Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sketches and Regrets

Rate this book
Published in accordance with the "Sketches and Regrets" exhibition at Villa Gupondoro, Lembang.

Illustration by Oky Kusprianto
Main Text by Airin Efferin
Edited by Setiadi Sopandi
Translation by Juhendy Setiawan Wu
Photography by Christian Nathael Wijaya
Graphic design by OMAH Library

The book follows Airin Efferin's (b. 1987) recollection about her relatively brief encounter with her husband, architect Oky Kusprianto (1978-2019) which was disrupted with his untimely death. Efferin's narrative accompanies the freehand sketches and design drawings by Kusprianto as their stories entangled between their life together, her musical career, and his architectural projects.

Written in English and Bahasa Indonesia, the book is published in accordance with the "Sketches and Regrets" exhibition at Villa Gupondoro, the former residence of the couple, in Lembang, Bandung, Indonesia.

151 pages, Paperback

Published November 1, 2020

Loading interface...
Loading interface...

About the author

Airin Efferin

6 books58 followers
Airin Efferin is a retired concert pianist who is currently running the Bandung Philharmonic, a professional symphony orchestra in West Java,
Indonesia.

She also produces stage musicals in Jakarta and dives with the elusive mola-mola in Bali.

She grew up in three countries: Taiwan, Indonesia, and the USA.

Airin is a survivor of bulimia, sexual abuse, physical abuse, and the death of her (first) husband.

She began writing when she was widowed, as a way to channel her emotions. It grew into a love for telling stories of her various experiences.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
5 (31%)
4 stars
9 (56%)
3 stars
2 (12%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 9 of 9 reviews
Profile Image for Shafira Indika.
181 reviews121 followers
September 27, 2021
4.5/5⭐️

Tulisan ini kerasa sangat personal sih menurutku. Cara penulisnya buat narasiin kehidupan Oky Kusprianto, seorang arsitek berbakat dengan karya2nya yg.. bingung mau blg apa karena takut terkesan sotoy gt soalnya aku gaterlalu paham arsitektur but honestly i really love those sketches. Ada bbrp sketch yang kerasa familiar dan pas baca judulnya... oh iya perasaan pernah lewatin ini pas lagi jalan2 di Bandung. Seneng bgt jadinya hehehe tapi bbrp tempat belum pernah aku kunjungin dan semoga next time bisa berkesempatan buat datengin, terutama Villa Gupondoro hihi (tadi abis stalk ignya trs menarikbgt tempatnya🥺)

Buku ini, seperti namanya, berisi sketsa-sketsa karya Oky Kusprianto—sebab memang dibuat dalam rangka mengenang sosoknya—beserta beberapa tulisan Airin Efferin, istri dari mendiang Oky. Buku ini memang didominasi oleh sketsa-sketsa, bahkan ada barcode-nya juga yang mengarahkan kita ke informasi tambahan terkait sketsa yang dibuat. Tidak semua sketsa pada akhirnya dijadikan bangunan, beberapa bertuliskan unbuilt. Pada sketsa-sketsa yang terealisasikan ditambahkan foto-foto terkait.

Ga banyak sih yang bisa diomongin dari buku ini karena buatku rasanya seperti membaca catatan yang personal milik seseorang dan sepertinya emang konsepnya begitu. Tapi narasi-narasi di dalamnya bikin aku sbg pembaca bisa merasakan perasaan-perasaan yang tertuang di setiap esai tulisan Airin.

Satu2nya hal yang kurang disini cmn... gaada nomer halamannya wkwkwk tapi kyknya konsepnya emang gitu ya—semacam sketchbook ditambah catatan2 khusus? Soalnya sketchbook kan gapake nomer halaman hehe :)

-

Anyway, sukses terus buat kak Airin, yaa terutama dengan Nisha Trilogy-nya dan karya2nya mendatang! You're a great storyteller <3
Profile Image for Krisandryka.
42 reviews6 followers
March 16, 2021
i love how brutally honest ci airin is in her sad, beautiful writings about her late husband. and as a person without any sense of art, i love the elaborate sketches 💕

my favorite quote:
because as humans, we will always make mistakes which we regret. i just hope i have the courage to learn from them, instead of letting my past regrets define my present and future.
Profile Image for Sherry Heather.
196 reviews3 followers
March 14, 2021
So simple yet so touching and aesthetic, this book is perfect for you who ever experienced loss or even know the author personally. I love how it is written. It's somehow soft, and reminiscing someone this way feels so special. The sketches are also so interesting to look at!
Profile Image for Melisyania .
16 reviews3 followers
November 10, 2021
ini nonfiksi tapi bisa bikin aku, senyum senyum dan nangis disaat yang bersamaan
Profile Image for Fahri Rasihan.
471 reviews105 followers
November 7, 2021
• Judul : Sketches and Regrets
• Penulis : Airin Efferin
• Penerjemah : Juhendy Setiawan Wu
• Penyunting : Setiadi Sopandi
• Penerbit : RAW Press
• Terbit : 2020
• Tebal : 151 halaman
• Ukuran : 15 × 21 cm
• Cover : Soft cover
• ISBN : 9786025615979

Sebagai pembaca, saya teramat jarang menemukan sebuah buku yang berisi sketsa-sketsa arsitektur. Sesuai dengan judulnya, Sketches and Regrets, buku ini memang membahas sketsa-sketsa arsitektur terakhir yang dibuat oleh Oky Kusprianto, mendiang suami Airin Efferin. Tidak hanya berisikan sketsa, buku ini juga menyertakan beberapa esai pendek yang ditulis Airin sebagai kenangan akan hubungannya dengan Oky Kusprianto. Setiap tulisan menunjukkan jalinan hubungan antara Airin dan Oky yang ditulis dengan singkat, manis, dan bermakna. Mulai dari awal perkenalan mereka, pendekatan, hingga pada akhirnya menikah. Airin sendiri memperlihatkan interaksinya yang unik dengan Oky yang berprofesi sebagai arsitek dan Airin yang merupakan seorang pianis. Interaksinya bagi saya terlihat manis dan menggemaskan. Sayangnya, takdir berkata lain, Airin harus kehilangan Oky akibat sebuah kecelakaan yang merenggut nyawa Oky. Bagi saya, buku ini memiliki makna dan maksud yang mendalam untuk mengenang sosok orang tercinta yang kadang kala kita lupa untuk menghargai waktu kebersamaannya.

Format buku ini bisa dibilang menarik, karena selain berisi sketsa dan esai, terdapat juga kode batang yang akan mengarahkan pembaca pada lokasi dan referensi lainnya yang berhubungan dengan sketsa yang sedang dibahas. Saya juga amat mengagumi Gupondoro, vila yang didesain oleh Oky Kusprianto. Bagaimana Gupondoro dapat menjadi lokasi yang memenangkan dan privat saat membutuhkan kedamaian. Rasanya campur aduk saat membaca Sketches and Regrets. Di satu sisi, saya dibuat takjub dan kagum dengan goresan sketsa hasil karya Oky Kusprianto. Di sisi lain, saya juga bisa merasakan kedalaman emosi yang disampaikan Airin Efferin dalam setiap esai yang ia tulis. Dua hal ini, sketsa dan esai, dapat bersatu padu menceritakan sebuah karya, emosi, hingga sejarah yang mungkin masih belum banyak yang tahu. Skteches and Regrets merupakan jenis buku yang bisa dibaca dalam sekali duduk. Buku ini akan cocok untuk kamu yang memerlukan bacaan yang ringan, ringkas, dan mendalam.
Profile Image for Michael Hall.
23 reviews
March 1, 2021
- A wonderful homage to the life and work of Indonesian architect Oky Kusprianto, a rising star in the creative world whose life was tragically cut short in an accident.

- A testament to two visionary creative minds and souls joining forces for a brief time to empower their individual artistic disciplines, careers, and community. Airin Efferin, pianist, orchestra founder, community organizer, advocate for women's rights, lovingly casts a bright light on the impact her beloved Oky Kusprianto had on both her community and herself.

"Sketches and Regrets" contains many delights and discoveries. Please take note of the Table of Contents. It is organized on two pages - each page is a duplicate listing of the opposite page. Sketches are highlighted on one page, while Regrets are highlighted on the other. It's a clever visual and emotional representation both what's to come in the book and who's contributions are being represented.

Architects will adore this book. Oky Kusprianto's architectural sketches of his projects are front and center. Each page features not only renderings, but also QR codes leading the reader to further information: i.e. each projects mapped location, websites, and additional pertinent links.

If you are an appreciate architecture, Indonesian culture, or witnessing the confluence of two powerful creative minds impact each other's personal and artistic lives, then you will completely enjoy reading "Sketches and Regrets."

Thank you, to Airin Efferin for championing the life and work of Oky Kusprianto. You've brought him closer to all of our hearts.
Profile Image for mereadthisbook.
63 reviews4 followers
January 10, 2022
once again. this book feels so personal to be read by me, as a reader. i feel so blessed as well cos i got the chance to view these architectural sketches ---since i also have an interest on it. then, the stories written by mbak airin made it even more special, wonderful, and emotional. i can feel how deep and beautiful their love is. i love each arts and loves that being poured here. once again, i love this book! thanks for giving me the opportunity to read this book 🤍📖
Profile Image for Wahyu Novian.
331 reviews37 followers
November 29, 2021
Betapa personal. Bikin bertanya-tanya apa yang akan dituliskan tentang saya setelah kematian saya? Meski tentu nggak berharap banyak untuk dituliskan juga. Hehe. Juga jadi teringat suatu saat lalu saya sempat ingin jadi arsitek.
Profile Image for Meilany.
59 reviews3 followers
April 12, 2021
🌻BOOK REVIEW 🌻
Judul : Sketches and Regrets
Penulis : Airin Efferin
Sketsa : Oky Kusprianto
Genre : Memoir
Penerbit : Omah Library
Rating : 4/5 ⭐

Awalnya aku kira ini buku fiksi atau semacamnya tapi ternyata ini adalah memoir yang memadukan antara Arsitektur dan musik yang pertama kali aku baca, esai-esai yang ditulis berdasarkan masa lalu si penulis Ci Airin yang mengiringi sketsa-sketsa yang pernah dibuat oleh mendiang suaminya Kak Oky. Ya, bisa dibilang esai-esai ini merupakan masa lalu yang berat dan menyedihkan bagi penulis namun kita sebagai pembaca diajak untuk setegar mungkin meskipun penyesalan-penyesalan itu mungkin sulit untuk hilang dari kehidupan penulis sendiri. Sekuat itu Ci Airin tuh :')

Ini adalah buku bilingual di mana terdapat dua bahasa yang berdampingan yaitu bahasa Inggris dan Indonesia. Yang aku suka dari buku ini adalah pengetikannya yang menggunakan rata kanan yang mana aku sendiri baru pertama kali baca buku yang seperti ini. Meskipun ada beberapa kalimat dalam bahasa Indonesia yang terkesan agak janggal gitu narasinya tapi overall aku sangat menikmati sekali membaca buku ini.

Oh iya, sketsa-sketsa yang dibuat juga bener-bener keren banget mengingat almarhum Kak Oky adalah seorang Arsitek yang handal. Mungkin bagi beberapa orang buku ini bisa habis dibaca dalam sekali duduk. Tapi buatku butuh waktu yang cukup lama untuk sekadar menikmati sketsa-sketsanya, aku jadi pengin pergi ke tempat2 yang ada di sketsa ini 😭❤️ yang paling bikin meleleh sih bagian undangan pernikahan yang dibuat Kak Oky sebelum mereka nikah di mana desainnya memadukan antara Ci Airin yang seorang Pianis dan Ka Oky yang seorang Arsitek. Kalo kalian penasaran pokonya kalian harus banget baca buku ini ✨
Displaying 1 - 9 of 9 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.