Goodreads Indonesia discussion

188 views
Buku & Membaca > Perpustakaan, Toko Buku dan Tempat Membaca Favorit

Comments Showing 1-11 of 11 (11 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

message 1: by Beatrice C. (last edited Jan 17, 2011 07:03PM) (new)

Beatrice C. (beatricecwalter) | 171 comments Sebagai penikmat dan pecinta buku, kata perpustakaan dan toko buku sudah tidak asing lagi di telinga kita semua. Dan hampir semua dari kita selalu memiliki tempat untuk membaca yang favorit sehingga menjadikan kondisi mental dan fisik kita semakin larut serta dalam buku yang sedang dibaca.

Dalam forum ini, saya ingin mengajak teman-teman sekalian sekaligus saling berbagi mengenai perpustakaan, toko buku dan tempat baca yang menjadi bagian hidup membaca bahkan menulis bagi teman-teman sekalian.

Dimulai dari perpustakaan. Teman-teman bisa menuliskan nama dan lokasi perpustakaan yang pernah dikunjungi, perpustakaan yang penuh kesan dan kenangan, perpustakaan impian yang ingin dikunjungi suatu hari nanti, hingga perpustakaan yang menurut pengamatan baik secara langsung maupun tidak langsung sudah tidak layak untuk digunakan lagi dan merekomendasikan perpustakaan yang patut untuk dikunjungi.

Lalu toko buku, jabarkan toko buku favorit teman-teman hingga yang paling sering dikunjungi, hal yang paling berkesan dan penuh kenangan dari toko buku yang pernah dikunjungi, keunikan dari toko buku yang pernah dikunjungi, toko buku yang bisa direkomendasikan, toko buku yang menjual buku-buku tua dan bekas dalam kondisi terbaik, toko buku impian yang hendak dikunjungi suatu hari nanti hingga toko buku yang tak layak dikunjungi bahkan oleh burung hantu dan marmut sekalipun.

Dan tempat membaca favorit dan alasan menjadi tempat baca favorit.

Untuk memulai topik obrolan ini, saya mulai dari diri saya sendiri (pe-de’nya)

Dimulai dari perpustakaan, ada beberapa perpustakaan yang sudah pernah saya kunjungi dan cukup berkesan bagi saya, antara lain:
1. Perpustakaan Ayah (Walter Private Library)  tempat saya diperkenalkan untuk pertama kalinya terhadap novel – novel Agatha Christie dan Sherlock Holmes.
2. Perpustakaan SMU Santa Angela, Bandung tempat saya menemukan cetakan lama novel Hamlet dan Romeo & Juliet karya William Shakespears.
3. Perpustakaan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta
4. Marine Parade Community Club Public Library, Singapura  bisa seharian lamanya di perpustakaan ini tanpa kenal waktu.
5. Esplanade Library, Singapura  awalnya hanya karena ingin tahu saat masuk ke perpustakaan ini dan ternyata tempatnya memang luar biasa untuk baca buku. Highly recommended place!

Adapun perpustakaan – perpustakaan yang ingin saya kunjungi suatu hari nanti, yakni:
1. Perpustakaan Nasional Indonesia (memalukan selama tinggal di Jakarta hanya numpang lewat, belum pernah masuk (>_<))
2. Perpustakaan Universita Indonesia  makin keren setelah direnovasi.
3. Perpustakaan Alexandria
4. Singapore National Library
5. Library of Congress  perpustakaan yang luar biasa, saya hanya bisa mengaguminya dari gambar – gambar di internet.
6. New York Public Library  gara – gara film The Day After Tomorrow-nya Dennis Quaid dan Jake Gyllenhaal, jadi ingin tahu koleksi – koleksi yang ada dalam perpustakaan ini.
7. London Library
8. Boston Medical Library

Berikutnya untuk urusan pencarian dan pembelian buku – buku untuk koleksi pribadi, saya menjagokan beberapa tempat di bawah ini:
1. Gramedia Matraman, Jakarta Timur  tiap kali ke sana muncul niat ingin sekalian bawa sleeping bag.
2. Gramedia Jalan Merdeka, Bandung  area yang mesti didatangi setidaknya seminggu sekali semasa SMA.
3. Gramedia Tamara Plaza, Purwokerto  walau kecil dan koleksinya tak sebanyak Gramedia – Gramedia yang ada di Jakarta, setidaknya cukup buat saya di saat butuh pencarian buku – buku baru.
4. Gramedia Taman Anggrek Mall, Jakarta Barat  ada gerai khusus untuk buku – buku impor dan tempat duduk yang menyenangkan untuk membaca buku.
5. Gerai Buku Palasari, Bandung  tempat saya kalap beli buku dengan harga miring dan kerepotan membawanya saat pulang ke rumah.
6. Gerai Buku Bekas Blok M, Jakarta  tempat saya menemukan novel Doctor Zhivago dan Jane Eyre.
7. Aksara Bookstore, Cilandak Town Square  selalu disinggahi tiap kali ke Town Square.
8. KINOKUNIYA, Takashimaya Shopping Centre, Singapura
9. KINOKUNIYA, Plaza Senayan, Jakarta Selatan
10. MPH, Parkway Parade, Singapura  tempat saya pertama kali menemukan komik Detektif Kindaichi dalam bentuk bahasa Inggris.
11. Page One, Vivo City, Singapura  saya mendapatkan cetakan pertama The Lost Symbol disini dan tempat duduk untuk membaca di toko buku ini menghadap ke pemandangan laut dan pulau Sentosa.
12. Borders, Singapura  gedung toko buku ini unik, berbentuk piramid yang tersusun dari kaca plexiglass, dan sangat berkesan bagi saya karena pernah menghabiskan waktu berjam – jam bersama Ayah dan adik menelusuri rak demi rak untuk mencari buku – buku favorit kami.

Lalu untuk toko buku yang akan saya kunjungi baik sesegera mungkin maupun di suatu hari nanti (hehe ^^):
1. Toko Buku Serambi, Jakarta (selama ini hanya mengunjungi yang toko online, belum pernah ke yang offline)
2. Aksara Kemang Raya, Jakarta
3. Times Kemang Village, Jakarta
4. Kinokuniya, Tokyo
5. Borders Wall Street, New York
6. Barnes & Noble - Union Square, New York
7. Hatchards, London
8. Borderlands, San Fransisco

Selain perpustakaan dan toko buku yang bisa menjadi spot tempat membaca yang menyenangkan, ada tempat membaca lain yang juga tak kalah menarik yang pernah saya coba, di antaranya:
1. Kamar tidur pribadi saya (^,<)
2. Starbucks Town Square, Jakarta
3. Starbucks Mall Ciputra, Jakarta
4. Meteor Café, Purwokerto
5. The Coffe Bean & Tea Leaf Mall Taman Anggrek, Jakarta

Sekian ulasan dari saya (>,^). Saya tunggu ulasan dari teman-teman. Jika ada detail-detail tambahan yang perlu ditambahkan, silahkan dicantumkan.
Akhir kata, selamat menikmati obrolan lintas waktu ini.


message 2: by Nura, Moderator (new)

Nura | 394 comments Mod
gw juga pengen banget ke Library of Congress... *bener-bener cuma melintas* :P


message 3: by Silvana (new)

Silvana (silvaubrey) | 1424 comments Esplanade punya library ya...non member bisa baca2 juga?

Borders denger2 bermasalah tuh, mau bangkrut or something. Dunno the details.

Di Jkt, gue paling suka Kinokuniya PS. Koleksi nonfiksi dan klasiknya paling mantep.


message 4: by Beatrice C. (new)

Beatrice C. (beatricecwalter) | 171 comments Yap, ada di lantai dua dan non-member boleh baca-baca =)
Borders mau bangkrut, pantas terakhir kali ke sana sekitar setahunan yang lalu koleksi bukunya sudah tidak banyak.

Jadi pengen ke Kino PS (>_<), masih harus bersabar sampai tiga bulan ke depan...


message 5: by Andri (new)

Andri (clickandri) | 665 comments Perpus. Udah jarang ke perpus. Yg inget dan bagus, Senayan. Juga di UPH Karawaci.

Toko buku. Gramed yang gw suka Grand Indo. PI Mal. Taman Anggrek. Eh, Matraman juga kadang jadi menu wajib, terutama kalo ada waktu luang yg panjang dan emang mau browse cari buku2 beraneka ragam. Koleksinya memuaskan, kadang masih nemu buku2 terbitan 5 thn lalu.

Tempat baca. Di rumah, ruang TV, library, ruang tamu, toilet, di kamar malah jarang.. enak sibuk yg laen.. :D

-andri-


message 6: by Wirotomo (last edited Jan 20, 2011 08:50PM) (new)

Wirotomo Nofamilyname | 2396 comments Dulu paling suka Toko Buku QB (alm), dimana aja (Jl. Sunda, Arteri Pondok Indah, Plaza Semanggi, Kemang). bukunya aneh-aneh dan bebas mau mbaca apa aja, walau memang akhirnya selalu beli sih setiap datang.
Kinokuniya Plaza Senayan juga oke. Terus Aksara baik yg Plaza Indonesia, Kemang maupun Pacific Place, juga oke.

Soal perpustakaan, saya bukan pencinta perpustakaan. dulu terutama karena kapok dgn perpustakaan sekolah/universitas yang koleksinya ketinggalan jaman. Jadi seterusnya tdk pernah berminat mengunjungi perpustakaan.

tempat baca di rumah, ya di kamar tidur. sambil tiduran udah tiada duanya lah.

@Andri:
kesibukan lain di kamar itu, kenapa nggak coba dibikin variasi. di dapur misalnya hehehe ;-P


message 7: by Rauf (new)

Rauf | 138 comments Setuju sama Mas Tomo. QB Jln. Sunda tuh tempatnya bener-bener tak terlupakan. Kino PS juga lumayan nyaman.


message 8: by Andri (new)

Andri (clickandri) | 665 comments Dapur? ... tiap ke dapur.. gw teringat Farah Quinn.. bahaya...

-andri-
:D

Wirotomo wrote: "Dulu paling suka Toko Buku QB (alm), dimana aja (Jl. Sunda, Arteri Pondok Indah, Plaza Semanggi, Kemang). bukunya aneh-aneh dan bebas mau mbaca apa aja, walau memang akhirnya selalu beli sih setiap..."


message 9: by Andri (new)

Andri (clickandri) | 665 comments Yoi. QB emang sedap. Tapi malah yg begini jadi awarahum.. apa karena yg beli dikit.. pada numpang baca semua.. kecuali Tomo.. selalu beli.. kalo gw.. banyakan numpangnya.. *keluh* [agus angsa mode on]

-andri-

Rauf wrote: "Setuju sama Mas Tomo. QB Jln. Sunda tuh tempatnya bener-bener tak terlupakan. Kino PS juga lumayan nyaman."


message 10: by Indri (new)

Indri Juwono (indrijuwono) | 2862 comments hmm dimulai dari mana yahh?? kebetulan tidak seperti mas tomo, saya dulu suka ke perpustakaan semasa sekolah..
perpustakaan favorit (yang sering saya kunjungi):
1. perpustakaan SMP 2 sidoarjo, nah disini saya melanjutkan kecintaan terhadap karya sastra indonesia, seperti STA, Hamka, dan membaca buku favorit saya, dari Ave Maria ke jalan lain ke Roma - Idrus. perpusnya rame, banyak yang pada nongkrong sambil baca, diskusi sama guru bahasa.

2. perpustakaan teknik UI
waktu baru jadi gedung barunya, ternyata gara2 dapet hibah dari ADB berupa 1000 judul buku baru untuk jurusan arsitektur, wah serasa surga beneran. bisa seharian ngilang dari studio buat nyari studi tipologi fungsi bangunan.
tempat bacanya? lakeview!!

3. perpustakaan fakultas teknik untar.
waktu sebelum perpus teknik jadi, sering maen ke sini yang koleksinya juga amazing. sayang jauuh dari depok.

nah berhbuhg setelah kerja gw suka beli buku, jadi males ke perpus.. tapi ada beberapa yang pernah mampir dan kayaknya gw suka..

1. Reading Light, Gandok, bawah ciumbeuleuit, Bandung.
Sumpah, pertama gw ke sana waktu kopdar bandung 2009 gw jatuh cinta sama tempat ini. suasananya, cozynya. sofa, bantal all around, serasa di rumah sendiri.

2. Zoe cafe n library, Depok
koleksinya lumayan dan tempatnya asik. sayang dibukanya setelah gw lulus kuliah, seandainya dulu pasti gw bakal sering nongkrong.

3. perpusnya alm Pramoedya, waah liat koleksinya keren2 dehh..

3. perpus UI pusat kalau jadi..
yah untuk alasan yang sama dengan bea.

kalau toko buku sih, dulu emang suka beli di gramedia, tapi sejak kenal goodreads, gw selalu beli buku diskonan.. jadi yang disuka ya kalo ke Bandung kalo gak Toga Mas, Rumah Buku, ato BbC palasari. alasan karena murah, bukan karena nyaman.

kalo di jakarta buat nyari buku2 desain favorit gw adalah AkSaRa Citos.. buku arsitekturnya banyak pilihan dan harganya lebih murah dari Kino atau QB..
Aksara lain agak kurang koleksi bukunya. dulu tiap dapet duit lebih, pasti gw invest dgn beli buku arsitektur, sekarang koq enggak yah?? hihi.. malah beli fiksi mulu krn dapetnya banyak..

tempat baca paling favorit adalah di kebun atau teras belakang yang hadap taman di rumah. kesempatan yang langka kl libur, gelar tiker trus tidur2an di rumput sambil baca. what a world...


message 11: by Silvana (last edited Jan 24, 2011 02:33AM) (new)

Silvana (silvaubrey) | 1424 comments QB paling enak itu di Pondok Indah seberangnya Aquarius. Spacious, cozy, great place indeed. Kalo Kino PS kan sangat mall-ish auranya, ga homey.


back to top