duniamimpigie Anggi's Reviews > A Necklace of Raindrops

A Necklace of Raindrops by Joan Aiken
Rate this book
Clear rating

by
7803385
's review
Feb 17, 2012

it was amazing
bookshelves: children-literature, fantasy, english, favorite, great-art, cute-sweeties-fuwafuwa
Recommended for: Penyuka fantasi anak

“A Necklace of Raindrops” ini bukan novel, melainkan sebuah kumcer. Untuk anak-anak. Sangat fantasiyah. Yang saya temukan di sebuah bazaar buku progdi Jerman kampus saya. Dan saya dikasih gratis sama orang Jermannya―karena sudah robek-robek, katanya―yang saya balas dengan ucapan terima kasih berkali-kali. Ah, betapa saya sudah jatuh cinta dengan buku ini tepat pada saat mata saya bertumbuk dengan covernya yang manis!
Dibuka dengan “A Necklace of Raindrops”, bercerita tentang seorang anak perempuan bernama Laura yang tiap ulang tahunnya diberi setetes air hujan oleh Angin Utara. Berkat kekuatan kalung-air-hujan itu, Laura bisa menghentikan dan menurunkan hujan sesuka hatinya! Malang, kalung itu dicuri dan ia harus mengejar hingga ke daratan Arabia karena kalung itu akan diberikan pada seorang putri sebagai hadiah!
Disusul “The Cat Sat on the Mat” yang membuat saya terpingkal: tidak punya baju lain, seorang anak perempuan ikut dijemur bersama bajunya yang baru dicuci! Selanjutnya ada kue pai terbang karena adonannya tercampur sejumput Langit! Kucing yang membesar karena minum susu bercampur ragi! Harimau yang mampu berlari lebih cepat dari angin!
Kekuatan cerita-cerita Aiken ini adalah gaya berceritanya yang sungguh “dongeng”. Narasi yang interaktif dengan pembaca, kalimat-kalimat pendek, nama tokoh yang mudah diingat, latar tempat yang memang ada di dunia nyata (yang―hebatnya―tidak memudarkan efek fantasiyah!), deskripsi apik. Juga: nyanyian―merupakan nilai sangat-plus dalam cerita anak!
Satu hal lagi, walau se-fantasiyah apapun ceritanya, Aiken selalu menggunakan makhluk atau barang yang mudah dibayangkan oleh anak-anak: gajah, kucing, kue pai, permadani, kereta. Jangan harap seorang anak mau membaca cerpen fantasi yang isinya tentang spesies baru yang bahkan mendeskripsikannya susah―Zyoikn, makhluk mirip ikan dengan tanduk dan sirip bercakar yang hidup di planet Wuopge. Aduh, anak mana yang nafsu buat baca narasi sesulit itu? Saya aja males hehe~
Kurang lengkap rasanya kalau tidak membahas ilustrasinya. Masih ingat saya bilang kalau saya jatuh cinta berkat cover? Warna jingga-nila-merahmuda yang manis dan lembut, seperti saya (lho?). Sayangnya, saya enggak begitu paham soal ilustrasi, jadi saya sulit menuliskan gaya gambar Pienkowski. Yang mencolok adalah bahwa ia menggambar makhluk hidup dengan siluet-siluet hitam. Jadi, baik si Laura, Angin Utara, Putri Arabia, si kucing, si harimau, SEMUA hanya siluet hitam. Yang penuh warna hanyalah latar belakangnya.
Eerr... apalagi ya? Ah, pesan moral. Sebuah cerita anak musti ada pesan moral, dong~ Aiken―lagi-lagi―membuat takjub saya, pesan moralnya disampaikan begitu halus, tidak menggurui! Seperti pada cerita “The Three Travellers”, dimana dua pelancong pergi ke tempat yang sudah mereka ketahui medannya, sedangkan seorang lagi mencoba pergi ke arah yang tidak pernah dicoba teman-temannya. Akhirnya ia menemukan sebuah tempat indah yang belum pernah dikunjungi siapapun! Ia pun mengajak teman-temannya ke sana.
Apa yang didapat seorang anak dari cerita itu? Bahwa mencoba hal baru akan membuka kesempatan baru; pantang menyerah; berbagi dengan teman; dan lain sebagainya.
flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read A Necklace of Raindrops.
Sign In »

Reading Progress

Finished Reading
February 17, 2012 – Shelved
February 18, 2012 – Shelved as: children-literature
February 18, 2012 – Shelved as: fantasy
February 18, 2012 – Shelved as: english
March 1, 2012 – Shelved as: favorite
April 9, 2015 – Shelved as: great-art
February 14, 2016 – Shelved as: cute-sweeties-fuwafuwa

No comments have been added yet.