Goodreads Indonesia discussion

141 views
Rossie Setiawan: Menyebarkan Virus Membaca

Comments Showing 1-9 of 9 (9 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

message 1: by Roos (new)

Roos | 2991 comments Wah Keren banget nih Ibu...Salute-salute!


message 2: by Isman (new)

Isman | 67 comments The Read-Aloud Handbook: Sixth Edition (Read-Aloud Handbook) by Jim Trelease The Read-Aloud Handbook: Sixth Edition

Rata-rata 4,48 bintang dari 357 penilaian dan 134 resensi. Menarik! Cari di bookmooch, aaah.


message 3: by Lee (new)

Lee (rainscent) | 238 comments website komunitasnya, kalo mau liat-liat dulu
http://readingbugs.org/



message 4: by Andri (new)

Andri (clickandri) | 665 comments aryo itu emang story teller yg luar biasa .. memesona..

-andri-


message 5: by lita (new)

lita ariyo? ariyo zidni? si kakek itu memang punya komitmen kuat di dunia dongeng...:)


message 6: by Coqueline (new)

Coqueline | 608 comments W: Anak gue termasuk hiperaktif, tapi bisa duduk manis begitu dibacain buku. Gue bukan pendongeng ulung, tapi sebenernya ga susah kok buat capture a child's imagination.

Tips gue sih, si anak dilibatkan dalam cerita bukunya, jangan cuman disuruh dengerin, dan jangan takut untuk improv isi ceritanya buat mengakomodasi vocabulary dan attention span di anak. Kalo anaknya kecil banget, di improv aja isi bukunya pake kalimat2 yg simpel2.

Jadi contohnya satu halaman isinya 2 paragraf, sementara anda tau si anak bakal keburu bosen dengerin komplit, singkat2 aja jadi 2 kalimat, yg penting intinya dapet.

Sering2 tanya sama si anak, 'Eh, mana si penguin? Kamu bisa liat ga si Penguin di halaman ini?' Atau suruh cari detil2 lain dari halaman buku bergambar yg biar ga nyambung sama isi cerita yg penting bikin penasaran 'Si Penguin punya sepeda, hayo dimana sepedanya?'

Atau sebelom dibacain text-nya tanyain dulu 'Kenapa nih si Penguin sedih?' Biarkan si anak ikutan penasaran dan nebak2.

Kalo udah hampir seru ceritanya, tanyain lagi 'Bakal ngapain nih si Penguin di halaman selanjutnya?'

Kalo bukunya udah pernah dibacain sebelomnya, dan si anak udah tau ceritanya, coba bikin alur cerita yg lain dari yg kemaren. Biasanya si anak bakal langsung protes bilang 'Salah! Si Penguin bukan begitu, tapi begini!' Hehehe...

Yg penting, dibikin interaktif aja.


message 7: by rati (new)

rati | 12 comments Buat anak hiperaktif, metode Dr. Glenn Dolman yang langsung mengajarkan anak membaca sedini mungkin (bisa mulai umur 6 bulan) mungkin lebih cocok, karena umumnya mereka tidak tahan dibacain dongeng2 (lebih suka baca sendiri.)
Memang harus berusaha keras sih. Saya coba metode ini sejak anak umur 2 tahun dan hasilnya umur 6 tahun kemampuan bacanya sudah seperti umur 12-13 tahun.
Agar hobi baca, buku bergambar dan komik adalah awal yang baik. Untuk melatih daya kritis, bacakan buku2 pengetahuan,minta anak bertanya, ajukan pertanyaan.
Sekedar sharing...


message 8: by Coqueline (new)

Coqueline | 608 comments Anak gue masih 2 taun 8 bulan sih. Dan dia betah banget dibacain buku walaupun aslinya ga bisa diem. Untuk jenis dongeng emang attention span-nya belom nyampe, tapi banyak banget buku2 khusus balita yg isinya lebih simpel, dan terkadang open ended (ga ada alur cerita, cuman bertema).

Untuk pelajaran membaca sih kayaknya gue tunggu agak gede dulu. Soalnya sekarang ini dia bisa ngomong 3 bahasa, dan sehari2 dibacain buku2 dari 3 bahasa juga. Metode membaca dan melafal bahasa2 tersebut rada beda2, jadi mending entar aja deh kalo emang anaknya udah siap.


message 9: by Suryati (new)

Suryati | 220 comments Saya punya dua anak laki-laki.Sejak saya memutuskan menikah saya sudah berkeinginan jika Allah memberikan saya anak saya ingin mereka gemar membaca bukan karena dipaksa melainkan mereka memang senang membaca.

Maka ketika Allah benar-benar menganugrahi putra kepada saya, sejak kecil malah sejak saya mengandung saya sering membacakan cerita yang baik untuknya. Ketika mereka lahir saya bacakan dongeng atau cerita-cerita yang mengajarkan budi pekerti melalui cerita-cerita fabel dan lainnya.

Ketika mereka sudah mulai bisa berjalan saya ajak mereka ke toko buku, dan mengenalkan mereka akan banyak buku yang menarik terutama yang bergambar tentunya, karena mereka masih kecil lebih mudah tertarik dengan gambar-gambar yang bagus. Setiap bulan saya dan suami mengajak anak-anak kami ke toko buku, tidak harus membeli melainkan cukup membaca dulu. Tapi kalo mereka tertarik untuk membeli buku yang mereka inginkan selalu saya usahakan untuk membelikannya.

Satu hal penting lainnya untuk bisa membuat mereka juga senang membaca tentunya dari keteladanan kita, artinya apakah mereka juga melihat kita senang membaca atau tidak? Karena itu, orangtua pun haruslah senang membaca juga.Saya sangat senang membaca sedari kecil, suamipun punya kegemaran membaca juga, walaupun buku kami berbeda jenis, tapi minimal anak-anak kami melihat bahwa orangtuanya senang membaca.

Sekarang anak saya yang pertama sudah berumur 11 tahun dan kegemarannya pada buku-buku Sains dan komputer, bahkan buku komputer untuk mahasiswa dan dewasa dia juga suka baca. Sedangkan anak saya yang kedua lebih menyukai cerita-cerita fiksi yang berbau sejarah dan cerita sejarah yang menggambarkan peradaban masa lalu yang hebat.

Hingga detik ini saya masih terus berusaha membuat mereka menyadari bahwa membaca adalah awal untuk membuka cakrawala dan wawasan yang begitu luas untuk membantu mereka menjadi dewasa. Begitupun terhadap diri saya sendiri, awalnya saya hanya suka buku fiksi, sekarang saya sedang belajar untuk membaca buku-buku lain yang bisa lebih memperkaya pengetahuan saya, dengan bantuan teman-teman goodreads juga tentunya.



back to top