Yudhi Herwibowo's Reviews > Pandaya Sriwijaya: Dendam dan Prahara di Bhumi Sriwijaya

Pandaya Sriwijaya by Yudhi Herwibowo
Rate this book
Clear rating

by
2984102
's review
Nov 26, 2009

(Review from the author)
it was amazing
bookshelves: yudhiherwibowo

Pemilihan Pandaya Sriwijaya seharusnya telah usai. Namun, kehadiran seorang gadis bercadar dengan rajah kupu-kupu di pipinya membuat keputusan Dapunta Cahyadawasuna berubah. Gadis itu tak kalah hebatnya dengan pandaya terpilih, seorang pemuda dengan tiga pedang. Pertempuran keduanya, dengan jurus-jurus kejutan yang begitu dahsyat, seakan tak akan pernah berakhir. Berbeda dari tradisi sebelumnya, Sriwijaya kini memiliki dua pandaya.

Sriwijaya, di tengah ancaman kerajaan tetangga dan kedatuan-kedatuan yang tengah berkhianat, masih menggenggam ambisi menguasai Bhumi Jawa. Dibutuhkan pendekar-pendekar kuat nan digdaya untuk mencapainya, selain juga armada-armada yang tangguh. Namun, upaya mempertahankan kebesaran Sriwijaya bukan tanpa biaya. Ada luka, tangis, amarah, dan tak kalah ketinggalan, dendam. Dan, tak ada yang mengira, sebuah dendam bisa memorakmorandakan kesatuan terhebat di penjuru nusantara pada masa itu. Berhasilkah para pandaya Sriwijaya mempertahankan kembali kebesaran yang selalu dibanggakan para leluhur?

Dalam 12 purnama, Balaputradewa mengucurkan darah 25.000 nyawa. Semua demi kebesaran sebuah nama: Sriwijaya.

flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Pandaya Sriwijaya.
Sign In »

Quotes Yudhi Liked

Yudhi Herwibowo
“Dulu sebelum saya memulai menulis buku, seorang penulis buku senior pernah berkata di sebuah acara bedah buku, 'sudah berapa banyak kalian membaca buku? Belasan, puluhan atau ratusan? Lalu apa sesuatu yang berlebihan kalau kita membuat satu buku saja, yang kemudian dibaca orang?”
Yudhi Herwibowo, Pandaya Sriwijaya: Dendam dan Prahara di Bhumi Sriwijaya


Comments (showing 1-1 of 1) (1 new)

dateDown arrow    newest »

message 1: by Puitri (new)

Puitri salute to Pandaya , hei sampai lima stars. Jendral


back to top