Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Mencari Tepi Langit” as Want to Read:
Mencari Tepi Langit
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Mencari Tepi Langit

by
3.14  ·  Rating details ·  111 ratings  ·  23 reviews
Pernahkan kamu mendengar teori turbulensi? Bahwa kepak sayap kupu-kupu di Kirgistan dapat menyebabkan badai di Pantura? Artinya, semesta ini semuanya saling berhubungan, berkaitan satu sama lain. Bermula dari sebuah e-mail, Horizon Shanti mendapati dirinya bukanlah siapa-siapa, bahkan juga untuk dirinya sendiri. Sebuah ruang di otak kanannya memberi sinyal, Senja-laki-laki ...more
Paperback, 284 pages
Published May 2010 by GagasMedia
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Mencari Tepi Langit, please sign up.

Be the first to ask a question about Mencari Tepi Langit

Community Reviews

Showing 1-30
3.14  · 
Rating details
 ·  111 ratings  ·  23 reviews


More filters
 | 
Sort order
Sweetdhee
Apr 25, 2011 rated it really liked it
Namun kesepian memang mematikan. Hal.21

Cerita tentang Senja dan -Horizon- Santi. Dua orang yang kesepian dipertemukan oleh keinginan mencari Tepi Langit. Kental dengan dunia jurnalistik. Dibahas secara cerdas, kalau tidak mau dibilang intelek. *lirik tret sebelah* Dibalut dengan bahasa yang lugas sampai-sampai permasalahan yang berat malah membuat hati saya berbunga-bunga #eh?

Saya membaca buku ini di saat otak yang sudah berembun karena jadwal produksi dan perencanaan material, belum lagi suppli
...more
Evi Yuniati
Mar 31, 2011 rated it really liked it
Ku baca buku ini, karena sebelumnya sudah baca review teman di blog kompasiana. Dia bilang menarik, hanya saja khas wartawan.

Sebelum baca isinya, aku baca dulu profil penulisnya dan ternyata beliau seorang jurnalis di salah satu tv nasional yang berseragam hitam-hitam.

Setelah kubaca buku ini lebih menceritakan perjalanan Senja yang seorang jurnalis, dimana aku mengenal kantor tempatnya bekerja karena ada beberapa teman yang bekerja di sana. Alur ceritanya maju mundur tapi, mengisahkan rekaman li
...more
ahmedoank
Jul 18, 2011 rated it really liked it
Shelves: indonesia
Awalnya beli buku ini, sekedar pelengkap
karena ada buku lainnya yang memang di utamakan
mau bacanya pun sedikit malas-malasan
malah niatnya mau di pinjamkan dulu:P
tapi akhirnya di paksakan membacanya
menemani kemacetan yang di fokeland
dan saya tidak bisa berhenti membacanya :)

*****

Ceritanya dimulai ketika Horizon - Santi menerima email dari seseorang yang bernama Tepi Langit, saat itu pula drama kehidupanya di mulai, ternyata ia hanya seorang anak angkat, walaupun keluarganya sekarang menyayanginya
...more
Pro
Jun 06, 2010 rated it really liked it
Shelves: enak-dibaca
Design covernya menarik, saya suka. Tulisannya juga enak dibaca, mengalir, bersih, rapi, salut juga buat editornya :)

Membaca buku ini mengingatkan banyak hal, tentang Aceh, tentang teman kameramen yang juga sangat menolong saya beberapa tahun yang lalu, dan juga tentang belajar hidup.

Karena penasaran sama endingnya yang tak juga bisa ditebak bahkan sampai 3/4 buku, saya menghabiskan buku ini dalam semalam saja. Plus sedih (kalau tidak bisa dibilang menangis) di beberapa bagian bukunya.

Cerita te
...more
Agi
Aug 20, 2010 added it
Unik. Alur ceritanya lompat-lompat. Tokoh utama yang sebenarnya (Tepi langit) justru jadi tokoh yang kemunculannya paling minim. Inti ceritanya sebenarnya sederhana banget. Tapi cara penceritaannya yang gak biasa. Ada cerita dalam cerita. Membaca buku ini juga seperti membaca kaleidoskop kejadian-kejadian penting yang pernah ada di negri ini. Tsunami aceh, Teror bom dan pembunuhan aktivis HAM turut menjadi bumbu yang mewarnai cerita ini.
Nadira Erawan
Oct 14, 2010 rated it liked it
Tertarik awalnya karena sampulnya hijau, dan judulnya tepi langit. Saya selalu ingat seorang kawan mengartikan nama saya sebagai tepi batas matahari. Jadi lebih aware dengan judul-judul seperti itu. Cerita tentang seorang jurnalis saat terjadi beberapa peristiwa besar. GAM, Terorisme, Tsunami. Jadi banyak belajar krn si penulis menyajikan fakta-fakta sejarah pula. Dramanya sederhana, walau saya selalu berharap si dua tokoh utama ini jadian. Haha! Tapi rasanya ga klimaks gitu saat endingnya. :D
Pauline Destinugrainy
Senja Senantiasa, seorang wartawan yang dihubungi oleh Horizon Santi, gadis yang ingin mengetahui asal-usul dirinya. Santi menerima sebuah email dari seseorang bernama Tepi Langit yang menceritakan beberapa kisah 11 September kepadanya. Kalau bukan karena dia ulang tahun pada tanggal tersebut, mungkin Santi menganggap email itu sekedar spam saja. Dari upayanya mencari tahu, dia menjumpai fakta bahwa dia diadopsi oleh orang tua yang selama ini dianggapnya orang tua kandung. Salah satu keterangan ...more
Hobby
KADOUNTUKBLOGGER #2
Judul Asli : MENCARI TEPI LANGIT
Karya Fauzan Mukrim
Penerbit GagasMedia
Editor : Gita Romadhona
Proofreader : Alit Tisna Palupi
Penata letak : Wahyu Suwarni
Desain sampul : Jeffri Fernando
Cetakan I : 2010 ; 284 hlm
Rate : 2,5 of 5

Pemuda itu bernama Senja Senantiasa, pemuda Bugis yang berjuang sebagai kepala keluarga pada usia relatif muda, sepeninggalan ayahnya. Ia memilih jalan hidup sebagai seorang reporter yang siap terjun di medan-medan berat, berburu berita dan sensasi. Ia men
...more
Aditya Zulmi Rahmawan
Menceritakan dua orang yang kesepian yang bernama Horizon Santi dan Senja Senantiasa. Santi yang menerima email dari tepi langit mulai sadar akan dirinya sendiri yang seorang anak adopsi. ia mengetahuinya dari email tepi langit dengan menyebutkan tanggal, dari situlah ia mulai curiga. akhirnya santi memulai minta tolong kepada Senja yang seorang wartawan untuk mencari keberadaan orang tua Santi.

keberadaan orang tua santi akhirnya terungkap. Dari beberapa liputan Senja saat meliput Bencana Alam T
...more
Sinta Nisfuanna
Awal-awal baca, apalagi didukung dengan judul "Mencari Tepi Langit", kepalaku sudah membayangkan tentang lika-liku pencarian Senja atas jati diri Santi di Kota Makassar, mencari sosok tepi langit yang mengirim email penyebab kegelisahan Santi. Yah sedikit prasangka akan ada bau-bau detektif membuat saya bersemangat membaca buku ini. Sayangnya, ternyata penelusuran orang tua kandung Santi malah hanya ada secuil, malah menurutku hanya sekadar bumbu.

Cerita malah lebih banyak tentang kegiatan Senja
...more
Sa`ad Ahyat Hasan
Mar 06, 2013 rated it really liked it
Seperti kebanyakan orang, saya selalu suka dengan desain sampul buku terbitan gagas media. Termasuk buku yang satu ini.

Sebelum membacanya sampai tuntas, saya pikir buku ini tidak jauh berbeda dengan umumnya buku gagas media yang ber-genre romance. Tapi ternyata dugaan saya salah.

Buku ini lebih banyak bercerita tentang jurnalisme, keluarga, dan masalah-masalah yang ada di sekelilingnya.

Satu hal lain yang saya suka dari buku ini selain karena penulisnya seorang jurnalis adalah karena ada banyak
...more
Gita Romadhona
Jul 08, 2010 rated it really liked it
"Waktu berubah dan kita pun ikut berubah di dalamnya."

pertama tahu fauzan mukrim lewat blog-nya www.halamanrawa.blogspot.com, saya langsung jatuh hati dengan caranya menulis. hingga sutu hari naskah ini datang, dab voila cerita perjalanan memang selalu bisa membuat saya jatuh cinta.

mencari tepi langit berisi kisah jurnalisme (si penulis kameramen news di sebuah TV swasta)yang tidak terungkap oleh media. Beberapa tokoh dan peristiwa yang diceritakan benar2 nyata.

ah saya tak pandai membuat resen
...more
Aditia Yudis
Jul 10, 2010 rated it really liked it
Hmmm... lagi-lagi, buat GagasMedia, saya tertarik sama covernya. Dua bintang sendiri deh.

Awalnya ceritanya memang agak ngebosenin, bingung dibawa alur yang kadang sering loncat-loncat. Tapi, terus dibaca, sure, menarik sekali, apalagi tentang jurnalisme-nya.

Bercerita tentang Senja, seorang wartawan yang dimintai tolong oleh Horizon Santi, untuk dicarikan orang tuanya. Sebenarnya, saya merasa cerita Santinya sendiri gak begitu menonjol, justru yang menarik petualangan Senja mencari berita.

ABO
2.5/5
Sayang sekali, buku ini menurut saya yang mengecewakan adalah endingnya. Terlalu menggantung. Saya malah sama sekali tidak mengerti bagian "[Bukan] Epilog" itu x_x
Dialognya banyak yang terlalu panjang dan tanpa jeda.
Ada beberapa bagian tertentu yang saya suka dari buku ini ada juga bagian-bagian yang tidak saya suka, kebanyakan sih tentang informasi-informasi yang terlalu panjang itu. Rasanya seperti baca artikel.
Tapi, cukup menarik untuk sebuah novel bertema tidak saya sukai :D
Fauziyyah Arimi
Jul 12, 2013 rated it liked it
asik aja bacanya, suka (like it, 3star) tapi bukan suka banget (really like it, 4star), jadi ya 3.5 out of 5 star.

endingnya, siapa itu lelaki yang lebih berani memutuskan untuk bahagia dan mendahului 'tepi langit'?

maybe i'll write the full review, soon ;)
Nur Fauziah
Aug 19, 2013 rated it really liked it
entah kenapa rating buku ini nggak besar-besar amat, padahal menurut aku buku ini bagus.
tema yg nggak biasa yg jarang diangkat penulis-penulis Gagas yang lain.
eksekusinya juga bagus, dan karena yg nulis cowok, tulisannya terasa beda aja.
intinya sih suka ^^
Ayu Welirang
Oct 07, 2011 rated it really liked it
Kala pencarian tidak menemukan jalan bahkan tulisan tentang kode-kode yang bisa dicari. bagaimana dia mencari hanya lewat sebuah email dari pengirim tak dikenal? Baca aja sendiri! :p
Dicta VIP
aku baru setengah baca buku ini...dan langsung menyimpulkan kalau buku ini sangat menarik....
Jason Abdul
Aug 31, 2010 rated it liked it
Banyak belajar tentang jurnalistik di sini.
Tapi, kisah cintanya cuma buat bikin ini jadi novel.... karena kayaknya ini laporan petanggungjawaban pengarang atas pekerjaannya.
Senja
Jul 19, 2012 rated it really liked it
buku yang renyah dengan cita rasa yang mewah :)
Amaya
Dec 21, 2013 rated it liked it
Review's in progress
aMMa
Oct 03, 2010 rated it liked it
truzzz abiz Ituww Horizon Santy Gmn?? BaLik Kjkt Kh?? krmhOrtu Angktny ato Gmn?? PnasaraN euy.. hehehe:)
Dini Novita  Sari
Sep 06, 2013 rated it liked it
Shelves: drama, romance
Bagaikan membaca kliping koran tentang kejadian-kejadian penting di Indonesia berkaitan situasi politik, keamanan, serta bencana alam. Hanya saja, dijahit dengan diksi yang apik.
Hani Nisrina
rated it liked it
Oct 05, 2016
Niki
rated it it was ok
Sep 15, 2013
Widsie
rated it it was ok
Nov 27, 2010
Septantya
rated it really liked it
Mar 14, 2013
Zakiya Sabdosih
rated it liked it
Mar 06, 2014
Renda Diennazola
rated it really liked it
Sep 25, 2013
Rozi
rated it it was ok
Nov 03, 2010
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
11 followers
Fauzan Mukrim, lahir di Watampone, Sulawesi Selatan, 13 November 1978.
Di usia 7 tahun, ia menulis cerita pertamanya tentang keluarga kelinci yang hidup di pohon kol --yang ternyata tidak punya pohon.
Karya fiksi pertamanya yang dipublikasikan adalah sebuah cerita pendek berjudul "Bapak" di Majalah HAI tahun 1997.

Tahun 2003, selepas belajar jurnalistik di Universitas Hasanuddin Makassar, ia pamit m
...more
“Anak perempuan tidak selalu harus bermain boneka dan anak lelaki tidak harus selalu bermain pistol. Menjadi maskulin bukan sesuatu yang membanggakan bagi rembulan, seperti halnya menjadi feminim tidaklah selalu memalukan bagi matahari.” 10 likes
“Dan menangis ada gunanya juga, ternyata. Menangis membuat tubuhmu sedikit lebih hangat hingga malam tidak perlu terasa terlalu dingin.” 4 likes
More quotes…