Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Orang Jawa Naik Haji: Catatan Perjalanan Haji Danarto” as Want to Read:
Orang Jawa Naik Haji: Catatan Perjalanan Haji Danarto
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Orang Jawa Naik Haji: Catatan Perjalanan Haji Danarto

by
3.81  ·  Rating details ·  37 Ratings  ·  8 Reviews
Tutup mulut, tutup mata, dan tutup telinga adalah bekal yang dibawa Danarto ketika menunaikan ibadah haji dari bulan Agustus hingga September 1983. Maksudnya adalah ia mencoba untuk lurus beribadah. Tapi nyatanya ada saja hal-hal yang tak mungkin ia berkelit. Sampai sekarang ia masih terkenang oleh sejumlah peristiwa yang ia alami di Masjid Nabawi ataupun Masjidil Haram. I ...more
Paperback, 79 pages
Published 1984 by Grafiti Pers
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Orang Jawa Naik Haji, please sign up.

Be the first to ask a question about Orang Jawa Naik Haji

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Anggi Hafiz Al Hakam

Ada dua alasan mengapa saya memilih buku ini untuk dibaca hingga selesai.

Yang pertama, Danarto. Seorang seniman yang saya lebih dulu kenal melalui karya-karya gambarnya. Termasuk, gambar sampul buku "Kitab Omong Kosong" dari Seno Gumira Ajidarma pada edisi terbitan Bentang Pustaka. Menarik sekali untuk membaca tulisan dari Pak Haji Danarto, apalagi selama ini beliau hanya terbayangkan sebagai perupa gambar.

Alasan lain, "Menoreh Janji di Tanah Suci" sebuah memoar perjalanan ke Tanah Suci dari Pip
...more
Wella Madjid
Jan 16, 2013 rated it it was amazing
BUku ini sudah lama ditulis oleh Pak Danarto, sekitar 1984. Berarti usia saya masih bocah sekali waktu buku ini terbit. Buku ini termasuk buku favorit yang sering saya baca berulangkali karena lucu dan penuh dengan hikmah ibadah haji.

Yang paling saya ingat itu kisah ketika berkumpul di tempat penginapan. Namanya berangkat bersama dengan beragam jama'ah dari latar belakang yang beda-beda, pasti ada banyak hal yang tidak selalu sesuai keinginan.

Kata Danarto, misalnya, ketika suatu ketika botol mad
...more
Ariel Seraphino
Dec 26, 2015 rated it really liked it
Jauh sebelum bermunculan para penulis-pejalan seperti sekarang, tahun 1984 Danarto sudah memulai apa yg sekarang lg ngetrend: travel writing. Yup. Menurut saya buku ini tidak saja catatan harian selama penulis melaksanakan ibadah haji tetapi juga sebuah catatan perjalanan yang baik sebagai kenang-kenangan ketika pulang. Sangat sedikit juga ketika itu, orang yang menulis pengalaman mereka selama ibadah haji. Dan karena yang menulis ini orang Jawa dengan segala keunikkannya, jadilah buku ini berju ...more
Dion Yulianto
Bagaimana ketika ibadah haji dituturkan dari sudut pandang seorang sastrawan? Danarto (yang juga seorang cerpenis, novelis, pelukis, pematung, dan seniman itu) menuliskan pengalaman dan perjalanannya menunaikan ibadah haji pada tahun 1983. Buku ini jadi menarik tentunya, karena kita diajak memandang ibadah Haji dari pandangan seorang penulis, sehingga tentunya imajinasi turut sedikit dituliskan di dalamnya. Memang, Danarto ini penulis yang langka dan serbabisa. Ulasan lengkap di http://dionyulia ...more
Ameru
Mar 26, 2008 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: indonesia
i read the indonesian version of this book. hahaha, so funny...! and the unique ting is, my father at the same year (1983) were a Pilgrim in the Holly Land too...so i can ask about whatever case in this book about...
Lenah
Apr 22, 2012 rated it really liked it
Shelves: indonesian
Udah lama baca ini, tapi baru nemu lagi bukunya kemarin nyelip di antara buku-buku tebal.
Buku ini menarik banget, mudah dibaca dan Danarto sukses menggambarkan kemanusiawian perjalanan haji. Ditulis dengan bahasa sehari-hari membuat buku ini tidak pernah ketinggalan zaman!
upiqkeripiq
Jun 06, 2012 rated it it was ok
Shelves: punya
Catatan harian Danarto waktu naik haji. Ada-ada saja Mbah Danarto ini. Tapi bukannya disana memang bisa terjadi apa saja? Lumayanlah buat sedikit gambaran nanti bakal seperti apa di Tanah Suci kalo saya mampu berangkat kesana ^_^

nb: Tahun segitu Danarto berangkat haji dengan biaya 3 Jutaan Lho
eti
May 08, 2012 rated it really liked it
#19 - 2013

semoga suatu hari nanti saya -yang juga seorang jawa- bisa menjejakkan langkah di tanah suci.
Hizrah Muchtar Hamid
rated it really liked it
Jun 06, 2009
Ghinan Salman
rated it it was amazing
Apr 18, 2018
Saua safa
rated it it was amazing
Jan 04, 2013
Alif Doy Kangen
rated it it was amazing
May 22, 2018
Eni
rated it liked it
Jan 07, 2014
Dinia Zein
rated it liked it
Mar 28, 2015
Aklam Panyun
rated it really liked it
May 29, 2012
Helvy
rated it liked it
Jul 10, 2011
Makuswara Shasarazade
rated it really liked it
Jun 29, 2010
Siti Saudah
rated it it was ok
Sep 21, 2014
Wong Banyumas
rated it really liked it
Sep 12, 2014
Osel Resha
rated it really liked it
Jun 08, 2014
Iwan Kamah
rated it it was amazing
Apr 10, 2018
Anwari
rated it really liked it
Mar 14, 2010
Jibriel
rated it it was amazing
Nov 03, 2016
Imundzir
rated it really liked it
Mar 13, 2013
Immi
rated it liked it
Nov 30, 2008
Budi Tok
rated it liked it
Apr 03, 2014
Rizki Rahmadani
rated it really liked it
Feb 04, 2018
Ririn Arianti
rated it did not like it
Dec 04, 2017
Djpri
rated it really liked it
Oct 16, 2015
Stefabella
rated it liked it
Aug 04, 2015
« previous 1 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
34 followers
Danarto dilahirkan pada tanggal 27 Juni 1941 di Sragen, Jawa Tengah. Ayahnya bernama Jakio Harjodinomo, seorang mandor pabrik gula. Ibunya bernama Siti Aminah, pedagang batik kecil-kecilan di pasar.

Setelah menamatkan pendidikannya di sekolah dasar (SD), ia melanjutkan pelajarannya ke sekolah menengah pertama (SMP). Kemudian, ia meneruskan sekolahnya di sekolah menengah atas (SMA) bagian Sastra di
...more
More about Danarto