Suci Wigati's Reviews > Above the Stars

Above the Stars by D. Wijaya
Rate this book
Clear rating

by
17251478
's review

really liked it
bookshelves: to-read

Agustus 2014. Itu pertama kali saya bertemu dengan Will, Danny, Mia, Mr. Anderson, orang tua Danny dan John Schueller dalam draft pertama (The World He Looks) sebelum Kak David mengirimkannya untuk diikutkan bersaing dalam lomba.
Saat itu, setelah selesai membaca naskah awalnya, John Schueller dan antek-anteknya adalah beberapa tokoh yang tidak saya suka. Sebersit rasa tidak suka juga saya berikan untuk Mia.
Tetapi sekarang, ketika draft awal itu sudah ‘kembali lahir’ menjadi sosok yang baru, Mrs. Jameson menambah daftar tokoh yang tidak saya suka. Tenang, saat ini saya sudah kembali menyukai Mia. Ada satu sisi dari diri gadis itu yang membuat saya menyukainya.
Hidup sebagai Danny Flynn Jameson yang berada di dalam keprotektifan seorang orang tua (Mama) itu tidak lah menyenangkan. Segala hal diatur. Tidak bebas. Ketika berhasil keluar untuk beberapa jam saja dari pengawasan Mrs. Jameson, Danny harus bertemu dengan Mia yang tak kalah protektifnya. Tetapi, sejak kedatangan Will -si siswa yang dianggap terlalu bandel- hari-hari Danny ada yang berbeda.
Ia merasa lebih hidup dan tahu bagaimana menikmati hidup -seperti yang dikatakan oleh Will di suatu hari pada saat itu- di tengah kekurangan yang dimilikinya. (itu saja sekilas tentang AtS, kalau mau tahu lebih banyak tentang Will, Danny dan Mia, silakan mampir ke toko buku dan bawa pulang ke rumah ya :). Kalau spoiler nantikan agak merugikan penulisnya, walaupun sudah ada yang ngasih review penuh jebakan maut -,-).
Sejak awal mengenal tulisan-tulisan Kak David, cara dia bercerita, cara dia menyampaikan pesan, cara dia memberitahu kita para pembacanya mengenai setting ceritanya, itu semua mengalir begitu saja. Kita dituntun dengan perlahan, tanpa terburu-buru untuk menyelesaikan cerita-cerita tersebut.
Kalau boleh jujur (buka rahasia), di awal naskah Above the Stars ini, settingnya masih tidak sehalus yang ada dibuku sekarang hihihi.
Dari beberapa review yang sudah saya baca (sengaja membaca karena mau mengikuti perkembangan AtS), mereka yang mengatakan bahwa novel inilah yang dikatakan sebagai novel debut, itu memang benar. Rasakan sendiri ketika kalian membacanya ahahaha.
Beberapa hal yang saya suka dari ‘lahirnya kembali’ novel ini adalah:
1. Selipan-selipan cerita yang dimasukan oleh Kak David untuk lebih mengenal Will dan Mia.
2. Tidak ada typo (pasti senang banget) (tapikan Kak David memang teliti kalau nulis haha).
3. Alurnya lebih asik daripada waktu dulu pertama kali baca ehehe
Hanya satu yang disayangkan, kenapa surat Danny untuk Will yang ditulis dalam huruf istimewa itu tidak dimasukkan? Kan biar tambah greget ehehe.
Tahun lalu, setelah selesai membacanya, setidaknya ada 5 pernyataan dan 1 pertanyaan krusial yang saya tanyakan. Ketika akhirnya mendapatkan jawaban dari pertanyaan terpendam itu, saya hampir saja terpeleset di kamar mandi (karena saya baca emailnya pas lagi di kamar mandi). Sebuah jawaban mencengangkan yang akhirnya setelah beberapa lama bisa saya pahami dan hargai.
Kemudian ada beberapa pernyataan yang saya masih ingat, diantaranya:
1. Dari awal mempublish sebuah cerita kepada publik, Kak David banyak menyuguhkan tema yang sama seperti yang terdapat pada AtS. Novel debutnya (yang tidak diterbitkan secara major) juga memiliki tema yang sama. Fanfictionnya pun begitu.
Dalam pikiran saya, apakah kakak punya ketertarikan sendiri dengan tema-tema seperti ini? Adakah sesuatu yang melatarbelakangi hal ini sehingga kakak sering memasukkannya ke dalam cerita-cerita kakak?
Well, saya tidak antipati dengan cerita yang memiliki tema seperti ini, karena saya sering membacanya.
2. Permintaan Danny kepada Will itu sedikit, hanya ada 3 permintaan yang akhirnya Danny lontarkan. Inginnya sih banyak, agar lebih panjang ceritanya ahaha. Tapi mengingat Will, saya paham kok. Oh Will, menyebalkan sekali kau, mengapa pergi begitu saja!
3. Above the Stars ini Kak David banget kok. Nggak ada sense of writernya Kak David yang hilang kok ahahha.
Saya selalu percaya, bahwa suatu cerita yang memiliki ‘Will’ dalam cerita tersebut, pasti akan punya roh tersendiri yang menarik banyak orang.
Suka dengan daun sweet gum di setiap bab itu. Pertanyaan terakhir, apa alasan yang diambil oleh penulis dan editor hingga akhirnya mengambil judul Above the Stars? Makna dari judul ini apa?
Terus berjuang untuk menulis kak. Siapa tahu suatu hari nanti, tokoh-tokoh cerita ku juga bisa dibaca oleh banyak orang juga hehe. Amin!.
Pst, kak, mungkin kalau naskah If Only juga disodorkan ke editor, bisa dilirik ;).
Rating ya, ehm berapa ya. 4 aja deh. Kalau 5 kebanyakan hahaha (dicekek kak david). Novel debut Kak David ini, bikin baper hahaha.
Itu saja reviewnya Kak.
Sukses!
1 like · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Above the Stars.
Sign In »

Reading Progress

Started Reading
July 4, 2015 – Shelved
July 4, 2015 – Shelved as: to-read
July 4, 2015 – Finished Reading

No comments have been added yet.