Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “90 Hari Mencari Suami” as Want to Read:
90 Hari Mencari Suami
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

90 Hari Mencari Suami

by
3.54  ·  Rating details ·  82 ratings  ·  30 reviews
Eli panik saat resmi berusia 30 tahun.

Mimpi-mimpinya tentang “sukses sebelum 30 tahun” kandas seketika karena dia tak hanya belum menikah, tetapi juga tidak punya pacar sama sekali. Kariernya? Sama karamnya dengan kapal Titanic. Dia masih menjadi budak artis di Glow Event Company dan sadar tak bakal pernah naik pangkat menjadi artis itu sendiri.

Kepanikannya berlipat-lipat
...more
Paperback, 364 pages
Published October 7th 2019 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about 90 Hari Mencari Suami, please sign up.

Be the first to ask a question about 90 Hari Mencari Suami

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.54  · 
Rating details
 ·  82 ratings  ·  30 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of 90 Hari Mencari Suami
omnivoreader
Oct 10, 2019 rated it really liked it
3.5

Sempat harap-harap cemas Ken Terate bikin MP. Tapi ternyata tetap gaya khas dia dan tetap layak dinikmati! Kehidupan Eli juga terasa dekat tapi nggak gengges (buat gue) pas baca. Geng Trio Macan-nya seru (tepok jidat kalo Rosa udah berisik). Galaunya Eli bisa dipahami. Dan koleksi sepatu Eli bisa dimaklumin (wadaw, sungguh gue tercubit, meski bedanya gue sneakers).

Dan 360 halaman nggak terasa, tau-tau abis, bles.

Yang disayangkan cuma pengerjaannya... hehehehehehehe, padahal naskah ini bagus.
...more
Liliyana Halim
Oct 23, 2019 rated it really liked it
Sukaaaa 😍. Ada banyak cerita didalam novel ini nggak melulu tentang Eli.

“Mereka hanya melihat foto, Nak. Kamu juga. Foto bisa jadi benar, tetapi juga bisa menipu dan yang jelas, tidak mengungkapkan semuanya.” (Hal 272).
Pauline Destinugrainy
Eli, seorang gadis berumur 30 tahun. Di usia kepala tiga ini, Eli terancam menjomlo seumur hidup. Pasalnya, adik bungsunya sudah merencanakan pernikahan, sementara adiknya yang kedua segera menyusul untuk melamar pacarnya. Sementara Eli, jangankan calon suami, pacar saja dia belum punya.

Di tengah kesibukannya sebagai seorang Event Organizer, Eli meminta saran pada sahabatnya. Sandra, yang sudah menikah dengan seorang bule, dan Rosa, seorang fotografer lepas adalah dua orang sahabatnya sejak beke
...more
Ossy Firstan
Judulnya mengingatkan sama film zaman nene terima raport. Key, jadi tersebutlah Mbak Eli, yang mendadak gundah gulana karena tahu adiknya mau meniqa. Mbak Eli pun memulai misi mencari suami, meskipun kata Mbak Eli ketakutan seharusnya ga jadi alasan untuk niqa atau tidak. Kurasa ini relate sekali di masa kini, karena ada beberapa orang ingin meniqa karena takut feeds instagramnya ada yang kurang, misalnya haghag. Pada akhirnya Mbak Eli meniqa dengan orang dekat wkwk.
Kumenikmati metropop pertama
...more
Anidos
Nov 07, 2019 rated it liked it
Yang ditakutkan beneran terjadi, kecanggungan percakapan bagi penulis yang biasa memakai gaya cenderung baku dan beraku-kamu dalam membahasakan kehidupan dewasa berlatar ibukota. Selain itu, meski sudah dilengkapi dengan referensi yang sangat kekinian, cara Eli bertutur terasa jadul, kayak ini seharusnya latar waktunya 2009-ish alih-alih 2019. Ditambah urusan teknisnya yang juga belum rapi-rapi amat, saya merasa tersendat sebelum tersedot ke dalam cerita. Makanya ngelarinnya jadi lama banget.

Sat
...more
Nining Sriningsih
May 28, 2020 rated it really liked it
*baca di Gramedia Digital
=)

baca ini tuch bikin ketawa ngakak, sedih, terharu, pokoknya semua rasa ada dech..
prinsip Sandra agak sebal q baca'y, yaach walaupun di luar negeri biasa aja..
>,<

hei..
q juga merasakan apa yg dirasakan sama Eli..
tahun depan usia q sama kayak Eli..
:D

asli bikin kesal banget bos'y Vivian, pingin q tampar bolak balik kalau bisa..
XD

q juga agak sebal juga sich, sama pemikiran Eli..
yg banding" kan semua'y dengan merek branded, kan q nggak ngerti sama sekali..
maklum q cuma beli
...more
Reina Tan
Dec 30, 2019 rated it it was ok
Crap. I closed 2019 with this book.
Riz
Oct 29, 2019 rated it liked it
Naah, ini nih. Berasa baca metropop terbitan tahun 2006-2009 an. Kusuka gaya metropop yang terbit kisaran tahun segitu.. Btw tua ugha selera aing wkwkwk
Amaya
Apr 11, 2021 rated it really liked it
Enggak ada yang lebih buruk ketimbang jomlo dan jobless di usia 30 tahun. Setidaknya begitulah tiga puluh tahun Eli. Selain kerja, kerja, kerja, dia bakal "dilangkahi" adiknya! Menurut mitos, kalau dilangkahi adik menikah, nanti bakal jadi perawan tua!

Perjalanan 90 hari mencari suami ini bikin gregetan, bukan cuma kisah Eli, tapi dua orang teman lain. Yah, hampir setengah buku isinya fokus mencari calon suami sebelum hari h pernikahan adik Eli.

Ha, metropop rasa teenlit. Mungkin karena Mbak Ken b
...more
Dini Annisa Humaira
Oh aku pribadi suka banget sama buku ini, dan duh baca ini, dibikin ketawa terus ga lama nangis terus ketawa lagi. Aku kalau baca ini di depan umum mungkin bakal dikira sakit kali ya wkwk. Tapi ya, aku baca dari hal. pertama sampai ga tau deh itu hal. berapa, yg jelas pas Eli akhirnya pulang pas lamarannya Alisa aku ngerasa kayak gimana ya? Bosen? menurutku ga begitu menarik malah aku sempat kepikir kayak nya ga bakal selesai baca ini, tapi setelah pulang itu menurutku jadi seru wkwk.

Ceritanya s
...more
Bunga Mawar
Selama ini saya selalu suka karya Mbak Ken, tapi buat yang satu ini, sejak awal tokoh utamanya, Eli, nggak bisa menarik simpati saya. Padahal saya punya urusan yang sama saat seusia Eli, yaitu belum punya pacar (dan sekarang juga belum sih, hehee).

Bagian prolog buku ini sudah bikin saya ilfil pada Eli karena dia sudah digambarkan sok cakep dan materialistis. (view spoiler)
...more
Ika Merdekawati
Jul 04, 2020 rated it liked it
Sebenarnya ini buku sudah sering muncul di beranda, bahkan sudah di review banyak orang di goodread dan di instagram. Awalnya sudah tidak mau baca ini, dengan alasan, nanti disangka kebelet nikah. Tahu, kan, netizen +62? Hal-hal yang berbau soal pernikahan, pasti disangkut pautkan dengan kebelet nikah.

Dari judul sudah sangat menggelikan, bagaimana bisa menemukan suami dalam 90 hari hanya karena panik di usia 30 dan sudah mau dilangkahi oleh dua adiknya untuk segera menikah? 🤣😆 Tapi bener deh, y
...more
Aishe Al-Qadry
Mar 23, 2020 rated it it was amazing
Ide cerita yang unik, membuat aku betah berlama-lama membaca novel ini. Berkisah seputar kehidupan modern vs tradisi dan mitos yang menurut anak-anak zaman now adalah kuno, nyatanya hal tersebut masih dipegang teguh dan dipercaya oleh beberapa orang. Termasuk Eli dan ya, aku mungkin. Hehehe. Buat jaga-jaga.⁣

Alur cerita yang cenderung maju, membuat pembaca gak perlu berpikir keras untuk mengingat-ingat jalannya cerita ketika deretan waktu dalam cerita harus berpindah. Good job.⁣

Pertemuan Eli de
...more
Rizka Surfa Ardiana
Apr 16, 2020 rated it liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Erika Indriyani
May 05, 2020 rated it liked it
Jadi bagaimana perasaanmu saat umur 30 tahun belum menikah? Ditambah lagi kenyataan bakal dilangkahi menikah adikmu. Ini dialami oleh Eli. Bekerja di EO membuatnya sibuk sepanjang waktu hingga gak sadar telah memasuki umur 30 tahun. Ditambah keluarganya yang percaya mitos kalau dilangkahi menikah adiknya bakal susah dapat jodoh. Bertemu bermacam-macam laki-laki yang ternyata gak sesuai ekspektasinya hingga akhirnya menyerah sebelum pesta pernikahan adiknya.

Cerita ini seru sih, cuma kurang suka b
...more
Dinur A.
Nov 26, 2020 rated it liked it
Shelves: physically-owned
Kayaknya saya lebih prefer tulisan Ken Terate yg ga "Jakarta" deh.. Entahlah, 90 Hari ini terkesan terlalu maksa, kebanyakan name dropping gitu. Nyebar istilah2 semacam quiche, bruschetta, quick brunch, cocktail, dan sederetan merk tas dan sepatu ga otomatis bikin sebuah cerita jadi "Jakarta". Belum lagi penggunaan gue/lo, aku/kamu, nggak/tidak bahkan tak yg ga konsisten.

Selebihnya, ceritanya sendiri masih sangat khas Ken Terate. Setuju sama review yg bilang bahwa baca ini berasa lg baca MetroPo
...more
Oni
Mar 20, 2020 rated it it was amazing
Shelves: 2020
Ken Terate ini salah satu penulis yang udah gue ikutin dari jaman gue masih remaja. Makanya kepiawaiannya dalam menulis dan bercerita ngga usah diragukan lagi deh.

Gue suka banget dengan karakter Eli. Sepanjang baca, gue sukses dibikin ngakak sama pemikiran dan celetukan konyolnya yang ajaib. Ceritanya juga seru. Belum lagi kehadiran dua sahabat Eli, Sandra dan Rosa yang menambah “bumbu penyedap” di novel ini. Ending-nya pun manis banget!

Bener-bener recommended!
Orina Fazrina
Apr 16, 2020 rated it really liked it
Ini buku Ken yang pertama kali aku baca. Suka dengan gaya menulisnya. Lebih suka lagi dengan idenya. 90 hari memang bisa buat dapetin suami?

Novel ini bisa jadi penyemangat sekaligus menghibur para jomlo, nih.
ijul (yuliyono)
Dec 19, 2020 rated it really liked it
Shelves: metropop, dewasa
will have a proper review anytime soon for the first metropop ever by one and only ken terate
Ayu Yudha
Sep 11, 2020 rated it liked it
2.5*

Kid
Oct 26, 2020 rated it it was amazing
'Saat usia lo 30 tahun, sudah saatnya lo punya harga diri.'

What a quote.

Nulis metropo lagi dong, Kak.
...more
Eza
Mar 12, 2020 rated it it was ok
90 Hari Mencari Suami, Ken Terate : Metropop - 359 Hal

Eli, 30 Tahun yang mendapatkan kejutan akan dilangkahi menikah oleh adik perempuan dan adik lelakinya dalam jangka waktu yang berdekatan.
Dan akan menjadi perawan tua, konon menurut adat istiadat jawa.

Bersama 2 sahabatanya, sandra dan rosa yang juga mempunyai masalah sendiri. Mereka bertiga sama - sama memecahkan masalah Eli.

Di novel ini ada pelajaran yang bisa diambil, "sebenarnya tujuan untuk menikah itu apa sih ?" *hm sepertinya ide yang ba
...more
Filz
Apr 29, 2021 rated it really liked it
Kayak baca metropop jadul, asik. Walaupun menurut gue perjalanan mencari suaminya agak maksa, karakter Eli yang kocak jadi poin plus buku ini
Dewi
Oct 30, 2019 rated it really liked it
Shelves: chicklit
"Cari suami dalam sembilan puluh hari? Masalahnya cari tas Abekani saja butuh waktu yang lebih panjang daripada itu!"

Inilah kisah Eli yang hidup di ibukota dalam mencari cinta. Kenapa harus 90 hari? Itu batas waktu proyek yang ditetapkan oleh teman-temannya ketika tahu adik bungsu Eli akan menikah di akhir tahun. Plus adik laki-lakinya juga sudah berencana melamar sang kekasih.
Secara fisik Eli digambarkan sebagai perempuan yang menarik, tidak sulit mendapatkan pacar; namun entah kenapa saat usi
...more
Weni yuanita
Oct 24, 2019 rated it liked it
Eli adalah tokoh utama novel ini, seorang wanita berusia 30 tahun, wanita karir dan single. Adik perempuannya akan segera menikah, melangkahi Eli baik ia setuju atau tidak. Saya disuguhi kepanikan Eli menghadapi situasi ini, dari yang lucu sampai sedih. Bagi saya buku ini ngena banget, karena kami sepertinya memiliki persamaan nasib yang sama. Bisa dikatakan saya ngertilah apa yang sedang dialami Eli, berondongan pertanyaan " kapan nikah " yang gak ada habisnya atau dijadikan bahan gosipan kelua ...more
Rini Cipta Rahayu
Jan 22, 2020 rated it liked it
Sebagai novel debut, novel ini termasuk oke. Ide ceritanya khas Metropop banget, menampilkan kisah wanita single yang tinggal di ibu kota, suka duka menjalani pekerjaan serta kegalauan tokoh di usia yang dewasa tapi tidak cukup beruntung dalam hal asmara. Novel ini juga menampilkan anggapan atau kepercayaan pada masyarakat tentang dilangkahi yang katanya akan membuat susah jodoh. Konfliknya ternyata tidak hanya seputar masalah asmara Eli saja, tapi lebih kompleks dari itu. Misalnya aja konflik d ...more
Aulia  Rofiani
Rating asli 3.5
Cukup asyik dibaca dan bikin betah, 364 halaman jadi ga berasa
Pace nya emang berasa cepet banget ditambah gaya penulisannya cukup oke dan nyaman dibaca
Calon suami potensial si Eli yang mampir ke kehidupannya juga cukup bikin gue tertarik buat "wah ini orang kurangnya apa ya?" it's kinda cool honestly
Overall, buku ini cocok buat para lajang di luar sana
Semoga bisa menemukan pasangan hidup terbaiknya ❤❤
Focus on yourself first, and you'll be loved in the end
...more
Sofia Aulia
Nov 11, 2019 rated it really liked it
Baca buku ini seperti ngaca. Cerita hampir mirip dengan yang sedang saya alami. Usia hampir 30 (belum tapinya tapi segera) punya adik perempuan yang sudah memiliki pacar dan menuju serius.

Banyak celetukan2 yang membuat daya tertawa sekaligus meringis, karena seolah2 mentertawakan diri saya sendiri.

Bahasanya yang menyenangkan, alur yang mudah diikuti, dan ending yang memuaskan menurut saya.

PS : I like tristan
Prima patriotika
Dec 31, 2019 rated it liked it
2019 ditutup dgn novel ini... Bikin penasaran sampai akhir... Lumayan suka ceritanya meski gak jatuh cinta dgn karakter utamanya...
mey
Nov 14, 2019 rated it it was ok
i can’t bring myself to finish this but i already know how it goes.
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Ganjil-Genap
  • Second Chance
  • ACC, Pak!!
  • Algoritme Rasa
  • Progresnya Berapa Persen?
  • Beta Testing
  • All is Fair in Love and Game
  • Walk on Memories
  • Melbourne (Wedding) Marathon
  • You Really Got Me
  • The Case We Met
  • Resign!
  • Starting Over
  • Finn
  • Perempuan Bayangan
  • Mencari Simetri
  • Over the Moon
  • Start Again
See similar books…

Related Articles

What will you do when it's your turn to pick your book club's next read? Well, this is what you won't do: panic. Why not? Because we've dug...
78 likes · 17 comments