Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Katak Hendak Jadi Lembu” as Want to Read:
Katak Hendak Jadi Lembu
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Katak Hendak Jadi Lembu

3.66  ·  Rating details ·  96 Ratings  ·  16 Reviews
Paperback, 178 pages
Published 1985 by Balai Pustaka (first published 1935)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Katak Hendak Jadi Lembu, please sign up.

Be the first to ask a question about Katak Hendak Jadi Lembu

Community Reviews

(showing 1-30)
filter  |  sort: default (?)  |  Rating Details
Js Saputra
Dec 21, 2011 rated it it was amazing
Namanya Zubaedah. Panggilan akrabnya Edah. Sebagai bunga desa Edah adalah gadis santun, berbudi baik, hormat pada orang tua. Ayahnya, seorang haji kaya raya, Haji Hasbullah namanya, telah memilihkan calon suami untuk Edah. Tentu, bukan sembarang lelaki. Tentu, bukan lelaki sembarangan. Raden Prawira, seorang yang berpangkat maneri polisi. Edah pun tidak menolaknya. Edah bayangkan sebuah keluarga zakinah akan ia bangun dengan Raden Prawira. Terbentang di hadapan Edah masa depan yang membahagiakan ...more
Marina Zala
** Books 153 - 2014 **

Buku sastra angkatan lama ini menceritakan bagaimana Suria, seorang mantri kabupaten dikantor patih Sumedang, merasa dirinya paling hebat dan berkuasa.. sejak Kecil Suria sebagai anak tunggal dari Haji Zakaria yang selalu hidup dalam kemanjaan dan kesenangan sehingga tidak tahu arti akan hidup susah hingga terbawa di kehidupan pernikahannya dengan Zubaedah atau Edah yg merupakan anak dari sahabat karib Ayahnya, Haji Hizbullah

Suria acapkali bertingkah laku pongah, sombong, h
...more
Willy Akhdes
May 18, 2016 rated it really liked it
Salah satu roman sastra terbaik pasca kemerdekaan, saya rasa ini adalah karya terbaik Nur St. Iskandar. Dibalut dengan bahasa narasi yang menawan dan apik, ciri gaya bahasa lama yang sangat indah, dipadukan dengan dialog antar tokoh yang lugas.
Bercerita mengenai manusia yang ingin hidup senang tanpa berusaha dan abai atas keluarga nasib keluarga. Suria, tokoh sentral cerita ini, yang merupakan anak seorang haji dan saudagar terpandang, menikah dengan Edah yang juga merupakan anak seorang saudaga
...more
Bangquito
Apr 01, 2015 rated it really liked it
Shelves: roots
Aih sedap. Bicara tentang kesombongan dan modal membiayai kesombongan, karya ini super nampol. Ditulis dengan jernih, jujur, jelas, tanpa tendeng alih usaha-usaha bercerita yang menjebak. Bahkan judul sebagian besar chapternya sudah menjelaskan isi; 'Kosim lagi'. Sangking jernihnya, kelicikan protagonis disini sampai terlihat sebagai usaha normal seorang korban status sosial yang termakan kesombongan dan tergila hormat. Pesan moral tersampaikan, dan endingnya juga tidak menjengkelkan (fair), dit ...more
Dewi Yuliana
Jan 25, 2017 rated it really liked it
Baca buku ini di perpustakaan SD tempat saya bekerja sekarang. Melihat sampulnya yang sudah kusam, pasti buku ini sudah lama bertengger di rak perpustakaan sekolah dasar yang kurang diminati. Tapi meski sampulnya sudah terllihat lama, lembaran-lembaran di dalamnya masih bagus. Hanya agak lengket satu sama lain saat dibuka. Satu pertanda bahwa buku ini tidak banyak dibaca, atau mungkin hampir tidak pernah dibaca. Sayang sekali. Padahal menurut saya, roman ini cocok juga untuk dibaca anak usia SD. ...more
Toha Nasr
Feb 11, 2016 rated it really liked it
Bersuamikan Suria, Edah harus pandai menahan sabar, tubuhnya keropos digerogoti pikiran, Edah sampai pada masanya, ia tak kuat lagi hidup di samping Suria. Sepeninggal Edah, Suria bukan siapa-siapa, hanya pensiunan Mantri Kabupaten Sumedang. Tp Suria tetap tinggi hati, kecongkakan dan kesombongan terus digenggamnya erat-erat. ia tak sadar sifat buruknya selama inilah yang membuat Edah tersiksa, Edah adalah pakaian bagi kumpulan keburukan Suria, saat Edah pergi, Aib Suria yang selama ini ditutupi ...more
Ariefmai Rakhman
udah punya tapi belum kebaca...

Out of topic

dulu mamak sering cerita dongeng (fabel) tentang induk katak yang diminta anaknya mengubah dirinya jadi lembu, terus membengkakkan diri dengan menghirup udara sampai akhirnya dia meledak dan mati.

rasanya kalau mamak cerita hal2 yang diceritakan selalu nyata dan kalau ceritanya sedih air mata gak terasa netes, kalau ceritanya serem jadi takut....

kangen cerita2 mamak dulu, berkumpul ber4 bareng 2 orang adik di kamar yang lampunya dimatiin kalau lagi cer
...more
Azka Nur Afifah
Oct 18, 2015 rated it liked it
Review Sep 2016
Ceritanya masih dan akan selalu relevan dengan kondisi di masyarakat. Segala cara dilakukan demi mendapat penghormatan orang. Di dalam cerita ini tokoh utama berusaha menaiki tangga sosial dengan membeli barang mewah yang dilelang walau harus berhutang, serupa kredit barang mewah di zaman sekarang. Alih-alih menaikkan derajat dirinya dan keluarganya, pada akhirnya usaha tersebut mencerai-berai keluarganya dan harga dirinya.
Putri Wilda  Kirana
Apr 15, 2011 rated it liked it
Buku bacaan sewaktu di Sekolah Dasar. Buku ini mengandung pelajaran yang sangat bagus, untuk tidak "besar pasak daripada tiang". Suria si Katak dalam buku ini selalu menganggap dirinya lebih dari orang lain, dan selalu ingin dianggap hebat. Gaya hidup yang tidak sesuai dengan profesi nya membuat segalanya berantakan.
Sifat2 yang sangatlah sulit diubah sampai dia tua sekalipun, dan penyesalan & kesadaran selalu datang belakangan...
Pengen lagi baca buku ini...
Bae Suzy
Jan 25, 2012 rated it really liked it
ini adalah novel yang mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dengan apa yang ada di hidup kita. bukannya malah mengingkarinya. sombong itu adalah malapetaka seperti nasib suria yang di akhirnya menjadi gembel tak beruang. diusir pula dari sang anak yang berasal darah dagingnya sendiri
Echa
Jul 20, 2012 rated it really liked it
Ttg kehidupan seorang anak priyayi yg tak bisa meninggalkan kehidupan priyayinya walau telah menikah. Kehidupannya selalu besar pasak drpd tiang. Akhir cerita tokoh utama lelaki hidup dlm kesengsaraan. Diceritakan menggunakan bahasa melayu namun mudah dimengerti
Bening Tirta Muhammad
Mar 05, 2014 rated it really liked it
Kasus ektrim manusia. Karakter dalam cerita dibalut kuat dalam percakapan, narasi, dan cara pikir.
 Δx Δp ≥ ½ ħ
#1

Edisi baca ulang buku-buku sastra klasik Indonesia. Dalam format ebook karena buku cetaknya sendiri sudah sukar dicari. Ah.
Syafruddin
rated it liked it
Jul 08, 2009
Kiki
rated it liked it
Mar 26, 2014
Rananda Satria
rated it liked it
Dec 14, 2016
adzilri
rated it really liked it
Jan 19, 2015
Mukmin Nuridin
Nov 27, 2013 rated it really liked it
Meski sederhana cara penyampaiannya tapi kena banget
Kurniawan Ruri
rated it liked it
Mar 22, 2016
Syifa
rated it it was amazing
Aug 08, 2017
Suryati
rated it liked it
Dec 30, 2008
Mentarinadya
rated it liked it
Aug 20, 2015
Adaninggar
rated it really liked it
Mar 26, 2015
Prayudi Setiadharma
rated it really liked it
Jul 31, 2011
Mohd Hasnul
rated it really liked it
Dec 27, 2014
htanzil
rated it liked it
Jul 07, 2009
Hidaina
rated it did not like it
Dec 03, 2014
Uminya_marvel
rated it liked it
Jun 14, 2009
Divo Talenta
rated it it was ok
Jul 27, 2015
Roni Ansari
rated it liked it
Jul 08, 2015
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Nyanyian Malam
  • Sengsara Membawa Nikmat
  • Bukan Pasar Malam
  • Semerbak Bunga di Bandung Raya
  • Hujan Kepagian
  • Atheis
  • Harimau! Harimau!
  • Si Jamin dan Si Johan
  • Dunia Sukab: Sejumlah Cerita
  • Canting
  • Di Bawah Lindungan Ka'bah

Share This Book