Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “The Boy Who Ate Stars” as Want to Read:
The Boy Who Ate Stars
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

The Boy Who Ate Stars

by
3.57  ·  Rating Details  ·  395 Ratings  ·  100 Reviews
Matthew wasn't like anyone I'd ever met. He could be his own planet, become his own TV channel. Being with him was like sitting in a shouting whirlwind. He was a real mystery, and one I was determined to solve.
Hardcover, 107 pages
Published March 7th 2006 by Simon & Schuster Books For Young Readers (first published January 1st 2004)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about The Boy Who Ate Stars, please sign up.

Be the first to ask a question about The Boy Who Ate Stars

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

(showing 1-30 of 696)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Jimmy
Jun 13, 2009 Jimmy rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: ingin-punya
Anak siapa sih ini, rakus amat kok sampe menelan bintang segala...

Yessss..buku buat materi siaran (minggu depan) ini cukuplah tipis, tapi lebih baik segera diselesaikan, sampulnya aja sudah menggoda...aihhh...
====================================================================

Ketika Matthew masih bayi, dia suka menjerit-jerit dan berputar-putar dan berteriak. Tapi dia hanya menangis dua kali. Dan kedua peristiwa menangisnya Matthew terpatri dalam kenangan Marie.

Yang pertama, Matthew berumur enam
...more
Sweetdhee
masih meledek orang yang asik dengan HP atau laptop sendirian dengan sebutan autis?

kalimat tersebut saya temukan dalam sebuah email yang menceritakan perjuangan seorang ibu dalam membesarkan anaknya yang autis. Entah cerita itu nyata atau tidak, tapi jelas sudah menggugah hati saya untuk berhati-hati menyebut kata autis.

Seorang teman juga mempunyai sepupu kecil yang autis yang pernah saya rasakan saat 'kejahilan'nya muncul.
*pegang-pegang pundak yang dicengkeram keras selama 15 menit.. auch!*

Tida
...more
Dini
Oct 20, 2008 Dini rated it it was ok  ·  review of another edition
Recommended to Dini by: Roos
Shelves: fiction, translation
Buku ini berkisah tentang Lucy, anak perempuan berumur dua belas tahun di Paris, yang mendapat pengalaman baru setelah mengenal seorang anak autis berusia empat tahun bernama Matthew. Tidak seperti orang pada umumnya yang melihat autisme sebagai suatu kekurangan atau keterbelakangan, Lucy dan temannya, Theodora, menganggap tingkah laku Matthew unik dan istimewa. Bukannya tidak bisa berkomunikasi dan terpisah dari realitas, di mata anak-anak yang polos itu Matthew memiliki kontak yang amat kuat d ...more
Bunga Mawar
Inilah buku yang mungkin bisa disebut sebagai buku pegangan "pengenalan penderita autistik bagi pemula" :) Dengan mengambil sudut pandang anak-anak yang polos dan bahasa sederhana, orang yang tidak dekat dengan dunia autistik bisa mencoba memahami keterbatasan (atau justru keluasan) dunia penderitanya.

Lucy menjadi narator buku ini, anak sekolah berusia 12 tahun yang bersama orangtuanya pindah ke apartemen baru di Paris, Perancis. Di apartemen itu ada Matthew, bocah empat tahun yang menderita au
...more
DuniaFriskaIndah
Oke mari kita mulai lagi.

Buku ini cukup menarik dengan cover animasi seorang anak laki-laki dan seekor anjing sedang memandang langit yang dipenuhi bintang-bintang. Bahkan tangan si anak sepertinya hendak meraih bintang tersebut. Berhubungan bangat dengan judulnya The Boy Who Ate Starts

Di awal buku, ada 5 kalimat yang menjadi resume buku ini.

Sinopsis singkatnya seperti ini. Ada seorang anak yang bernama Lucy. Lucy adalah gadis kecil berumur 12 tahun yang cukup cerewet dan kreatif. Tapi aku setu
...more
Roos
Oct 30, 2008 Roos rated it liked it  ·  review of another edition
Recommends it for: Nielam & Anna
Recommended to Roos by: Dian Purnama
Shelves: teenlit
Thanks to Dian, dah mau swap buku ini.

Update 10 September 2008:
Terlepas dari terjemahannya yang sedikt membingungkan...Buku ini Bagus. Bagus dalam arti mengajarkan bagaimana ber-Simpati dan ber-Komunikasi dengan manusia entah itu yang normal dengan satu bahasa, normal dengan beda bahasa, anak Autis dan Binatang.

Bercerita mengenai Lucy, yang baru pindah ke flat baru dan mempunyai cita-cita untuk mengumpulkan semua bendera negara asal tetangga-tetangga barunya...ternyata rencananya kurang berhasi
...more
Hui Lin
Jan 26, 2010 Hui Lin rated it really liked it
Shelves: 11th
This book is about a story that's taking place in Paris. It's about Lucy's experiences with the 4 year old autistic Matthew, who lives in her apartment building. When Lucy's family move in, her goal was to all the neighbors, but when met Matthew, all her plans changed. Lucy found that Matthew is like no one she ever met before. After Matthew's mom explains to Lucy what autistic is she invited her to spend time with her Matthew to help him become more sociable. As Lucy spent more time with Matthe ...more
Harun Harahap
Dari buku ini kita bisa melihat bahwa masih banyak sekali orang yang tidak mengetahui arti Autisme..maka buku ini sangat bagus dalam memperkenalkan "Autisme" kepada anak-anak dan juga orang dewasa..dengan cara bercerita anak-anak yang sederhana kita bisa memahami dengan lebih jelas..
Dion Yulianto
Sebuah buku tentang gejala autisme, dikisahkan dari sudut pandang anak berusia 12 tahun sehingga sangat jauh dari yang namanya justifikasi, tuduhan tak berdasar, atau pandangan sebelah mata. Ada satu keajaiban yang hanya dimiliki anak kecil: kemampuan untuk memandang segala sesuatu di dunia ini (termasuk hal-hal yg bagi orang dewasa adalah masalah) sebagai arena bermain. Lucy membuktikannya. Dia mampu menerima Matthew yang autis dengan cara yang lebih bijak ketimbang orang-orang dewasa. Sebuah b ...more
Alvina
Aug 10, 2011 Alvina rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: fiksi, punya
Ini kisah tentang seorang gadis berusia 12 tahun bernama Lucy dengan temannya bernama Theo, bersama anjing kenalannya bernama Francois dan anak istimewa bernama Matthew. Kisah ini dimulai di Paris, di flat No. 11 di Rue Merlin, rumah Lucy. Ia dan keluarganya baru saja pindah ke flat tersebut, dan ia berencana berkenalan dengan seluruh tetangganya. Sebuah rencana yang fantastik telah disusunnya sampai suatu hari, ia bertemu Matthew.

Lucy memutuskan pergi ke lantai atas flatnya setelah semalam terd
...more
Miss Kodok
Oct 29, 2009 Miss Kodok rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: buku-minjem
Buku yang bercerita tentang autisme selalu menarik buat saya. Bukan karena kebetulan sehari-hari saya bergelut dengan dunia ini, tetapi bagi saya pribadi, para penyandang autis (autistik) adalah manusia-manusia yang sangat unik dan menarik.

Banyak orang yang melihat autisik sebagai mahluk 'aneh' yang membuat mereka enggan untuk berdekatan. Bahkan tak jarang ada yang mencemoohkan dan mengolok-olok mereka, hal yang teramat sangat membuat saya marah dan sangat sedih.

Autisme: adalah penarikan diri pa
...more
Tahmina
The Boy Who Ate Stars is a well-written novel about 12 year old Lucy who promised herself that she’d get to know all her neighbours after moving into a new apartment with her parents. However, her zeal for this objective is short lived when she meets Marie and her autistic son Matthew, a 4 year old like no other, who by her own definition of autism is withdrawn “into an interior world resulting from such a strong contact with reality that people can become objects”. This subsequently leads Lucy ...more
Haryadi Yansyah
Lucy (12 tahun) yang tinggal di sebuah flat di Rue Merlin, Paris, kedatangan tetangga baru, sepasang suami istri dengan seorang anak bernama Matthew. Tingkah laku Matthew aneh, dia seolah-olah tidak menghiraukan orang-orang di sekitarnya. Matthew seperti memiliki ’dunia’nya sendiri.

Ternyata Matthew mengidap autis. Lucy tidak tahu autis itu apa. Walaupun bertanya ke orang-orang, Lucy tak menemukan jawaban yang membuatnya mengerti. Hingga pada akhirnya ia bertanya langsung kepada Marie –ibunya Mat
...more
Dian
Sep 02, 2008 Dian rated it really liked it  ·  review of another edition
Kisah yang asik dan menyentuh. Dimulai ketika Lucy dan kedua orangtuanya harus pindah apartemen dan bertemu dengan Matthew, seorang anak yang menderita autis. Meski Lucy tak mengerti apa penyakit autis itu, dia tetap keukeuh berteman dengan Matthew yang ternyata menyenangkan.
Lucy pun terhanyut dalam persahabatan yang nyentrik ini, walaupun harus merelakan rambutnya untuk Matthew. Tapi Matthew bukan anak yang destruktif, jadi Lucy dan Theo merasa seneng2 aja tuh.

Matthew sangat dekat dengan penga
...more
Lisa Vegan
Jul 29, 2009 Lisa Vegan rated it liked it
I have such mixed feeling about this book. It bothered me because it made a fairy tale out of autism, which is a heartache for so many. However, it was well written (I can’t speak for the translation) and poetic, and I do believe it “got” autism right.

I particularly love the sub-plot about the dog.

I love that the girl narrator mentioned Joseph Kessel’s book The Lion, a book I loved (although not as much as the movie, a rare occurrence for me) and is a sort of fairy tale itself.

I was simultaneou
...more
Alfa
Mar 05, 2016 Alfa rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: children, cuma-minjem
Membaca buku ini lagi masih seseru seperti saat pertama kali membacanya. Gaya bahasanya ringan dan sederhana mudah untuk diikuti oleh siapapun, mungkin memang karna buku ini juga ditujukan untuk anak-anak sehingga ketika membaca kita tidak dituntut banyak berfikir.

Petualangan Lucy dan Matthew yang sebenarnya biasa, namun menjadi tidak biasa karna kondisi Matthew yang 'unik'. Unik yang seperti apa? baca saja bukunya :)
Eva
Sep 17, 2014 Eva rated it it was amazing  ·  review of another edition
ini buku sebenar-benarnya teruntuk kanak2.. jika ingin mengetahui keindahan buku ini, you should throw yourself to the sky ehhh.. hakhakahak.. just be a child..!! talk about the book if you agree with me :)
*pemahaman autism itu sulit bagi orang dewasa, terlebih lagi menjelaskan pada kanak2, namun penulis berhasil dg bahasa yang sederhana
*pemahaman autism sendiri tidak dibarengi dengan mengilhami keadaan autism. coba hadapi anak2 normal yang belum dapat memahami orang dewasa sepenuhnya/perhatian
...more
Tammy Rahmasari
(3,5 bintang)

Lucy baru saja pindah ke flat di daerah Rue Merlin, Paris. Ia bertekad ingin mengenal semua tetangganya dan memajang semua bendera negara asal tetangganya. Pada suatu hari ia dan keluarganya mendengar bunyi gedebuk keras di lantai atas flatnya, ayah Lucy yang jengkel langsung naik ke flat di atasnya dan melabrak tetangga tersebut. Tapi aneh. Tidak ada adu argumen ataupun teriakan. Beberapa saat kemudian, ayah Lucy kembali lagi ke flat seakan-akan tidak terjadi apa-apa dan melupakan
...more
Nilam Suri
Sep 16, 2008 Nilam Suri rated it liked it  ·  review of another edition
Recommended to Nilam by: Roos
Cerita yang manis, dari sudut pandang anak 12 tahun yang somehow sangat menyegarkan. Tapi untuk bisa mendapat makna dan keistimewaan dari buku ini, sepertinya saya harus membacanya berulang kali.
Ordinary Dahlia
Feb 12, 2009 Ordinary Dahlia rated it really liked it  ·  review of another edition
G ngira ini buku untuk anak-anak tapi ternyata bukan. Tohoh lucy terbilang sangat pintar untuk anak seumurannya, dia menarik kesimpulan-kesimpulan yang mencengangkan mengenai autisme.
Uci
Dec 30, 2012 Uci rated it liked it  ·  review of another edition
Mungkin kita tidak boleh berkata-kata supaya bisa memahami kesunyian, seperti orang buta yang melihat dengan tangan mereka

Jayde
Sep 16, 2014 Jayde rated it it was amazing  ·  review of another edition
This book is a lovely story of a little girl who befriends her neighbour Mathew, a young boy with autism. The story tells of their journeys together and her finding out exactly what autism is. I liked this book as it is a great way of exploring the world of an autistic child in a fun way. It differs from books that just states facts about autism making it different from other books involving autism.
This book would only be suitable for confident free readers as it is quite wordy and does not con
...more
Cintya Larasinta
kurasa buku ini sgt cocok diperuntukkan anak berumur 5 thn hingga dewasa, kuakui, alur cerita ini lumayan menakjubkan yg menceritakan ttg meditasi yang fasih tentang autisme, cinta, dan keberanian. Setelah baru saja pindah ke sebuah apartemen di Paris, Lucy 12 tahun tidak sabar untuk bertemu tetangganya. Dia bertemu Marie, ibu yang penuh kasih dari autis Matthew empat tahun, dan Francois,anjing milik kenalan orang tua Matthew. Terpesona oleh anak itu, Lucy dan temannya Theo mencoba untuk memaham ...more
Susan
Oct 31, 2015 Susan rated it it was ok
Shelves: contemporary, asd
When twelve-year-old Lucy moves into a new apartment building in Paris, she sets out to meet all of her neighbors. She quickly becomes fascinated by Marie and her four-year-old son, Matthew, who is autistic. As Lucy becomes a part of Matthew’s life, she strives to understand how his mind works. The plot of this short novel is spare, and the story seems to function most effectively as a vessel through which to explore ASD and the idea of communication from the heart.

Kochka’s lyrical descriptions
...more
Zaldi
Kadangkala, keajaiban datang ketika kita telah berhenti mencari. Apa yang kita inginkan itu bisa datang secara tiba tiba dihadapan kita..

Itu bukan prolog dibuku ini, tp memang..sejak melihat judulnya di GR saya jadi penasaran, lalu mengubek ubek toko buku di beberapa tempat, mencarinya.. tapi hasilnya nihil. Keberadaan buku ini tetap menjadi tanda tanya..
sampai pada suatu hari..buku ini sendirilah yang menghampiri saya. dibawakan oleh adik saya sendiri tanpa diminta! tanpa dia tahu kalo ini ada
...more
Miss Ryoko
Oct 12, 2011 Miss Ryoko rated it really liked it
I initially checked this book out to see if it was a book I could read to my kids before rest time. When I got to the library and flipped through the book and saw it had no pictures, I gave up on the idea it could be used, but I still wanted to read the book so I checked it out anyway.

The first thing that needs to be said is it is incredibly well written. The language was beautiful and at times, lyrical, such as: "We were very calm as we headed home. This time we were a full house. Francois was
...more
Lila Cyclist
Saya pernah mempunyai seorang murid yang sudah dalam kondisi ‘sembuh’ dari autis. Tingkah lakunya di kelas sering di luar dugaan saya yang baru sajaa mengenalnya selama beberapa minggu. Sangat aktif, banyak vocabulary yang tidak saya sangka dia kuasai, tetapi jangan ditanya ketika dia sidah mulai bosan atau activity harus dikerjakan secara berkelompok. Dia akan sibuk dengan dirinya sendiri, menggambar (yang belakangan saya ketahui ternyata dia tidak pandai menggambar, hanya sibuk dengan secarik ...more
Luca H
Mar 29, 2013 Luca H rated it really liked it
I have really enjoyed the book, The Boy Who Ate Stars. It really made me think about how people with autism are…. and that it is very scary. Autism is really scary… and can kill you.

This book was about a girl named Lucy who just moved into an apartment in Paris. She wants to meet all the neighbors, and that is her goal. A person who she meets is a 4-year-old boy named Michael. Michael has Autism. At first Michael didn’t know what autism was… then she figured out what it was. She felt very sad
...more
Paige
Feb 01, 2013 Paige rated it it was ok

This book began when this girl names Lucy moves into a Paris apartment and she is set out a goal for herself. Her goal was to meet all her neighbors. During the process of that she meets 4-year-old neighbor and his name is Mathew. Mathew had autism. He was different but that’s what Lucy liked about him.
When I was looking for a book I wanted something different. Something to keep me reading but not your common the guy gets the girl book. Then I got recommended this book. I did not enjoy this bo
...more
B-zee
Jan 01, 2012 B-zee rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: fiction
Buku singkat tapi tidak terlalu padat. Layaknya sebuah cerpen, hanya mencuplik sebagian kehidupan si tokoh. Konflik utamanya hanya bagaimana Lucy memahami Matthew, tetangga barunya, yang menderita autistik, dan mendidik anjing 'rumahan', Francois, menjadi anjing yang 'sebenarnya'.

Perjalanan singkat yang memiliki pesan moral sederhana : "Supaya bisa mengenal planet itu, kau harus menyingkirkan berbagai aturan dan prasangka dan bahasa, dan melemparkan dirimu kepadanya tanpa takut mengikuti perjala
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 23 24 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • The Firework-Maker's Daughter
  • Orang-Orang Tanah
  • Guruku Manis Sekali (Lupus Kecil, #9)
  • Selama Kita Tersesat di Luar Angkasa: Kumpulan Cerita Absurd
  • Kicau Kacau: Curahan Hati Penulis Galau
  • Manxmouse
  • Madicken dan Lisabet
  • Sekolah Sihir (The Floods, #2)
  • Blue Bottle Mystery: An Asperger Adventure
  • Harry and the Wrinklies
  • Dengarlah Suaraku
  • The Worry Tree
  • Age of Bronze Volume 2: Sacrifice
  • Tanah Perempuan
  • Canting
  • Tron: Legacy
  • Perkara Mengirim Senja
  • Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken

Share This Book



“You see only with your heart, because your eyes miss what matters.” 9 likes
“Last night I got up to pin a star under my top bunk. It stands for Matthew, who's a planet all to himself. In order to get to know that planet you have to do away with rules and prejudices and language, and throw yourself at it without being frightened of traveling through space.” 5 likes
More quotes…