Ratna Sari's Reviews > Neraka di Warung Kopi

Neraka di Warung Kopi by Sidik Nugroho
Rate this book
Clear rating

by
53562977
's review
Jan 15, 2017

liked it
bookshelves: irrc-2017

"Berbahagialah manusia-manusia hidup, dengan secangkir teh hangat di hadapan mereka. Karena semuanya akan habis, sirna, menuju kedinginan dan kesunyian." (hal. 205)

Kali ini Elang menyelidiki kasus mutilasi. Korbannya adalah seorang pemilik warung kopi. Bersama Agung, Elang menyelidiki masa lalu Sucipto, sang korban. Tanpa diduga, beberapa hari setelahnya ditemukan lagi sepasang mayat di sebuah pulau. Apakah ada hubungannya dengan kasus yang pertama? Apakah Elang berhasil menyelesaikan kasus "Neraka di Warung Kopi" ini?

Sama seperti di bukunya yang pertama, tidak ada plot twistnya. Semua teka-teki dan cara penyelesaiannya dengan narasi dari penulis. Walaupun, gaya penulisannya masih ringan, namun aku merasa di buku ini kurang seru. Yang paling aku suka adalah di buku ini sang tokoh utama, Elang mulai berusaha menjadi "good boy". Gak sebrengsek di buku yang pertama.
flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Neraka di Warung Kopi.
Sign In »

Reading Progress

January 14, 2017 – Started Reading
January 14, 2017 – Shelved
January 14, 2017 –
page 1
0.45% "Resfreshing dulu ah sama Elang"
January 15, 2017 – Finished Reading
May 11, 2017 – Shelved as: irrc-2017

No comments have been added yet.