Kastil Fantasi discussion

Xar & Vichattan: Prahara (Xar & Vichatan Seri Ahli Waris Cahaya, Buku Dua)
This topic is about Xar & Vichattan
111 views
Lomba/Kuis/Sayembara > Lomba Cerpen - Peri-peri Xar & Vichattan

Comments Showing 1-50 of 197 (197 new)    post a comment »
« previous 1 3 4

Bonmedo Tambunan | 178 comments Lomba Tulis Cerpen - Peri-peri Xar & Vichattan

Xar & Vichattan
Hari sudah menjelang petang, ketika Antessa dan keenam pimpinan peri duduk di tepian Mata Air Para Peri untuk berdiskusi. Niteo Lucis dari singgasana Cahaya, Exuro Flamma dari api, Solum Humus dari tanah, Arbustus Plantoria dari tanaman, Flumen Aqua dari air, dan Ventosus Flaman dari udara--adalah para pemimpin baru pasca wafatnya keenam pemimpin peri terdahulu.

Belum lama berselang sejak para peri harus bertarung mati-matian di depan Kuil Cahaya. Peperangan besar yang telah banyak memakan korban. Sejak itu, banyak sekali yang harus dilakukan di Mata Air Para Peri. Selain memilih kembali para pemimpin peri, Antessa dan para pimpinan peri juga berusaha untuk memulihkan kembali aktivitas sehari-hari para peri yang kacau balau dengan banyaknya fungsi fungsi kemasyarakatan di Mata Air Para Peri yang hilang. Dan untuk itulah mereka bertujuh sekarang berkumpul.

"Baiklah," ucap Antessa memulai. "Kita sudah kehilangan banyak sekali rekan-rekan kita. Satu hal yang pasti, para peri selama ini sudah mengemban tugas yang sangat penting di dalam menjaga keseimbangan alam. Dan bagaimana pun juga fungsi itu harus tetap berlanjut. Tetapi hanya itu yang aku tahu. Aku tidak begitu paham tradisi, kebiasaan, ataupun sihir-sihir apa yang kalian, para peri, biasa lakukan, untuk tahu apakah ada fungsi-fungsi yang telah hilang dengan gugurnya banyak peri Mata Air Para Peri."

Para pemimpin peri, dengan perkecualian peri tanah yang memang lebih banyak memilih untuk diam, segera berbicara hampir bersamaan. Serempak mereka mulai bercerita tentang berbagai macam hal, yang justru membuat Antessa semakin bingung.

"Whoa! Satu-satu!" sentak Antessa menengahi.

"Aku duluuuuu! Akuuu duluuu!" ucap Ventosus, sang peri udara, bersemangat. Tubuhnya yang hanya sebesar genggaman tangan orang dewasa, tampak diselimuti oleh awan-awan kecil dengan percikan-percikan halilintar mini. Dengan cepat ia terbang berputar-putar mengitari Antessa, meminta giliran untuk bicara.

"Hrmmm. Pamer!" geram Exuro, sang peri api, yang kerap kali dikesalkan oleh tingkah laku peri udara yang menurut mereka sangatlah berlebihan.

Antessa tersenyum, lalu berkata, "Silahkan, Ventosus."

Ventosus pun mulai bercerita dengan gaya bicara yang mengalun panjang--khas peri udara--tetapi dengan makna kata yang hanya sepotong-sepotong--juga khas peri udara--yang pada akhirnya membuat Antessa dan kelima pimpinan peri lainnya ternganga bingung.

"Arghh ... Stop!" ujar Exuro. Lidah-lidah api di seputar tubuh kecil sang peri api membara. "Kau sama sekali tidak membantu!"

"Ehhhhh ... tetaaapiiii ..."

"Maafkan aku, Ventosus. Tapi aku memang malah jadi bingung mendengar ceritamu tadi," ucap Antessa dengan wajah yang memelas. "Bagaimana dengan yang lain? Mungkin kau, Flumen?" Antessa memalingkan wajahnya ke arah peri yang berbusanakan aliran air.

"Oh aku ... mungkin aku dapat mulai dari kisah sebelum kita masuk ke dalam Void. Oh tidak. Mungkin aku ... hmm ... aku mulai dari cerita sehari-hari saja. Oh ... terlalu banyak yang bisa kuceritakan. Aku bingung mau mulai dari mana."

Mendengar komentar peri air, peri api mendelik, sementara Antessa menghela napas panjang. Para peri air memang adalah para peri yang terpintar apabila dibandingkan peri-peri yang lain. Karena itulah Antessa berharap untuk dapat mendengar banyak dari Flumen. Tetapi ia telah lupa bahwa mereka selalu labil dan kurang berpendirian.

Antessa mengalihkan pandangan ke arah Solum, sang peri tanah yang hampir selalu diam, sebelum mengarahkan pandangannya kepada Arbustus, sang peri tanaman, dan Niteo, peri Cahaya. "Kalian bagaimana?" tanya Antessa.

"Sebetulnya Flumen benar. Memang banyak sekali yang dapat diceritakan," ucap Arbustus dengan nada yang tenang dan bersahaja. Bunga-bunga kecil yang menghiasi busana hijaunya yang terbuat dari dedaunan, tampak mengembang-menguncup. "Tradisi, budaya, dan kebiasaan kita akan sangat sulit untuk dapat diceritakan, apalagi apabila hanya dari mulut satu orang. Aku mungkin akan dapat menceritakan satu atau dua atau bahkan seratus cerita. Tetapi aku ragu apakah itu akan cukup."

"Tidak apa-apa, Arbustus," sahut Antessa menanggapi. "Tidak apa-apa walaupun hanya satu atau dua cerita yang kita dapatkan, tetapi paling tidak kita sudah memulai."

"Kalau begituuuu ... aku ceritaa lagiiii?" seru Ventosus girang.

Antessa tersenyum geli melihat tingkah Ventosus yang berjumpalitan di udara, sementara Exuro memicingkan matanya yang berapi-api dan berkata, "Arggg ... jangan! Jangan kau yang mulai! Kau nanti saja ... terakhir!

"Hmm ... kurasa ada cara yang lebih baik daripada kita masing-masing bercerita tentang kehidupan para peri. Akan memakan waktu yang lama sekali bagi kita untuk menyelesaikan cerita kita satu per satu, dan belum lagi, kemungkinan kita untuk dapat mengingat semua cerita yang disampaikan adalah kecil," tandas Niteo, sang peri cahaya, mencoba menengahi.

"Apa saranmu, Niteo?" tanya Antessa.

Niteo tampak berpikir sejenak. Bulatan-bulatan cahaya tampak berputar-putar mengelilinginya. Dan kemudian ia pun berkata, "Bagaimana kalau masing-masing dari kita menuliskan cerita yang kita ingat tentang kehidupan peri? Ini dapat dilakukan oleh seluruh penghuni Mata Air Para Peri, dan bahkan juga siapapun juga yang pernah berinteraksi dengan kita. Semua cerita kita coba kumpulkan dalam waktu sebulan ini. Aku yakin ini akan lebih efektif daripada kita seorang demi seorang menceritakan tentang pengalaman kita."

"Ide yang bagus!" Antessa bangkit berdiri dengan wajah yang berseri. "Dengan itu, semuanya akan tercatat, dan akan lebih mudah untuk mengingatnya nanti!"

"Tetapi, cerita mana yang mau kami tuliskan?" tanya Flumen dengan kening berkerut.

"Apa saja yang berkaitan dengan dunia kalian, para peri Mata Air Para Peri," tanggap Antessa.

"Bahkan hal-hal kecil?" balas Flumen.

"Kurasa bahkan dari hal-hal kecil kita akan bisa belajar banyak mengenai tradisi dan kebudayaan kita," ucap Arbustus.

Dan semua pun menanggapinya dengan anggukan.

"Bagaimana prosedurnya?" Solum, sang peri tanah, akhirnya berkata.

"Niteo, mungkin kau dapat membantu dengan prosedur?" pinta Antessa.

Niteo mengangguk. "Prosedurnya adalah begini ..."

***


Lomba Tulis Cerpen - Peri-peri Xar & Vichattan


1) Cerita pendek mengisahkan sekelumit cerita yang berhubungan dengan para peri di Xar & Vichattan.

2) Cerita ditulis dalam Bahasa Indonesia, dengan panjang maksimum (tidak termasuk judul dan biodata penulis) 3000 kata, dan minimum 1500 kata.

3) Cerita harus dimuat di dalam facebook, dengan men-tag minimum 10 orang sahabat, dan juga tiga orang juri di dalam lomba ini:
- Penulis buku seri Xar & Vichattan: Bonmedo Tambunan
- Editor Xar & Vichattan - Empat Tubuh Statera: Silvero Shan
- Blogger Indonesia: Truly Rudiono

4) Notifikasi berisi link cerita di facebook, biodata penulis, dan juga lampiran cerita dalam bentuk *.doc harus dikirimkan ke email xarvichattan@yahoo.com, cc: bonmedo@yahoo.com

5) Cerita harus sudah dikirimkan dan sampai ke email yang tertera di atas selambat-lambatnya tanggal 31 Maret 2012, pukul 24:00 WIB.

6) Cerita boleh memuat gambar/art work original dari penulis. Hal ini akan mempengaruhi penilaian, hanya saja titik berat penilaian adalah tetap dari isi cerita itu sendiri.

7) Setiap peserta hanya diperbolehkan untuk memasukkan satu buah cerita.

8) Pengumuman pemenang akan dilakukan selambat-lambatnya 30 April 2012.

9) Hadiah: Pemenang 1-3 akan mendapatkan merchandise Xar & Vichattan dan Voucher Belanja, dengan total keseluruhan hadiah sebesar 1 juta Rupiah.

10) Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.


Ditunggu karya-karyanya!
:)


message 2: by El (new)

El bintang (elbintang) | 83 comments Asiiiik...


Kristiyana Hary Wahyudi (dejongstebroer) | 758 comments Waduh, udah agak2 lupa tuw ceritanya.. :p
Perlu review2 lg nh..


Andry Chang (vadis) | 134 comments Mengapa Frigus Acerbus "mbalelo" jadi hitam?


Bonmedo Tambunan | 178 comments Wah, Dry :) Itu pertanyaan yg akan kejawab di XV3 :)


Bonmedo Tambunan | 178 comments @Kristiyana: Ayu2 review, masih ada sebulan lebih :) Tapi ini gak perlu dalam2 amat koq. Asal tau aja keunikan masing2 type peri *yg udah disinggung di cerpen di atas* dan sedikit background universenya aja cukup. Boleh bebas bikin apa aja.

@El: Gue penasaran nih sama Twist-nya El di peri-peri XV :)


Kristiyana Hary Wahyudi (dejongstebroer) | 758 comments Agak bingung: Frigus dulunya termasuk peri apa ya sblm jd ratu?
Knp marga (nama blkgnya) bukan marga seperti peri lainnya?
Takutnya ceritanya bentrok ma karakterisasinya Frigus :p


Bonmedo Tambunan | 178 comments Kalo saranku, mau sentuh Frigus tunggu dulu yg ke 3 keluar. Dikit lagi koq.

Tapi buat background nama peri, aku ambil dari latin. Frigus: Cold, Coldness; Acerbus: Bitter, Rough, Violence.

Sama juga kaya yg peri2 yg lain. Niteo: Shine, Bright; Lucis: Light. etc. etc


Marchel | 52 comments heh, Frigus kalo nda salah peri kegelapan deh.


message 10: by Bonmedo (last edited Feb 20, 2012 09:38AM) (new) - rated it 5 stars

Bonmedo Tambunan | 178 comments @Marcel: Tul. Cuman sebelum dia jadi Ratu, dan beberapa saat setelah dia jadi ratu, dia adalah peri yg lain :) Tapi memang gak disinggung banyak di buku 1 2.


message 11: by Feby (new) - rated it 2 stars

Feby (anggra) | 735 comments Emang ada peri di X&V? o__o
Aku memang baru baca buku 1-nya sih... ^^;;


Bonmedo Tambunan | 178 comments @Febi: Ada say, di Mata Air Para Peri. Di buku pertama, udah muncul :)


message 13: by Feby (new) - rated it 2 stars

Feby (anggra) | 735 comments Iya, ada. ^^
*baru ngecek


Bonmedo Tambunan | 178 comments ^^ Seep :)

Ayo tanya apa lagi :)


Marchel | 52 comments Btw Bang, emang itu sudah pasti peri penggantinya yg di atas itu ya?

Kok belum disebut di buku 2 ya? *garukgarukrambut*


message 16: by F.J. (new) - added it

F.J. Ismarianto (rean) | 198 comments menarik nih, sayang saya tidak bisa ikutan. jelas karena belum pernah membaca bukunya, heheh


Andry Chang (vadis) | 134 comments Pokoknya beli & baca buku 3 deh. Liat aja, udah dijanjiin semua pertanyaan gue bakal dijawab di sana. Bon, ini aku bikin section khusus fan-blog XV di Fantasindo yah.

sama udah kuforward:
http://fantasindo.blogspot.com/2012/0...


Bonmedo Tambunan | 178 comments Marchel: Hehehe .. itu memang baru akan muncul di buku 3 :)
Andry: Seeeep Bro :)


Kristiyana Hary Wahyudi (dejongstebroer) | 758 comments msh bingung : kalo cm deskripsi komunitas Peri kurang menarik, kalo dibikin history komunitas Peri takutnya menyinggung keberadaan Frigus,,,, @,@


Bonmedo Tambunan | 178 comments @kristiyana: coba bikin konsepnya aja dulu :) Kita bisa bahas di sini konsepnya. Kalo mau nunggu Frigus lagian masih cukup waktu koq. Harusnya end of feb udah selesai cetak. 1st week of March udah cukup merata harusnya di toko. Atau ... aku bisa atur untuk preorder with discount. Ini cuman limited number *jatah reman :)


Klaudiani (dian_k) | 481 comments Bonmedo wrote: "Atau ... aku bisa atur untuk preorder with discount. Ini cuman limited number *jatah reman :) "

*daftar*


Bonmedo Tambunan | 178 comments Klaudiani wrote: "Bonmedo wrote: "Atau ... aku bisa atur untuk preorder with discount. Ini cuman limited number *jatah reman :) "

*daftar*"


Seep :d Ada lagi? :D


message 23: by Feby (new) - rated it 2 stars

Feby (anggra) | 735 comments Bonmedo wrote: "Klaudiani wrote: "Bonmedo wrote: "Atau ... aku bisa atur untuk preorder with discount. Ini cuman limited number *jatah reman :) "

*daftar*"

Seep :d Ada lagi? :D"


*tunjuk tangan*


message 24: by El (new)

El bintang (elbintang) | 83 comments <== Mau-mau...


Bonmedo Tambunan | 178 comments Jatah reman so far:
Dian
Feby
El
:)


Marchel | 52 comments Bang boni.

Ikut jatah remannya.

Hebat deh ngomporinnya -__- *ngelirik dompet*


Bonmedo Tambunan | 178 comments Dian
Feby
El
Marchel :)


message 28: by R.D. (new) - rated it 4 stars

R.D. Villam (villam) | 717 comments Bonmedo wrote: "Dian
Feby
El
Marchel :)"


gue juga! :-D


Kristiyana Hary Wahyudi (dejongstebroer) | 758 comments Aku daptar jg dunx


message 30: by Dewi (last edited Feb 23, 2012 06:52PM) (new) - rated it 4 stars

Dewi Kirana (dewiputrikirana) | 500 comments Aku, aku! \^o^

Dikasih tanda tangan ya Bang huehehehe...


Nenangs | 318 comments Bonmedo wrote: "@El: Gue penasaran nih sama Twist-nya El di peri-peri XV :) "

selain el, gue jg penasaran sama twistnya ewing.
*celingukan cari ewing dimari*


message 32: by Shao (new)

Shao An (ShaoAn) | 191 comments Bonmedo wrote: "Atau ... aku bisa atur untuk preorder with discount. Ini cuman limited number *jatah reman :"

Gw ikutan daftar! :D


Kristiyana Hary Wahyudi (dejongstebroer) | 758 comments waaa!! koq malah pd daptar sh???
gk ada yg tanya2 ttg sayembaranya lg,,, @,@


message 34: by Bonmedo (last edited Feb 29, 2012 04:50PM) (new) - rated it 5 stars

Bonmedo Tambunan | 178 comments Dian
Feby
El
Marchel
Villam
Kristiyana
Dewi
Shao

Seep. Pastinya dengan ttd tangan :) Eh tolong inbox gue alamat kirim masing2 yah:)


Bonmedo Tambunan | 178 comments Nenangs wrote: "Bonmedo wrote: "@El: Gue penasaran nih sama Twist-nya El di peri-peri XV :) "

selain el, gue jg penasaran sama twistnya ewing.
*celingukan cari ewing dimari*"


Iya :D Hahaha hmm Wing, jurinya gue, boleh seliar2nya loh wakaka


Bonmedo Tambunan | 178 comments Kristiyana wrote: "waaa!! koq malah pd daptar sh???
gk ada yg tanya2 ttg sayembaranya lg,,, @,@"


Wakaka ... ayu back to discussion :)


message 37: by Dewi (last edited Feb 24, 2012 12:03AM) (new) - rated it 4 stars

Dewi Kirana (dewiputrikirana) | 500 comments Kristiyana wrote: "waaa!! koq malah pd daptar sh???
gk ada yg tanya2 ttg sayembaranya lg,,, @,@"


Lho, kan baca bukunya biar bisa dapet info lebih mendalam soal peri-peri X&V, dan nanti biar bisa ikutan sayembaranya :P

--edit--

Bonmedo wrote: "Iya :D Hahaha hmm Wing, jurinya gue, boleh seliar2nya loh wakaka "

Wuaaahhh, bahayaaaa!!! XD

Jadi pengen baca #eh?


message 38: by Erwin (new)

Erwin Adriansyah | 634 comments HADIIIIRRRR!!!

Deadline lama? Check.

Peri yang notabene seksi? Check.

Izin lepas kendali dari juri? Check.


MUAHAHAHAHAHA!! SAATNYA BERKARYA!!!!


Kristiyana Hary Wahyudi (dejongstebroer) | 758 comments Gmn kalo byrnya pake repiu, bang, kyk yg dulu?
*ngarepgratisanlagi* :p


message 40: by Bonmedo (last edited Feb 24, 2012 06:47AM) (new) - rated it 5 stars

Bonmedo Tambunan | 178 comments @Dewi @Erwin: :D
@Kristiyana: :d jitak dulu ah :d


message 41: by Ivon (new)

Ivon (nagabenang) | 597 comments peri yah ... udah lama kepikiran mo bikin cerita tentang mereka sih. maybe I'll join this boat :)


message 42: by Fredrik, Momod Galau (new)

Fredrik Nael (fredriknael) | 2447 comments Mod
Bonmedo wrote: "Iya :D Hahaha hmm Wing, jurinya gue, boleh seliar2nya loh wakaka"

ada Truly, *uhuk-uhuk* ... :D
tapi juri lainnya Boni dan Sil... haish 2 lawan 1, lolos laaah, wing
hajar bleeeh~!!!
xD


Bonmedo Tambunan | 178 comments @Ivon: ayu Von :)
@Fredrik: Wakaka. Itu dia maksud gue :)
Eh btw, twist u juga gue penasaran sih Fred :)


message 44: by Nenangs (last edited Feb 24, 2012 06:58PM) (new) - rated it 3 stars

Nenangs | 318 comments Ivon wrote: "peri yah ... udah lama kepikiran mo bikin cerita tentang mereka sih. maybe I'll join this boat :)"

nah, kalo yg ini sama si king, kemungkinannya dengan twist horror atau minimal thriller. :)

ETA sebelum ada yg ngambek:
eh, bukan maksud gue kalian bikinnya pasti begitu. just kidding, jangan dimasukin hati.


message 45: by Feby (new) - rated it 2 stars

Feby (anggra) | 735 comments Bonmedo wrote: "Dian
Feby
El
Villam
Kristiyana
Dewi
Shao

Seep. Pastinya dengan ttd tangan :) Eh tolong inbox gue alamat kirim masing2 yah:)"




PM sent \^^/


Bonmedo Tambunan | 178 comments Seep. Eh iya, buat yg lain,tolong di inbox juga no hp nya yah, buat confirmasi :)


message 47: by R.D. (new) - rated it 4 stars

R.D. Villam (villam) | 717 comments Bonmedo wrote: "Seep. Eh iya, buat yg lain,tolong di inbox juga no hp nya yah, buat confirmasi :)"

halah gampanglah ntar kalo kita ketemu. :-P


Bonmedo Tambunan | 178 comments @Ardi: huehue iya. Kalo u ama dian gampang :) Gue titip dendong aja :D


message 49: by Ivon (new)

Ivon (nagabenang) | 597 comments *pundung

*lempar lobster 16 kg ke kang nenangs

XD


Nenangs | 318 comments aih...baik bener. makasih ya pus...

sayangnya gue punya alergi sama udang2an yg besar2 begitu...T.T


« previous 1 3 4
back to top