Abdyka Wirmon's Reviews > Syahwat Keabadian: Kumpulan Puisi Friedrich Nietzsche

Syahwat Keabadian by Friedrich Nietzsche
Rate this book
Clear rating

by
660741
's review
Jan 10, 2011

it was amazing
bookshelves: favorites, someone-and-somewhere, sophie’s-world, shocking
Recommended to Abdyka by: lita
Read from January 14 to 28, 2011


Keparat Kecil VS Tuhan Tiri


Apakah diriku ini tidak berdaya
dibawa arus kata dan terlena
mengunyah habis semua berhala
berharap akan sedikit pahala
berlimpah harta,
kuasa
dan
cinta.

"Adil"
"setia"
"harga"
"jiwa"
"hati"
dan
"kata"
semua ini hanya prasangka,
prasangka (t)uhan.

kita bersahabat dengan
(t)uhan ini maha esa,
namun sadarkah bahwa
TUHAN itu hanya esa.

Sejarah kebiadaban kata itu selalu kelam
dalam cangkang kata, berjuta kita
saling tikam dan menghantam
hanya oleh satu kata.
'(t)uhan'.

apakah semua ini belum cukup
akhirilah, bunuh (t)uhan ini
teriak dengan lantang wahai manusia keabadian
"(t)uhan telah mati"

dan dengarlah Sabda kecil itu
-saat kata (t)uhan terucap, dia bukanlah DIA, karena DIA TUHAN berada jauh diluar kata, DIA segalanya namun tidak terkata-



Bandung, 28-01-2011 - dini hari
1 like · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Syahwat Keabadian.
Sign In »

Reading Progress

01/14/2011 page 69
36.0% "halaman ini mengingatkanku pada sesuatu atau seseorang." 2 comments

Comments (showing 1-5 of 5) (5 new)

dateDown arrow    newest »

lita ayo dibaca :)


Abdyka Wirmon sip mbak.. :D


lita waaah lima bintang :)


Abdyka Wirmon yup, dan dengan pasti mbak..

bukunya bagus, terjemahannya rapih.. isi keren hehehe :D


message 5: by Nasrullah (new)

Nasrullah Uul ini bukan puisi semacam pisau


back to top