Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis” as Want to Read:
Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis

4.26  ·  Rating details ·  112 ratings  ·  28 reviews
112 pages
Published January 2019 by bukumojok
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis, please sign up.

Be the first to ask a question about Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 4.26  · 
Rating details
 ·  112 ratings  ·  28 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis
Raafi
Mar 25, 2020 rated it liked it
Shelves: 2020, asli-indonesia
Membaca karya Cak Rusdi memang sebuah keharusan, apalagi di tengah hiruk-pikuk seperti sekarang. Mengingatkan kembali pada hal-hal pokok yang kerap terlupakan.

Kisah-kisah yang diangkat dari hadis dan Alquran disampaikan secara ringan dan melenakan, walaupun ada beberapa bagian keredaksian yang sulit dipahami.

Kutipan ini diambil dari kisah Ali bin Abi Thalib r.a. yang sebetulnya sudah sering kita dengar tapi entah mengapa begitu bergemuruh saat membacanya:
"Ilmu menjagamu, tapi harta, kamulah yang
...more
Segara  Sandikala
Mar 19, 2019 rated it really liked it
Buku kedua Rusdi Mathari yang saya baca. Sama seperti buku terdahulunya "Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak punya," cak Rusdi sapaan akrabnya kembali membuat saya merasa tertampar setelah selesai membaca buku ini.
Ditulis dengan gaya penceritaan sederhana dengan petuah-petuah khas pengajian, namun tetap mengkritik rasa sosial. Sama seperti Cak Rusdi, bagi saya membaca buku ini adalah refleksi diri dan mengingat kembali, jangankan untuk menjadi seorang muslim, bahkan menjadi manusia yang lumayan baik
...more
Nike Andaru
Nov 19, 2019 rated it really liked it
Shelves: kumpulan-esai, reliji
211 - 2019

Ini sebenarnya kali pertama saya baca bukunya Cak Rusdi dan buku Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis ini adalah buku terakhirnya sebelum beliau wafat.

Membaca buku ini terasa adem gitu ya, diceritakan seperti ayah yang menceritakan banyak kisah-kisah baik pada anaknya, penuh pesan yang menenangkan hati. Saya inget banget dulu pas ditawarin baca buku agama, langsung males aja gitu, tapi kalo baca buku begini, rasanya membaca soal agama jadi gak berat dan mudah untuk dimengerti.
Marina
** Books 83 - 2020 **

Buku ini untuk menyelesaikan Tsundoku Books Challenge 2020

3,6 dari 5 bintang!


Pertama kalinya saya menemukan buku ini di acara Patjarmerah, Semarang bulan November 2019 ada teman saya, Raafian yang memesan untuk dibelikan buku ini. Sebenarnya buku ini udah saya pegang saat itu tapi berhubung tipis dan lebih tebal yang Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam: Sehimpun Reportase akhirnya saya memutuskan membeli buku yang itu hahaa.. Ternyata setelah tujuh bulan berselang buku ini
...more
Elisma Herdinawati
Dec 27, 2019 rated it it was amazing
Laki-laki yang Tak Berhenti Menangis, mendengar judulnya saja, saya sudah penasaran, apa sebab laki-laki itu bisa menangis dan tidak berhenti? Pertanyaan saya terjawab di cerita yang berjudul "Kambing". Sungguh, dalam benak saya sudah mengira laki-laki ini menangis karena merasa bersalah dan mohon ampun atas dosa-dosanya, tapi saya tidak mengira bahwa si Kambing itulah yang menjadi penyebabnya. Salah satu cerita yang menurut saya menohok dan masih relevan di kehidupan sekarang ini.

Membaca buku
...more
Jihan  Mawaddah
Feb 01, 2020 rated it really liked it
Kenalilah dunia dan buanglah ia di belakangmu karena dunia bukan tempat tinggalmu (yang abadi) ⁣⁣
⁣⁣
Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis adalah kumpulan cerita mini dari Rusdi Mathari yang padat berisi. Meskipun hanya 115 halaman tapi ada banyak sekali kisah penggugah keimanan dan juga pengingat akan keangkuhan kita sebagai manusia. Beliau banyak menuliskan mutiara hikmah yang relevan untuk dibaca di zaman yang penuh fitnah seperti saat ini.⁣⁣
⁣⁣
Ada 22 kisah yang disuguhkan, mulai dari kematian, u
...more
yunda.
Mar 04, 2021 rated it it was amazing
Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis layak saya masukkan dalam rekomendasi bacaan, sebab model penulisan cerita pendek yang digunakan penulis membuat penyampaian hasil olah pikiran beliau menjadi ringan dan lebih santai, sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. Membaca buku ini membuat saya mengalahkan anggapan saya bahwa mempelajari seluk beluk Islam lebih dalam pasti memusingkan kepala saya seperti yang sudah-sudah. Bagi saya, buku ini memang cocok bagi orang-orang yang baru ...more
Vanda Kemala
Feb 03, 2019 rated it it was amazing
Cak Rus selalu punya POV yang cukup berbeda dari orang kebanyakan. Ditambah dengan cara menulisnya yang baik dan menarik, buku ini seakan oase dari rasa haus dan ketakutan dari teriakan-teriakan para sekumpulan orang yang (katanya) lebih merasa dirinya adalah ahli surga-neraka. Bukan melulu dinilai dari segi agama, tapi juga melihat dari segi kemanusiaan. Latar belakang cak Rus yang pernah menjadi santri di beberapa pondok pesantren, membuat tulisannya semakin berbobot, karena punya dasar agama. ...more
Fajar At-Tuhry
Feb 15, 2020 rated it liked it
Ini buku pertama Cak Rusdi saya setelah dulu sering membaca tulisan Cak Rus di mojok. Buku kumpulan cerpen ini merupakan hasil refleksinya, nuansa sufistiklah. Kebanyakan cerita-cerita populer di kitab-kitab kuning klasik lalu dibumbuhi pandangannya. Paling saya sukai tulisan "Perayaan", mungkin firasat kematiannya sudah dekat. Tidaklah selain kelahiran perayaan terbesar manusia adalah kematian? Lahul fatihah Cak Rus.. ...more
Hapudin
Dec 09, 2019 rated it really liked it
Ibarat air hujan, buku ini membasahi kembali kegersangan hati dan batin saya akibat kontaminasi kemajuan zaman. Saya mengaku semakin autis dengan kehadiran teknologi diujung jari. Sehingga asupan kebajikan ke dalam hati berkurang banyak. Dan buku ini bisa menjadi alternatif untuk menggali, mengingat, dan bahkan membetulkan diri kita yang mulai jauh dari nilai kebaikan agama.

Resensi lengkapnya ada di link ini: https://bukuhapudin.blogspot.com/2019...
...more
Faza Muhammad
Nov 09, 2019 rated it it was amazing
Lelaki yang tak berhenti menangis. Kumpulan cerita islami karya almarhum Cak Rusdi menjadi tamparan bagi pembaca akan realitas hidup yang terjadi sekarang. Mulai dr masalah keimanan pribadi, hingga kehidupan antara masyarakat mayoritas dg minoritas. Sungguh buku yg wajib untuk dibaca untuk memperluas khazanah iman dan islam.
Lavalette
Dec 18, 2020 rated it it was amazing
Suka sekali membacanya! Ini buku kedua Cak Rusdi yg saya baca setelah Merasa Pintar, Bodoh pun Tak Punya. Memang buku ini berdasarkan pada ajaran Muslim, namun dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari, dan bukan untuk mengajari, hanya memahami. Juga yang diceritakan sebenarnya lebih tentang hubungan antar sesama manusia, tidak melulu religius.
Imran
Jan 29, 2019 rated it really liked it
Bacaan ringan berisi kumpulan kisah islami yang benar-benar menyejukkan hati. Tentang toleransi, kasih sayang, kesabaran, dan adab.

Kisah favoriteku; khidir, pezina, anjing, adab, dan burung.

"...andai Allah menghendaki, segala sesuatunya niscaya akan dibuat seragam".
...more
weirdniss
May 24, 2020 rated it it was amazing
Buku kedua Cak Rusdi yang saya baca!
Buku ini merupakan bentuk pengingat serta teguran pada diri sendiri.

"Banyak manusia mengaku benar, padahal salah saja mereka tidak punya. Mereka mengaku pintar, padahal bodoh saja tidak punya."
...more
Kiky
May 21, 2019 rated it really liked it
4.25 Bintang

Suka sekali dengan buku ini. Sekali lagi Cak Rusdi "membujuk" saya untuk melakukan refleksi diri dari cerita-cerita yang beliau tuangkan di buku ini. Rasanya kok isinya kurang banyak, karena saya ketagihan dengan cerita seperti ini.
...more
Aulia Khoerunisa
Jan 03, 2020 rated it it was amazing
Isinya bagus bangetttt.. Tentang nasihat nasihat kalem yang menyejukkan
Andika  Abdul Basith
Feb 23, 2021 rated it it was amazing
Buku yang membuat saya menangis. Terima kasih Cak Rusdi. Semoga Allah ampuni dan berikan kelapangan kubur
Ahris Fuadatis Sholihah
Feb 11, 2019 rated it it was amazing
Buku ini,
Obat bagi para manusia yg sedang mabuk
Agama.

Cak Rusdi menyuguhkan cerita-cerita yang menyejukkan hati, yg mana secuil dari ajaran Islam sesungguhnya
Rahmatan lil alamiin
Delian Satria
Jan 30, 2019 rated it it was amazing
Buku yang sangat ringan untuk dibaca, tapi sarat akan makna
Citra
Feb 16, 2020 rated it it was amazing
Kisah-kisah zaman Nabi yang dikaitkan dengan masa sekarang. Mencerahkan.
Japir
Jun 12, 2019 rated it it was amazing
Kisah2 sederhana yang mampu menampar diri ketika jauh dari-Nya. Kesederhanaan yang begitu mendalam...
Dika Puji Hartati
Jun 07, 2020 rated it it was amazing
Buku imut banyak hikmah, terutama yang berkaitan dengan adab. Adem bacanya.
Nadiene Amalia
May 13, 2020 rated it it was amazing
So heart warming. Must read! Humanity over religion
Difa Fajar
Jul 15, 2019 rated it liked it
Bismillah
Mahar Alima
Mar 12, 2019 rated it really liked it
Mencerahkan. Tabik!
Didot Kurniawan
Dec 12, 2020 rated it really liked it
".....banyak manusia yang mengaku benar, padahal salah saja mereka tidak punya. Mereka mengaku pintar, padahal bodoh saja tidak punya" ...more
Gita Swasti
Apr 06, 2020 rated it liked it
Shelves: one-sit-reading
Beberapa cerita yang dikisahkan di sini sudah pernah saya baca dari sumber lain, misalnya Rasis yang menceritakan kehidupan Bilal bin Rabbah.

Penuturannya menyejukkan hati.
Islam tidak memberatkan, memberikan keleluasaan sebesar-sebesarnya kepada umatnya untuk memiliki rasa kemanusiaan di segala sisi hidupnya.
Muthiasari Atifa
rated it it was amazing
Apr 27, 2020
Andrea Aldy
rated it it was amazing
Jan 30, 2020
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Orang-Orang Oetimu
  • Muslimah yang Diperdebatkan
  • Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
  • Woman at Point Zero
  • Bumi Manusia
  • Hijrah Jangan Jauh-Jauh, Nanti Nyasar!
  • Waktu untuk Tidak Menikah
  • Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur!
  • Islam Kita Nggak ke Mana-mana Kok Disuruh Kembali
  • Perjamuan Khong Guan
  • Pasung Jiwa
  • Sister Fillah, You'll Never Be Alone
  • Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi
  • Melihat Api Bekerja: Kumpulan Puisi
  • Beauty Is a Wound
  • I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki
  • Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya
  • Parade Hantu Siang Bolong
See similar books…
29 followers
Rusdi Mathari menekuni profesi jurnalistik sejak 1990-an. Ia telah melanglang karier sebagai wartawan di Suara Pembaruan, lalu bekerja di InfoBank, detikcom, Pusat Data dan Analisa Tempo, dan Trust. Pada 1999, dia terpilih sebagai salah satu wartawan investigatif terbaik versi ISAI dan dikirim ke Bangkok untuk mengikuti crashprogram penulisan jurnalistik tentang HAM.

Saat ini, ia masih aktif menuli
...more

News & Interviews

Happy Women's History Month! One of the undisputedly good things about modern scholarship is that women’s history is finally getting its due....
96 likes · 16 comments
“Urusan akidah adalah urusan masing-masing individu, tapi urusan berhubungan baik dengan sesama manusia adalah urusan bersama.” 0 likes
More quotes…