Goodreads Indonesia discussion

107 views
Kliping Artikel Koran/Majalah > Cerpen Kompas: Perempuan Tua dalam Rashomon karya Dadang Ari Murtono DICABUT!

Comments Showing 1-16 of 16 (16 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

message 1: by ijul (yuliyono) (last edited Feb 05, 2011 06:31PM) (new)

ijul (yuliyono) (ijul) | 1200 comments Setelah memancing polemik dan menuai beragam protes dari pemerhati sastra tanah air, akhirnya Kompas, pada hari ini, Minggu 06 Februari 2011, secara resmi mencabut cerpen Perempuan Tua dalam Rashomon karya Dadang Ari Murtono yang disinyalir merupakan PLAGIARISME dari cerpen Rashomon karya Akutagawa Ryunosuke.

Berikut adalah pernyataan resmi Kompas Cetak edisi hari ini (tepat di bawah Cerpen Minggu: Kain Perca Ibu karya Andrei Aksana):

Setelah melakukan pengkajian dan menimbang berbagai masukan, cerpen Perumpuan Tua dalam Rashomon tulisan Dadang Ari Murtono, yang dimuat Kompas Minggu (30/1), dinyatakan dicabut dan tidak pernah termuat dengan berbagai alasan.


message 2: by Aveline (new)

Aveline Agrippina (agripzzz) | 269 comments redaksi besar pun bisa kecolongan. kita pun masih manusia. haks!


message 3: by Beatrice C. (new)

Beatrice C. (beatricecwalter) | 171 comments Website e-book Roshomon karya Akutagawa Ryunosuke:
http://books.google.co.id/books?id=IL...


message 4: by Beatrice C. (new)

Beatrice C. (beatricecwalter) | 171 comments Surat Pembaca mengenai plagiat Cerpen Roshomon

http://bambydanceritanya.blogspot.com...


Magdalena Amanda | 1544 comments Hooh, ternyata krn alasan ini tho dicabutnya. Sepagian penasaran knp tiba2 cerpen yg dimuat di Kompas Minggu kmrn dinyatakan tidak pernah dimuat.

Buat TS, thanks for sharing.

Hehe.


message 6: by Truly (new)

Truly (uyi_adi) | 1687 comments inget Mbak Endah yang curhat panjang lebar di statusnya.. Redaksi juga manusia ^_^


message 7: by Firdaus (new)

Firdaus (firdaussiagian) | 27 comments oh, gitu ceritanya. ckckck...


message 8: by Wirotomo (new)

Wirotomo Nofamilyname | 2396 comments sama kaya' Amang. dari hari minggu nyari koran kompas hr minggu sebelumnya (yg sialnya ilang) utk nyari tahu kenapa cerpen itu kok dinyatakan nggak ada sama Redaksi Kompas.

thanks untuk Ijul yg meraise isu itu di sini, dan Bea yg ngasih linknya. :-)


message 9: by Bunga Mawar, Moderator (last edited Feb 07, 2011 09:21PM) (new)

Bunga Mawar (nverad) | 1042 comments Mod
Pas baca Kompas minggu pagi tanggal 30 januari itu, saya langsung tahu, ini cerita yang sama dengan yang saya baca di buku ini. Saat itu saya cuma mikir: pasti redaksi Kompas berpikir bahwa karya Dadang ini semacam penceritaan ulang, makanya boleh dimuat, hehe...

Ga taunya, ternyata redakturnya emang belon pernah baca, atau nonton filmnya kali yaaa... :)


message 10: by Helvry (new)

Helvry Sinaga | 366 comments kemarin nyoba ngecrop cerpennya dari edisi epapernya kompas, tapi nggak bisa, hehehe


message 11: by Jimmy, Moderator (new)

Jimmy (jimmy_navy) | 452 comments Mod
Pada hari pemuatannya (Minggu, 30/1/2011) juga udah cukup seru obrolannya di twitter :D

Saat itu ga ngeh dengan cerita Bu Guru hehe..


message 12: by Jimmy, Moderator (new)

Jimmy (jimmy_navy) | 452 comments Mod
Sebab sesungguhnya saya telah menjawabnya. Dalam catatan kecil yang menyertai cerpen itu, telah saya jelaskan bahwa cerpen Perempuan Tua dalam Rashomon bersumber dari cerpen Akutagawa Ryunosuke yang berjudul Rashomon.

Tapi catatan kecil itu tidak disertakan di Kompas.


message 13: by Magdalena Amanda (new)

Magdalena Amanda | 1544 comments Selain catatan kecilnya tdk pernah disertakan di Kompas, in the first place dia sbnrnya cuma mengubah bagian ending bukan? Kalo 90% materinya persis kyk cerita asli, rasanya sulit menerima bahwa yg dia lakukan bukan plagiat. :-?

Hehe.


message 14: by Ivon (new)

Ivon (nagabenang) | 911 comments hahah, tapi bukti fisiknya masih ada, secara gw hobi mengoleksi cerpen2 Kompas Minggu, dan itu termasuk Perempuan Tua Dari Rashomon...

ntar coba gw cek lagi, apa dia pernah benar2 menulis catatan semacam itu...karena seinget gw gag ada, atau kalaupun ada, gw nangkepnya cerpen ini terinspirasi dari cerpen Rashomon, sama sekali ga ada pikiran cerpen ini adalah hasil 'penceritaan ulang' yang tampaknya, isinya hampir 80% sama dengan terjemahan cerpen Rashomon karya Akutagawa Ryunosuke.

pembelaannya cukup bagus, make sense, tapi menurut gw, sayangny dia nekat masukin cerpen adaptasi ulang itu ke media besar, dan tak menekankan kalau Kompas musti menyertakan catatan dia di dalam halamannya. apakah ini semacam tindak kesengajaan, agar cerpen itu lolos dan masuk dalam Kompas? atau kelalaian editor karena tak memeriksa cerpen yang ditunjuk oleh Mas Dadang? manapun caranya, rasanya tindakan terbaik sejak awal adalah: jangan pernah mengirimkan cerpen 'adaptasi ulang', kalau hanya ingin mengincar honor penerbitannya saja :p.

Tapi...gaya penceritaan cerpen Perempuan Tua Dalam Rashomon memang lumayan enak sih :).


message 15: by Jimmy, Moderator (new)

Jimmy (jimmy_navy) | 452 comments Mod
Memang sih ada yang diubah, tapi tetap saja sama (lho??) :D

Cerpen ini menarik, menurutku.. jadi ga heran diloloskan hehe..


message 16: by Wirotomo (new)

Wirotomo Nofamilyname | 2396 comments Menurutku sih tetep plagiat. terlalu banyak materi yang sama. itu nggak bisa dibilang terinspirasi.
tp nggak tahu deh.

Tp kalau Kompas sampai menganggap cerpen itu tidak pernah ada, mestinya berarti ada bukti kuat soal plagiarism. :-)


back to top