Azia's Reviews > A Time To Kill

A Time To Kill by John Grisham
Rate this book
Clear rating

by
369558
's review

it was amazing
bookshelves: in-english, mijn-bibliotheek

Pembukaan novel ini membuat saya bergidik. Tonya Hailey, seorang gadis kecil kulit hitam berumur 10 tahun, diperkosa dan dianiaya dengan brutal oleh 2 pria dewasa kulit putih. Tidak ada rasa bersalah sama sekali, kedua pemerkosa malah berkoar-koar dan menceritakan peristiwa tersebut seolah-olah hal tersebut lelucon yang paling lucu. Tak sampai 24 jam, Billy Ray Cobb dan Peter Willard ditangkap. Beruntung nyawa gadis ini bisa diselamatkan. Dunia tidak akan pernah sama bagi Tonya dan keluarganya.

Apa yang terjadi akan membuat geram orang tua manapun di dunia ini. Carl Lee Hailey-ayah korban, memiliki rencana sendiri terhadap Billy Ray Cobb dan Peter Willard. Ia menembak mereka dengan senapan M-16 di teras pengadilan. Keduanya mati dan melukai 1 polisi,deputi Looney. Carl Lee mempunyai alasan yang tepat untuk membunuh kedua orang tersebut. Di satu sisi tindakan main-hakim-sendiri Carl Lee dibela, di sisi lainnya ia tetap harus mempertanggungjawabkan tindakannya menurut hukum yang berlaku. Carl Lee menghadapi tuntutan pengadilan didampingi oleh kuasa hukumnya, Jack Brigance.

Kasus Carl Lee menjadi kasus yang penting bagi Jack Brigance. Jack Brigance adalah tipikal ‘street lawyer’ yang lebih banyak mengurus kasus-kasus kriminal. Kasus Carl Lee menarik perhatian media massa. Seorang ayah yang melakukan pembalasan terhadap dua pemerkosa putrinya. Kasus pemerkosaan putrinya menimbulkan simpati dari publik. Wartawan dan reporter berdatangan ke Clanton County untuk meliput proses hukum Carl Lee. Isu rasialisme masih kental terasa, nigger versus rednecks. Ini menjadi semakin panas ketika salah satu yang pemerkosa yang ditembak Carl Lee memiliki hubungan dengan Ku Klux Klan. Klan berencana membalas dendam dengan menebar terror kepada Jack dan keluarga, Ethel sekretaris Jack, polisi dan hakim dan dipastikan akan lebih serius jika saja Carl Lee dibebaskan dari tuduhan.

Apakah Jack mampu menyelamatkan Carl Lee Hailey dari hukuman mati?

Diluar segi fiksinya,saya menjadi sedikit tahu bagaimana proses hukum yang berlaku di Amerika Serikat. No wonder lah mengapa lawyer seringkali wara-wiri di tv. Kalau berdasarkan novel ini siy lawyer sangat menyukai publisitas. Kasus Carl Lee merupakan kasus idaman bagi pengacara karena menarik perhatian media massa. Jack sempat ditelikung oleh pengacara besar dari Memphis dan hampir diambilalih oleh tim pengacara NACCP.

Dari semua novel John Grisham yang pernah saya baca,novel ini yang paling memukau. Permainan konfliknya bikin berdebar-debar. Drama pengadilan memang keahlian John Grisham. Dan diakhir cerita membuat saya menitikkan airmata. Bagusss! Novel ini diilhami oleh pengalaman John Grisham sendiri ketika menghadiri sebuah pengadilan di tahun 1984, ia menyaksikan anak perempuan berusia 12 tahun yang menjadi korban pemerkosaan. Surprise banget ketika tahu A Time to Kill merupakan novel pertamanya John Grisham.
1 like · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read A Time To Kill.
Sign In »

Reading Progress

September 11, 2011 – Shelved
October 3, 2011 –
page 107
20.78%
October 11, 2011 –
page 137
26.6%
October 12, 2011 –
page 157
30.49%
October 13, 2011 –
page 255
49.51% "I don’t like the idea of the two of you trying this case through media. You’ve both fought for the spotlight, and I can only imagine what the trial will be like. A circus. Not a trial, but a three-ring circus."
October 13, 2011 –
page 305
59.22% "oow ow ow..pantesan aja lawyer byk yg wara-wiri di tv ya *manggut2*"
October 14, 2011 –
page 321
62.33%
Started Reading
October 16, 2011 – Shelved as: in-english
October 16, 2011 – Shelved as: mijn-bibliotheek
October 16, 2011 – Finished Reading

Comments Showing 1-3 of 3 (3 new)

dateDown arrow    newest »

Matthews M. IMO, salah satu buku terbaik Grisham


message 2: by Ratih (new)

Ratih hmm...selera yang beginian ya?


Azia @ Matthews : iya bener..bagus deh :)

@ Ratih : salah satu yg aku suka aja :)


back to top