Sang Pemimpi Sang Pemimpi discussion


73 views
kok beda???

Comments Showing 1-4 of 4 (4 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

Rangga Aditya buku ini memang bagus dan mengandung banyak sekali pesan moral. namun ada satu yang mengganjal paa saat saya membaca novel ini setelah membandingkan dengan novel pertama.

pada novel pertamanya diceritakan ikal berangkat ke jawa dengan menggunakan Bintang Timur bersama teman-teman laskar pelanginya kecuali sahara, akiong dan trapani (tarapani rencananya mau ikiu hanya saja tidak jadi karena penyakit ketergantungan dengan ibunya).
namun di novel sang pemimpi diceritakan ikal berangkat ke jawa dengan menggunakan Bintang Timur bersama Arai yang nantinya tersesat di bogor.
pertanyaan saya berapa kali ikal ke jawa? padahal keduanya dikisahkan pengalaman pertama mereka ke pulau jawa padahal tetralogi ini katanya non fiksi dan merupakan biografi penulis.
"HIlang ingatankah penulis?"


Hendra imho,,novel LP awalnya emang sebagian besar adalah biografi penulis..
dan
imo,,awalnya penulis cuma ingin menulis LP,,bukan tetralogi..
so,,d akhir LP udah diceritain bagaimana ending kehidupan setiap tokoh..
tapi,,karena bukunya boooming,,mungkin penulis ditawari penerbit untuk membuat tetralogi dari LP ini..
sehingga,,imho,,bagian akhir LP bisa diabaikan.. karena bagian2 terakhir itu akan sangat bertentangan dengan buku2 seterusnya..
#sekali lagi,,semua hanya pendapat saya.. yang tau bagaimana sebeneernya,, ya cuma Andrea..


message 3: by Dwi (new) - rated it 4 stars

Dwi Oktaviani Salah satu bagian terpenting membaca tulisan Andrea adalah menikmati. Wajar memang kalau sempat bertanya-tanya jalinan cerita satu buku ke buku lain. Emmm... coba deh dilanjut baca sampai buku terakhirnya Hirata. Pertanyaan sejenis kurasa akan muncul lagi (e.g. tentang maryamah?).

Pikirku, karena sudah dilabeli sebagai "novel" jadi mungkin inilah salah satu implikasinya kali ya (dan sah-sah aja kan?, he).

Just Enjoy, Everyone ^_^.


Ninditya Nareswari Rangga wrote: "buku ini memang bagus dan mengandung banyak sekali pesan moral. namun ada satu yang mengganjal paa saat saya membaca novel ini setelah membandingkan dengan novel pertama.

pada novel pertamanya dic..."

baca selanjutnya yang lengkap bung


back to top