Ratnasari Ratnasari > Ratnasari's Quotes

Showing 1-18 of 18
sort by

  • #1
    Dr. Seuss
    “Don't cry because it's over, smile because it happened.”
    Dr. Seuss

  • #2
    I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control
    “I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control and at times hard to handle. But if you can't handle me at my worst, then you sure as hell don't deserve me at my best.”
    Marilyn Monroe

  • #3
    Dr. Seuss
    “You know you're in love when you can't fall asleep because reality is finally better than your dreams.”
    Dr. Seuss

  • #4
    Oscar Wilde
    “Be yourself; everyone else is already taken.”
    Oscar Wilde

  • #5
    Albert Einstein
    “Two things are infinite: the universe and human stupidity; and I'm not sure about the universe.”
    Albert Einstein

  • #6
    Frank Zappa
    “So many books, so little time.”
    Frank Zappa

  • #7
    Pramoedya Ananta Toer
    “Berterimakasihlah pada segala yang memberi kehidupan.”
    Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia

  • #8
    Pramoedya Ananta Toer
    “seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan”
    Pramoedya Ananta Toer, This Earth of Mankind

  • #9
    Tere Liye
    “Hidup harus terus berlanjut,tidak peduli seberapa menyakitkan atau membahagiakan, biar waktu yg menjadi obat”
    Tere Liye, Ayahku (Bukan) Pembohong

  • #10
    Tere Liye
    “Cinta adalah perbuatan. Kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong.”
    Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

  • #11
    Tere Liye
    “Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
    Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

  • #12
    Tere Liye
    “Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahamim pemahaman yang tulus.”
    Tere Liye

  • #13
    Nh. Dini
    “Kesedihan tidak untuk dipampangkan kepada semua orang. Itu adalah sesuatu yang seharusnya diimpit-diindit, diselinapkan di balik lapisan penutup. Karena kesedihan adalah hal yang sangat pribadi, seperti rahasia, harus disembunyikan dari pandang orang lain.”
    NH Dini

  • #14
    Nh. Dini
    “Aku diajar berpuasa bukan karena agama, bukan karena keinginan naik surga. Kakek mengajarku buat menahan keinginan, untuk mengetahui sampai di mana aku dapat mengatur kekuatan.”
    Nh. Dini, Sebuah Lorong di Kotaku

  • #15
    Nh. Dini
    “Dalam mengarang saya tidak pernah tergesa-gesa. Saya anggap pekerjaan mengarang adalah tugas yang santai, yang harus dikerjakan dengan senang hati. Kalau saya menulisnya dengan terburu-buru, berarti dengan hati yang kesal, maka dapat dipastikan bahwa si pembaca pun akan merasakannya.”
    Nh. Dini, Proses Kreatif: Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang

  • #16
    Seno Gumira Ajidarma
    “Sudah terlalu banyak kata di dunia ini Alina, dan kata-kata, ternyata, tidak merubah apa-apa. Lagipula siapakah yang masih sudi mendengarnya? Di dunia ini semua orang sibuk berkata-kata tanpa pernah mendengar kata-kata orang lain.”
    Seno Gumira Ajidarma, Sepotong Senja untuk Pacarku

  • #17
    Pramoedya Ananta Toer
    “Biarlah hati ini patah karena sarat dengan beban, dan biarlah dia meledak karena ketegangan. Pada akhirnya perbuatan manusia menentukan, yang mengawali dan mengakhiri. Bagiku, kata-kata hiburan hanya sekedar membasuh kaki. Memang menyegarkan. Tapi tiada arti. Barangkali pada titik inilah kita berpisah...”
    Pramoedya Ananta Toer, Arus Balik

  • #18
    Pramoedya Ananta Toer
    “Perang, kekuasaan, kekayaan, seperti unggun api dalam kegelapan dan orang berterbangan untuk mati tumpas di dalamnya.”
    Pramoedya Ananta Toer, Arus Balik



Rss