Mia Prasetya's Reviews > Hush, Hush

Hush, Hush by Becca Fitzpatrick
Rate this book
Clear rating

by
2664067
's review
May 01, 2010

it was ok
bookshelves: cerita-cinta, fantasy, not-mine
Read from May 04 to 06, 2010

Uh oh, beneran deh saya berasa sangat sangat tua ketika membaca buku yang sarat dengan aroma ABG, laki-laki berambut hitam gelap, misterius dan sekseh. Kurang apa lagi? Sepertinya setiap wanita tak tahan untuk tidak tertarik kepada Patch, si malaikat jatuh ini.

Kenapa 2 bintang?
Membaca buku ini seperti saya sedang naik perahu terombang ambing ombak ga jelas. Ga tau mau dibawa ke mana cerita ini. Sekilas Nora (si tokoh utama yang membuat saya lebih sayang sama Bella Swan) menyadari bahayanya dekat dengan patch, kadang benci, kadang malah tak bisa menolak Patch dan entah kenapa ke mana pun Nora pergi, Patch selalu ada.

Action emang ada pas bab-bab akhir, OK'lah kalo itu, tapi kenapa ya inti ceritanya tak masuk akal. Malaikat jatuh cinta dengan manusia, rela mengorbankan sayap dan jadi mahluk terbuang. Tapi kenapa oh kenapa sepertinya esensi 'nafsu' cukup kental dalam novel ini, jadi berasa agak2 ga masuk akal kalau semua ini berurusan dengan nafsu.

I'm just not into this book.
1 bintang untuk cover yang dulu saya suka banget, sekarang jadi kurang suka karena lama-lama Patch ini rada ga jelas. Gahar ya nggak, lembek ya nggak.
1 bintang lagi untuk miss Green, pacar Patch sesama malaikat, karakternya pas, nyebelin dapet, membuat kita merasa iba dengannya ya dapet, kemarahannya pada Nora pun beralasan.

Moga-moga buku keduanya bisa lebih bagus deh :)
1 like · flag

Sign into Goodreads to see if any of your friends have read Hush, Hush.
Sign In »

Reading Progress

05/05/2010 page 142
29.1% "ABG banget yaa?? *tiba-tiba berasa tua*"

Comments (showing 1-4 of 4) (4 new)

dateDown arrow    newest »

Angelic Zaizai hah.. lelaki berkulit hitam ??
*baru tau loh haha*


Mia Prasetya eh rambuuuttt, salah Zaai, terlalu bernafsu nulis review gini deh, hihihihi


message 3: by Lina (new)

Lina berkulit gelap kali maksudnya, jadi bukan yg pucat macam Paul Scholes githu (bawa2 pemain sepak bola)


Angelic Zaizai huahahahaha
ternyata bukan ya... :))


back to top