Abduraafi Andrian's Reviews > Angan Senja & Senyum Pagi

Angan Senja & Senyum Pagi by Fahd Pahdepie
Rate this book
Clear rating

by
13884563
's review

really liked it
bookshelves: 2017, indonesia

Ulasan lengkap: http://bit.ly/BibliAnganPagi

Angan Senja sedang duduk di tempat persembunyiannya ketika Senyum Pagi mengagetkannya. Seperti biasa, Angan sedang tidak ingin ikut pelajaran matematika. Ia toh sudah mengerti materi yang diajarkannya itu. Jadi, ia membolos di tempat persembunyiannya itu dengan membaca "The Celestine Prophecy" karya James Redfield. Kakak kelasnya itu membuatnya tidak nyaman karena, siapa yang tidak kenal Senyum Pagi di seantero sekolah? Cewek yang begitu nyentrik karena selalu salah kostum setiap hari. Hari itu, orang-orang mengenakan seragam putih-putih sesuai peraturan sekolah, namun Senyum Pagi mengenakan seragam putih-abu. Dan itulah kesan pertama Angan Senja terhadap Senyum Pagi yang merasuk ke dalam inti memorinya.

Senyum Pagi keluar dari mobilnya, sebuah Isuzu Panther berpalet silver keluaran terbaru yang kala itu masih jarang terlihat di jalan-jalan Kota Semarang. Ia diantar Pak Pancar, sopirnya yang setia mengantarnya sejak di Taman Kanak-Kanak. Sampai di kelas, teman-temannya sedang ribut karena ada tugas matematika yang harus dikumpulkan hari itu. Dan, tentu saja, Senyum Pagi lupa untuk mengerjakannya. Waktu tinggal beberapa menit lagi sebelum jam masuk sekolah berbunyi dan ia tidak bisa mengerjakan tugasnya dalam waktu sesingkat itu. Ia juga tidak bisa terkena hukuman. Ia harus meloloskan diri dengan cara apa pun. Hingga ia menemukan tempat yang didiami adik kelasnya pagi itu. Angan Senja. Ia memutar otak karena sempat mendengar nama itu sebelumnya. Ah, nama itu yang ada di poster Olimpiade Matematika di mading. Sudah pasti sangat jago matematika. Dan, dari sinilah semuanya bermula.
7 likes · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Angan Senja & Senyum Pagi.
Sign In »

Reading Progress

March 30, 2017 – Shelved
March 30, 2017 –
page 136
37.78% "nggak pengin berhenti baca."
March 31, 2017 – Started Reading
March 31, 2017 – Shelved as: 2017
March 31, 2017 – Shelved as: indonesia
April 1, 2017 – Finished Reading

No comments have been added yet.