Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Deru Campur Debu” as Want to Read:
Deru Campur Debu
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Deru Campur Debu

4.06  ·  Rating details ·  357 Ratings  ·  19 Reviews
ia masih mau hidup seratus tahun lagi
tapi raga memang rapuh
lebih seperempat abad lalu ia pergi
hanya karya-karyanya yang kini masih tinggal
dan juga,
semangatnya yang garang menggelegak...

kita butuh semangat macam itu
kejalangan, kadang harus ada
dan memang,
harus tetap ada...

Agar tinju bisa tetap terkepal
dan lengan bisa tetap teracung...
Paperback, 48 pages
Published 2000 by Dian Rakyat (first published 1949)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Deru Campur Debu, please sign up.

Be the first to ask a question about Deru Campur Debu

Community Reviews

(showing 1-30)
Rating details
Sort: Default
|
Filter
Audita Rafikoh
Jan 28, 2010 rated it really liked it
Dia suka orang yang berani ... hidup ...

Katanya (dalam semangat dia berujar)
"Biar peluru menembus hatiku, aku tetap meradang, menerjang
Luka dan sisa kubawa berlari ... berlari ... hingga hilang pedih dan perih
Dan aku akan lebih tidak peduli, aku akan hidup seribu tahun lagi"

Semangat dan keberanian kita ... Dia suka
Enya Rahman
Sep 02, 2013 rated it really liked it
Saya akan mencatut salah satu puisi yang ada di buku ini:

Pilihanmu saban hari menjemput, saban kali bertukar;
Besok kita berselisih jalan, tidak kenal tahu:
Sorga hanya permainan sebentar

Aku juga seperti kau, lekas berlalu
Aku dan Tuti+Greet+Amoi ... hati terlantar,
Cinta adalah bahaya yang lekas pudar


(TUTI ARTIC: 41)

Cinta adalah bahaya yang lekas pudar (kalau anak sekarang digombalin seperti itu udah harus diantar masuk UGD karena keabisan nafas :p)

Sam Haidy
Nov 09, 2010 rated it liked it
Kumpulan beberapa puisi CA dikemas berdampingan dengan gambar ilustratif. Ini buku CA yg pertama saya baca (waktu SD), minjem dari perpustakaan umum Ciamis (my father was working there)
Ade Faulina
Puisi-puisi yang bisa memperkenalkan kita pada sosok seorang Chairil Anwar. :)
Washa Nasution
Mar 21, 2010 rated it it was amazing
Belum ada buku puisi tandingannya ...
Nanda Alifya Rahmah
Oct 08, 2017 rated it really liked it
Larik-larik penuh tekanan pada imaji peristiwa, gerak lakon subjek lirik dalam ruang, namun bukanlah bentuk puisi narati yang cair-mengalir. Teksnya padat dan penuh perhitungan.
Zafira Sastrosudarmo
"Aku tidak bisa tidur,
orang ngomong, anjing nggonggonh
dunia jauh mengabur
kelam mendinding batu
dihantam suara bertalu-talu
disebelahnya api dan ahu

Aku hendak bicara
suaraku hilang, tenaga terbang
sudah! tidak jadi apa-apa!
ini dunia enggan disapa, ambil perduli

Keras membeku air kali
dan hidup bukan hidup lagi

Kuulangi yang dulu kembali
sambil bertutup telinga, berpicing mata
menunggu reda yang mesti tiba"
Amalia Astari
Jun 26, 2012 rated it liked it
Sebagian besar puisi Chairil di buku ini sudah pernah saya baca sebelumnya di buku Aku CA misalnya, dan puisi isa di buku GM atau di buku sastra lainnya. Ilustrasi oleh Oesman Effendi di buku ini mampu membangun suasana lebih ketika saya membaca puisi. Terutama di puisi 'Isa'. Pembaca juga bisa melihat tulisan tangan Chairil 'Di Karet (daerahku yang akan datang)' di halaman akhir buku.
orin
Jul 25, 2014 rated it it was amazing
"Cinta adalah bahaya yang lekas pudar."
Bambang Abdul Ghofur
Sastra tak terbendung.
Bunga
Sep 05, 2014 rated it it was amazing
good
Danik Ap
Apr 20, 2015 rated it liked it
amazing book
Maulidya.Wibawanti.Gmail.Com
So Amazing!
Kholifatur Rosyidah
May 07, 2014 rated it it was amazing
memang semua puisi nya chairil anwar itu membuat saya bangga menjadi republik indonesia dan membuat saya lebih gemar menulis / membaca puisi
Farah Fitria Sari
Emo as usual
Muhammad Alfath
rated it liked it
Feb 03, 2015
Rachaelray
rated it really liked it
Dec 14, 2014
Tiva
rated it really liked it
Dec 21, 2014
Aryo Redliansyah
rated it it was amazing
Mar 16, 2016
Jiwa Rasa
rated it liked it
Jan 06, 2010
Della
rated it liked it
Jul 08, 2009
Tyas Mangestu
rated it it was amazing
May 03, 2016
Mario Muhammad
rated it really liked it
Jan 16, 2015
Hendra
rated it it was amazing
Jul 14, 2017
Fauzy Dzulfiqar
rated it really liked it
Apr 13, 2014
Nanny SA
rated it really liked it
Jan 03, 2009
Vina Aperysa
rated it liked it
Jun 08, 2016
Rover
rated it it was amazing
Apr 28, 2016
Dwiyanti Cavaleiro
rated it it was amazing
Mar 17, 2017
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
  • Duka-Mu Abadi
  • Tirani dan Benteng: Dua Kumpulan Puisi
  • Aku Ingin Jadi Peluru (Kumpulan Puisi)
  • Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
  • Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung
  • Olenka
  • Ballada Orang-Orang Tercinta
  • Sajak-sajak Lengkap, 1961-2001
  • Seribu Kunang-kunang di Manhattan
  • Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan: Kisah Pemberontakan Madiun September 1948
  • Namaku Hiroko
  • Jalan Tak Ada Ujung
  • Belenggu
  • Puisi Mbeling
  • Rumah Bambu: Kumpulan Cerpen Pertama dan Terakhir
  • Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 2
  • Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai
151902
Chairil Anwar was one of the famed figures of the “1945 Generation,” that group of luminaries who brought heat and light to Indonesian literature in the formative years of the new nation.

Through his poetry, Chairil Anwar succeeded in infusing Indonesian verse with a new spirit and bringing a new enthusiasm to Indonesia’s cultural arena. He also provided friends and acquaintances with never-ending
...more
More about Chairil Anwar...