Sci-Fi Indonesia discussion

10 views
Diskusi Buku > Buddy Read : The Moon is a Harsh Mistress (20 Agustus 2018)

Comments Showing 1-18 of 18 (18 new)    post a comment »
dateDown arrow    newest »

message 1: by Barry (new)

Barry (boprawira) | 670 comments Tanggal bisa diadjust, Pokoknya setelah NY 2140, sebelum Player of Games.

The Moon is a Harsh Mistress by Robert A. Heinlein


message 2: by Silvana (new)

Silvana (silvaubrey) | 1237 comments LOL berderet ya, tapi seru


message 3: by Barry (new)

Barry (boprawira) | 670 comments Hopefully sih banyak yang bisa ikutan semuanya yah hehe.


message 4: by Anny (new)

Anny | 559 comments Gua cuma nemu audio nya, jd kalo sempat dengerin ya ikut. Tp ga janji ya, soalnya rada males kalo dengerin audio.


message 5: by Silvana (new)

Silvana (silvaubrey) | 1237 comments Anny wrote: "Gua cuma nemu audio nya, jd kalo sempat dengerin ya ikut. Tp ga janji ya, soalnya rada males kalo dengerin audio."

gue juga punya yg audio. dan naratornya waktu pertama kali iseng dengerin agak kurang bagus :( kayaknya bakal pelan bgt baca/dengernya.


message 6: by Ds (new)

Ds Goh | 197 comments Teman2, mampirlah ke bookfi en ketik judul bukunya. Mobi, epub, pdf, semuanya ada.

Gue skip yg ini. Dah pernah baca soalnya.


message 7: by Silvana (new)

Silvana (silvaubrey) | 1237 comments Haiya bakal telat juga nih gue. Vacation ruined my BR schedules.


message 8: by Barry (new)

Barry (boprawira) | 670 comments Eh, gue lupa ada BR ini juga di sini. Gue udah mulai sih kemarin. Sekarang baru sampai Chapter 9.

Gue sebelum mulai nggak tau sama sekali sih tentang apaan. Yang gue tau cuman kalau buku ini itu classic SF. Ternyata lumayan berisi dengan political philosophy, kaya bukunya Le Guin mungkin. Tapi ini agak beda aliran. Kalau Le Guin kan lebih ke socialism (at least di the Dispossessed), kalau Heinlein kayanya sangat libertarian (free market is the solution to everything). Which, menurut gue sih dalam context yang di buku ini so far ... nggak juga sih.

Dan gue agak kaget, misogyny-nya kenceng banget di sini. Kaya cewe tuh nggak terlalu dianggap bisa mengkontribusi sesuatu yang berharga di community di sini. Kayanya hampir di setiap chapter ada insiden "mansplaining". Although, menurut gue si Wyoming ini juga rada-rada sih ideanya. Nggak dipikirin details implementationnya.

Satu hal lagi yang gue juga cukup annoyed dari buku ini : grammatical structurenya agak aneh. Sering banget nggak ada kata Subject di kalimat. Maybe itu speech pattern yang coba dibuat sama Heinlein di dunia ini. Tapi kadang2 jadi agak susah aja bacanya.


message 9: by Barry (new)

Barry (boprawira) | 670 comments End of Book I (Ch 14)

(view spoiler)


message 10: by Barry (new)

Barry (boprawira) | 670 comments Lagi di apps, nggak bisa edit.

Interesting punishment dan court systems yah. Gimana cara make sure ada keadilan kalau judge dan jurynya (view spoiler)


message 11: by Silvana (new)

Silvana (silvaubrey) | 1237 comments Komen loe sama persis sama temen gue yg abis baca soal misoginisnya. Itu memang kritik utama buat Heinlein sih. Pas baca Starship Troopers gue gak ngeh tapi yang ini sepertinya bakal. Mau restart audionya today.


message 12: by Barry (new)

Barry (boprawira) | 670 comments End of Book II

Prof
(view spoiler)

Mike
(view spoiler)


message 13: by Barry (new)

Barry (boprawira) | 670 comments @ Sil : itu product jamannya jg sih. Tapi yah jokesnya jadi kaya inappropriate gitu kalau dibaca sekarang


message 14: by Barry (new)

Barry (boprawira) | 670 comments Done just now.

Overall, yah patut diakui conceptnya cukup menarik. I can understand knp buku ini jadi one of the best SF books. Concept lunar habitationnya menarik. Cultural norms ya unik banget. Libertarian conceptsnya cukup menarik, meskipun gue nggak setuju sekali sama beberapa bagian. Tapi yah sexismnya cukup mengganggu sih. Dan juga Book III agak boring dan suspenseful at same time (yes, you can throw rocks, now).

Charactersnya pertamanya interesting. Tapi static sih, jadi by the end agak annoying.

Surprisingly, (view spoiler)


message 15: by Silvana (new)

Silvana (silvaubrey) | 1237 comments Baru mulai. Akhirnya cari ebooknya deh. Mungkin karena udah expect misogyny jadi adegan pertama ketemu cewe pun gue jadi lebih sensi karena ada formalitas aneh i.e. appraisal based on looks dulu. Anyway, baru 4% sih

Mike kocak sih. Semoga sering ketemu.


message 16: by Silvana (last edited Aug 27, 2018 01:16AM) (new)

Silvana (silvaubrey) | 1237 comments Barry wrote: "Dan gue agak kaget, misogyny-nya kenceng banget di sini. Kaya cewe tuh nggak terlalu dianggap bisa mengkontribusi sesuatu yang berharga di community di sini. Kayanya hampir di setiap chapter ada insiden "mansplaining". Although, menurut gue si Wyoming ini juga rada-rada sih ideanya. Nggak dipikirin details implementationnya. "

di grup sebelah ada yang bilang si Manny itu portray hyper-chivalry without equality. Jadi dianggap ya perempuan itu "berharga" dan patut "dihargai" (albeit via catcalling ritual juga, ugh) tapi jangan berharap banyak perempuan bisa berkontribusi seperti laki2.

semoga sensitivitas gue ga berpengaruh ke aspek lain di lunar society ini deh, amin. I wonder pas nulis ini apakah Heinlein melihat ini: a) skenario jika perbandingan lelaki perempuan sangat timpang, atau b) skenario idaman dia pribadi, berhubung ini terbit tahun 60an dimana ide equality masih belum kayak sekarang.

Trus line marriage tuh apa sih sebeneranya? Kok bisa sampe incest segala kakek sama cucu?


message 17: by Barry (last edited Aug 28, 2018 10:30PM) (new)

Barry (boprawira) | 670 comments Kalau yang gue tangkap nih line marriage itu karakteristiknya adalah:

1. Ada Senior Husband and Senior Wife.
2. Masing-masing Husband atau Wife berhak memilih/mengajak orang lain untuk masuk ke keluarga mereka, asal ada persetujuan dari semua Husbands and Wives lainnya. Pas masuk, mereka akan jadi Junior Husband/Wife, tergantung dari period masuknya.
3. Kalau ada yang meninggal yang lebih senior, maka yang Junior akan "naik pangkat" kesannya.

Sebenarnya kaya polygamy / polyandry yah, cuman ini both sides poly ... nggak tau tuh bahasanya ada nggak hahaha.

Kalau gue liat juga ini sih hasil dari strategi supaya manusia bisa bertahan hidup di Luna sih, berhubung resourcesnya limited. Jadi, kalau mereka menggabungkan diri seperti ini kan resourcesnya akan dikumpulkan jadi 1, sehingga mereka akan lebih bisa survive seharusnya. Cuman memang bentuknya cukup extreme yah sehingga harus married seperti itu. Apakah model "community society" kaya yang diceritakan di the Dispossessed nggak bisa jalan juga?

Nggak tau juga sih apakah ada hubungannya bahwa lebih banyak kaum pria daripada kaum wanita di Luna.


message 18: by Silvana (last edited Sep 11, 2018 06:47PM) (new)

Silvana (silvaubrey) | 1237 comments Sudah selesai akhirnya. Bagian pasca revolusinya jauh lebih menarik dibanding awalnya. Tapi ya gitu aja sih, kebanyakan disposisi nyamar jadi debat yang kepanjangan. Lama2 bosan juga. Ketika ngomongin keluarga juga udah ga menarik, who cares who married whom. Tapi setidaknya ga banyak poin yang bikin mengganggu pas baca di second half.

Yang paling teringat pas kelar pas bagian (view spoiler)


back to top