Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Resilience: Remi's Rebellion” as Want to Read:
Resilience: Remi's Rebellion
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Resilience: Remi's Rebellion

by
4.30  ·  Rating details ·  84 ratings  ·  37 reviews
Masalah terbesar Remi:
- Aneh
- Sulit bergaul
- Tidak punya teman

Remi, enam belas tahun, hanya satu dari sedikit populasi siswa aneh dan introver di sekolahnya. Bukan kutu buku, bukan juga genius perfeksionis. Sehari-hari hanya berkhayal, berkeliaran, dan menghabiskan waktu sendirian. Karena suatu mimpi, dia bertekad melakukan perubahan dengan melibatkan Kino, ketua kelasnya
...more
Paperback, 480 pages
Published October 22nd 2018 by Bhuana Ilmu Populer
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Resilience, please sign up.

Be the first to ask a question about Resilience

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 4.30  · 
Rating details
 ·  84 ratings  ·  37 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Resilience: Remi's Rebellion
Nellaneva Nellaneva
Sep 27, 2018 added it  ·  (Review from the author)
Resilience: Remi's Rebellion adalah buku keempat Nellaneva dengan tema coming of age/general fiction. Buku ini sedikit-banyak akan mengajak pembaca untuk menyelami paradigma seorang Remi, meningkatkan kepedulian terhadap gangguan mental, sekaligus panduan menjadi dewasa. Selamat membaca!
Rizky
Oct 24, 2019 rated it really liked it
Resilience : Remi's Rebellion merupakan novel kedua Nellaneva yang kubaca. Jika novel sebelumnya kental dengan nuansa fantasi, kisah Remi ini lebih cocok ke young adult.

Masih sama seperti novel sebelumnya, aku suka dengan gaya menulis Nellaneva. Kali ini Nellaneva mencoba mengisahkan kehidupan Remi dengan konsep buku harian. Bagaimana sosok Remi yang introver, tidak percaya diri, pesimis, aneh dan sejumlah kata yang sepadan dengannya mengisahkan kehidupannya.

Novel ini terdiri dari 2 bagian besar
...more
Harumichi Mizuki
Belum pernah aku merasa seterwakili ini oleh sebuah novel. Seolah novel ini ditulis untukku. Bedanya, keluargaku nggak sedisfungsional keluarga Remi. Pada beberapa fase hidup, aku masih jauh lebih aktif, humoris, dan lebih berusaha menjalin hubungan dengan sesama manusia lain daripada Remi. Tapi dalam beberapa hal, Remi lebih berani menghadapi gejolaknya sambil terus menjalani hari daripada aku.

Aku terus-terusan menangis sepanjang membaca novel ini. Menangis karena rasanya sedikit-banyak aku tah
...more
Phélan
Kesan pertamaku terhadap Remi, sejujurnya, enggak begitu baik. Bicara mengenai Remi sebagai karakter, Remi adalah karakter yang ditulis dengan baik, bahkan sejak awal. Personalisasinya jelas dan nyata, Remi betul-betul bisa jadi salah satu orang yang kamu temui di dunia nyata, mungkin pernah papasan di lorong sekolah waktu SMA dulu. Namun bicara mengenai Remi sebagai orang, Remi di bab-bab awal adalah tipe yang akan aku hindari. Kalau mau jahat, aku akan katakan bahwa masalah terbesar Remi bukan ...more
Hanat Futuh Nihayah
Dec 29, 2018 rated it it was amazing
Kalau kamu seorang introver, maka ku rekomendasikan buku ini untuk kamu baca. Kenapa? Ini bagus banget. Kita bakalan nemuin banyak pelajaran bagaimana menenangkan pikiran-pikiran buruk yang kerap datang, bagaimana menyikapi sebuah masalah ketika tidak ada solusi yang tepat, bahkan bagaimana cara kita berbagai beban yang kita miliki tapi kita sendiri tak memiliki teman dekat sekalipun? Sedangkan keluarga tidak ada yang peduli.

Ku rasa masalah-masalah dalam kisah Remi ini related sama kehidupan seb
...more
Melati Tegugur
Nov 19, 2018 rated it really liked it
Saya percaya, setiap dari kita memiliki sisi seperti Remi.

Beberapa hal di dalam novel ini membuat saya bernostalgia dengan diri saya semasa SMA. 6 tahun yang lalu mungkin. Berada di ekstrakurikuler Japanese Club. Lebih memilih novel ketimbang teman. Penyendiri semenjak SD. Walau saya tidak pernah dirisak (seingat saya) tapi, apa yang Remi alami juga saya alami. Bagaimanapun, saya berkali-kali menahan air mata. Remi, kamu hebat!!

Kemarin, sewaktu saya mengajar di kelas 8 dengan materi Bakat. Saya
...more
Anggun Kencana
Apr 04, 2020 rated it it was amazing
Lagi-lagi gak dibuat kecewa sama karya-karyanya Ka Nellaneva. Selama baca, aku ngerasa relate sama Remi huhuhu. Walaupun di bagian awal-awal agak ngerasa ngebosenin tapi mulai di pertengahan udah mulai seru! Suka banget ceritanya terkesan santai tapi isinya berbobot. Oiya, btw sesekali aku ikut baper plus greget sama Emir!!😭
Ossy Firstan
Cerita ini pernah kubaca waktu masih di Wattpad, dan mungkin satu-satunya cerita yang ada di library-ku 1 tahun belakangan sejak iPusnas dan Gramedia Digital mewarnai hari-hariku.
Remi selalu kutunggu.

Hal yang membuatku menyukai Remi adalah karena ia terasa dekat, aku bukan Remi---dan tak punya Kino--- tetapi menjadi manusia introvert dan mendorong diri untuk lebih berjumpalitan di dunia yang luas ini, sungguh susah. Dan kutahu ada banyak manusia yang berperang melawan dirinya sendiri. Kusuka Re
...more
Rizky Ayu Nabila
Feb 07, 2019 rated it liked it
Shelves: ipusnas-ijak
Awal membaca, cerita masih dapat diikuti. Namun, mendekati bagian kedua, ceritanya cukup membosankan.

Cerita dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama tentang Remi yang memiliki masalah dalam bersosialisasi. Lalu bagian kedua adalah tentang Remi saat usinyanya 25 tahun.
Mami Veve
Nov 04, 2018 rated it really liked it
Aku suka semuanya. Konfliknya real.
Komplainku cuma 1. Kenapa enggak dipisahin aja sih yang bagian 1 biar jadi teenlit. Yang bagian 2 jadi young adult. Jadinya harus ngawasin putriku yang baca supaya mandeg di bagian 1.
Emaknya puyeng dan aslinya males mikir😁😁😁 kalau harus menjawab hal-hal 'berat' tentang filosofi hidup ke anak 13 tahun.
Fahira
Nov 07, 2018 rated it it was amazing
Kenapa gak dibanyakin aja novel kayak gini ya.. lebih banyak menceritakan tentang social anxiety, nihilis, overthinking, dll (yang cenderung banyak dialami remaja jaman sekarang) karena masa remaja bukan cuman soal cinta-cintaan aja..
Apalagi novel ini pake PoV 1, yang bikin ceritanya lebih real dan pembaca bisa merasakan apa yang Remi rasakan..
Oh ya, karakter yang paling aku suka disini adalah Jois 😁
Ku berharap ada Jois di kehidupan nyata yang mau jadi sahabatku huhu
Terimakasih Kak Nellaneva, c
...more
Rika Oktaviani
Jan 02, 2019 rated it really liked it
Rate: 4,5 🌟

Membaca kisah Remi ini, aku jadi kepikiran sama teman SMA ku dulu. Dia ini semacam Remi, namun gak lebih dari Remi yang selalu ingin 'mati' dan mencoba beberapa percobaan yang akan menyakiti diri-sendiri. Mungkin juga, aku dulu sering menjumpai anak-anak semacam Remi. Tapi yaa itu, karena tingkat kesadaranku dulu sangat rendah, dan sikap gak pedulianku sama orang lain di SMA dulu selalu mendominasiku. Yaa, lebih pastinya sih karena aku gak mau mencampuri urusan orang lain.

Dan setelah
...more
Sabrina Nurhaliza
Feb 02, 2019 rated it really liked it
"Orang zaman sekarang susah bahagia gara-gara hidup mereka sudah terbiasa tercukupi sejak kecil. Makanya, ketika sesuatu tidak berjalan lancar atau di luar rencana mereka cenderung kecewa berlebihan" [hlm 247]

Well, kesan ku setelah buku ini selesai adalah : aku-butuh-buku-kedua.

Walaupun novel ini bersi 479 halaman aku tetap merasa novel ini punya akhiran yang kurang begitu memuaskan. Mungkin bukan kurang memuaskan tapi aku mengakhiri buku ini dengan banyak pertanyaan seperti, "loh terus si ini
...more
Afy Zia
Sep 19, 2019 rated it really liked it
4 bintang.

[ULASAN INI BERISI PENDAPAT PRIBADI!]

Sebenernya buku ini udah kelar dari beberapa hari lalu, tapi baru sempet dibuat ulasannya sekarang wkwk sekalian biar bareng sama ulasan di IG. 😂

❝Justru karena hidup enggak ada maknanya, maka kita yang harus memberi makna.❞ ―Resilience: Remi's Rebellion, Nellaneva

Resilience: Remi's Rebellion (RRR) nyeritain perjalanan hidup Remi melawan kecemasan dan perang batin dengan dirinya sendiri. Buku ini punya 2 bagian: pas Remi SMA (masa "rebellion") dan pa
...more
Rania Thahirah
Oct 27, 2018 rated it it was amazing
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Ten Alten
Jul 29, 2019 rated it it was amazing
Ini buku terlama yang kubaca dalam tahun ini. 😂 Sejak baca buku ini, aku selalu membawa 2 buku. Bahkan baru kali ini aku membiarkan bukuku agak lecek di tanganku sendiri. Hampir 2 bulan buku ini selalu kubawa, meski aku nggak bisa membacanya langsung selesai. Aku perlu 9 buku selingan hingga bisa menamatkannya.

Biasanya, aku perlu waktu lama untuk baca buku yang isinya nggak cukup menarik buatku, dan kalo udah lama gitu biasanya aku akan DNF. Tapi buku ini beda. Bukan karena isinya nggak menarik,
...more
Indri Octa Safitry
"... Ketika kamu sedang merasa sangat sedih, jangan terlalu membiarkan dirimu terkurung sepi. Jangan selalu menyendiri sebab pikiran-pikiran buruk akan semena-mena merasukimu." (hal. 245)

Remi, mengalami kesulitan berkomunikasi. Menurutnya lebih baik menyendiri. Tapi, mimpi buruk menghantui dirinya. Gimana kalau dia sampai tua sendiri? Berteman sepi?
Sayangnya, untuk sekadar bilang 'Hai' saja rasanya sangat sulit. Nggak punya teman. Sahabatnya sejak SD menjauhinya. Lantas bagaimana Remi memulai se
...more
Farah Deer Kat
Dec 17, 2018 rated it it was amazing
"Tapi, katamu hidup enggak ada makna"
"Justru karena hidup enggak ada maknanya maka kita yang harus memberi makna"

Those words hit me so hard. So hard.
==

Ini pertama kalinya bagiku baca novel bertemakan mental illness, anxiety. Dan sebagai pertama kali Remi bisa berikan pengalaman membaca yg penuh makna buatku.

Dibuat dengan POV 1 sehingga bisa paham betul karakter Remi selaku pemeran utama. Meski begitu karakter-karakter yg lain juga berkembang dengan baik. Gaya penulisannya pun mudah dipahami. Saa
...more
Fida
Feb 19, 2019 rated it it was amazing
Sebelumnya, saya belum pernah membaca karya kak Nella. Jadi, novel ini seakan perkenalan pertama saya dengan tulisan kak Nella. Dan saya jatuh hati dengan buku ini. Merasa bercermin dan mendapat banyak pembelajaran.

Novel Resilience: Remi’s Rebellion ini tiap babnya berbentuk seperti diary atau jurnal harian Remi. Ada dua bagian dalam novel ini. Yang pertama ketika Remi masih SMA dan kedua ketika Remi sudah selesai menjalani masa kuliah. Di jurnal harian itu, Remi menceritakan kisahnya. Dari asa
...more
Elisa S
Apr 11, 2020 rated it it was amazing
Mungkin ada Remi dalam diri setiap orang.
Yang cemas, yang khawatir, yang takut.
Yang memiliki kisah "Kino" pada masa SMA-nya.

Kino, kisah masa lalu tetang manusia yang memberi sayap.
Ya masa lalu saja seharusnya.
Tapi seringnya "sayap Kino" membawa kesan yang amat dalam.
Dan seringnya kesan itu tak bisa hilang.
Bahkan, hingga kita menemukan tempat untuk pulang.

Tapi yah, Kino hanyalah tempat singgah yang indah.
Dan begitulah, setiap orang akhirnya punya Emir sebagai tempat berlabuh seperti Remi.
...more
Yulistiani
Jan 17, 2019 rated it liked it
Aku mengalami love-hate relationship selama membaca novel ini.

Ceritanya dimulai dengan Remi yang seorang penyendiri, socially awkward, tiba-tiba memutuskan untuk mencari teman karena dia akhirnya sadar kalau manusia tidak bisa hidup sendiri. Setengah buku awal menceritakan pengalamannya dalam berusaha berteman dan berbaur dengan lingkungan di sekitarnya.

Sebagian lagi bercerita tentang kehidupan Remi 9 tahun kemudian, berada di lingkungan yang benar-benar baru dan dikelilingi orang-orang baru pu
...more
Sunny.
Jan 11, 2019 rated it really liked it
This book is unbelievably captivating. Aku udah lama ga baca buku teenlit (yang pada pandanganku biasanya merupakan cerita cinta-cintaan anak sekolah yang klise), jadi aku ga expect banyak ke buku ini. Tapi kenyataannya, aku malah terjerat dengannya, aku malah begitu menikmati sampe ga sadar udah ngabisin sekitar 479 halaman dalam waktu yang sangat singkat (3 hari kalo ga salah). Selain itu, novel ini kenyataannya merupakan campuran antara teenlit dan young adult. Kisahnya klise tapi cara penuli ...more
Azizah
Jan 01, 2019 rated it it was amazing
Baca buku ini rasanya seolah-olah menjadi Remi sendiri, merasakan suka-dukanya dan melalui segala perjuangannya. Part I sukses bikin hati hangat, senyum seiring Remi berkembang menjadi sosok yang lebih dia inginkan, cengar-cengir seraya ikut merasakan keceriaannya bersama Kino. Enggak bisa enggak ikut nangis bareng Remi, enggak bisa enggak ikut tertawa sama Remi. Pokoknya emotional rollercoaster banget. Part II benar-benar inspiratif, banyak banget moral yang bisa diambil dari buku ini. Aku memb ...more
Aminurrahmah
Jun 08, 2019 rated it it was amazing
Oke, satu kesan setelah menutup lembaran terakhir buku ini; Kak Nella benar-benar author yang luar biasa.

Karakter Remi yang digambarkan begitu nyata. Apalagi menurut saya yang intovert, tidak suka bergaul, membenci basa-basi, dan cenderung judgemental pada tipe anak-anak 'populer', Remi bisa dibilang menggambarkan diri saya sendiri. Serius, novel ini benar-benar membuat emosi saya teraduk-aduk, membuat saya lebih bersyukur, juga membantu saya melihat 'kehidupan' ini dari sudut pandang yang baru
Jeon Dani
May 30, 2019 rated it really liked it
Suka banget sama novel yang satu ini.
Tentang problematika seorang Remi yang barangkali juga sering dialami oleh banyak orang—atau bahkan diri gue sendiri.

Cuma satu hal yang mungkin bikin gue enggak suka ...

Kenapa Remi enggak sama Kino aja sih?! Padahal gue udah jatuh hati sama do'i.
Aryn
Dec 21, 2018 rated it really liked it
Seperti kembali ke masa lalu, saat membaca kisahnya Remi, Aku seperti merasakan apa yang Remi rasakan. Aku sangat memahaminya. Aku pernah berada diposisi yang bisa disebut sebagai seorang introvert. (Ya, walaupun kayaknya Remi lebih pendiem dari aku).
Viona Christina
Apr 17, 2019 rated it it was amazing
Pengeb baca buku yang temanya kayak gini lagi :)
Ernawati Dewi
Jan 01, 2019 rated it it was amazing
Terimakasih
Meifa
Dec 29, 2018 rated it it was amazing
Menangis boleh, kan?

"Sesekali menulislah karena kamu pasti lupa, dan ingatlah, ada yang tidak ingin dilupakan."
Mauli Hidayat
Feb 03, 2019 rated it it was amazing
Hampir setiap orang pasti merasakan hal yang remi rasakan.

Buku ini benar2 mentuntaskan bahasan anxiety, mental illness, persahabatan, cinta , perpisahan,dan resilience.
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Resign!
  • Jakarta Sebelum Pagi
  • A untuk Amanda
  • Represi
  • Breaking Point
  • Di Tanah Lada
  • Laut Bercerita
  • Enigma Pasha
  • Persona
  • Savanna & Samudra
  • Rooftop Buddies
  • Nagra & Aru
  • Rahasia Selma: Kumpulan Cerita
  • Rust in Pieces
  • Malam Terakhir
  • Mantappu Jiwa
  • Holy Mother
  • In a Blue Moon
See similar books…
70 followers
Nellaneva menulis untuk melegakan diri. Pada waktu senggangnya, dia bergegas mengabadikan imajinasi ke dalam kata-kata sebelum waktunya di Bumi habis.

Dapat dihubungi melalui:
Line OA: @oja6804t
Instagram: nellaneva.books
Email: nellaneva94@gmail.com
Wattpad: http://wattpad.com/nellaneva
...more

News & Interviews

As dedicated readers already know, some of the best and most innovative stories on the shelves come from the constantly evolving realm of...
15 likes · 3 comments