Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Lebaran di Karet, di Karet...: Kumpulan Cerpen Umar Kayam” as Want to Read:
Lebaran di Karet, di Karet...: Kumpulan Cerpen Umar Kayam
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Lebaran di Karet, di Karet...: Kumpulan Cerpen Umar Kayam

3.71  ·  Rating details ·  181 ratings  ·  11 reviews
Kumpulan cerpen Umar Kayam terakhir, Lebaran di Karet, di Karet … — yang terbit setelah Umar Kayam meninggal — memuat 13 cerpen. 8 dari 13 cerpen itu pernah diterbitkan dalam kumpulan cerpen Umar Kayam, Parta Krama (Yayasan untuk Indonesia, 1997). Dari 5 cerpen yang ditambahkan (“Menjelang Lebaran”, “Lebaran Ini, Saya Harus Pulang”, “Lebaran di Karet, di Karet …”, “Sardi”, ...more
Paperback, 102 pages
Published November 2002 by Buku Kompas
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Lebaran di Karet, di Karet..., please sign up.

Be the first to ask a question about Lebaran di Karet, di Karet...

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.71  · 
Rating details
 ·  181 ratings  ·  11 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Lebaran di Karet, di Karet...: Kumpulan Cerpen Umar Kayam
gieb
Apr 16, 2009 rated it really liked it
buku ini mengingatkan di antara keterbatasan, masih ada keterbatasan yang lebih terbatas lagi. saya jadi ingat isa almasih saat harus memanggul salib itu. ajari saya, dong.

umar kayam dalam 13 cerita pendeknya ini kental sekali dengan unsur realisme. seperti dalam buku-buku fiksi umar kayam yang lain. para priyayi yang legendaris itu. atau pada seribu kunang-kunang di manhattan dan sri sumarah dan bawuk.

cerita sepele yang hampir kita lupakan bagi umar kayam menjadi titik temu proses kreatif. seo
...more
Bernard Batubara
Aug 29, 2013 rated it really liked it
Sambil ngedit naskah novel baru, selesai baca "Ziarah Lebaran", kumpulan cerpen Umar Kayam.

Cerpen-cerpen Umar Kayam selalu bersuara dari sudut pandang rakyat bawah, atau perkara rumahan yang sangat mendasar. Hampir seluruh cerpen dalam "Ziarah Lebaran" berkisah tentang problematika rakyat bawah (dan atas) dalam menghadapi hari besar umat Islam itu: tak bisa pulang kampung karena tak ada uang, pembantu yang berat meninggalkan majikan sendirian, orang kaya yang rumah besarnya terasa sepi karena an
...more
Ayu Novita
Sep 22, 2018 rated it really liked it
suka cerpen-cerpen realismenya
winda
Jul 11, 2010 rated it liked it
Shelves: book-borrowing
Sebagai seorang yang tidak pernah mudik dan selalu merayakan hari raya dengan keluarga besar saya tentunya tidak pernah merasakan perjuangan untuk bisa mudik ke kampung halaman, namun dengan deskripsi yang jelas dan sederhana dari Umar Kayam, saya bisa membayangkan bahwa berkumpul dengan keluarga di hari raya adalah sesuatu yang sangat berharga dan harus disyukuri. Bisa jadi lebaran esok, kita tidak dapat merasakan kenikmatan yang dirasakan kini.
Dede Muharoom
Mar 03, 2015 rated it really liked it
Ah, Umar Kayam. Aku sedang "kongkow" di kafe yang ada perpustakaannya. Iseng-iseng kucari buku dan melihat kumpulan cerpen ini. Wah, asik nih. Sebenarnya aku penasaran dengan cerpen "Kunang-Kunang di Manhattan"-nya. Kukira ada di dalam buku ini. Ternyata tidak, tapi toh cerita-ceritanya dalam buku ini juga menggugah. :3
I love this book
Tantrina Dwi Aprianita
Dec 30, 2009 rated it it was amazing
kalau ga salah, dua tahun sebelum meninggal, Umar Kayam menullis cerpen Lebaran di Karet, di Karet. Isinya tentang kesepian, hari raya, dan kematian. Hmm, atau mungkin dia punya firasat kalo ini bakal jd karya terakhirnya? Yg jelas baca ini bikin gw merinding,cuy
Lutfi Retno
Jan 04, 2009 rated it it was ok
Menurutku biasa aja.
Fajar
Sep 04, 2012 added it
this great book
nanto
Jan 03, 2009 marked it as wishlist-‎a-k-a-buku-buruan
sampulnya keren. bikin inget film Autumn in New York. selain isinya yang konon ada unsur prophetik dari penulisnya. :D
Betary Maharani
Mar 21, 2011 rated it really liked it
bahasanya sederhana, ringan tapi banyak makna
Denna
rated it really liked it
Feb 14, 2014
Yuda Pratama
rated it it was amazing
Nov 06, 2017
Rowland Pasaribu
rated it liked it
Dec 11, 2012
Meea
rated it liked it
Oct 20, 2012
Dea Anugrah
rated it it was ok
Apr 30, 2014
Prayudi Setiadharma
rated it liked it
Jul 30, 2011
Diyoni
rated it really liked it
Jul 11, 2010
Titiw
rated it it was amazing
Nov 29, 2018
Nugraha Sugiarta
rated it it was amazing
Jan 25, 2013
Angelina Enny
rated it liked it
May 25, 2020
Syifa
rated it really liked it
Jan 27, 2014
Budi Yanto
rated it it was amazing
Apr 27, 2014
Hilal
rated it liked it
Oct 26, 2012
Lucifer 666
rated it it was amazing
Jun 23, 2009
Shuvia Rahma
rated it really liked it
Jun 15, 2015
Sadam Haidir
rated it really liked it
Mar 31, 2020
Rapa
rated it it was ok
Apr 17, 2013
Zeni
rated it it was amazing
Mar 23, 2016
Hizrah Muchtar Hamid
rated it really liked it
Jun 06, 2009
Sinta
rated it it was amazing
Sep 19, 2016
« previous 1 3 4 5 6 7 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Bali: Kumpulan Cerpen
  • Pintu Terlarang
  • They Do It with Mirrors (Miss Marple, #6)
  • Parmin
  • Sparkling Cyanide  (Colonel Race, #4)
  • The Moving Finger (Miss Marple, #4)
  • 4:50 from Paddington (Miss Marple, #8)
  • Segulung Cerita Tua
  • Membunuh Orang Gila: Kumpulan Cerpen
  • At Bertram's Hotel (Miss Marple, #11)
  • Robohnya Surau Kami
  • Tango & Sadimin
  • Ruang Belakang
  • A Caribbean Mystery (Miss Marple, #10)
  • Agus Salim: Diplomat Jenaka Penopang Republik
  • Gie dan Surat-surat yang Tersembunyi
  • Pesta Sebelum Kiamat
  • Ada Propaganda Cinta yang Harus Selesai Sore Ini
See similar books…
129 followers
Many predicate have been given to Umar Kayam. He was a writer, lecturer, bigscreen artist. Most of his time was spended as a lecturer at Gadjah Mada University, Yogyakarta.

Bibliography:
* Sri Sumarah (Pustaka Jaya, 1975)
* Para Priyayi (Pustaka Jaya, 1992)
* Jalan Menikung/Para Priyayi 2 (Pustaka Jaya, 2002)

News & Interviews

Trying to figure out what to read next? Why not add some 2019 Goodreads Choice Award titles to your Want to Read list? After all, these popular...
72 likes · 19 comments
“Makam, meskipun hanya tempat jasad kita, mestilah kita usahakan yang baik, tidak rusak dan kotor, lagi pula orang yang mau menziarahi makam tersebut tidak akan kesulitan menemuinya.” 0 likes
“Kadang-kadang sekali dua kali kita masih akan berpapasan dengan kawan-kawan lama di perempatan jalan kehidupan, tetapi selanjutnya kita akan berjalan dengan kesibukan kita sendiri.” 0 likes
More quotes…