Jump to ratings and reviews

Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisasi

Merupakan kumpulan tulisan Mansour Fakih yang memperlihatkan konsistensi sikap dan pemikirannya yang sangat anti neoliberalisme. Dalam buku ini, dia lebih banyak menyorot kegagalan teori dominan sejak tahun 1970an, yakni 'teori pembangunan', dan turunannya saat ini yang dikenal dengan istilah populer sebagai 'globalisasi'. Buku ini sekaligus memperlihatkan sejarah perkembangan pemikiran penulisnya sendiri sebagai seorang aktivis gerakan sosial di Indonesia.

Buku ini menunjukkan bagaimana teori pembangunan telah gagal mewujudkan sebuah tatanan masyarakat yang adil sejahtera tanpa eksploitasi. Selain menyajikan berbagai macam alternatif teori perubahan sosial lengkap dengan berbagai perdebatan dan kritiknya, buku ini juga mengupas refleksi terhadap pembangunanisme dan refleksi menuju era pasca-pembangunan, termasuk di dalamnya ancaman globalisasi.

232 pages, Paperback

First published May 30, 2002

Loading...
Loading...

About the author

Mansour Fakih

40 books38 followers
MANSOUR FAKIH (1953–2004), kelahiran Bojonegoro, menyelesaikan sarjana teologi di IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta tahun 1978, dan meraih Master dan Doktor bidang Pendidikan di University of Massachusetts at Amherst, Massachusetts, USA, pada tahun 1990 dan 1994. Pernah bekerja sebagai tenaga penyuluh lapangan pada program pengembangan industri kecil di LP3ES Jakarta dan Lembaga Studi Pembangunan (LSP). Lantas menjadi koordinator Program Pendidikan dan Pengembangan di Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M). Tahun 1993-1996 menjabat sebagai Country Representative Oxfam-UK/I di Indonesia, serta menjadi anggota Dewan Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Pada tahun 1994, dia bergabung dengan sembilan kawan (Roem Topatimasang, Zumrotin K.Susilo, Wardah Hafidz, Abdul Hakim Garuda Nusantara, Fauzi Abdullah, Mahendro, August Rumansara, Roy Tjiong, Sugeng Setiadi, dan Wilarsa Budiharga) mendirikan Resources Management & Development Consultants (REMDEC) di Jakarta, suatu lembaga pelayanan fasilitasi dan konsultasi pengembangan kemampuan (capacity building) organisasi-organisasi non pemerintah dan masyarakat.

Pada rentang 1996-1997, Mansour Fakih bersama Roem Topatimasang menginisiasi suatu bentuk organisasi yang memfokuskan diri sebagai sistem pendukung gerakan sosial, terutama pada aras lokal dan akar rumput. Mereka berdua lalu mengajak beberapa kawan lama_para pegiat dan fasilitator senior ORNOP Indonesia seperti Rizal Malik, Sri Kusyuniati, Sita Aripurnami, Fauzi Abdullah, dan Wilarsa Budiharga mendirikan Institute for Social Transformation (INSIST) di Yogyakarta.

Ratings & Reviews

What do you think?

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
51 (51%)
4 stars
27 (27%)
3 stars
15 (15%)
2 stars
6 (6%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for mharipin.
86 reviews7 followers
March 29, 2011
salah satu karya 'lokal' yang membahas antitesis teori-teori pembangunan arus utama di Indonesia. mungkin Fakih terlalu cepat menyimpulkan keruntuhan globalisasi dan neoliberalisme... namun yang jelas, jika globalisasi dan neoliberalisme memang jadi runtuh, Fakih adalah salah satu pahlawannya!
Profile Image for Zainab Salma.
56 reviews2 followers
June 27, 2026
Hai para penggerak, mari berhenti sejenak untuk berpikir ulang tentang apa yang telah kita perjuangkan selama ini. Pikirkan lebih jauh dan lebih dalam.

Buku yang sangat cocok untuk membersamai aktivis (pendidik, peneliti, pengusaha- siapapun yang memiliki jiwa peduli pada sesama). Buku ini bagaikan kawan berefleksi bagi saya karena buku ini dapat memberikan pandangan-pandangan akan pertanyaan yang kerap muncul selama kurang lebih enam tahun perjalanan saya dalam membersamai masyarakat.

Dibagi kedalam 7 bagian, buku ini membahas secara lengkap apa yang menjadi dasar pikiran sang penulis.

Bab I membekali kita dengan fondasi akan teori perubahan sosial atau teori pembangunan- membuat saya tertohok dan berpikir keras "apakah yang selama ini saya lakukan sudah benar?". Bab II menemani kita untuk mengenal kembali paradigma-paradigma ilmu sosial- dari paradigma reformasi ke transformasi. Bagian III akan membuat kita menyelam lebih dalam tentang kapitalisme- dari lahir hingga perkembangan masa kini. Bab IV akan memberikan sedikit jawaban akan pertanyaan-pertanyaan yang muncul pada bab sebelumnya- kita akan mengkritisi perubahan sosial. Bab V membersamai kita untuk berpikir tentang dunia masa kini, tentang masyarakat dan juga gerakan yang kita perjuangkan, "apa yang harus kita lakukan?". Bab VI membawa kita lebih jauh dari sekadar pemikiran nasionalis- bagaimana pembangunan yang memihak rakyat dapat memiliki napas yang panjang diseluruh belahan dunia. Bab VII adalah epilog yang memuat kesimpulan dan penutup.

Saya pikir buku ini akan berat sekali dan akan memakan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya, ternyata penulisannya sangat mudah dipahami- membuat mata saya tidak dapat berpaling dari setiap kata. Saya rasa pak Mansour Fakir merupakan Yuval Noah versi indo hehe. Suka sekali dengan gaya bahasa yang digunakan- teoritis dibalut dengan story telling yang baik.

Contoh buku yang dapat menerjemahkan hal-hal rumit menjadi mudah dipahami. Selalu suka karya beliau sejak buku pertama yang saya baca; Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Karyamu abadi, pak:)
Profile Image for melancholinary.
486 reviews43 followers
June 3, 2020
Important book on a theoretical journey of social change. Fakih's stance and argument on NGOization constructs a clear critique to developmentalism, in which based on liberal economy. It dissolves the class struggle and renders identity as the backbone of social movement. It would be great to know Fakih's insight of identity politics and its relation to globalisation.
Profile Image for Titik Musyarofah.
87 reviews13 followers
November 27, 2009
Buat Anda-Anda yang hendak mengisi materi Pembangunan, baik dunia pa lagi di Indonesia, kayakan wacana Anda ddengan perpespsi mansour fakih ini...
2 reviews
Currently Reading
October 28, 2015
Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisas
Displaying 1 - 7 of 7 reviews