Abdyka Wirmon's Reviews > Dengarlah Nyanyian Angin

Dengarlah Nyanyian Angin by Haruki Murakami
Rate this book
Clear rating

by
660741
's review
Jan 06, 2010

it was amazing
bookshelves: shocking, fiction, favorites
Read from March 01 to 04, 2010 — I own a copy

Semalam saya bermimpi, mimpi tentang pelabuhan, botol-botol bir, seorang wanita dan tangan-tangan yang saling bergenggaman. bukankah ini tahap yang terindah dari seorang manusia? hidup, mencari jawaban atas dunia, berusaha hidup dalam sebuah arus namun tidak ingin hanyut didalamnya.

Dengarkanlah Nyanyian Angin itulah dia. buku tipis yang telah melengkapi minggu ini dengan sempurna, dia hangat bagai tegukan bir, penuh pengertian bagai seorang kekasih yang tidak banyak bicara, dan cukup tipis untuk diselipkan diantara kamus, binder, kertas photo-copian dan tempat pensil dalam tas hitamku yang berumur 8 tahun tanpa harus menyesakkan isinya.
16 likes · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Dengarlah Nyanyian Angin.
Sign In »

Reading Progress

03/01 page 75
63.03% "cuakep sangat..!!"
06/26 page 121
82.0% "Serius ini parah, saya kecanduan Murakami. ternyata kafein dan nikotin tidak cukup. selamatkan saya!!!"
04/29 marked as: read

Comments (showing 1-13 of 13) (13 new)

dateDown arrow    newest »

message 1: by Jimmy (new)

Jimmy Navy ...berusaha hidup dalam sebuah arus namun tidak ingin hanyut didalamnya.

Review yang singkat (dan puitis?) tapi cukup untuk membuat gua penasaran dan ingin membaca buku ini. Like it!


Abdyka Wirmon kalo gt selamat menikmati :)


Pandasurya sayah kok ga ngatri baca buku inih..
udah berusaha untuk mengerti tapi tetep ga ngatri..
buat sayah sih isinya ngelantur..
*sigh*


Abdyka Wirmon wah.. ini masalah selera kali yah panda.. emang ga banyak penulis dengan bahasa kayak ini, mungkin seperti tagore ato siapa lagi yah.. hhhmm..


message 5: by miaaa (last edited Mar 04, 2010 08:48PM) (new)

miaaa sering-seringlah uda dyka menulis review begini yah :D

@panda, aku baca karya murakami baru satu, yg kafka on the shore, ceritanya bagus tapi aku tidak cocok dengan gaya penulisannya. buku itu aku kirim ke teman di yaman dan dia sukaaaaaaaaaaaa sekali. berarti bener: setiap buku ada pembacanya hehe


Abdyka Wirmon hohoho.. bakal sering kayaknya mia.. *aminnn*

@mia tau ga penulis yg gaya bahasanya seperti Murakami ini, kayak aku mang terlahir untuk mencintai hal-hal kyk gini *lebay mode on*

@panda: jadi ingat ama camus yang kemaren itu pan.. itu kemaran swap ama siapa sih?? aku lupa euy.. :P


message 7: by Pandasurya (last edited Mar 04, 2010 10:25PM) (new) - rated it 1 star

Pandasurya sayangnya camus itu tidak untuk di-swap, dyk..tapi cuma dipinjemin..hehe..
lagi dipinjem bujenk tuh..

iyah bener, mii..ini emang soal selera bacaan kayanya..
jadi betuk juga, setiap buku ada pembacanya..


message 8: by Sweetdhee (new)

Sweetdhee Jimmy wrote: "...berusaha hidup dalam sebuah arus namun tidak ingin hanyut didalamnya.

Review yang singkat (dan puitis?) tapi cukup untuk membuat gua penasaran dan ingin membaca buku ini. Like it!"


Suka kalimat itu jg.. Mangtabs,gan!


Abdyka Wirmon hohohoho.. macacih :P

selamat membaca kalo gt.. :D


Roos @Dyka: toss...Murakami memang candu...*halah*
Aku suka banget buku ini, ya itu jazzy juicy buatku...hehehe.


message 11: by lita (new) - rated it 5 stars

lita ooo, jadi tas itu umurnya dah 8 tahun..hehehe...


Abdyka Wirmon @mbak Roos: *toss* saya dapat kesan kalo "life is easy" tiap kali baca buku ini, entah kenapa.

@mbak Lita: iyah mbak, itu tas dari jaman sma kelas 1. ampe sekarang blum jebol2 juga. kesal. jadi ga ada asalan buat beli baru :P hehehe..


Ardita "Ngelantur tapi penting" adalah gaya menulis Murakami. Seperti bicara kepada diri sendiri. Tapi menurut gue "Hear the Wind Sing" adalah karya awal dia, tulisannya sedikit berbeda dengan buku2 dia setelah itu.

Buat gue, baca buku dia seperti bicara dengan diri sendiri


back to top