Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Telepon Genggam” as Want to Read:
Telepon Genggam
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Telepon Genggam

3.63  ·  Rating details ·  97 ratings  ·  11 reviews
Paperback, 79 pages
Published May 2003 by Kompas
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Telepon Genggam, please sign up.

Be the first to ask a question about Telepon Genggam

Community Reviews

Showing 1-30
3.63  · 
Rating details
 ·  97 ratings  ·  11 reviews


More filters
 | 
Sort order
Indah Threez Lestari
Puisi untuk para bookaholic:

Bagaimana sebaiknya membaca buku:
1. Jangan sok pintar dan sok tahu. Jangan belum-belum sudah bilang: ah, kalau cuma begini aku juga mampu.
2. Jangan cepat merasa bodoh kalau tidak juga paham apa maunya buku. Apa yang tak kaupahami suatu saat toh akan membukakan diri.
3. Jangan terlalu lugu. Tahu kan batas antara lugu dan dungu sering tidak jelas-jelas amat? Kau bisa saja mengganti kata-kata dalam buku dengan kata-katamu.
4. Jangan sok filsuf: membaca buku sambil mengerny
...more
Lalu Imaduddin
Feb 26, 2012 rated it it was amazing
Jujur. Saya paling suka "Telepon Genggam". Walaupun saya tidak terlalu mengerti parameter puisi yang bagus itu seperti apa, saya berpikir: puisi apapun yang menciptakan suasana nyaman saat membacanya dan tanpa sadar tiba-tiba saja sudah di halaman terakhir, itulah puisi yang bagus menurut saya.

Salut.
Ariel Seraphino
Feb 24, 2018 rated it really liked it  ·  review of another edition
Awalnya agak kurang senang dengan bentuk puisi naratif seperti yang dibuat dalam kumpulan puisi ini. Tetapi semakin lama dibaca semakin menarik juga. mungkin bukan krn jalan ceritanya yang menarik tetapi diksi-diksi yang dipilih oleh Jokpin yang bikin berdecak kagum. Favorit saya adalah puisi Buku. Syahdu sekaliii
Mastata
Mar 08, 2019 rated it it was amazing
Saya sebenarnya kurang paham tentang dunia puisi. Tapi saya suka membaca untaian kata berima yang saling berhubungan, walau saya masih kurang ilmu untuk menafsirkannya. Telepon Genggam benar-benar fresh! Sangat nyaman untuk dibaca bagi orang awam. Saya suka sekali dengan konten yang penulis buat.
Dina Layinah Putri
Sep 02, 2018 rated it really liked it
Selalu suka dengan karya JokPin. Penyair terfavorit.
Laras
Oct 04, 2016 rated it really liked it
Setiap subuh ibu itu memetik embun di daun-daun, menampungnya dalam gelas, dan menghidangkannya kepada anak-anaknya sebelum mereka berangkat sekolah. Malam hari diam-diam ia memeras airmata, menyimpannya dalam botol, dan meminumkannya kepada anak-anaknya bila mereka sakit. –Ibu yang Tabah

Perkenalan saya dengan Joko Pinurbo sama seperti dia, terjadi lewat tulisan. Dengan tulisan pula Joko mempersembahkan rangkaian kisah yang bukan hanya sekedar kata, tapi juga makna.
Teguh
Feb 18, 2010 rated it really liked it
Kumpulan Puisi Joko Pinurbo yang sangat menggugah dengan gaya bahasa yang khas Joko Pinurbo: nakal namun berarti. Terdapat mitologi2 yang filosofis yang diangkat kembali dengan bahasa keseharian yang ringan sesuai zaman kini.
Siti
Oct 23, 2011 rated it liked it
This book is collection poetry book. the style of the poems are unknown (maybe free poem = because i'm not understand about that. maybe its Joko Pinurbo's style. As general readers, i like the poems even i'm not so undertand the meaning.
Mario F. Lawi
rated it really liked it
Mar 05, 2013
Artika Sari
rated it liked it
Jul 30, 2018
Findy Pradestra Tyashadi
rated it really liked it
Jun 22, 2017
Yuriza
rated it liked it
Nov 10, 2012
mei
rated it it was amazing
Jul 11, 2017
Sakti
rated it really liked it
Nov 01, 2010
Dimas AT Permadi
rated it really liked it
Sep 07, 2017
Elis
rated it liked it
Jan 09, 2016
Bernard Batubara
rated it liked it
Aug 10, 2012
Teti Diana
rated it really liked it
Aug 30, 2017
Ibed
rated it liked it
Jun 19, 2016
St. Umroh Rani
rated it liked it
Sep 16, 2017
Cendana Surya
rated it it was amazing
Feb 20, 2018
Ray Hamonangan
rated it really liked it
Aug 02, 2017
Zahra Nurfatihah
rated it really liked it
Apr 22, 2016
Jonas Vysma
rated it really liked it
Mar 12, 2018
Bramantio Bramantio
rated it liked it
May 18, 2018
Nurseto
rated it really liked it
Jul 14, 2017
D Nova C
rated it liked it
Nov 16, 2017
Ningrum
rated it did not like it
Sep 08, 2018
Usman Arrumy
rated it it was amazing
Jul 08, 2014
Umai Sadja
rated it liked it
Jun 24, 2013
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
224 followers
Joko Pinurbo (jokpin) lahir 11 Mei 1962. Lulus dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Sanata Dharma Yogyakarta (1987). Kemudian mengajar di alma maternya. Sejak 1992 bekerja di Kelompok Gramedia. Gemar mengarang puisi sejak di Sekolah Menengah Atas. Buku kumpulan puisi pertamanya, Celana (1999), memperoleh Hadiah Sastra Lontar 2001; buku puisi ini kemudian terbit dalam bahasa Ing ...more
“Engkau tidak takut sekian lama tinggal sendirian? Engkau tidak pernah kesepian?
Oh, tidak. Mungkin malah sepi yang takut dengan kesendirianku.”
5 likes
“Beberapa bulan tinggal di rumah itu, saya tidak pernah mendapat gangguan apa-apa selain serbuan tikus-tikus yang cericitnya membuat keheningan terasa makin menggema sehingga saya bisa dengan tenang menulis novel yang sudah lama saya idam-idamkan. Kecurigaan baru muncul ketika suatu hari saya jatuh sakit. Dalam sakit saya sering mendengar suara orang batuk di kamar mandi, kadang disertai jeritan Sakit Euy!” 1 likes
More quotes…