Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Giganto: Primata Purba Raksasa di Jantung Borneo” as Want to Read:
Giganto: Primata Purba Raksasa di Jantung Borneo
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Giganto: Primata Purba Raksasa di Jantung Borneo

by
3.39  ·  Rating details ·  109 Ratings  ·  47 Reviews
Setelah menunggu selama bertahun-tahun, akhirnya Novel Giganto, Primata Purba di Jantung Borneo, terbit juga. Penerbitnya Edelweiss, Lini penerbitan Iiman. Novel ini adalah novel fiksi ilmiah berlatar belakang palaentologi.

Kisahnya tentang ekspedisi pencarian untuk melacak keberadaan seorang peneliti orangutan yang hilang di rimba Kalimantan. Ternyata mereka harus berhadap
...more
Paperback, 440 pages
Published August 2009 by Edelweiss (first published 2009)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Giganto, please sign up.

Be the first to ask a question about Giganto

Community Reviews

(showing 1-10)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Nurul
Membaca Giganto, saya seperti terbawa kembali ke 'Congo' nya Michael Crichton, situasi dan misterinya. Hutan Borneo biarpun semakin banyak bolongnya oleh logging tetap menyediakan suatu misteri di dalamnya. Langit yang 'sungup' oleh hawa mistis, membuat hutan menjadi semakin kelam.

Beberapa tokohnya membuat saya bertanya-tanya. Seperti misalnya Dr. Tran itu. Maklum, saya jarang bertemu expat peneliti yg bekerja di Indonesia selain orang Amerika atau Eropa . Tetapi semakin dibaca, semakin menging
...more
e.c.h.a
Baca bareng bulan ini dan biar makin menjiwai
pas Jelajah Giganto-nya.

*********************************************

Jarang ada novel Indonesia yang menceritakan tentang kehidupan Peneliti Indonesia. Sempat bikin gw berpikir begini kah kehidupan dari para peneliti? Yang terkadang karena kecintaan dengan dunianya, bisa membuat diri mereka sendiri melupakan kehidupannya demi melindungi temuannya.

Secara tema, Giganto ini termasuk tema yang populer. Pencarian sesuatu yang bisa membuat orang sekitarnya
...more
Miss Kodok
Sep 27, 2009 rated it liked it
Shelves: buku-beli, my-shelf
Baru terima kiriman bukunya dari Nita kemaren (27/09/2009).
Ada tanda tangan Mas Koen-nya. Thx ya Nit...

-----------------------------------------------------------

Setelah bergelut dengan susah payah mencuri waktu buat membaca, akhirnya selesai juga (meskipun udah terlambat krn keduluan sama acara "Jelajah Giganto"nya).

Udah banyak yang bikin ripiuna, jadi bingung mau mulai dari mana.

Waktu pertama kali liat buku ini, jujur aja, sama sekali enggak tertarik sama judulnya yang aneh banget di telinga.
...more
Indri Juwono
Oct 25, 2009 rated it really liked it
Shelves: novel, suspense
Buka hal 217 dan silahkan ngaca!!
Maka kau boleh pilih seberapa mirip dirimu..

Susur sungai, masuk hutan, berjuang di riam, memasuki goa, lewat kolam bawah tanah, sampai berada di balik air terjun, membayangkan bagaimana kita dalam situasi seperti itu, seperti dibawa dalam film ala Jurrasic Park, Anakonda, atau film2 petualangan pencarian harta karun. Gaya bercerita mengalir dan Hollywood banget. (Aku rasa mas Koen pasti menonton film-film ini juga). Aku belum pernah baca Michael Crichton sih, jad
...more
nila
Nov 05, 2009 rated it liked it
Shelves: indonesian, fiction
Sekelompok orang yang terdiri dari peneliti, ilmuwan, pemburu profesional dan beberapa penduduk lokal masuk kedalam jantung hutan di Kalimantan (tidak disebutkan di bagian Kalimantan yang mana) dalam rangka mencari seorang peneliti dan bocah setempat yang hilang serta Giganto, kera raksasa purba yang dianggap telah punah tapi menjadi mitos dari komunitas lokal.
Tujuan ekspedisi tercapai, kemudian yang jahat kena hukuman dan yang baik selamat (gak nyangka kalau novel ini ceritanya berdarah-darah)

P
...more
Harun Harahap
Nov 08, 2009 rated it liked it
Shelves: punya, fiksi, indonesian
Merasa kurang greget di bab2 awal, tapi seperti halnya film, novel ini mulai seru ketika sudah memasuki bagian inti cerita. Mas Koen mengajak kita untuk ikut bertualang mencari legenda Batutut atau Gigantopithecus Blacki bersama Erwin, Dr Tran, Ruth, Chaudry dan lainnya.

Sejak awal cerita gw kesal dengan sosok anak kecil bernama Ruhai, ya ampun ini anak kok nyusahin banget. Gak bisa diam dan kabur meninggalakan kedua orang tuanya yang kebingungan mencari.

Menurut gw, akhir ceritanya mudah ditebak,
...more
Truly
Sep 24, 2009 rated it it was amazing
Buku ini membuat saya jadi mengetahui beberapa jenis primata yang ada. Gambar dibeberapa halaman, memperkaya pengetahuan saya, tanpa saya merasa digurui.Menegangkan sampai akhir! Apalagi kalimat yang dicetak miring di akhir bab, seakan mempertegas situasi atau pikiran seseorang saat itu. Kita akan merasa berada disana, seakan mengikuti petualangan Chaudry, Ruhai, Edward, Ruth dan Martin tanpa perlu basah-basah tekena badai atau mengarungi sungai.

Membaca buku Mas Koen yang ini, mengingatkan saya
...more
Sian
Oct 07, 2009 rated it really liked it
Shelves: novel
Menarik, seru... Memperoleh pengetahuan tambahan tentang "homo" tanpa harus mengerutkan dahi, malah asik.

Bagian yang "menonjok" ialah percakapan antara Ruth dan Erwin di halaman 329:
"Apakah aku kelihatan seperti pecundang, Ruth?"
"Mengapa laki-laki selalu takut kelihatan lemah?"
"Aku tak tahu. Itu pertanyaan bagus. Mungkin itu tertanam dalam alam bawah sadar kami. Akan kupikirkan lagi."
Zahwa az-Zahra
Mar 16, 2012 rated it it was amazing
Shelves: novel
Hilangnya seorang bocah bernama Ruhai di Hutan Larangan menjadi alasan yang menguatkan Chaudry Teja untuk melibatkan Erwin Danu dalam ekspedisi bersama timnya. Tujuan utama Chaudry ke Hutan Larangan adalah untuk menemukan Dr. Yudha Komara yang hilang selama enam tahun terakhir di hutan tersebut. Namun di balik itu semua, ada sebuah ambisi untuk mencari jejak lain: seekor Gigantopithecus, primata purba setinggi 3 m yang konon sudah punah ratusan ribuan tahun yang lalu tetapi masih lestari di peda ...more
 Δx Δp ≥ ½ ħ
akhirnya, tamat juga bukunya :)

bab 1: wow... deskripsi yang detail, cukup meyakinkan... description

bab 2: ok nih description

bab 3: hmmmmm description

bab 4: lha.. kok? [image error]

bab 5: euhh... kok jadi ginih? [image error]

bab 6: yah.. sayang... description

saia terpesona dengan bagian bab pertamanya, tapi pas bab-bab berikutnya.... [image error]

selain banyak typo (misal di buku kan ada header-nya, utk halaman ganjil headernya memakai judul tiap bab, halaman genap nama pengarang. tapi di bab satu, judul bab adalah "Ruhai" sesuai judul di
...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »