Uci 's Reviews > Resep Perkawinan Sempurna

Resep Perkawinan Sempurna by Kate Kerrigan
Rate this book
Clear rating

by
619633
's review
Mar 08, 2010

really liked it
Read from March 26 to 30, 2010

Ada banyak alasan mengapa orang menikah, cinta membara hanyalah salah satunya. Mungkin lebih mudah bagi pasangan yang menikah karena cinta untuk memulai sebuah petualangan bernama perkawinan, karena orang yang berdiri di sampingmu saat mengucapkan janji setia di hadapan Tuhan, adalah orang yang terasa tepat untukmu. Mr. Right. Miss Perfect.

Bagi Tressa Nolan, penulis kuliner terkenal berusia 38 tahun, keadaannya seperti ini: Laki-laki, pernikahan, anak-anak: sementara kami bersolek dan memoles dan bersinar melewati tahun-tahun usia tiga puluhan, siklus kehidupan yang satu itu berangsur-angsur bergeser dari sesuatu yang merupakan hak lahir menjadi sekadar impian.

Maka ketika Dan datang, si ganteng pengurus gedung apartemennya di New York (salah satu hubungan terlarang bagi para lajang Manhattan adalah mengencani pengurus gedung apartemen mereka), lelaki baik hati yang memujanya setengah mati, Tressa memutuskan untuk menikah meskipun selalu dibayangi keraguan. Kebutuhan biologis plus nasib sial bekerja sama mengecohku, memunculkan perasaan yang kupikir cinta.

Kehidupan perkawinan terasa berat bagi Tressa. Dia merasa salah pilih. Dan berbeda dengannya bagai langit dan bumi. Dan kampungan, nggak gaul, nggak pintar, nggak kenal orang-orang paling keren di New York. Ide bercerai pun terus-terusan terlintas di benaknya.

Di hari pernikahan, Tressa mendapat buku harian neneknya, Bernadine Nolan, yang diwariskan untuknya. Berisi resep-resep andalan sang nenek, serta pengakuan tentang kehidupan cinta dan perkawinannya. Selama ini Tressa menganggap kakek dan neneknya adalah pasangan paling sempurna. Namun dari catatan tersebut terungkap bahwa Bernadine menikah dengan James karena terpaksa. Bahwa dia tidak puas dengan suaminya, namun bertahan selama puluhan tahun dan akhirnya menjadi belahan jiwa, meskipun harus melalui jalan berliku.

Dengan caranya masing-masing, kedua wanita ini menempuh masa-masa sulit perkawinan dengan berbagai resep yang akhirnya membawa pada kesimpulan: Dia bukan laki-laki yang tepat, atau tidak tepat. Dia laki-lakiku, itu saja. Suamiku. Orang yang kupilih pada hari aku memilihnya, dan aku berniat untuk terus memilihnya sepanjang sisa hidupku.

**********

Kadang-kadang, saya bisa merasakan sebuah buku. Saya melihatnya dan entah bagaimana saya tahu itu buku yang tepat untuk saya. Maka saya mengambilnya, memilih sudut yang nyaman di tepi jendela, membuka lembar demi lembar dan tenggelam dalam kisahnya.

Membaca buku ini, saya semakin yakin bahwa cinta harus diperjuangkan. Berbahagialah mereka yang merasa menemukan cinta sejati, dan sepanjang umur perkawinan mereka selalu dikaruniai cinta cinta dan cinta. Meskipun demikian, saya tahu tidak ada perkawinan yang mudah. Akan selalu ada masa-masa ketika kau meragukan pilihanmu. Entah pilihan terhadap pasanganmu, terhadap jalan hidup yang kalian pilih, terhadap keputusan-keputusan yang pernah atau tidak pernah kalian ambil.

Bertahan adalah salah satu resep yang dipraktikkan Tressa dan Bernardine dalam perkawinan mereka, di antara resep-resep lainnya. Ketika memberi terasa sulit, berikan lebih banyak. Mungkin ini juga resep andalan bagi banyak pasangan menikah lainnya. Karena sebenarnya, cinta ada dalam diri kita. Di dalam hati kita, di dalam apa yang rela kita berikan.

Saya ingat beberapa waktu lalu, ketika mendapat kabar di tengah malam bahwa suami saya kecelakaan dan berada di rumah sakit. Saat itu, saya berdoa Tuhan masih memberi kesempatan untuk mencintai suami saya. Dia memang selalu ada untuk saya, dia terlalu mencintai saya untuk meninggalkan saya, bersamanya saya tak perlu mempertanyakan arti kesetiaan. I always took him for granted. Padahal, saya bukan orang yang mudah untuk dicintai dan tak semudah itu mendapatkan orang yang bisa menerima saya apa adanya, seburuk-buruknya saya.

Saya sadar, Tuhan bisa saja sewaktu-waktu mengambilnya. Dan saya tidak ingin pada saat itu hanya penyesalan yang tersisa. Jadi, saya memilih untuk mencintainya, karena saya tahu dia adalah anugerah terbaik Tuhan untuk saya.
24 likes · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Resep Perkawinan Sempurna.
Sign In »

Comments (showing 1-44 of 44) (44 new)

dateDown arrow    newest »

message 1: by Roos (new)

Roos Pindah kesini diskusinya ahhhh...hehehe.


Sweetdhee *celingak-celinguk*
Kayaknya bakal ada diskusi seru


Uci diskusi apa niih? ikutan dooong ;)


Sweetdhee Iya,kak roos..diskusi apa y?
*polos*
Aq suka ripiu nya,kak uci..


Uci Makasih Dhee :)
Diskusi pernikahan nih Roos? wuidiiihhh


message 6: by Roos (new)

Roos Lanjutan dari Rumah (F)ondok (B)ahagia Mbak Uci...hehehehe.


Mia Prasetya Huaaa ini lanjutannya ya mb Uci, merinding saya baca kalimat terakhirnya :) Vote ya reviewnya, jadi ga sabar pengen buat review buku ini..


Uci Iya Mi, makanya baca buku ini bener-bener kayak digampar :P

Bagian terakhir itu aku gak berani nulis di FB soalnya banyak sodara hihihihi


Mia Prasetya Hehehehe, betul2 di sini bisa lebih leluasa curhat :) Nah lho mbak aja berasa kaya digampar, saya jadi takut beneran buat nikah gara2 baca buku ini hihihi


message 10: by Palsay (new)

Palsay  *mampir.....clingak-clinguk...
.....ngaciirr*


Sweetdhee *duduk manis nunggu diskusi lbh lanjut*


message 12: by Speakercoret (last edited Mar 31, 2010 02:48AM) (new)

Speakercoret suka sama
Ketika memberi terasa sulit, berikan lebih banyak

tp sepertinya susah yah :D


Uci Speakercoret wrote: "suka sama
Ketika memberi terasa sulit, berikan lebih banyak

tp sepertinya susah yah :D"


tergantung siapa yang diberi Mut :)


message 14: by Speakercoret (new)

Speakercoret Uci wrote: "Speakercoret wrote: "suka sama
Ketika memberi terasa sulit, berikan lebih banyak

tp sepertinya susah yah :D"

tergantung siapa yang diberi Mut :)"


ooooh *ngangguk2*


Uci drama queen wrote: "Hehehehe, betul2 di sini bisa lebih leluasa curhat :) Nah lho mbak aja berasa kaya digampar, saya jadi takut beneran buat nikah gara2 baca buku ini hihihi"

Tapi liat endingnya dong Mi, kan bahagia... lagian kalo Mia udah yakin sama pendamping yg sekarang, gak perlu takut laah ;)


message 16: by Thesunan (new)

Thesunan waahhh.. review yg bagus Mba Uci, very inspiring.. vote!!


message 17: by Asrina (new)

Asrina Maharani jadi kepengen baca, tapi kemaren aku taruh lagi gara-gara ketebelan ;p


message 18: by miaaa (new)

miaaa Membaca buku ini, saya semakin yakin bahwa cinta harus diperjuangkan.

vote!

btw, mamih kapan masakin kita??? :D


Sweetdhee Yup,buku ini bikin aq waspada..kl qt sudah berani bkomitmen,maka harus terima sgala konsekuensi nya.. Daan,melihat sgala ssuatu bukan dr sisi buruknya aja,jd qt bs bsyukur dgn apapun yg qt punya.. Whuhuhu.. Bs ga ya,aq kyk gt?padahal pernikahan itu pastinya tidak akan mudah khaan?


message 20: by Ayu (new) - added it

Ayu Yudha review-nya bagus.. :)
semoga resepnya manjur (loh??)
aku vote yaa!!


Mia Prasetya Siiip, terima kasih dukungannya mb Rini n mb Uci :)
Mudah2an resep di buku ini, bisa jadi bekel kalo nikah nanti.. :p


message 22: by Weni (new) - rated it 4 stars

Weni vote ! review-nya bagusss :)


message 23: by Aini (new)

Aini mb2 saya boleh gabung...??? * malu malu minta ijin dulu


Dessy duh..jadi pengen, ternyata fiksi ya...judulnya menipu :D


message 25: by Nenangs (new)

Nenangs cinta harus diperjuangkan

so true.


message 26: by Wirotomo (new)

Wirotomo Nofamilyname kaya' kemerdekaan aja ya... harus diperjuangkan :-)


message 27: by e.c.h.a (new)

e.c.h.a Nggak bisa berkata-kata membaca review Mamih ku tercinta..

*echa yang lagi keGRan tahap akut*


message 28: by nanto (new)

nanto mas tomo, jangan ngeledek. itu yg ngomong angkatan 45 dengan kosa-kata jamannya.

kualat sama pejuang negara kesatuan republik cinta tau rasa loh! kikiki


message 29: by Speakercoret (new)

Speakercoret *nengok keatas*
jiaaaah perdebatan para sesepuh :D


message 30: by Wirotomo (new)

Wirotomo Nofamilyname sesepuh nggak bisa kualat dong Mas Nanto. Wong kita lebih tua hahaha....


message 31: by Rhea (new) - rated it 4 stars

Rhea cinta memang harus diperjuangkan
aku vote jg...


message 32: by Lina (new) - rated it 3 stars

Lina jatuh cinta itu mudah tapi memepertahankan cinta sulit (sok tua)


message 33: by Nenangs (new)

Nenangs Dia memang selalu ada untuk saya, dia terlalu mencintai saya untuk meninggalkan saya, bersamanya saya tak perlu mempertanyakan arti kesetiaan. I always took him for granted

as it is, we, humans, usually don't appreciate much of what we have, until we lost it.
jadi beruntunglah anda2 yang menyadari betapa berharganya seseorang yang selalu ada bagi kita.

*sok bijaksana*


Sweetdhee Hhh.. Cintaaaa..


Uci miaaa wrote: "btw, mamih kapan masakin kita??? :D"

Waah, kalo mau praktik resep2 di buku ini, harus belajar dulu sama tukang kue keren. Nggak mudeng aku! :))


Uci Wirotomo wrote: "kaya' kemerdekaan aja ya... harus diperjuangkan :-)"

Iya dong, dulu berjuangnya pake bambu runcing, sekarang pake perasaan *halah*


Uci Nenangs wrote: "as it is, we, humans, usually don't appreciate much of what we have, until we lost it. jadi beruntunglah anda2 yang menyadari betapa berharganya seseorang yang selalu ada bagi kita.

*sok bijaksana* "


Oh, ini memang sungguh bijak Nang... ^_^


Uci Sweetdhee wrote: "Hhh.. Cintaaaa.."

Kenapa Dhee? hehehehe


Sweetdhee Uci wrote: "Sweetdhee wrote: "Hhh.. Cintaaaa.."

Kenapa Dhee? hehehehe"


selalu menarik nafas dalam-dalam kalo ngomongin beginian...kenapa yaaa?
kenapa, oh, kenapa?
*lebay*


message 40: by Speakercoret (new)

Speakercoret Sweetdhee wrote: "......
selalu menarik nafas dalam-dalam kalo ngomongin beginian...kenapa yaaa?

kenapa, oh, kenapa?
*lebay*"


kenapa oh kenapa berjudi itu haraaam *oma mode on pagi2*


Sweetdhee Hahaha..bang haji pagi2 dah nungul dsini.. Hi3..
*hiburan habis stres ujian*


message 42: by Rosa (new)

Rosa Uci wrote: "Iya Mi, makanya baca buku ini bener-bener kayak digampar :P

Bagian terakhir itu aku gak berani nulis di FB soalnya banyak sodara hihihihi"


penasaran deh...btw,ni ada e-book nya ngga ya..he..


Sweetdhee Dia memang selalu ada untuk saya, dia terlalu mencintai saya untuk meninggalkan saya, bersamanya saya tak perlu mempertanyakan arti kesetiaan. I always took him for granted


...
beruntungnya..


message 44: by Nenangs (new)

Nenangs Saya sadar, Tuhan bisa saja sewaktu-waktu mengambilnya. Dan saya tidak ingin pada saat itu hanya penyesalan yang tersisa. Jadi, saya memilih untuk mencintainya, karena saya tahu dia adalah anugerah terbaik Tuhan untuk saya."

beruntungnya...diberi kesadaran sebelum terlambat :)


back to top