Nike Andaru's Reviews > Selimut Debu

Selimut Debu by Agustinus Wibowo
Rate this book
Clear rating

by
879218
's review

really liked it
bookshelves: traveler, kisah-nyata, non-fiksi, hadiah-dikasih-menangkuis, budaya

119 - 2019

Akhirnya buku ini selesai juga dibaca.
Mulai baca akhir tahun lalu, baru sekitar 50an halaman trus kesalip sama baca buku lainnya lalu harus ikhlas tergeletak begitu saja di pinggir tempat tidur. Dalam rangka tantangan baca GRI bulan ini, maka bertekad menyelesaikan yang belum selesai dari tahun lalu.

Kenapa lama kelar bacanya? Membosankan kah?
Gak, gak sama sekali. Saya aja yang males-malesan.
Ini buku wishlistku entah tahun kapan, trus jadi hadiah waktu ultah tahun kapan dari seorang teman, tertimbun bertahun lalu akhirnya tahun lalu mulai tergerak membacanya.

Saya seringkali membaca buku para traveler, banyak yang menarik ada pula yang terasa biasa saja. Agustinus Wibowo sebenarnya tidak bisa disebut traveler karena lebih dikenal sebagai jurnalis yang tulisan-tulisannya kerap saya baca. Yang akhirnya memutuskan untuk ke tanah Afghanistan, tempat di mana dikenal dengan negara yang selalu berperang pastinya bukan keputusan yang mudah. Saya lalu mikir, hebat bener AW datang ke Afghanistan dan menuliskan pengalamannya dalam buku ini.

Selimut debu karena Afghan penuh debu, AW harus banyak berjalan berkilo-kilo meter, mendengar bom meledak, kehilangan uang, menumpang truk trus ditinggal begitu saja, dikasih nginep dan makan gratis di rumah orang trus malem-malem di grepe-grepe hingga pengalaman luar biasa lainnya. Sungguh perjalanan yang menakjubkan.

Membaca buku ini kita bisa mengenal Afhganistan dengan berbagai sisi kehidupannya, mulai dari para perempuannya, adatnya, kebiasaan orang-orangnya sampe istilah-istilah yang dikenal di sana dituliskan secara detil. Salut sama AW yang pasti menulis
flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Selimut Debu.
Sign In »

Reading Progress

February 27, 2011 – Shelved
February 27, 2011 – Shelved as: traveler
February 27, 2011 – Shelved as: kisah-nyata
February 27, 2011 – Shelved as: non-fiksi
February 27, 2011 – Shelved as: hadiah-dikasih-menangkuis
December 18, 2018 – Started Reading
May 23, 2019 –
page 162
34.62% "Tergeletak begitu saja samping tempat tidur sejak akhir tahun lalu. Mari diselesaikan."
May 29, 2019 – Shelved as: budaya
May 29, 2019 – Finished Reading

No comments have been added yet.