Goodreads Indonesia discussion

42 views
Kota-Kota Penghuni GRI > LPM Buka Bersama - Goodreaders Jogja - 21 Agustus 2010

Comments Showing 1-12 of 12 (12 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

message 1: by Iyut (new)

Iyut | 776 comments Yogyakarta sore itu cerah. Awan putih menghiasi langit di beberapa tempat, membawa semangat Goodreaders bertemu untuk berbuka puasa bersama di rumah Lutfi. Kuayunkan langkahku, menuju meeting point dengan Daniel, seorang kawan yang menggemari buku-buku tentang sejarah-perang dan ingin bergabung dengan Goodreaders Yogyakarta.

Acara rencananya dimulai pukul 17.00. Setelah putar-putar karena tersesat salah ambil jalan dan bertanya ke 5 orang di tengah perjalanan, akhirnya ketemu juga Apotek Nirmala yang jadi ancer-ancer. Mengikuti petunjuk yang diberikan Lutfi, kami tiba di sebuah rumah kuning yang sepi. Kucoba menelpon Lutfi, namun tak tersambung, telepon tidak diangkat. Kami berbalik arah, dan melihat sebuah rumah kuning di suatu gang yang halamannya dipenuhi motor. Selidik punya selidik ternyata itulah rumah tujuan. Bukan hanya kami berdua yang kesasar, ternyata semuanya kesasar, dengan perjuangannya masing-masing, bahkan ada yang perlu dijemput. Mungkin lain kali petunjuk arahnya ditambah gambar denah dan arah, sehingga lebih mudah mencarinya

Meita yang pertama datang sekitar 2 jam sebelumnya, membawa dua pendatang baru, Inez dan Leo. Putra baru saja tiba, sedang Sanjay mulai menata arang-arang di anglo dan menyalakan api dan Lutfi sibuk menyiapkan hidangan. Kami pun mulai menyiapkan bahan-bahan untuk barbeque, yang kali ini bukan dengan daging, namun roti selai dan sosis. Ibu Lutfi telah menyiapkan dawet kelapa muda dengan gula jawa yang segar, pisang goreng serta tape, dan sambal kentang. Sambil menunggu bedug sebagai penanda waktu buka puasa, kami menyiapkan roti bakar. Sansan yang kesulitan menyiapkan api yang pas untuk membakar roti, akhirnya berhasil dengan bantuan Daniel yang nampaknya terampil dalam hal ini. Adzan maghrib pun berkumandang, yang berpuasa pun segera sholat berjamaah bersama anggota keluarga Lutfi. Daniel dan Mas Kurnia mengambil alih anglo dan panggangan, dibantu Leo dan Nat yang menyiapkan roti, menghasilkan beberapa roti bakar yang akhirnya habis dilahap untuk berbuka. Potluck tidak dalam jumlah banyak, namun cukup beragam, sehingga cukup mengenyangkan. Puding strawberry dari Mbak Niken dan Mas Anto yang segar, dawet kelapa muda dengan gula merah ala Ibu Lutfi, pisang goreng, roti dan sosis bakar ala anak-anak goodreaders jogja; laris manis masuk ke dalam perut-perut yang lapar.

Seusai santap berbuka, Anta bergabung, dan mbak Niken memimpin acara perkenalan dengan menghapal nama serta permainan “Kenali Tokoh”. Ia menempelkan kartu di punggung semua yang hadir yang masing-masing bertuliskan nama seorang penulis terkenal, baik dari dalam maupun luar Indonesia, yang harus ditebak namanya oleh yang punggungnya ditempeli kartu. Caranya dengan menanyakan 1 “yes-no question” ke teman yang lain, misalnya tentang jenis kelamin, asal negara, hasil karya, dan keberadaannya apakah sudah meninggal atau masih hidup. Suasana menjadi hiruk pikuk, karena semuanya ingin mengetahui nama penulis yang tertera di kartu di punggung masing-masing. Hingga batas 10 menit masih ada beberapa yang tidak dapat juga mengenali penulis tersebut, entah karena terkecoh oleh pemikiran sendiri atau ragu-ragu menebak. Seru juga, bisa mengingat kembali ciri khas Kahlil Gibran, Shakespeare, Chairil Anwar, Hilman, Gola Gong, WS Rendra, atau penulis-penulis lain. Perkenalan lebih mendalam wajib diberikan oleh pendatang-pendatang baru kali ini, yaitu Inez, Leo, Daniel, Mas Anto, dan Anta.

Swap books masih menjadi agenda rutin setiap acara kopdar goodreaders jogja. Meski hanya beberapa yang membawa buku untuk di-swap, tidak menyurutkan niat yang lainnya untuk bertukar buku dan memutar bacaan di Klub Buku. Di tengah perbincangan di halaman belakang rumah Lutfi, terjadilah gempa yang cukup terasa dan agak lama, sekitar 5 menit. Ternyata gempa itu kekuatannya sekitar 5 SR, sehingga cukup membuat deg-degan dan membangkitkan riak-riak trauma gempa Mei 2006 lalu. Syukurlah kami ada di alam terbuka, dengan langit sebagai atapnya, sehingga tidak perlu berlarian keluar rumah karena panik. Acara pun masih dapat dilanjutkan setelah saling menghubungi keluarga masing-masing dan memastikan kondisi anggota keluarga baik-baik saja. Tak lama setelah gempa yang menaikkan detak jantung, Mbak Iyut datang bersama ‘pengawal’ kecilnya, Petra, tak lupa dengan buah-buahan yang dijanjikannya. Acara makan-makan pun berlanjut sambil berbincang tentunya tentang buku

Lepas pukul tujuh malam, Meita dkk pamit lebih awal, disusul dengan Mas Anto dan Mbak Niken yang akan pergi ke tempat lain. Sesi foto bersama pun dimulai di ruang tengah rumah Lutfi, dengan Putra dan Anta sebagai fotografer. Walaupun sudah berganti posisi beberapa kali, ternyata hasilnya kurang lebih sama, menunjukkan kalau goodreaders jogja memang relatif polos dalam bergaya, kecuali Petra tentunya..

Sehabis berfoto, beberapa yang masih tertinggal membereskan sisa-sisa berbuka. Sansan yang sejak awal ‘rela’ untuk mencuci piring akhirnya memenuhi ucapannya, dengan Nat sebagai asisten. Piring dan gelas bersih, kami pun beranjak untuk pamit pada tuan rumah. Sebelumnya, kami mengikuti tur mini ke rak-rak buku Lutfi, dan meminjam beberapa buku menarik sebagai bekal pulang. Petang hari yang mengesankan bersama goodreaders jogja, berbuka bersama, saling berbagi dan bertutur tentang kami, buku, dan jogja..

Ada yang ingin bergabung dengan kami ? Mari, datanglah ke Jogja, nikmatilah kehangatan dan keramahan Goodreaders Jogja.

(Nat, Yogyakarta, 25 Agustus 2010)


message 2: by Iyut (new)

Iyut | 776 comments Foto-foto bisa dilihat di: http://www.facebook.com/#!/album.php?...


message 3: by Sweetdhee (new)

Sweetdhee | 1593 comments tuh khan, tuh khan, tuh khaaaaaan...
games nya yogya pasti seru selalu yaaaaa


message 4: by Sansan (new)

Sansan Sanjay (sansanjay) | 118 comments "Sansan yang sejak awal 'rela' untuk mencuci piring"

sebenernya pas itu udah mau menghindar tapi dipaksa tuan rumah kalo ga cuci piring ga dapet buku ...


message 5: by Iyut (new)

Iyut | 776 comments Amang wrote: "cara jitu! kapan2 perlu dipraktekkan nih."

Kalo aku mau cuci piring, dapet buku apa dari Amang? :)


message 6: by Iyut (new)

Iyut | 776 comments Sweetdhee wrote: "tuh khan, tuh khan, tuh khaaaaaan...
games nya yogya pasti seru selalu yaaaaa"


hiks.. karena telat, aku gak kebagian ikut games kali ini T,T
gak ikutan bookswap juga.. sampe sana buku-buku dah pada habis :P

Yogyakarta sore itu cerah.

hmmm.. cerah ya? di UGM waktu itu sih mendung.. sempat hujan juga siangnya :)


message 7: by nat (new)

nat | 351 comments Amang wrote: "sebenernya pas itu udah mau menghindar tapi dipaksa tuan rumah kalo ga cuci piring ga dapet buku ..."

cara jitu! kapan2 perlu dipraktekkan nih


Mas Amang mau praktek cuci piring apa mau praktek bagi buku ? kalo mau bagi buku, aku ikut antri ah, di belakang Mbak Iyut deh :D


message 8: by nat (new)

nat | 351 comments Iyut wrote: hmmm.. cerah ya? di UGM waktu itu sih mendung.. sempat hujan juga siangnya :)

iya Mbak..yg cerah di Sleman sono siihhh :D


message 9: by Meita (last edited Aug 26, 2010 10:07PM) (new)

Meita (meier09) | 73 comments lebay deh kalo dibilang aku dateng jam 2...
aku sampai sana jam 3 lewat kok udah...
hahahaha
di sleman waktu itu juga kayaknya gak cerah betul deh,, soalnya aku, ines, ma mbak lutfi tadinya khawatir bakal ujan juga waktu nggelarin tikar. hihihi


message 10: by nat (new)

nat | 351 comments ini sleman 'kota'nya Mei..kan aku tinggal dkt pusat kabupaten sleman..he..he..
iya, syukurlah nggak hujan, kalo nggak batal deh acara bakar2nya :P


message 11: by Sansan (new)

Sansan Sanjay (sansanjay) | 118 comments Meita wrote: "lebay deh kalo dibilang aku dateng jam 2...
aku sampai sana jam 3 lewat kok udah...
hahahaha
di sleman waktu itu juga kayaknya gak cerah betul deh,, soalnya aku, ines, ma mbak lutfi tadinya khawati..."


ga jadi hujan karena saya datang


message 12: by nat (new)

nat | 351 comments Sansan rangkap profesi jd pawang hujan ya ? bisa pesen nggak ? hi..hi..


back to top