Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Dari Lembah Cita-Cita ” as Want to Read:
Dari Lembah Cita-Cita
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Dari Lembah Cita-Cita

by
4.03  ·  Rating details ·  63 ratings  ·  16 reviews
Kata Hamka: "Ada orang yang hidup. sampai tubuhnya di dalam kubur. sampai tulang hancur di dalam tanah, namanya dan hidupnya pun turut habis dengan tubuhnya. tidak menjadi peringatan orang lagi. Sebab hidupnya tidak berhaluan. Ada pula orang yang tambah hilang jasmaninya. tambah timbul kehidupannya. tambah digali orang, tambah diperiksa orang. diselidiki dan ditilik. Sehin ...more
Paperback, 76 pages
Published 2008 by Pustaka Dini (first published 1946)
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Dari Lembah Cita-Cita, please sign up.

Be the first to ask a question about Dari Lembah Cita-Cita

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 4.03  · 
Rating details
 ·  63 ratings  ·  16 reviews


More filters
 | 
Sort order
Maisarah Mohd
Sep 09, 2019 rated it really liked it
Secara keseluruhannya, HAMKA mengingatkan pemuda bahawa sebelum perjuangan dan cita-cita, mestilah dalam jiwa kita terkandung iman...
Septi
Feb 14, 2017 rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Syairah Hassan
Nov 20, 2015 rated it really liked it
"Tetapi pemuda berkata; sebelum mati bukankah hidup? Mengapa kita mesti mengingati mati saja padahal kita yakin bahawa sekarang kita hidup? Bukankah sebelum melalui pintu mati, kita mesti menjalani hidup?".

"Lautan hidup itu amatlah dalamnya, kalau hanya dengan kail yang sejengkal saja, tidaklah lautan itu akan dapat diduga."
Ku Nurasyiqin
Nov 11, 2015 rated it it was amazing
Buku yang pendek, tapi sangat penting untuk membugar semangat kepemudaan. Sampai maksud dan dalam maknanya. It gives us meaning and reason of existence.
Nik Mohamed  Kamarudin
Satu buku motivasi yang amat bermanfaat untuk kita semua khusus nya mahasiswa dalam menempuh onak duri mencari ilmu d atas bumi Allah..
Bintul
Mar 09, 2019 rated it liked it
Buku ini merupakan hasil kursus Buya Hamka kepada pemuda. Mereka meminta izin untuk dibukukan dan disebar luaskan. Sarat dengan perihal kepemudaan. Bermula dengan huraian falsafah rukun islam dan rukun iman yang menjadi sumber kekuatan melawan kejahilan kerana kejahilan merupakan kemunduran sesebuah tamadun.

قال الإمام الزرنوجي : فإن بقاء الإسلام بالعلم

'Sesungguhnya berkekalan Islam itu adalah dengan ilmu.'

Kemudian Buya Hamka terjun ke lembah cita-cita. Cita-cita adalah b
...more
Muhammad Fitri
Mar 30, 2018 rated it really liked it
Buku ini merupakan hasil dari kursus yang diberikan buya Hamka kepada pemuda.Khusus buku ini membahaskan pehiral kepemudaan.Khusus dari sudut mental dan rohani.Pemuda perlu mengisi jiwa mereka dengan perjuangan.Kerana perjuangan adalah kehidupan.Inilah antara ruang untuk kita mengisi kehidupan dengan memenuhkannya dengan usaha mencari segala kebaikan.

Bermula dengan menghuraikan falsafah rukun islam dan rukun iman.Menjadi sebab utama kekuatan dalam melawan kejahilan.Kejahilan adalah p
...more
Hariz S. H.
Mar 21, 2018 rated it really liked it
Karangan ini dibuat kerana permintaan gerakan pejuang kemerdekaan (golongan muda) kepada Pak Hamka, yang digazet dan disebar sebagai risalah motivasi sebelum revolusi. Kerana kagum akan cita-cita yang ditonjolkan pemuda pada ketka itu Pak Hamka setuju menulisnya.

Bukunya tipis, inti syarahnya berpusar kepada basis rukun Islam, prinsip iman, pendirian dan cita-cita, serta moral & nilai usia yang muda untuk menjalankan cita-cita tinggi, sama ada untuk bangsa atau agama.

S
...more
Hanis Mohamad Din Yati
"Hidup yang tidak berjuang dari jalan yang tiada menempuh kesulitan artinya bukan hidup"

"Hidup yang takut terbentur dengan kesulitan dan kepayahan samalah ertinya dengan jam yang berputar hanya lantaran diputar orang lain. Bila putaran habis, ia pun berhenti dengan sendirinya"

This book is soo good 😭😭😭
Abdurrachman
Feb 26, 2018 rated it really liked it
Bagus sekali untuk merefresh keyakinan dan Iman kita sebagai Muslim terutama bagi pemuda.
Muhamad Syafiq
Dec 19, 2018 rated it really liked it
“Cita-cita jangan rendah,Namun biar ianya setinggi bintang di langit”

Sebuah buku yang membangkitkan semnagat kita terutama pemuda untuk meletakkan cita2 meski ianya sukar untuk dilaksanakan
Siti Shakira Suhaimi
Jul 09, 2016 rated it it was amazing
"Ada orang yang hidup, sampai tubuhnya di dalam kubur, sampai tulang hancur di dalam tanah, namanya dan hidupnya pun turut habis dengan tubuhnya, tidak menjadi peringatan orang lagi. Sebab hidupnya tidak berhaluan. Ada pula orang yang tambah hilang jasmaninya, tambah timbul kehidupannya, tambah digali orang, tambah diperiksa orang, diselidiki dan ditilik. Sehingga kian habis badannya itu, kian hidup namanya."

Buku yang seperlunya dibaca oleh semua. Nipis jangan disangka ringan. Bukan
...more
Masyhoor Akram
Jan 11, 2017 rated it it was amazing
Within one night i read this book. Browsing and recrossing page by page. Somehow i managed to solve my present dilemma in life by configuring the essence of Prof.Hamka words of wisdom in his interpretation towards divine revelation. Alhamdulillah. His words are still relevant to contemporary life. Full with underlying and interconnecting puzzle of life via the light of Quran and rationale thinking.
Haslina
Jan 24, 2014 rated it it was amazing
Nasihat nasihat pada yang bernama pejuang. Apa bekal yang perlu kau bawa.

Tentang menjadi manusia, umumnya. Tentang umur kita, tujuan hidup kita, ketakutan dan kesukaan kita. Apa yang perlu kita lakukan untuk meraih hidup yang Allah swt telah berikan.

Singkat tapi padat.
Evri
Jul 21, 2016 added it
i want to read this book
Nawfal Ahmad
rated it it was amazing
Nov 19, 2010
Haya
rated it it was amazing
Feb 13, 2017
Harizah Kamaruzaman
rated it really liked it
Mar 11, 2015
Jamilah Norddin
rated it really liked it
Dec 30, 2013
MahaReztv Djafar
rated it did not like it
Nov 17, 2018
Tyas Mangestu
rated it it was amazing
May 03, 2016
Akbar
rated it it was amazing
Feb 22, 2012
Tengku Khadijah
rated it really liked it
Nov 08, 2016
Amira
rated it really liked it
Mar 26, 2016
Muhammad
rated it liked it
Oct 01, 2014
Melissa
rated it really liked it
Apr 02, 2017
bibah
rated it it was amazing
Oct 26, 2013
Massagung
Sep 18, 2017 rated it really liked it
sebuah buku untuk pemuda islam, yang insyaallah mampu memberikan suntikan semangat berjuang lebih giat lagi.
Muhazi R. Al-Ghozali
rated it really liked it
May 01, 2018
Ummul Syaheera
rated it it was amazing
Nov 28, 2016
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
732 followers
Haji Abdul Malik Karim Amrullah, known as Hamka (born in Maninjau, West Sumatra February 17, 1908 - July 24, 1981) was a prominent Indonesian author, ulema and politician. His father, syekh Abdul Karim Amrullah, known as Haji Rasul, led and inspired the reform movement in Sumatra. In 1970's, Hamka was the leader of Majelis Ulama Indonesia, the biggest Muslim organizations in Indonesia beside Nahdl ...more
“Kemunduran negara tidak akan terjadi kalau tidak kemunduran budi dan kekusutan jiwa."

Hamka, Dari Lembah Cita-Cita”
46 likes
More quotes…