Phelphel's Reviews > Asterix the Legionary

Asterix the Legionary by René Goscinny
Rate this book
Clear rating

by
U 50x66
's review
Jul 09, 2008

it was amazing

saya membaca komik ini dalam versi bahasa indonesia yang diterjemahkan oleh Rahartati Bambang Haryo dengan sangat brilian.

satiap ekspresi yang digambarkan oelh uderzo tercerap dengan baik di ingatan saya.

asurancetourix yang marah ketika rumahnya ditendang obelix yang sedang jatuh cinta.

pancaran semangat obelix ketika mengusung batu menhir berpita untuk falbala.

legiuner yang patah hati ketika harus "ngemong" obelix dan asterix yang jadi prajurit galia dan kawan-kawannya yang bar bar. ia harus menangis di pundak temannya. dan obelix berpikir si legiuner sama dengan dirinya : patah hati karena cinta dan dengan polosnya bertanya, "asterix. apakah dia jatuh cinta?"

si breton yang menyukai sop masakan si koki yang membuat selera makan semua prajurit turun drastis.

si koki yang gendut dan berkata penuh dengan bunga-bunga setelah dapurnya diobbrak-abrik obelix.


si mesir yang bloon dan tak punya rasa bersalah ketika meminta penginapan menghadap jendela dan memanggil porter untuk mengangkatkan bawaannya.

dan tidak lupa si bajak laut yang kapalnya selalu karam....!

flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Asterix the Legionary.
Sign In »

No comments have been added yet.