Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Kenang-kenangan Seorang Wanita Pemalu: Kumpulan Cerita Pendek 1954-1961” as Want to Read:
Kenang-kenangan Seorang Wanita Pemalu: Kumpulan Cerita Pendek 1954-1961
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Kenang-kenangan Seorang Wanita Pemalu: Kumpulan Cerita Pendek 1954-1961

3.83  ·  Rating details ·  41 Ratings  ·  3 Reviews
Setelah melewati ujian waktu lebih separuh abad, sukar diabaikan bahwa sejumlah cerpen Rendra yang dihimpun dalam buku kumpulan cerpennya yang kedua ini masih bisa "dibaca" dan terasa "in" hingga sekarang. Puji Tuhan, cerpen-cerpen ini bisa panjang usia, awet muda, dan mungkin bakal melampaui batas umur pengarangnya. Sesungguhnya, tak terlalu banyak cerpen yang seberuntung ...more
Paperback, 201 pages
Published October 2007 by Burungmerak Press
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Kenang-kenangan Seorang Wanita Pemalu, please sign up.

Be the first to ask a question about Kenang-kenangan Seorang Wanita Pemalu

Community Reviews

(showing 1-10)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Teguh Affandi
Tidak terlalu berat, tekniknya juga tidak terlalu jungkir-balik, kisah-kisahnya keseharian yang kadang bisa ditemukan di sekitar kita. Sehingga buku ini rasanya cepat sekali habisnya. Saya membacanya cukup cepat. Karena memang kisahnya mudah dan tidak ada twist yang berarti. (Ini maaf, kalau tidak nama besar penulisnya sangat mungkin cerpen dengan gaya seperti ini akan mentah di meja redaksi).

Saya tertarik mengomentari cerpen Hantu-Hantu yang Malang, menurutku cerpen terbaik dalam buku ini adala
...more
Atique euqita
Membaca karya-karya settingan tempo dulu rasanya menarik, teringat kisah2 para orang tua ataupun orang2 dewasa dimasa kecil saya saat mereka bercerita satu sama lain. 😊

Buku ini kumpulan cerpen ws.rendra yang isinya natural dengan bahasa yang sederhana tapi tetap memikat.
PujP
Jul 14, 2017 rated it really liked it
Shelves: bukuku
Cerpennya sederhana, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sayangnya goodreads belum punya halaman untuk edisi terbarunya.
Tasya Maghfira
rated it liked it
Oct 20, 2017
Helvy
rated it liked it
Mar 12, 2011
Dwara Buchari
rated it liked it
Nov 07, 2014
Mpang
rated it it was amazing
Mar 20, 2016
Merlinah98yahoo.Co.Id
rated it it was amazing
Aug 25, 2016
Putu Sita Witari
rated it liked it
Jul 16, 2017
Fariany Inglesjz
rated it really liked it
Nov 14, 2017
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
670033
Willibrordus Surendra Broto Rendra (b. November 7 1935) is a famous Indonesian poet who often called by his friends and fans as "The Peacock".

He established the Teater Workshop in Yogyakarta during 1967 but also the Teater Rendra Workshop in Depok.

His photo here shown Rendra in his room at 1969.


Theatres:
* Orang-orang di Tikungan Jalan (1954)
* SEKDA (1977)
* Mastodon dan Burung Kondor (1972)
* Ha
...more
More about W.S. Rendra...