Wendy Achmmad's Reviews > Ayahku (Bukan) Pembohong

Ayahku (Bukan) Pembohong by Tere Liye
Rate this book
Clear rating

by
5777813
's review
Jul 12, 2011

it was amazing

Ayah ... aku menangis!"

Dan inilah buku yang kembali membuat aku menangis. Buku yang kembali mengantarkan memori aku pada ayah yang begitu besar jasanya bagi diriku.

Ayah, ceritakan seluruh hidupmu. Aku berjanji untuk mendengarkan! Aku tahu engkaulah pahlawan dalam hidupku. Selamanya!

"Seorang ayah akan selalu memberikan yang terbaik pada anaknya"

Ya, itulah kesimpulan yang bisa diambil dari sebuah buku yang bercerita tentang hal sederhana tapi mendalam.

Aku jadi teringat diri sendiri yang mirip dengan Dam, meski aku yakin aku lebih kecil dari dia. Kulitku hitam, seperti itulah teman-temanku mengatakan. Dulu aku sempat menuduh Tuhan kejam padaku, tapi dari sinilah semua itu berubah menjadi sebuah kebanggan.

Dan yang pasti tidak ada secuil pun balas jasa yang sudah aku lakukan pada ayah. Apa yang tampak selama ini kuberikan bukan apa-apa. Semua hanyalah sebiji zarah, bahkan lebih kecil lagi, lebih kecil dari partikel virus dibandingkan dengan alam semesta.

Saat ini juga aku selalu ingin mendengar kisah-kisah muda bapak yang selalu memenuhi setiap jalanku. Aku juga selalu senang ketika ayah menceritakan pemain bola idolanya, Diego Maradona, si kidal pencipta gol kontroversial sedunia.
14 likes · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Ayahku (Bukan) Pembohong.
Sign In »

Reading Progress

Finished Reading
July 12, 2011 – Shelved

No comments have been added yet.