Goodreads Indonesia discussion

151 views
Buku & Membaca > Trend Setter Sampul Buku Indonesia

Comments Showing 1-24 of 24 (24 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

message 1: by mahatmanto (new)

mahatmanto "jangan menilai buku dari sampulnya".
ya itu benar.
tapi nggak realistik. karena realitanya banyak orang MEMBELI buku dan TERDORONG UNUTK MEMBACA justru dari sampulnya. jadi, sampul buku itu penting pada tahap pra-membaca isinya.

menurut anda, gaya sampul buku manakah -di indonesia- yang paling berpengaruh pada masa kini? 'berpengaruh' maksud saya adalah yang gayanya sedikit banyak diikuti oleh sampul buku lain. ambillah sebagai batasan rentang waktu sejak tahun 2000 sampai kini 2008.


message 2: by mina (new)

mina | 160 comments itu loh, sampul berwajah perempuan, walaupun ceritanya bukan tentang perempuan. perempuan berkerudung, perempuan berbaring di rumput, perempuan sedang menebarkan pashmina, dsb dsb.


message 3: by Roos (new)

Roos | 2991 comments Waduh Bu Mina nih, kok serba perempuan yah jadinya...

Aku juga kadang lebih suka cover atau sampulnya daripada ini ceritanya...apalagi yang aneh-aneh...tapi sejauh ini sih masih favorit ma cover Buddha-nya Osamu Tezuka yang 8 buku itu...dilihat dari segala arah keren, atau cover Buddha edisi Deepak Copra...


message 4: by gieb (last edited Jul 30, 2008 11:26PM) (new)

gieb | 743 comments ini baru fakta:





Ordinary Dahlia (ordinarydahlia) | 775 comments Hahahahaha...pernah, dirikuw niat baca review laskar pelangi d gramed, tapi sempet salah ma cover tiruannya.
hidup Gus Gieb!!!
Lho???


message 6: by coki (new)

coki (cqluciano) | 40 comments weks...


message 7: by Roos (new)

Roos | 2991 comments Waksssss.....


Ordinary Dahlia (ordinarydahlia) | 775 comments wiks...
eh, ga pantes ya?
*garuk2 kepala*


message 9: by Just Fatma (new)

Just Fatma (justfatma) | 48 comments Iya, gue juga pernah liat. Hampir aja...


message 10: by Nanto (new)

Nanto (nantosriyanto) | 712 comments itu teknik siwer mata maksa yah? seperti Sonny dengan Sunny ato dengan Sonni?


message 11: by mina (new)

mina | 160 comments juga ada buku yang covernya mirip-mirip buku Langit Kresna Hariadi, di rak juga ditaruh bersebelahan


message 12: by Just Fatma (new)

Just Fatma (justfatma) | 48 comments Kalo kayak gitu yang gak kreatif siapanya? cover designer nya atau pengarangnya?


message 13: by Ardita Çaesari (new)

Ardita Çaesari (fldspr) | 55 comments @ Gieb: Serius tuh buku "Rumah Pelangi" ada beneran? hahahaha.. lucu juga kalo salah ambil


message 14: by [deleted user] (new)

Yg jelas ga kreatif sih penerbitnya. Gw ga bisa nilai Rumah Pelangi itu bagus apa ngga, krn belum baca. Tapi kalo penerbitnya yakin itu buku bagus, ngapain juga harus ngedompleng ketenaran dg cara2 murahan gitu? Desainer covernya pasti ga lepas dari pesanan/kemauan si penerbit.
Makanya kadang sampai ada logotype judul buku yg dibikin copyrightsnya (misal Harry Potter) biar yg kaya gini2 ini ga muncul.
Kalo gw jadi pengarangnya, gw akan malu dan marah ke penerbitnya krn diterbitin macam itu.


message 15: by Agung (new)

Agung Cahyadi (cahyadia) | 62 comments kembali ke topik awal

yang paling banyak saya temuin emang sampul buku (mirip atau menyerupai) Ayat-ayat Cinta. nggak tau udah berapa buku yang bersampul setipe: gambar extreme close up perempuan bercadar yg keliatan matanya. ada yg bisa ngitung mungkin?

@Gieb: mantabss

@Ardita: buku Rumah Pelangi emang ada. saya+istri sampe ketawa-ketawa pas ngeliatnya.


message 16: by Mira (new)

Mira Haris (miraharis) | 4 comments Kalu covernya mirip2,
Itu sih publisher nya gak kreatif.
Kl ternyata yg gambar sama, berarti ilustrator nya juga gak kreatif..

Kl ceritanya juga mirip2, itu mah kebangetan...
Tapi dibaca ajaaaaaaa.... jangan dimusuhin...
gak boleh musuhaaannn

mendingan coret2 tembok




message 17: by gieb (last edited Aug 01, 2008 03:56AM) (new)

gieb | 743 comments gambar atas, semua orang tahu. buku Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata.
gambar bawah, buku berjudul Rumah Pelangi karangan Samsikin Abu Daldiri.

Buku Laskar Pelangi diterbitkan oleh Klub Sastra Bentang, sedangkan buku Rumah Pelangi diterbitkan oleh ARTI.

Sastra Belitong menegaskan kejadian di atas dengan gamblang sebagai berikut :

"Saat ini juga telah beredar novel/memoar dengan judul dan tampilan cover (font, warna, dll) sangat mirip dengan judul dan cover Laskar Pelangi. Kembali kami tegaskan bahwa karya yang meniru tampilan Laskar Pelangi tersebut sama sekali tidak berhubungan dengan Andrea Hirata, Manajemen, maupun penerbit Laskar Pelangi."


message 18: by mina (new)

mina | 160 comments ada buku Ken Arok (lupa siapa pengarangnya) mirip juga gambarnya dengan buku Langit Kresna Hariadi yang 1 dan 3, kebetulan LKH juga mengeluarkan buku berjudul Ken Arok dengan cover berbeda.




message 19: by Nanto (new)

Nanto (nantosriyanto) | 712 comments soal cover favorit. Gue suka semua cover yang tampilannya "dove" membuat warna jadi serba mediteranian. Apalagi kalo itu biru dan cokelat. makin keren aja...

Itu trend setter yg bikin gue beralih dari sampul "lilin"


message 20: by Bima (last edited Aug 03, 2008 07:33AM) (new)

Bima (bitra) | 1 comments Ini contoh lain. Seri filsafat dari penerbit Mizan. Banyak juga yang terpengaruh oleh gaya desain kulit mukanya.



Salah satu yang terpengaruhi:

[image error]

Tentang kulit muka favorit, aku banyak menyukai sampul-sampulnya KPG dan Resist Book. Kalau yang lebih elegan, dari Mizan, Bentang atau Serambi. Terutama untuk buku-buku terbitan tahun-tahun terakhir lebih enak dilihat dari yang lain.


message 21: by [deleted user] (new)

ahahaha. tapi kok ngga ada penuntutan sih? kok pada diem-dieman yang dibajak sama yang ngebajak? adakah jalur tengah yang tersembunyi di balik layar?


message 22: by Citra (new)

Citra  | 75 comments Cover2 yg mirip itu bisa mengelabui kita sebagai pembeli/pembaca.Bisa aja salah ambil lantaran mirip.Kalo dari pustaka mah gampang,tinggal dibalikin aja.Nah kalo beli sendiri? Salah niat, rugi deh..Duh kenapa apa2 yg sukses selalu aja diplagiatin? Emangnya Indonesia dah kekurangan tenaga desain grafis?pusing deh..

Yup,serambi, bentang bagus2 desainnya. Dastan books juga, cuma kertasnya terlalu burem,jd kebanting sama covernya yg lumayan fancy.



message 23: by [deleted user] (new)

Kayaknya penggarapan sampul kalo di Indonesia pertimbangannya pemasaran deh. Dalam masyarakat dgn tradisi lisan kayak kita, yg kesadarannya ttg literatur bagus masih rendah, daya tarik visual itu itu jadi penting. Penerbit sadar sampul bagus akan narik perhatian. Jadi itu kenapa setelah AAC tiba-tiba banyak sampul bergambar mata cewek berjilbab (yang kearab-araban). Strategi marketing aja. Beberapa penerbit banyak milih sampul yang nuansanya dramatis, terutama buat fiksi terjemahan. Dan strategi itu berhasil kayaknya.
Gue pribadi lebih suka yg adem2 aja, main di simbol, tapi kena banget gambarin isinya. Jarang ada sih. Oya, curhat nih, gue lebih suka sampul2 Bentang yg dulu, waktu masih berdiri sendiri... :P


message 24: by Raven (new)

Raven (_raven) | 53 comments Saya rada sebel kalau lihat sampul yang membajak ilustrasi orang lain.
Misalnya saja, ada buku yang covernya menampilkan tokoh game(favorit saya, dari FF VIII -ada yang tahu?) , lantas ada novel yang sampul depannya bergambar Chobits (komik karya CLAMP)

Masalah hak ciptanya gimana tuh?


back to top