejiwaan para tokohnya menjadi sangat menarik bila diteliti dengan Psikologi Sastra.
Buku ini dapat dijadikan pegangan para mahasiswa, dosen dan pencinta sastra yang senang menggali kelainan kejiwaan pada tokoh-tokoh di dalam karya sastra fiksi. Walaupun cerita rekaan, tetapi karena dikemas oleh pengarangnya seperti cerita nyata, maka menganalisis tokoh-tokohnya dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra akan sama menariknya dengan menganalisis kelainan jiwa pada manusia nyata.
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.