Rino Ferdian's Reviews > Ayahku (Bukan) Pembohong

Ayahku (Bukan) Pembohong by Tere Liye
Rate this book
Clear rating

by
2960515
's review
Sep 21, 2011

really liked it
bookshelves: novel
Read from December 23 to 25, 2011

Ayah. Entah kenapa ketika membaca novel ini, dari bagian awal, aku sudah memposisikan diriku sebagai seorang ayah kelak. Mungkin karena selama ini aku pun sering mengajak orang-orang di sekelilingku untuk mengikuti ruang imajinasiku berputar sebebas-bebasnya. Membayangkan suatu ketika akan menceritakan berbagai macam hal kepada anak-anakku kelak. Mengajak mereka untuk melihat dunia ini seluas-luasnya.

Ya, Bang Tere lagi-lagi muncul dengan cerita kesederhanaan hidup dalam suatu keluarga. Mengajarkan arti kebahagiaan sesungguhnya. Tak tergantung oleh dunia.

Tapi menurutku, ide cerita yang tak terfikirkan olehku sebelumnya. Ya, mengangkat ide banyak sekali orang tua yang menceritakan kisah kisah kepada malaikat kecilnya. Tapi kebanyakan pula hanya dongeng-dongeng saja yang diceritakan. Kali ini, sang ayah yang unik, mengajarkan anaknya lewat "dongeng" yang menuntun masa hidup anaknya, bahkan sampai sang ayah meninggal.

Mungkin kusebutlah Alur bolak balik cap tere liye seperti yang ia terapkan dalam "bidadari-bidadari surga" atapun "daun yang jatuh tak pernah membenci angin"..haha.."Ayahku (bukan) Pembohong" pun begitu. Akhir dan konklusi cerita yang bikin kita menebak-nebak apa yang akan terjadi sudah kita fikirkan dari awal kita membuka halaman pertama cerita ini. Walau sebenarnya tidak membuat air mata dan perasaan kita membuncah layaknya novel lainnya, tapi ya itu tadi, jika dilihat dari sudut pandang diriku sebagai seorang calon ayah (aiiihh...), kelak para mujahid cilik akan menghiasi keluarga kecilku, bagaimana ku pimpin pelangi rumah sederhana kami, sarat hikmah lah ku dibuatnya.

Satu hal lagi, sepertinya Bang Tere mendapatkan satu kosakata baru yang selalu dia pakai di novel ini ketika menggambarkan orang yang tersenyum sambil memperlihatkan giginya mirip troll, yaitu kata "menyeringai"...haha
1 like · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Ayahku (Bukan) Pembohong.
Sign In »

Quotes Rino Liked

Tere Liye
“Penjajah itu tidak tahu kekuatan bersabar. Kekuatan ini bahkan lebih besar dibandingkan peledak berhulu nuklir. Alam semesta selalu bersama orang-orang yang sabar.”
Tere Liye, Ayahku (Bukan) Pembohong


Reading Progress

12/23/2011 page 30
10.0% "mulai menerka-nerka hikmah tersembunyi nanti di akhir novel ini..." 3 comments
12/24/2011 page 48
16.0% "haghaghag...ngakak itu pas celana renang Dam copot..."
12/24/2011 page 94
31.0% "Menyeringai..."
12/24/2011 page 134
44.0% "berdegub"
12/24/2011 page 144
47.0% "Lembah Bukhara"
12/24/2011 page 172
57.0% "revisualisasi"

No comments have been added yet.