Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Ma Yan” as Want to Read:
Ma Yan
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Ma Yan

by
3.80  ·  Rating details ·  309 ratings  ·  74 reviews
Ma Yan terlahir sebagai anak tertua di keluarga miskin yang tinggal di Zhangjiashu, China. Saking miskinnya wilayah itu, bahkan beberapa keluarga di sana hanya berpenghasilan 120 yuan atau sekitar 15 dolar setahun. Namun, semangat Ma Yan yang luar biasa tidak membiarkan apa pun atau siapa pun menghalangi keinginannya meraih ilmu. Tidak hanya harus berlapar-lapar agar bisa ...more
Paperback, 214 pages
Published January 2009 by Bentang Pustaka
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Ma Yan, please sign up.
Recent Questions
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.80  · 
Rating details
 ·  309 ratings  ·  74 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Ma Yan
Endah
Apr 29, 2009 rated it liked it
Bulan Mei 2001. Pierre Haski, seorang wartawan Prancis yang bergabung dengan sebuah tim ekspedisi kecil, tiba di Zhanjiashu, sebuah dusun kecil berjarak ribuan kilometer dari Beijing. Di kampung ini, Pierre dan rombongannya dipaksa oleh seorang ibu untuk singgah ke rumahnya yang sangat sederhana. Di sana, ibu tersebut memberikan selembar surat dan tiga buah buku kecil bersampul cokelat. Surat dan buku yang ternyata adalah sebuah diary itu ditulis dengan pensil oleh seorang bocah perempuan berusi ...more
Aliftya Amarilisyariningtyas
“Apakah Kemiskinan adalah warisan atau keturunan?”

Baginya kemiskinan sudah seperti sahabat. Atau mungkin lebih tepat untuk disebut sebagai sanak saudara sekalian. Garis kemiskinan itu terus turun temurun sejak lama. Penguasa Langit seakan tak ingin berlaku adil pada keturunannya. Seakan Penguasa Langit bahagia melihat keturunannya merana didera kemiskinan yang tak berkesudahan.

Gadis kecil itu bernama Ma Yan. Bersama ibu, ayah beserta kedua adiknya ia tinggal di sebuah desa bernama Zhangjiashu. S
...more
Uci
Mar 07, 2009 rated it it was ok
Saat buku ini sampai di tangan, yang pertama saya cari adalah informasi proses penulisannya. Kenapa? Karena Ma Yan berkisah tentang gadis kecil miskin di Cina yang berjuang untuk bisa tetap sekolah, dan nama penulis yang tertera di sampulnya adalah Sanie B. Kuncoro. Apakah Sanie riset sendiri ke negeri Cina untuk menulis kisah Ma Yan? Saya tidak menemukan jawabannya. Lalu saya mencari buku ini di goodreads, dan ternyata ada edisi bahasa Inggrisnya. Jadi apakah Sanie menerjemahkan buku ini atau m ...more
Nura
Tantangan Baca GRI bulan April: Buku dengan karakter utama perempuan

Selamat Hari Kartini. Nggak perlu lagi dibahas kenapa harus Kartini, kenapa bukan perempuan yang lain. Lebih penting lagi ngebahas gimana supaya lebih banyak Kartini lainnya. Karena seperti halnya Ma Yan, masih banyak anak perempuan yang tidak dapat mengenyam pendidikan. Bersyukurlah kita yang tinggal di Ibu kota, dapat mengenyam pendidikan gratis walaupun hanya sampai menengah pertama. Tapi bagaimana dengan anak-anak perempuan
...more
Ella K. Oktaverina
"Aku bukan seorang anak perempuan yang hanya memiliki kepatuhan tanpa syarat. Aku anak perempuan yang memiliki daya untuk memilih dan bertanggung jawab atas pilihan-pilihanku." - Halaman 151.

Ma Yan berkisah tentang seorang gadis kecil dari Zhangjiashu yang berjuang untuk keluar dari garis kemiskinan. Di keluarganya, kemiskinan seolah diwariskan secara cuma-cuma, dimulai dari buyut, kakek, ibu, dan kini ia juga ikut 'menikmati' kemiskinan tersebut. Meski dalam kondisi keterbatasan, ibu dari Ma Ya
...more
Aina Dayana
Sinopsis buku ini amat menarik. Ia diadaptasi dari kisah benar yang berlaku di wilayah terpencil di China. Sungguh mengagumkan semangat seorang anak perempuan yang begitu kental jiwanya untuk menimba ilmu. Bukan mudah melalui perjalanan sejauh 5 jam berjalan kaki untuk sampai ke sekolah. Subhanallah. Saya teringat akan Lintang di dalam Laskar Pelangi. Ya, anak-anak ini sungguh bersemangat waja.

Ma Yan adalah anak sulung dari 3 orang adik-beradik yang mana dua lagi di bawahnya ialah lelaki. Sudah
...more
Nike Andaru
Dec 05, 2010 rated it really liked it
Shelves: kisah-nyata
Sebetulnya saya ragu harus memberi bintang berapa untuk buku ini. Akhirnya, 3,5 bintang deh.

Cerita tentang perjuangan hidup yang sulit memang banyak sekali mendapat respon yang baik dari para pembaca. Apalagi perjuangan untuk mengenyam pendidikan, buku ini memang buku yang pertama hadir. Untuk alasan itu sepertinya penerbit Bentang Pustaka memberikan label 'Lini Laskar Pelangi' pada buku ini.

Berdasarkan kisah nyata, saya merasa buku ini akan membawa saya pada cerita hebat, penuh perjuangan diiku
...more
Hanom Taib
Aug 13, 2016 rated it it was amazing
بسم الله الرحمن الرحيم

Kisah rencah kemiskinan di sebuah wilayah paling miskin di China. Wilayah yang ketandusan air selalu mengalami kemarau yang dahsyat. Majoriti mereka adalah petani dengan pendapatan tahunan 400 Yuan sedangkan purata pendapatan masyarakat China adalah 6000 Yuan. Ma Yan lahir di dalam masyarakat ini. Ibunya Bai Juhua adalah seorang wanita tabah yang ingin mengubah tradisi masyarakat desa tersebut bahawa anak perempuan tidak perlu diberi pelajaran, tidak diutamakan malahan seba
...more
Purna Yenti
Aug 09, 2012 rated it liked it
Kisah yang mengharu biru. Dari halaman pertama hingga akhir membuat mata saya senantiasa berkaca-kaca.. Buku yang tepat dibaca di bulan Ramadan.. Ternyata lapar dan haus yang kita rasakan di bulan puasa ini, ga’ bisa dibandingin dengan lapar dan hausnya penduduk negeri nun jauh di sana, dekat gurun di Mongolia, tepatnya desa Zhangjiashu, China untuk bertahan hidup dan bersekolah. Ma Yan adalah seorang anak perempuan di desa itu. Hidup keluarganya susah..teramat susah.. Namun, semangat Ma Yan yan ...more
Bentang
Jun 25, 2014 rated it really liked it  ·  review of another edition
Ma Yan adalah karya Sanie B Kuncoro yang berdasar pada kisah nyata seorang gadis kecil miskin di pedalaman China yang berjuang untuk memperoleh pendidikan. Novel ini pertama terbit pada 2009 dan mendapat banyak apresiasi dari pembaca karena kisahnya yang menggugah dan sangat menyentuh.
Hingga kini cerpen Sanie tersebar di berbagai media. Koran Kompas, Jawa Pos, Suara Merdeka, majalah Femina, Pesona, Sekar, Kartini, Eve dan tabloid Nyata. Novelnya yang telah diterbitkan adalah: Garis Perempuan, Me
...more
Nor
Sep 27, 2010 rated it really liked it  ·  review of another edition
Recommends it for: all readers
Shelves: zamri-norazzah
Betapa susahnya orang yang dahagakan ilmu menuntut untuk belajar, namun berapa ramai anak2 di negara kita yang diberi peluang yang luas terbuka untuk belajar, tetapi dipersia2kan.

Ma Yan & ibunya menghayati erti sebenar tuntutan menuntut ilmu dalam Islam dan yang paling utama, buat mengubah nasib masa depan mereka.
Sophia P.
Pretty Good, but too dramatic...
"Sampai titik darah penghabisan"?
"Saya Gagal?"
:D (rofl)
...more
S3nj4
Jan 06, 2010 rated it really liked it
Berikut ini adalah resensi siswa kelas 10 setelah membaca Ma Yan bulan lalu.




Judul Buku: “Ma Yan”
Penulis: Sanie B. Kuncoro
Editor: Rahmat Widada
Penerbit: Bentang
Cetakan: I, 2009
Tebal: 214 halaman

Tak ada yang mustahil

Suatu hari di desa Zhangjiashu, China pada tahun 2001, Pierre Haski dan tim ekspedisinya yang bersiap meninggalkan daerah tersebut dipergoki oleh seorang wanita asing. Dengan panik wanita tersebut berceloteh dalam bahasa Mandarin, menarik-narik mereka agar ikut kerumahnya. Ketika ti
...more
verena mumtaz
Apr 16, 2010 rated it really liked it
Masih ingat dengan tokoh Lintang dalam laskar pelangi? Anak nelayan yang rela menggayuh sepedanya berkilo –kilo meter agar dapat mendapatkan pendidikan dibangku sekolah. tak jarang dia harus berpapasan dengan buaya, menunggu buaya lewat agar dia bisa selamat sampai di sekolah.

Hal itu juga hampir sama dengan apa yang dialami oleh Ma Yan. Ma Yan terlahir sebagai anak tertua dari keluarga miskin yang tinggal di Zhangjiashu. Sebuah kota kecil yang terletak ribuan kilometer di sebelah barat laut Beij
...more
Fadila
May 11, 2021 rated it it was amazing
Shelves: favorites
Ia seorang anak yang tak memiliki fasilitas apa pun untuk mencapai cita-cita, selain dirinya sendiri... Ia, anak perempuan itu, harus berjuang mengatasi kelaparan dalam puasa berpekan-pekan supaya bisa menabung untuk membeli sebatang pena.
Adakah ironi pendidikan yang lebih tragis dari itu?
.
.
.
❤ Novel yang membuat saya kesulitan tuk menahan airmata, karena gambaran tentang kehidupan di daerah terpencil yang jauh dari kata sejahtera sehingga bukan hanya terasa timpang antara kehidupan masyarakat de
...more
Maryam Qonita
Dec 31, 2019 rated it it was amazing
Baca buku ini saat aku kelas 1 atau 2 SMA, hampir 10 tahun yang lalu. Jadi lupa-lupa inget dengan keseluruhan bacaannya. Tapi yang kuingat, bahasanya bagus dan menambah kosakataku sebagai anak SMA. Juga bikin aku lebih bersyukur sih saat itu, karena aku bisa mengenyam pendidikan. Apalagi aku baca pas lagi di laboratorium, lagi bosen mengerjakan tugas kelompok dan pada rebutan mikroskop. Terus bacanya selesai satu kali duduk, aku pasti lagi bosen dan malas banget pas itu. Malas rebutan mikroskop. ...more
Susanti Susanti
Feb 12, 2017 rated it really liked it
Ma Yan, Kisah Perjuangan Melawan Kemiskinan dan Diskrimininasi Gender serta Marginalisasi Kehidupan

Air mata saya berkali-kali menetes sembari membuka lembar demi lembar novel karya Sanie B Kuncoro setebal 237 halaman ini. Saya larut dalam setiap pilihan kata Sanie yang mengena, cerdas, sekaligus menggugah nurani.

Novel ini diadaptasi dari kisah nyata Ma Yan, yang didapatkan dari catatan hariannya. Sebuah novel yang membuka cakrawala kehidupan kita. Banyak sekali yang dibahas disini. Bagaimana kem
...more
Hana Fitriani
Feb 10, 2019 rated it really liked it
sangat menginspirasi sekali :)
Suryati
Jun 01, 2009 rated it it was amazing
Shelves: novel
Ketika melihat buku ini dan membaca sedikit resensinya dibelakang buku ini, hati ini langsung tertarik. Setiap kisah yang menceritakan perjuangan dan semangat seseorang untuk bisa bersekolah setinggi-tingginya dan berusaha menggapai impiannya selalu membuatku terharu dan terkadang jika kisah itu disampaikan dengan bahasa yang menarik, air mataku tak terasa pasti keluar terkadang bergetar tubuh dan jiwaku. Entahlah...kisah seperti ini seolah melemparku kembali ke masa lalu...

Novel ini diangkat da
...more
Welma La'anda
Aug 30, 2010 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Ini ialah antara buku yang paling sukar sekali saya selesaikan. Sehingga saya mengamalkan bacaan pantas dan mungkin ada beberapa halaman yang tidak dibaca. Saya memang bermasalah apabila membaca buku yang sedih. Tambahan lagi jikalau ia melibatkan orang Islam dan saya tahu itu adalah kisah benar. Maka bertambah-tambahlah kekusutan jiwa ketika membacanya.

Ma Yan mengisahkan seorang remaja (lahir 1988 - 4 tahun lebih muda dari saya) yang berjuang untuk bersekolah. Keluarga sebelah ayahnya merupakan
...more
Susanti Susanti
Apr 05, 2016 rated it really liked it
Ma Yan, Kisah Perjuangan Melawan Kemiskinan dan Diskrimininasi Gender serta Marginalisasi Kehidupan

Air mata saya berkali-kali menetes sembari membuka lembar demi lembar novel karya Sanie B Kuncoro setebal 237 halaman ini. Saya larut dalam setiap pilihan kata Sanie yang mengena, cerdas, sekaligus menggugah nurani.

Novel ini diadaptasi dari kisah nyata Ma Yan, yang didapatkan dari catatan hariannya. Sebuah novel yang membuka cakrawala kehidupan kita. Banyak sekali yang dibahas disini. Bagaimana kem
...more
Safitri
Ma Yan gadis yang terlahir sebagai anak tertua di keluarga miskin yang tinggal di Zhangjiashu, China. Daerah pedalaman yang tak pernah tersentuh ingar-bingar kemajuan ekonomi di China. Saya ‘bertemu’ Ma Yan di sebuah toko buku kecil di Tasikmalaya. Ia ada di rak bersama buku-buku lainnya. Buku ini saya beli sebagai hadiah bagi keponakan perempuan yang tinggal di rumah untuk melanjutkan sekolah. Sayangnya keponakan saya tidak pernah tertarik untuk membacanya hingga kemarin di hari ke-6 puasa saya ...more
Marina
** Books 258 - 2014 **

Buku non-fiksi ini mengisahkan tentang perjuangan gadis kecil bernama Ma Yan yang tinggal di Zhiangjiashu (sebuah desa terpencil yang jaraknya ribuan kilometer dari Beijing). Ma yan yang gigih untuk menuntut ilmu ke sekolah meskipun itu ia capai dengan jarak tempuh 20 kilometer dengan berjalan kaki 4-5 jam.. Ia tidak sanggup untuk menumpang dengan traktor yang pastinya akan membuat perjalanannya lebih singkat karena uang 1 yuan sangat berarti bagi dirinya dan keluarganya ya
...more
B-zee
Mar 15, 2012 rated it liked it
Perjuangan dan Mimpi Gadis Kecil Miskin di Pedalaman China untuk Meraih Pendidikan. Itulah subjudul yang tertera di sampul buku ini. Dan begitu pula lah isinya. Ma Yan, adalah putri sulung dari pasangan keluarga miskin di daerah terpencil di China. Saking terpencilnya, dikatakan bahwa orang tak mungkin datang ke sana secara tidak sengaja. Selain itu, daerah tersebut mengalami kekeringan berkepanjangan akibat kebijakan pemerintah sebelumnya, sehingga meskipun bermata pencaharian sebagai petani, p ...more
Azrulazly
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Farah
Jan 10, 2011 rated it it was ok
Shelves: children, novel, reviewed
Novel ini mungkin seharusnya bagus ya.
Maksud gue, kan udah menceritakan perjuangan Ma Yan, ibunya, keluarganya, adik2nya, bagaimana Ma Yan menyimpan semuanya dalam buku catatannya.

Tapi menjadi membingungkan, saat kita berusaha memikirkan, bagaimana sebenarnya cerita mengenai Ma Yan ini bisa terungkap?

Kalau dibilang bahwa kisah Ma Yan ini terungkap berkat buku catatan yang diberikan oleh ibunya kepada lelaki asing yang ditemuinya pada suatu kali, gue rasa masih kurang mendukung juga.
Karena sejauh
...more
Irawan Senda
Apr 28, 2010 rated it really liked it
Judul Buku : Ma Yan
Penulis : Sanie B. Kuncoro
Pembaca : Semua Kalangan
Jenis Buku : Novel Inspirasi dari Kisah Nyata
Penerbit : Bentang
Penilaian : 4/5 (versi KBB)

Baru-baru ini saya membaca novel Ma Yan. Sebuah novel yang sangat menggugah dan sangat menyentuh perasaan. Novel ini bercerita tentang betapa sulitnya Ma Yan menghadapi hidup. Setiap hari ia harus berjibaku dengan kehidupan yang seolah tidak bersahabat kepadanya.
Dalam menjalani kehidupannya ia harus berjuang mempertahankan keinginannya unt
...more
AyuShafiyah
Mar 04, 2010 rated it really liked it
"Peribahasa mengatakan bahwa kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Maafkan bahwa aku telah gagal, Ibu. Namun, aku tidak akan berlindung di balik peribahasa itu. Tidak akan kulindungi ataupun kusamarkan kegagalan dengan alasan apa pun. Gagal adalah gagal. Kuterima dan kuakui dengan sepenuh hati.

Tapi Ibu, apakah kegagalan membuatku harus berhenti lalu melupakan jejak langkah yang telah kutempuh sebelum ini? Apakah kemudian aku harus kehilangan jejak untuk menuju arah selanjutnya?

Tidak Ibu,
...more
Nabila Anwar
May 12, 2015 rated it it was ok
Sedikiiit lagi.

Saya menyenangi tema perjuangan dalam meraih pendidikan. Sungguh. Berasa seger melihat kemudahan mengakses berbagai hal di jaman sekarang, termasuk pendidikan, malah kerap membuat anak jaman sekarang kluntang-kluntung.

Saya hanya kerap dilanda bosan saat mendapati beberapa luapan pikiran yang diulang pada bagian Ma Yan dan ibunya. Senang sekali jika proses sampainya tulisan Ma Yan ke orang-orang juga diceritakan. Dikit saja, nggak pa-pa. Karena setelah si Ibu lari-lari mengejar ro
...more
Sinta Nisfuanna
Ma Yan, gadis kecil Zhangjiashu yang menyimpan bara semangat untuk sekolah, walaupun harus berperang dengan kemiskinan. Di sisi lain, Bai Juhua, ibu Ma Yan, seorang wanita tangguh yang berjuang agar anak-anaknya bisa mendapatkan pendidikan sebaik-baiknya. Namun, berhadapan dengan "kuasa" kemiskinan sempat membuat Bai Juhua harus mematahkan semangat sang putri. Semangat yang harus dicabut karena kemiskinan dan garis perempuan. Garis yang mengukir "Perempuan tak layak mendapat pendidikan seperti l ...more
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 next »
topics  posts  views  last activity   
Goodreads Librari...: Book cover image 4 18 Jan 30, 2017 11:37PM  

Readers also enjoyed

  • Ketika Cinta Bertasbih: Episode 2
  • 5 cm
  • The Cat in the Hat (The Cat in the Hat, #1)
  • Sleepless in Manhattan (From Manhattan with Love, #1)
  • Hujan
  • New York After The Rain
  • Sepertiga Malam di Manhattan
  • Negeri Para Roh
  • Faith and the City
  • Bumi Manusia
  • 101 Hari Menulis & Menerbitkan Novel : Resep Cespleng Mendulang Uang
  • Tidak Ada New York Hari Ini
  • Perjamuan Khong Guan
  • Hatiku Memilihmu
  • Speed Reading for Beginners
  • Lightly: How to Live a Simple, Serene, and Stress-free Life
  • Merindu Cahaya de Amstel
  • A Thousand Miles in Broken Slippers
See similar books…

Related Articles

  Tami Charles is a former teacher and the author of picture books, middle grade and young adult novels, and nonfiction. As a teacher, she made...
45 likes · 65 comments
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Aku tidak boleh marah terhadap Ayah dan Ibu. Jika aku tak mengikuti nasihatnya, akan berada di mana aku hari ini? Aku tak akan tubuh dewasa dan mengerti tentang hal-hal baik dalam hidup. Jika ibu tidak membimbingku lewat kecaman-kecamannya, aku takkan tahu satu fen atau satu yuan itu apa, serta dari mana uang itu diperoleh” 8 likes
More quotes…