Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “9 dari Nadira” as Want to Read:
9 dari Nadira
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

9 dari Nadira

really liked it 4.0  ·  Rating details ·  1,045 Ratings  ·  234 Reviews
Di sebuah pagi yang murung, Nadira Suwandi menemukan ibunya tewas bunuh diri di lantai rumahnya. Kematian sang ibu, Kemala Yunus - yang dikenal sangat ekspresif, berpikiran bebas, dan selalu bertarung mencari diri - sungguh mengejutkan.

Tewasnya Kemala kemudian mempengaruhi kehidupan Nadira sebagai seorang anak ("Melukis Langit"); seorang wartawan ("Tasbih"); seorang kekasi
...more
Paperback, 270 pages
Published October 2009 by Kepustakaan Populer Gramedia
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about 9 dari Nadira, please sign up.

Be the first to ask a question about 9 dari Nadira

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Harun Harahap
Dec 27, 2009 rated it it was amazing
Shelves: punya, fiksi, indonesian
Perlukah perpisahan menjadi tanda buat menyadarkanmu bahwa dirimu mencintainya?

Ya, terkadang perlu.
Perlu untuk menjelajahi hitam putih dunia terlebih dahulu. Merasakan pahitnya hidup, mengatasi kegelisahan dalam menjalani waktu dan mencari jawaban atas teka-teki kehidupan.
Hingga pada suatu titik akhir, Perpisahan menjawab seluruh keraguan dan pertanyaanmu. Dan saat kau tersadar barulah kau bisa merasakan manisnya cinta yang sedari dulu sudah tersedia didepan matamu.






NB: gambar kedua dari depan me
...more
Ataventis
Apr 15, 2010 rated it it was amazing
Kenapa nama Leila S. Chudori terasa begitu akrab dengan indera saya?
Tapi kemudian, sebagaimana seringnya saya melewatkan detil-detil yang terlanjur saya cap sebagai ‘tak perlu diingat’, tentu saya gagal mengidentifikasi celah mana dari semua indera ini yang akrab dengan sebaris nama itu. Ah, ya sudah, tak penting!


Hari itu, buku ini termasuk dalam jajaran buku baru yang didiskon di pameran. Berbagai kalangan di berbagai media telah dengan royalnya memberikan paling sedikit 7 bintang dalam resens
...more
gieb
Oct 30, 2009 rated it really liked it
kehidupan itu rangkaian dari keputusan-keputusan yang terlambat.

tidak cukupkah bila nadira mematikan dirinya pada dunia, lalu masuk ke dalam dunia batinnya sendiri, berpayah payah membayangkan kehadiran tuhan secara fisik - sekuat ia menghadirkan sekuat itu pula sang tuhan menghindar. dalam posisi semacam itu, nadira mungkin akan disergap oleh suatu rasa sedih, suatu rasa senang, atau suatu rasa putus asa. bahwa tuhan tak bisa ia hadirkan secara fisik. tapi pelan pelan dengan cara mengontak tuha
...more
Uci
Apr 07, 2011 rated it really liked it
Shelves: hibah-hadiah
Saat buku ini terbit dan menuai keramaian di Goodreads, sebenarnya saya sudah tergoda untuk ikut membaca. Tapi entah mengapa saya tidak pernah memutuskan untuk membeli atau meminjamnya. Mungkin karena saya terpengaruh komentar teman-teman yang bilang buku ini sangat suram, mungkin karena cara bertutur Leila S. Chudori dalam beberapa resensinya di Tempo kurang kena di hati.

Lalu 'tugas' dari Ijul mengharuskan saya membaca buku ini dan...ternyata saya menyukainya. Saya suka cara bertutur Leila di b
...more
Indri Juwono
Nov 07, 2009 rated it it was amazing
Shelves: sastra-indonesia
kami menemukan sebuah sosok yang telentang bukan karena sakit atau terjatuh, tapi karena ia memutuskan : hari ini, aku mati.
kemala suwandi. ibu nadira.

Nadira pikir ia kuat, tapi ia menangis di ujung, dan tangis hanyalah bentuk emosi.

Nadira pikir ia bersahabat dengan Nina, namun kakaknya hanyalah seseorang yang ambisius dan tidak mau mengalah, serta rapuh hatinya.

Nadira pikir ayahnya sekuat dirinya, ketika sang ayah terus bercerita tentang kejayaannya sebagai wartawan.

Nadira pikir ia sabar, ke
...more
Sweetdhee
3 bintang untuk kata-kata yang menyihir, ide cerita, dan rentang waktu yang dibutuhkan untuk menulis dari satu cerpen ke cerpen yang lain.
1 bintang untuk rasa nagih yang dirasakan pas baca setiap ending cerpennya



Kalau aku bunuh diri, kira2 apa ya alasannya?
Hal ini yang ada di otak saat membaca sinopsis di belakang buku ini..
Kalau aku bunuh diri, apa mungkin karena putus asa akan cinta?
Apa mungkin karena tidak tahan akan tekanan pekerjaan?
Apa mungkin karena tidak bisa memenuhi harapan orang2 te
...more
Thesunan
Jan 22, 2010 rated it it was amazing
..di dalam hati kecilku, aku menyimpan sebuah tempat untuk Tara... Mungkin selama ini aku terlalu sibuk mencari lilin, mencari obor.. Hidup ini selalu saja gelap. Aku mencari dan mencari, hingga ke Pedder Bay.. Hingga ke ujung bukit Victoria. Dan tiba-tiba aku baru menyadari, di manapun aku berada, selalu ada Tara


BODOH!!!

And now u realize that u've lost the moon while counting stars!!!

REGRET???
ucha
Jun 29, 2010 rated it really liked it
Review #3

Selesai sudah membaca 9 cerpen apik dalam buku kumpulan cerpen ini. Salah satu buku yang sangat direkomendasikan untuk dibaca. Mbak Leila Chudori sungguh pandai bercerita, aku menikmati setiap kalimat yang disajikan, gaya penulisannya yang bagus dan alur cerita yang dengan caranya sendiri saling berkaitan satu sama lainnya.

Kematian adalah perpisahan besar (SGA)

Tindakan bunuh diri yang dilakukan Kemala Suwandi dan semua hal yang terjadi sesudahnya menjadi benang merah sepanjang kumpulan
...more
Helvry Sinaga
Aug 16, 2010 rated it really liked it
Shelves: kumpulan-cerpen
Sebelum menulis review ini, saya melakukan jelajah jejak dari Leila S. Chudori di mesin pencari Google. Selama ini jejak seseorang di dunia maya tergantung setenar apa dia, karya apa yang dibuat, dan juga seberapa banyak orang lain menulis tentang dia. Beruntung, review tentang kumpulan cerpen 9 dari Nadira ini cukup banyak tersedia di dunia maya, banyak orang seolah "tidak mau ketinggalan" meresensi bukunya ini, termasuk saya.

Sekilas tentang Penulis
Dari hasil googling tersebut, tahulah saya ap
...more
lita
Feb 04, 2010 rated it it was amazing
Shelves: novel-indonesia
sialan nih buku!
ABO
Jul 06, 2015 rated it it was amazing
THIS BOOK WAS BEYOND AMAZING! Bahagia rasanya di akhir tahun ini nemu lagi satu buku yang sangat berkesan. Semoga saya bisa segera beli yang edisi barunya. Penasaran dengan 2 cerpen tambahannya.
Endah
Oct 30, 2009 rated it really liked it
Shelves: beli-sendiri
Sudah berabad-abad yang lalu rasanya ketika terkahir saya membaca cerpen Leila S Chudori, pengarang yang karya-karyanya turut mewarnai hari-hari remaja saya. Yang paling saya ingat itu cerpennya yang berjudul “Saya dan Apuy”, kalau tak keliru mengingat, pernah dimuat di majalah Gadis. Masih di majalah yang sama, Leila pernah juga menulis sebuah cerita bersambung: “Seputih Hati Andra”. Kedua kisah fiksi ini bertutur seputar dunia remaja dan gejolaknya.

Bertahun kemudian, saya sempat kehilangan pe
...more
Ardita
Jan 08, 2010 rated it liked it
9 dari Nadira adalah 9 dari Leila Chudori. Kuli tinta hebat Jakarta pasti mengenalnya. Saya tidak. Sembilan cerita pendeknya kental dengan paparan atmosfer Jakarta ketika Soeharto masih gagah dan Majalah Tempo masih punya urat dan nyali. Seperti baca silsilah budayawan dan jurnalis hebat yang hidup berkalang tokoh politik dan sastra, tak lupa buku-buku klasik yang kala itu lebih mudah didapat kalau cukup jenius bisa kuliah di luar Indonesia. Cerita yang relatif eksklusif.

Kenapa saya merasa seper
...more
e.c.h.a
Dec 01, 2009 rated it liked it
Menarik nafas panjang. Buku ini terlalu kelabu seakan tidak mengenal ada warna-warna ceria dalam hidup. Warna hitam dan kelabu memang suram tapi setidaknya bisa kau goreskan warna cerah diatasnya, walau hanya segores. Atau nadira, kau bisa pilih bingkai berwarna ceria untuk membingkai kelabu mu. Tuhan tidak akan menciptakan dunia ini berwarna hitam kalau ternyata warna-warni itu jauh lebih indah.
Putri Review
Apr 24, 2017 rated it it was amazing
Actual Score : 4,6 from 5 stars

Baca lebih lengkap review novel ini di blog Putri Review : Cinta dalam balutan Budaya & Modernisasi dalam Novel "Nadira" / "9 Dari Nadira" karya Leila S. Chudori

Ini buku Leila S. Chudori pertama saya, dan saya cukup menyesal kenapa baru sekarang mencicipi karyanya. Saya sudah sering dengar review dan pujian orang2 akan novelnya yang lain : Pulang, sudah mencatat di benak saya untuk membacanya suatu hari nanti, tapi selalu saja tergeser oleh novel2 lain yang p
...more
Alvina
Dec 28, 2015 rated it liked it
Endingnya bikin saya gemas. Mengutip kata Nadira, nggantung kayak kelelawar.
Nadira juga berubah. Mungkin dia lelah. Mungkin dia juga mengalah pada umurnya yang tak lagi muda. Entah kenapa saya lebih suka sosok Nadira yanh keras kepala dan berkemauan kuat, yang tidur di kolong meja. Karena saat itulah sosoknya benar benar membuat saya terpikat, begitulah kekuatan wanita. Ia mampu tegar sekaligus rapuh pada saat yang bersamaan.

Review lengkap menyusul ah..

*nyeduh kopi jahe*
Karin sentosa
Jun 03, 2010 rated it it was amazing
Shelves: cerpen
selesai baca ini, iseng2 ceburin kepala ke bak. Arrrg airnya masuk ke kuping.... (bodoh)
Sadam Faisal
Jan 14, 2017 rated it really liked it
Perasaan campur aduk, naik turun kaya roller coaster. Kegetiran hidup, kisah cinta yang rumit. Ah....
Sulis Peri Hutan
Mar 06, 2013 rated it liked it
Shelves: koleksiku, pinjem
9 dari Nadira adalah buku ketiga yang saya baca dari penulis yang mempunyai nama lengkap Leila Salikha Chudori, sebelumnya ada Pulang dan Malam Terakhir. Berbeda dengan Malam Terakhir yang sama-sama merupakan kumpulan cerpen, buku ini ada benang merah yang kuat antara cerita satu dengan lainnya, sedangkan Malam Terakhir berdiri sendiri, tidak terkait. Benang merah yang kuat itu adalah Nadira. Kita akan melihat kehidupan dan kompleknya keluarga Nadira dari berbagai sisi. Seperti yang pernah dijel ...more
Pandasurya
Jan 14, 2010 rated it liked it
Shelves: fiksi-indonesia
9 dari Nadira, 1 dari aku, 10 untukmu..

***
Satu kalimat berikut ini sepertinya cocok untuk kisah buku ini:

"You don't really know what you've got 'til it's gone.."

Dan ada 2 lagu yang menurut sayah cocok dengan beberapa bagian dari kisah di buku ini..
2 lagu yang enak dinikmati di saat-saat seperti ini..
yaitu "Where'd You Go" dari Fort Minor dan "Honeymoon on Ice" dari The Trees and The Wild..

Dan mungkin memang bukan kebetulan kalo ternyata sang penulis buku ini pun menuliskan di halaman ucapan teri
...more
Nyonya Buku
Jan 04, 2010 rated it liked it

Well, buku ini bisa dibaca dengan cepat. Hmm.. saya belum pernah membaca buku Leila S. Chudori sebelumnya, Malam Terakhir. Jadi mungkin enggak bisa dibuat perbandingan.

Tulisan Leila, saya kenal dari Tempo, lewat review-review filmnya. Membaca buku ini, saya jadi merasa membaca dia, Leila. Dia menyusup pada Nadira, juga Kemala. Kalau kata teman,"aku kok enggak ngeliat usaha dia untuk menulis tokoh yang bukan dirinya, ya".

Mungkin karena itu, karakter pada tokoh2nya menempel betul. Leila seperti
...more
Rachma Haryanto
Oct 25, 2009 rated it really liked it
Menurut penulisnya buku ini adalah kumpulan cerpen, tapi saya menganggapnya sebagai sebuah novel. Karena 9 cerita dalam buku ini merajut sebuah cerita yang utuh. Kisahnya sedikit banyak mirip kisah sinetron "Dunia Tanpa Koma" yang memang ditulis oleh Leila juga.
Nadira yang wartawan dan kisah dunia kerja wartawan mirip dengan DTK. Mau tak mau saya membayangkan Nadira wajahnya seperti Dian Sastrowardoyo dan Tara (boss nya) seperti Tora, juga Mas G seperti Slamet Raharjo.
Bedanya tokoh-tokoh dalam
...more
Glenn Ardi
Oct 20, 2011 rated it it was amazing
Pernahkah Anda bayangkan akan jadi seperti apa buku yang membutuhkan waktu 20 tahun untuk diselesaikan ? Yak, buku itu akan terlahir menjadi salah satu karya sastra terbaik Indonesia. Tolong jangan bandingkan 9 dari Nadira dengan Laskar Pelangi, 5cm, atau Negeri 5 Menara. Buku ini sama sekali berada pada level yang berbeda, jauh di atas karya sastra yang saat ini sedang beken di negeri ini.

Dalam buku ini, setiap tokoh memiliki karakter yang sangat kuat, sangat kompleks, sangat berpribadi.. sehin
...more
Kamalia Kamalia
9 dari Nadira membawa pembaca menelusuri kehidupan seorang wanita bernama Nadira yang meneruskan hari-harinya selepas kematian ibunya akibat bunuh diri. Ia sebuah kumpulan cerpen, namun semuanya berkisar tentang Nadira. Membaca naskhah ini turut membawa aku masuk ke dalam konflik emosi Nadira. Dalam keluarga, Nadira membesar dengan rasa iri dan cemburu kakak sulungnya, Nina. Namun, abangnya, Arya tetap menyayanginya. Di antara rakan-rakan sekerjanya, Nadira dianggap seperti makhluk asing yang ti ...more
Dini
Oct 26, 2009 rated it it was amazing
Shelves: my-own
Di sebuah pagi yang murung, Nadira Suwandi menemukan ibunya tewas bunuh diri di lantai rumahnya. Tewasnya ibunya-Kemala lalu mempengaruhi kehidupan Nadira sebagai seorang anak, wartawan, kekasih, istri, hingga membawanya ke sebuah penjelajahan dunia baru.

Cerpen yang tersusun menjadi sebuah novel utuh mengenai sebuah keluarga dan segala permasalahannya. Ayah dan ibu yang berasal dari latar keluarga berbeda, seorang anak sulung yang merasa bertanggungjawab atas adik-adiknya, serta cinta yang pelik
...more
Kunthi Hastorini
Jun 24, 2015 rated it really liked it
Saya membaca nadira setelah mendapat rekomendasi dari seorang teman. Mski tak mengetahui tema dan latar cerita, akhirnya saya tertarik untuk membacanya. Menurut saya, novel ini sangat 'apa adanya' (manusiawi dan tidak dibuat-buat) juga bisa membuat penasaran. Mungkin karena dari awal diceritakan ada salah seorang tokoh yang mati bunuh diri dan alurnya yang maju mundur dari banyak pikiran tokoh. Wawasan penulis juga berhasil membuat novel ini nyaman untuk terus diikuti. Namun, ada satu hal yang t ...more
miaaa
May 16, 2010 rated it really liked it
My sweet lord
Hm, my lord
Hm, my lord

I really want to see you
Really want to be with you
Really want to see you lord
But it takes so long, my lord

My sweet lord
Hm, my lord
Hm, my lord

I really want to know you
Really want to go with you
Really want to show you lord
That it won't take long, my lord

My sweet lord
Hm, my lord
My sweet lord

I really want to see you
Really want to see you
Really want to see you, lord
Really want to see you, lord
But it takes so long, my lord

My sweet lord
Hm, my lord
My, my, my lor
...more
Bunga Mawar
Pandangan singkat: buku ini adalah drama tentang sebuah keluarga. Keluarga yang biasa saja sebenarnya, kelas menengah di Indonesia. Ayah, ibu, anak sulung perempuan, anak tengah laki-laki, dan anak bungsu perempuan. Kehidupan mereka diceritakan dalam sembilan potong kisah, dan merupakan bagian dari drama hidup Nadira, si bungsu perempuan.

Eeeh... tapi kok si ayah tidak punya cerita sendiri, yah?
Andi
Mar 20, 2010 rated it it was amazing
Recommended to Andi by: Roos
Shelves: shorts, idn
i wish i could ask for more...
Azarine Kyla Arinta
Jul 30, 2015 rated it it was amazing
‘Nadira’ adalah buku kedua dari Leila S. Chudori yang saya baca sekaligus menjadi buku yang mengukuhkan kekaguman saya terhadap kepiawaian Leila S. Chudori dalam mengolah rangkaian kata menjadi cerita yang membuat saya enggan untuk berhenti membaca bahkan untuk jeda sejenak. Di bukunya kali ini, Leila S. Chudori berhasil menenggelamkan saya dalam aliran cerita tragis yang dikemas begitu menyedihkan sampai pada akhirnya saya selesai membaca, saya tidak dapat memungkiri bahwa saya telah jatuh hati ...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Rumah Kopi Singa Tertawa
  • Tanah Tabu
  • Murjangkung: Cinta yang Dungu dan Hantu-hantu
  • Rahasia Selma: Kumpulan Cerita
  • Mata yang Enak Dipandang
  • Maryam
  • Selama Kita Tersesat di Luar Angkasa: Kumpulan Cerita Absurd
  • Surat Panjang Tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya
  • Amba
  • Orang-Orang Bloomington
  • Corat Coret di Toilet
  • Kereta Tidur
  • Skenario Remang-Remang
  • Manjali dan Cakrabirawa
  • Bukan Pasar Malam
  • Linguae
  • Burung-Burung Manyar
  • Kukila
760524
Leila Salikha Chudori adalah penulis Indonesia yang menghasilkan berbagai karya cerita pendek, novel, dan skenario drama televisi.Leila S. Chudori bercerita tentang kejujuran, keyakinan, dan tekad, prinsip dan pengorbanan. Mendapat pengaruh dari bacaan-bacaan dari buku-buku yang disebutnya dalam cerpen-cerpennya yang kita ketahui dari riwayat hidupnya ialah Franz Kafka, pengarang Jerman yang mempe ...more
More about Leila S. Chudori...

Share This Book

No trivia or quizzes yet. Add some now »