What do you think?


400 Kebiasaan Keliru dalam Hidup Muslim
Beragam amalan saleh telah diajarkan Rasulullah saw., kepada umatnya baik berdimensi lahir maupun batin. Namun dalam prakteknya banyak tuntunan yang berkaitan dengan adab, akhlak, akidah bahkan ibadah mahdah yang tidak dilakukan sesuai dengan apa yang telah dituntunkan oleh beliau. Sehingga amalan yang seharusnya bernilai pahala di sisi Allah menjadi tidak sempurna bahkan sia-sia. Misalnya soal wudhu. Masih sering didapati kaum muslimin yang terbiasa melakukan wudhu tapi keliru dalam pelaksanaannya. Ada yang tidak membasuh tangan sampai siku. Atau berwudhu tidak menggunakan air suci yang mensucikan. Kebiasaan ini seringkali dianggap biasa bahkan terkesan ‘tidak dipermasalahkan.’ Contoh lain tentang shalat. Ada sebagian kaum muslimin yang melakukan shalat dengan tergesa-gesa dan tidak thuma’ninah. Saat ruku’ tidak meluruskan punggungnya, ada juga yang mendahului imam dengan sengaja. Bisa dibayangkan jika kebiasaan keliru ini dilakukan bertahun-tahun tanpa ada koreksi diri (muhasabah), sudah berapa lama waktu yang terbuang sia-sia. Melakukan amalan mulia tapi tidak dinilai kebaikan di sisi Allah? Naudzubillah.
Ingatlah……
KEBIASAAN BELUM TENTU BENAR TAPI KEBENARAN HARUS DIBIASAKAN.
Dalam buku ini dikupas beragam kekeliruan yang biasa dilakukan kaum muslimin dalam kaitannya dengan adab, ibadah mahdah, akhlak dan akidah, serta amalan yang menyangkut muamalah. Yang terbagi dalam beberapa sub bahasan, meliputi kebiasaan seputar Niat, Akidah, Bersuci, Masjid, Azan dan Shalat, Sedekah dan Zakat, Puasa, Haji dan Umrah, Al-Quran, Zikir, Kematian, Aurat, Doa, Ilmu, Pernikahan, Rumah tangga dan keluarga, Makanan dan Minuman, Penyakit dan Pengobatan, Tetangga, Pekerjaan dan Jabatan, Harta, Pergaulan, Pakaian dan Berhias, Tamu, Safar, Gaya Hidup dan Akhlak. Semoga bermanfaat dan membuat pembaca menjadi pribadi yang makin berkualitas dan mulia dalam pandangan Allah dan sesama.
Ingatlah……
KEBIASAAN BELUM TENTU BENAR TAPI KEBENARAN HARUS DIBIASAKAN.
Dalam buku ini dikupas beragam kekeliruan yang biasa dilakukan kaum muslimin dalam kaitannya dengan adab, ibadah mahdah, akhlak dan akidah, serta amalan yang menyangkut muamalah. Yang terbagi dalam beberapa sub bahasan, meliputi kebiasaan seputar Niat, Akidah, Bersuci, Masjid, Azan dan Shalat, Sedekah dan Zakat, Puasa, Haji dan Umrah, Al-Quran, Zikir, Kematian, Aurat, Doa, Ilmu, Pernikahan, Rumah tangga dan keluarga, Makanan dan Minuman, Penyakit dan Pengobatan, Tetangga, Pekerjaan dan Jabatan, Harta, Pergaulan, Pakaian dan Berhias, Tamu, Safar, Gaya Hidup dan Akhlak. Semoga bermanfaat dan membuat pembaca menjadi pribadi yang makin berkualitas dan mulia dalam pandangan Allah dan sesama.
312 pages, Paperback
Published June 4, 2018
Ratings & Reviews
Friends & Following
Create a free account to discover what your friends think of this book!
Community Reviews
Displaying 1 - 2 of 2 reviews
October 21, 2018
"Kebiasaan belum tentu benar tapi kebenaran harus dibiasakan"
Dalam buku ini 400 kebiasaan yang dimaksud meliputi persoalan Seputar Niat, Akidah, Bersuci, Masjid, Azan, Shalat, Sedekah, Puasa, Haji & Umrah, Al-Qur'an, Zikir, Kematian, Aurat, Doa, Ilmu, Pernikahan, Rumah Tangga & Keluarga, Makanan & Minuman, Penyakit & Pengobatan, Tetangga, Pekerjaan & Jabatan, Harta, Pergaulan, Pakaian & Berhias, Tamu, Safar, Gaya Hidup, dan Akhlak.
Dengan disisipinya Al Qur'an & Hadits dalam setiap pembahasan kebiasaan, cukup membuat kita tersadar bahwa beberapa hal yang kita lakukan sehari-hari terkadang mungkin memang keliru, dan perlu diperbaiki.
June 22, 2020
Buku yang ringan dan praktikal, tetapi jangan terlalu terkejut dengan kata "KELIRU" karena gak semuanya yang disebut keliru disini sebagai sesuatu yang EKSTRIM, tetapi ada yang lebih sebagai anjuran untuk mendapatkan hasil yang optimal. Buku ini memang lebih menitikberatkan pada kuantitas atau jumlah (400) tetapi memang tidak mendalam. Menurut saya buku ini cukup menjadi penghantar bagi yang ingin melihat lebih detail perlu pembelajaran lebih dengan cara melihat litelatur lain bahkan perlu mentor yang lebih paham.
Displaying 1 - 2 of 2 reviews



