Goodreads Indonesia discussion

365 views
Kliping Artikel Koran/Majalah > Resensi "Negeri 5 Menara": Dari Gontor ke Trafalgar Square... -- Damhuri M

Comments (showing 1-40 of 40) (40 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

message 1: by Fierdus (new)

Fierdus | 3 comments Ehmmmmmmmmm boleh juga nih buat dibeli.......


message 2: by Truly (new)

Truly (uyi_adi) | 1685 comments Harus.... ! Tadinya kirain termasuk novel yang rada berat, makanya pas dipinjemenin paksa bacanya setengah hati. Tapi... malah aku jadi ketawa-ketawa sendiri di busway. Selanjutnya beli......!


message 3: by Abdurrahman (new)

Abdurrahman My penasaran juga nih, mirip para tokoh indonesia, yang berbasis santri tapi wisudanya di negeri yang bukan santri


message 4: by Nanny (new)

Nanny SA | 1353 comments sejak baca reviewnya Lita pengen baca buku ini lho


message 5: by Novri (new)

Novri | 3 comments ini bagus nih.. ceritanya mengalir dan tidak perlu memeras otak dengan bahasa yang familar. Serasa membaca Harry Potter (kisah2 di pesantren, reward dan punishmen siswanya) Laskar Pelangi (semangat belajar yang sangat tinggi dari siswa pesantren) dan Ayat-ayat Cinta (perbendaharaan bahasa arab).
Wah pokoknya bakalan jadi best seller buku ini...


message 6: by Ditta (new)

Ditta | 421 comments udah best seller keknya,,udah cetak ulang lagi tuh,,denger2,,,lebih dr 15.000 cetakan pertamanya udah terjual


 Δx Δp ≥ ½ ħ  (tivarepusoinegnimunamuhsunegiuq) | 2949 comments dah dapet bukunya. muali dibaca :_)


message 8: by Sam (new)

Sam | 144 comments udah dibaca, udah review n udah dapet ttd author-nya, hahaha..


message 9: by Truly (new)

Truly (uyi_adi) | 1685 comments Yang enggak ngantor asyik nih..............!


message 10: by Ayu (new)

Ayu Yudha (ayu_yudha) | 1220 comments udah punya bukunya sejak awal bulan ini, tapi keknya baru bakalan mulai bacanya bulan depan.. :(


message 11: by DuniaFriskaIndah (new)

DuniaFriskaIndah (mimpiku) | 91 comments udah baca...


message 12: by Nurul (new)

Nurul (noonathome) | 409 comments Mulai baca ah....


message 13: by Hilmy (new)

Hilmy Nugraha (HilmyNugraha) | 82 comments udah baca.

keren.

jadipengen masuk gontor!


message 14: by Ganjar (new)

Ganjar | 4 comments Novri wrote: "ini bagus nih.. ceritanya mengalir dan tidak perlu memeras otak dengan bahasa yang familar. Serasa membaca Harry Potter (kisah2 di pesantren, reward dan punishmen siswanya) Laskar Pelangi (semangat..."

Iya bahasanya mengalir, tidak meliuk-meliuk dan menukik seperti andrea hirata dalam laskar pelangi. Mungkin tipikal kepenulisan wartawan.


message 15: by Devi R. (new)

Devi R. Ayu (dev1ra) | 64 comments baru mau baca....tapi dah ketemu authornya...^-^


message 16: by Truly (new)

Truly (uyi_adi) | 1685 comments Ak dapet ini nih dari mils pasar buku td pagi. Opini terserah masing2 yah, cuman mau berbagi aja. Tp kalo ak sih tetap suka sama buku ini


[PasarBuku:] kisah lima menara nyontek abis laskar pelangi
...
Sen, 2 November, 2009 22:01:42
Dari:
rustam mahani
Kepada: pasarbuku@yahoogroups.com


Salam,

saya menulis ini karena menyayangkan potensi penulis Fuadi. Saya yakin dia bisa menulis tanpa harus menyontek gaya, struktur cerita, bahkan tema seperti laskar pelangi karya andrea hirata. Sebagai wartawan senior harusnya fuadi bisa menemukan jati diri sendiri dan tinggal menampilkan skill menulis yang sudah terasah dan berpengalaman selama bertahun-tahun.

Fuadi dengan jelas telah menganalisis laskar pelangi secara mendalam dan dengan cerdik menyontek cara-cara andrea hirata membangun cerita dan menyusun drama, sangat disayangkan.

Dan seperti kebanyakan karya yang menyontek, tulisan fuadi pada negeri lima menara itu rasanya indah ketika di depan lalu mulai di tengah sudah hancur dan ke belakang gak karu-karuan, sangat dangkal dan semakin tidak menarik karena mulai kehilangan gaya andreanya. Ini yang saya maksud dengan disayangkan, karena anda telah kehilangan anda sendiri.

Contekan yang paling kasar adalah gambaran persahabatan dan tujuan akhir beasiswa sesama sahabat itu dan gaya bertutur. Aduh anda menyontek laskar pelangi sekaligus sang pemimpi dan edensor karya andrea.

Namun sebaiknya anda belajar bagaimana tulisan andrea bisa tetap powerful sampai akhir dan mulai di tengah semakin lama semakin powerful, semakin mengikat dan memukau. anda bisa belajar dari bagaimana andrea menggambarkan ketika arai mendapat surat pemberitahuan beasiswa di akhir sang pemimpi. Membaca paragraf terakhir itu berkali-kali tetap membuat saya merinding dan tak bisa membendung air mata. Arti semua itu adalah sehebat apapun anda menyontek, menganalisis tulisan orang dan dan sehebat apapun anda mencoba menirunya anda tetap akan kehilanagn diri anda sendiri dan jiwa tulisan seperti andrea itu tidak akan pernah dapat anda pindahkan.

Saya berjanji akan membaca lagi tulisan anda jika anda tidak mencoba menyoktek-nyoktek tulisan orang, dan sangat sedih jika anda melakukan itu agar buku anda laku.

salam

R Mahani .


message 17: by Truly (new)

Truly (uyi_adi) | 1685 comments Aku cuman copypaste, enggak ada yang aku edit. Jadi apa adanya...


message 18: by Nurul (new)

Nurul (noonathome) | 409 comments kalo buatku sih buku ini ttp inspiratif dgn gaya yg lain dgn Laskar Pelangi.

Btw, saya dah kontak penulisnya lwt FB dan kayanya sudah tergabung juga dgn GRI. Mas Ahmad ini kepingin bikin thread diskusi, tapi kayanya kesulitan. Sudah coba kasih petunjuk sih, tapi kayanya blm bisa tuh. Barangkali Amang bisa bantu dia


message 19: by Truly (new)

Truly (uyi_adi) | 1685 comments kalau buat ak sih enggak. Soalnya justru pas kebelakang (katanya enggak karu-karuan) ak makin suka. Aku ketawa tanpa malu-malu di busway ( yang lihat yang malu kali yah...)Justru yang di depan (yang katanya indah) membosankan buatku. Ak baca dengan perasaan malas sambil ngedumel " apa serunya buku ini...."

Mungkin gaya penulisan mereka ada kemiripan, lalu ada yang menyatakan Fuadi menyontek. Kalau tema yang mirip dijadikan alasan menuduh seseorang menyontek, bisa-bisa kreatifits para penulis mandek!
Mungkin ada yang berniat bikin cerita tentang seoarang pemuda yang cinta alam, nanti dikira meniru Mas Gola Gong. Mau bikin cerita tentang sekolah berasrama khusus perempuan, dianggap nyontek Enid Blyton (Malory Towers). Padahal mungkin yang sama hanya latar belakangnya saja, tp kejadiannya atau ceritanya kan bisa beda.

Sejujurnya aku jadi rada takut baca opini beliau! Soalnya aku dan beberapa temen didaulat untuk bikin tulisan tentang kelakuan kita (yang imut2) dalam bentuk buku, yang dibagikan sebgai souvenir saat reuni SMP. Ntar dikirain nyontek lupus yang isinya tentang remaja SMU. Padahal bukan mau nyontek, hanya sayang jika cerita-cerita lucu yang terjadi tidak dibagi. Kita dipilih bukan karena penulis, hanya kebetulan dianggap lebih pintar berkata-kata.Kalau ada gaya bahasa atau apalah yang mirip-mirip pengarang X atau W, itu karena kami suka membaca karangan mereka hingga tanpa sadar terpengaruh dengan gaya bercerita, walau pastinya ada gaya kami sendiri.

Buat aku, si mas boleh berpendapat apa saja, asal bisa dipertanggungjawabkan. Ak, tetap dengan pendirianku, BUKU INI ASYIK!

Sempet berpikir yang aneh2, tp biarlah buku ini teruji oleh para pembaca.


message 20: by Harun Harahap, Moderator (new)

Harun Harahap (HarunHarahap) | 2610 comments Mod
Kalaupun fuadi mencontek, mudah2an fuadi tidak mencontek maryamah karpov

*peace ah*


message 21: by Truly (new)

Truly (uyi_adi) | 1685 comments Why Prince Manoharun tersayang....? Aneh, heboh, atau apa? Mbok yah jangan nanggung kalo komen... jadi menebak-nebak nih!


message 22: by Wirotomo (new)

Wirotomo Nofamilyname | 2394 comments Tuduhan yg aneh (dari Rustam Mahani), karena menurut saya justru Laskar Pelangi lah yg memburuk di akhir cerita (bahkan walau masih di buku pertama ya). Sedang buku ke-4 Maryamah Karpov (MK), katanya banyak orang malah disaster ya ... cerita yg lebay. Jadi memang bener si Harun sih, paling nggak Pak Fuadi ini nggak mencontek MK, karena pas aku mbaca sekilas, Negeri 5 Menara ini oke kok... :-)

Rustam Mahani ini siapa sih? jangan2 Andrea Hirata sendiri hahaha.... :-)


message 23: by agie (new)

agie | 1 comments N5M bagus ah. sejujurnya aku lebih suka ini daripada tetralogi LP. Bahasanya lebih simpel dan ceritanya ga lebay.


message 24: by Indira (last edited Nov 03, 2009 04:31PM) (new)

Indira Iljas | 243 comments Emang diakui awal Laskar Pelangi hadir cukup memukau para pembacanya. Tapi selanjutnya OMG koq saya jadi klop sama statementnya Mas Tomo di atas. MK terlalu lebay, dan judulnya bagiku gak connect sama isi bukunya. Isi buku MK gak jelas apa yg dibahas.... Bagiku MK itu seperti buku harian anak kecil, segala macam masalah masuk dan ditulis dibuku itu. Huh..... inget MK daku jadi Bete karena tidak sesuai dengan harapan, malah harganya mahal pula !!!

Denger2 Andrea mau buat seri ke 5 dari Laskar Pelangi. Katanya di seri terakhir ini akan menjawab semua pertanyaan pembacanya dari seri MK... ow...ow...owwww... apakah ini semacam permintaan maaf Andrea krn MK tidak seperti apa yg diharapkan pembacanya ?? Wallahu alam .. tapi klo sampe kluar klanjutannya MK kayaknya aku gak akan beli. Kapokkk dweeeehhhh !!!

Klo negeri ke 5 memang aku belum baca, meski udah punya bukunya..tp sejauh ini temen2ku yang sudah baca dan beberapa ulasan ttg buku ini aku tidak melihat adanya kemiripan dengan MK.

So apa bedanya MK, negeri ke 5 dan Negeri Van Java?? Semuanya tetap mengambil setting persahabatan 5 orang manusia yang sama2 berjuang untuk meraih cita2nya....


message 25: by Harun Harahap, Moderator (new)

Harun Harahap (HarunHarahap) | 2610 comments Mod
@indi: Negeri van oranje kali maksudmu,kak.

y udahlah,kenapa kita jadi bahas andrea dan MK nya itu sih, gw sih biar ajalah orang mo ngomong apa. Anjing menggonggong, gw berlari.

*baca 5menara dulu deh, maap giganto, kau kutinggalkan dulu*


message 26: by Truly (new)

Truly (uyi_adi) | 1685 comments Wirotomo wrote: "Tuduhan yg aneh (dari Rustam Mahani), karena menurut saya justru Laskar Pelangi lah yg memburuk di akhir cerita (bahkan walau masih di buku pertama ya). Sedang buku ke-4 Maryamah Karpov (MK), katan..."

Aduh Mas aku sempet berburuk sangka
Buat menaikann ranting sinetron, para pemain sering diminta berbuat sensasi seperti terlihat akrab di luar lokasi, biar dikira ada hubungan spesial.

jangan2 novel ini juga sengaja dikritik biar pada heboh lalu naik deh peminatnya=jumlah penjualan bertambah. Cuman ak jd ingat, kalau novel ini sudah cetak ulang dalam waktu yang relatif cepat. Jadi kayaknya enggak butuh sensasi seperti itu.

Kayaknya ok tuh usul Mbak Nurul buat thread diskusi.


message 27: by Truly (new)

Truly (uyi_adi) | 1685 comments Hi hi hi serasa jadi provokator nih


message 28: by Bunga Mawar (new)

Bunga Mawar (verad) | 951 comments *siap2 dengerin rekaman telepon hasil sadapan, eh siarannya amang*


message 29: by Nurul (new)

Nurul (noonathome) | 409 comments wah, bukan Rustamnya yg aku udah kontak, tapi Ahmad Fuadinya. Kalo Rustam sih blm kenal


message 30: by Harun Harahap, Moderator (new)

Harun Harahap (HarunHarahap) | 2610 comments Mod
LANJUTKAN!!!!!!


message 31: by Indira (new)

Indira Iljas | 243 comments OK LANJUTKANN!!!!... *gelar tiker + bawa bantal + kopi*


message 32: by Nurul (new)

Nurul (noonathome) | 409 comments Sudah diundang, mudah2an cepet ditanggapi


message 33: by Ahmad (new)

Ahmad Fuadi (fuadi) | 14 comments Salam buat teman-teman GR semua. Sebelumnya mohon maaf, saya sedang traveling ke Afrika dan Eropa selama sebulan ke depan, jadi gak selalu bisa cek internet. Maaf sekali lagi kalau nanti saya lama menanggapi pertanyaan lain.
Saya sangat berterima kasih untuk semua komentar tentang N5M. Pujian apalagi kritik, semuanya berguna buat orang yang baru belajar bikin novel seperti saya. Semoga dengan masukan ini novel selanjutnya bisa lebih baik. Sekarang sekuel sedang saya tulis. Per minggu lalu, sudah sekitar 20-an halaman.
Sebetulnya, niat menuangkan pengalaman belajar yang sangat inspiratif di Gontor sdh ada sejak saya lulus Gontor tahun 1992. Tapi selalu ada excuse sampai kemudian merasa punya waktu tahun silam.
Awalnya saya bingung bagaimana menuliskan cerita tentang murid yg tinggal 24 jam di pesantren (dormitory system) Apa genre yang sudah ada? Setelah saya riset, ternyata di barat ada yg menyebut genre “school story”. Isinya cerita tentang dinamika murid dan guru di sebuah dorm atau asrama, persahabatan yang kuat, kehormatan, loyalitas, sport, disiplin dan kenakalan murid. Uniknya kebanyakan buku genre ini ditulis pada abad ke 19 dengan latar belakang boarding school di UK. Misalnya Tom Brown’s Schooldays (Thomas Hughes) dan buku-buku Louisa may Alcott spt little men dll. Yang lebih baru ada buku Enid Blyton spt Malory Towers. Untuk mengerti genre ini saya memesan buku-buku ini di amazon. Ternyata tidak gampang mencari buku ini krn ada yg sdh tidak dicetak dan harus dicari sebagai used books. Selain buku-buku itu, saya juga membeli buku yang masih ada kaitannya dengan cerita masa kanak-kanak spt tom sawyer, lima sekawan, harry potter, kite runner dan laskar pelangi. Singkatnya, sebelum dan selama menulis N5M, di meja saya ada berbagai novel di atas sebagai referensi genre. Kalau tertarik, bisa cek juga di http://en.wikipedia.org/wiki/School_s...
Sedangkan sebagai referensi isi cerita, di meja tulis saya bertumpuk diari yang saya tulis sejak SD, foto-foto waktu masa kecil di maninjau dan masa sekolah di gontor, buku-buku catatan dari sejak kelas 1 di gontor. Semua document penting ini dengan luar biasa mengembalikan semua kenangan dan ingatan masa lalu, sehingga proses menulis menjadi sangat mudah dan deras. Hampir tidak ada writer’s block, semuanya mengalir. Kalau bingung menulis apa, tinggal buka diari, buku pelajaran lama, atau lirik foto zaman dulu. Alhamdulillah, kapan saya mau menulis, hampir selalu bisa. Tidak perlu menunggu mood datang.
Nah waktu naskah separo jalan, saya pulang ke padang menjenguk amak saya. Surprise! Amak menunjukkan setumpuk tebal surat. Diurut berdasarkan tanggal dengan sangat rapi, bahkan dinomerin! Itulah semua surat2 saya sejak tahun pertama sampai tamat di gontor. Ini menambah sumber penting buat kandungan N5M. surat masa lalu.
Kebetulan pula, tokoh inspirator sahibul menara bertemu dengan sengaja dan tidak sengaja di jakarta. Semua terasa telah diatur Tuhan, stars aligned, saya punya semua bahan, punya tokoh inspirator karakter, punya memori yg indah tentang gontor, dan penulisan berjalan lancar. Kalau butuh waktu 14 bulan, itu karena saya ngantor dari pagi sampai sore, baru lah malam atau subuh menyiapkan waktu 1-2 jam mengangsur menulis.
Saya kira wajar aja kalau ada yang membandingkan. Saya sendiri suka membaca LP. Menurut saya spirit N5M mungkin mirip dengan LP. Ini cerita anak daerah yang hanya bermodalkan inspirasi, mimpi, kerja keras dan doa untuk maju. Dan Tuhan sungguh Maha Mendengar. Kami bahkan bisa kuliah ke negeri barat. Saya berumur 37 tahun, mungkin dekat-dekat dengan umur Bang Andrea. Mungkin setting historis dan suasana masa kami beranjak besar juga ada yang mirip sehingga terlihat di buku.
Tapi yang jelas, ide cerita ini terinspirasi pengalaman nyata pribadi saya dengan teman-teman. Setting juga sangat unik, yaitu area pesantren seluas 15 hektar di jawa timur. Dan latar budaya adalah minangkabau.
Yang lebih penting lagi, misi saya menulis untuk berbagi pengalaman sekolah di pesantren yg sangat inspiratif. Kalau saya terinspirasi, mungkin orang lain juga bisa mendapat manfaatnya. Jadi saya menulis bukan untuk sama/menyamai orang lain, juga bukan untuk berbeda dengan orang lain. Yang saya lakukan adalah menulis cerita saya sendiri, writing my own story.
Jika orang lain terinspirasi, saya akan sangat bersyukur dan semoga menjadi ibadah jariyah saya. Bila berhasil secara komersil, saya juga bersyukur karena saya ingin menyalurkan sebagian hasilnya untuk membuat “Yayasan Komunitas Menara”, organisasi social berbasis volunteerism untuk membantu orang tidak mampu khususnya di bidang pendidikan. Semoga niat saya ini dimudahkan Allah.
Nah, apa tulisan ini menjawab beberapa pertanyaan yang ada di pikiran teman-teman? Saya tidak tahu, tapi semoga bisa membawa kebaikan buat kita semua. Man jadda wajada!
Nb: oya, terima kasih untuk semua teman yang membeli juga, karena dalam 3 bulan terbit, telah cetak 3 kali dengan total copy sebanyak 50 ribu. Alhamdulillah.




message 34: by Harun Harahap, Moderator (new)

Harun Harahap (HarunHarahap) | 2610 comments Mod
Selamat bergabung uda Ahmad.
Terima kasih atas tanggapannya, postingan anda tidak hanya menjawab pertanyaan kami tapi juga membuat saya langsung ingin membaca 5menara *pegang bukunya n membaca*

Salam Kenal


message 35: by Indira (new)

Indira Iljas | 243 comments Hohoho... salam kenal Uda Ahmad... dan slamat bergabung


message 36: by Indri (new)

Indri Juwono (indrijuwono) | 2862 comments kemaren2 sih saya blm tertarik, msh trauma baca soal pesantren gara2 bc bukunya Abidah el Khaleqi, Geni Jora dan nt Perempuan berkalung Sorban.., jadi males gt karena ceritanya ato gaya penulisannya ya?

karena Harun kekeuh pengen baca, jadinya saya koq kepingin juga..
LP dan NVO jg saya baca tuh..


message 37: by Ditta (new)

Ditta | 421 comments bagus kok mba,,beda genre dengan buku2nya Abidah


message 38: by Nurul (new)

Nurul (noonathome) | 409 comments Ayo Indri, baca deh. Saya tertarik karena baca resensi di awal thread ini, dan ternyata mampu membuat saya occupied. Ide sistem pendidikan yg tdk hanya bhs arab, ttp juga inggris juga sgt menarik


message 39: by DuniaFriskaIndah (new)

DuniaFriskaIndah (mimpiku) | 91 comments Berat bgt tread ini..
*ngeloyor pergi*


message 40: by Nanny (new)

Nanny SA | 1353 comments baru dapet nih bukunya, siap2 baca...


back to top

unread topics | mark unread