Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Cara-Cara Tidak Kreatif untuk Mencintai” as Want to Read:
Cara-Cara Tidak Kreatif untuk Mencintai
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Cara-Cara Tidak Kreatif untuk Mencintai

3.83  ·  Rating details ·  151 ratings  ·  28 reviews
"Kau kuat karena dicintai, setidaknya oleh dirimu sendiri."
Paperback, 160 pages
Published April 16th 2018 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 3.83  · 
Rating details
 ·  151 ratings  ·  28 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Cara-Cara Tidak Kreatif untuk Mencintai
Raafi
May 01, 2018 rated it it was amazing
Shelves: 2018, indonesia
Dengan ini saya menyatakan akan selalu memuja puisi-puisi TR dan WJ.

ulasan lengkap: http://bit.ly/CintaTidakKreatif
Steven S
May 11, 2018 rated it liked it
Terlalu manis untuk dibaca.

Bacanya sedikit demi sedikit biar rasanya pas dan nyes di hati. Tapi kalau mau dibaca sekaligus juga oke.

TR dan WJ, keduanya saya ketahui sejak meluncurkan buku puisi pertama mereka yang bertajuk Tempat Paling Liar di Muka Bumi". Masih sama dalam ekspedisi keduanya dalam bercinta, di buku ini kaka' Theo dan Weslly saling melempar puisi dan curahan hati yang bebas dinikmati & dimaknai para pembaca.

Duo asal Ambon ini begitu berasyik masyuk menyuratkan isi hati
...more
om & nivo
May 11, 2018 rated it really liked it
Pacaran LDR bisa seproduktif ini ya...~

Masih suka puisi-puisi mereka pokoknya~
Jessy
Apr 25, 2018 rated it really liked it
Adalah baru menulis puisi secara berbalasan, dan betul, ia layaknya percakapan. Buku TR dan WJ adalah percakapan-percakapan yang dibagi untuk pembaca. Saya orang yang mencari percakapan dan buku ini menawarkan hal baru untuk saya: pertemuan (bukan lagi antara dua, tapi tiga) lewat kata-kata. Kita semua pun tahu, setiap percakapan yang baik adalah percakapan yang tidak itu-itu saja. Percakapan yang baik adalah yang berkembang dan hal itu membutuhkan keaktifan semua pihak untuk mendengarkan dan ...more
Alvina
May 06, 2018 rated it really liked it
Aku ingin mencintaimu dengan keras kepala
Marina
** Books 131 - 2018 **

3,2 dari 5 bintang!

Buku puisinya berhasil membuat mesem2 manis sendirian..
Btw aneh perasaan aku udah memasukkan buku ini ke dalam buku yang aku baca di tahun ini.. kenapa gak nongol ya malah keliatan belum baca =___=a

atau aku yang dodol kelupaan review buku ini di goodreads >_<
Devi Nasution
Sep 04, 2018 rated it it was amazing
TR dan WJ selalu memiliki caranya sendiri untuk memanjakan pembacanya. Terima kasih, sudah membuat kebaikan melalui sebuah tulisan :)
Anggun P.W
May 06, 2018 rated it liked it
Shelves: read-on-ijak
2.5 of 5
"Ketika yang diminta darinya adalah cinta, seorang kekasih memberi umur, tenaga, dan usaha yang tak pernah sudah."

Perhatian untuk yang single! Dijamin kagak ngerti,hahaha
Nurseto
Sep 21, 2018 rated it liked it
Menurutku,sebagian besar di tiap puisi selalu ada kata bibir atau ciuman,atau yg berhubungan dengan itu.
Tapi nice kok.
Nila Pratiwi
Mar 28, 2019 rated it it was amazing
senyum-senyum sendiri adalah sebuah kesenangan ketika habis membaca puisi kak theo dan kak weslly ...more
G.A. Loupatty
May 31, 2018 rated it really liked it
SUKA SUKA SUKA SUKAAAAA.
So far gue masih suka dan akan selalu menanti-nantikan puisi mereka.
Tolong kalian periksa kadar gula darah masing2, siapa tau pada naik setelah baca buku mereka hahaha
Khairunisa Putri
Jun 30, 2018 rated it it was amazing
Shelves: punya, puisi
kuingin selalu mengulang membaca puisi-puisi di buku ini kalo lagi kangen pacar ...more
Haniva Az Zahra
Feb 19, 2019 rated it liked it
Buku puisi selalu menarik untuk dibaca dan diselesaikan. Buku ini ditulis orang sepasang kekasih. Isinya jujur sekali. Bisa jadi buku ini tidak cocok dibaca semua orang. Akan tetapi, cocok saja bagi yang sudah memiliki kekasih. Puisi-puisi yang sepertinya ditulis setiap kali terpikirkan sesuatu. Buku ini adalah kumpulan puisi yang ditulis perlahan dan diterbitkan.
Ardina Rahma
Jun 24, 2018 rated it liked it
Shelves: baca-di-scoop
Hasil duet antara kekasih tuk menciptakan puisi. Saat membacanya, aku merasa cinta yang menggebu di antara keduanya.
Puisi-puisi dalam buku ini kadang ditulis oleh keduanya, kadang oleh TR sendiri atau kadang oleh WJ sendiri. Disertai tempat, tanggal, waktu dan kadang sepenggal kalimat penjelasan tentang aktivitas yang sedang mereka lakukan ketika puisi itu berhasil diselesaikan.

Favoritku adalah Satu Titik Dua Tuju.

"Beberapa orang dipertemukan oleh tujuan, beberapa oleh perjalanan. Sahabat
...more
Nura
Jun 13, 2019 rated it really liked it
Definitely must have. Baik buku pertama dan buku masih minjem di iPusnas. Dan tetap pengen beli. Abisnya keren banget. Beda sama buku pertama yang perasaan cintanya terasa menggebu, sekarang berasa banget rindu yang menderu. halah! dan lebih terasa kesehariannya. Dan baru tahu fakta bahwa mba theo nih ternyata mantan penyiar selama 10 tahun. Jadi gw masih 9 tahun lagi, dan semoga bisa punya buku bagus banget seperti ini. #ngimpiajadulu
Zulfasari
Aug 01, 2018 rated it really liked it
Barisan puisi dalam buku ini mungkin bisa dinikmati sebagai romansa dua insan yang sedang dimabuk cinta atau sebagai kumpulan kutipan yang bisa diselipkan sebagai penambah semarak postingan media sosial.

Namun, saya sendiri akan memaknainya sebagai perjalanan dua insan menerjemahkan serta menelusuri manis getir cinta. Di sela waktu dan perjalanan mereka, ada diksi yang mewakili rasa syukur terciptanya cinta.
Rose Diana
Dec 30, 2019 rated it liked it
Kedua penulis merupakan sepasang kekasih yang berjauhan. Namun, yang paling memukau adalah mereka mengungkapkan perasaannya lewat kata-kata. Bukan hanya antara mereka lagi, melainkan juga melibatkan perasaan pembaca. Meskipun terlalu manis, aku lumayan menikmati dengan untaian kata yang ringan.
"cita-citaku sederhana saja: aku ingin menulis puisi bersama migrain kekasihku, sampai tua renta!" ~Cita-Cita:42
...more
Nike Andaru
5 - 2019

Awalnya gak tau kalo ini buku puisi. Kedua nama penulisnya pun baru saya dengar. Thanks to GD akhirnya mencoba baca buku ini gara-gara gak bisa tidur padahal udah tengah malem. Membacanya langsung jadi kebanyakan rindu.

Tentang rindu dan cinta, tapi ditulis dengan puisi yang semaunya oleh kedua penulis, gak semua puitis tapi terasa kedekatan keduanya.

Cinta adalah kopi. Kurangi gula dan omong kosong.
Fauzi Karo Karo
Jul 01, 2019 rated it really liked it
Awalnya sepele dengan buku ini, tapi ketika mulai membacanya membuat nagih dengan puisi-puisinya. Buku puisi paket komplit, liar, syahdu, mengajarkan keikhlasan, mengajarkan indahnya melepaskan, mengajarkan hidup berpasangan yang tak berlebihan. Tidak ada hal yg lebih bahagia dibandingkan menulis puisi bersama & sama seperti puisi, seseorang tak perlu dimengerti agar bisa dicintai.
Arie
Aug 13, 2018 rated it it was amazing
Dalam buku ini menyajikan puisi-puisi yang bisa dibilang menyenangkan, hangat, dan menggemaskan. Rasanya, tidak bisa hanya tuntas sehari cuman selembar halaman saja. Tetapi, dua, tiga, bahkan sampai lima kali lipat halaman langsung ingin dilahap saja.
Esti Ipaenim
Nov 16, 2019 rated it it was amazing
Saya membacanya sambil tiduran, dan kekasih sedang sibuk mengutak-ngatik gadget. "Terusin bacanya" katanya saat saya berhenti membaca. Kami tertawa di bagian-bagian seperti bau ketek dan bau mulut kekasih. Lalu setelah tamat, kami sepakat buku ini menjadi favorit kami berdua.
Mahfud Achyar
Aug 22, 2019 rated it really liked it
Setidaknya ada 11 cara untuk menjadi tidak kreatif dalam mencintai. Terima kasih!
Ishlah Al-muhammad
Jun 08, 2019 rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Rizky Ayu Nabila
Feb 06, 2019 rated it liked it
Shelves: ipusnas-ijak
Buku puisi ini lebih cocok dibaca untuk kekasih yang telah menikah :)
Hamima Nur Hanifah
Jun 19, 2019 rated it it was amazing
puisi-puisinya manis dan bikin jatuh cinta semua, sekalipun lagi dalam keadaan patah hati. mbak tere sama mas pacar emang keren. <3
Tristanti Tri Wahyuni
Cita-citaku sederhana saja:
aku ingin menulis puisi bersama migrain kekasihku,
sampai tua renta!

—hlm. 42
Limya
Dec 29, 2019 rated it really liked it
Manis dan romantis. Kesungguhan cinta keduanya terdapat dalam buku ini. Ingin menulis puisi bersama kekasih, jadinya.
Awal Hidayat
Jun 05, 2018 rated it liked it
Shelves: anthology, gift, poem
Menyenangkan mendapatkan buku sebagai hadiah dari teman. Apalagi, buku yang telah menjadi incaran. Beginilah buku ini berhasil saya miliki sejak sebulan lalu. Terima kasih untuk kawan sarjana Psikologi sebagai kado untuk kawannya yang jadi sarjana baru. Yeah, it's me

Lalu, buku ini saya baca dengan mencicil hingga akhirnya benar-benar tamat. Tidak semua puisi saya nikmati, sulit memang menemukan buku puisi yang bisa disenangi dari halaman awal hingga akhir.

Ada beberapa bagian yang menjadi favorit
...more
Ika Vesti Sundara
rated it it was amazing
Mar 05, 2019
Leonardo
rated it it was amazing
Jul 01, 2019
« previous 1 3 4 5 6 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Laut Bercerita
  • Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
  • Perihal Gendis
  • Buku Latihan Tidur: Kumpulan Puisi
  • The Book of Forbidden Feelings
  • Aroma Karsa
  • Karena Cinta Kuat Seperti Maut
  • 82년생 김지영
  • The Book of Invisible Questions
  • Celana
  • Filosofi Teras
  • Puisi-Puisi Cinta
  • Stories For Rainy Days (Stories for Rainy Days, #1)
  • Museum Masa Kecil
  • Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta
  • Aku Ini Binatang Jalang
  • Bahaya-Bahaya yang Indah
  • Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
See similar books…
“Jangan lupa mandi, walau tak semua hal dapat dibersihkan.” 1 likes
More quotes…