Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Celana” as Want to Read:
Celana
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Celana

3.69  ·  Rating details ·  159 ratings  ·  25 reviews
Kumpulan 44 Sajak Joko Pinurbo, dengan kata penutup oleh Sapardi Djoko Damono.
Paperback, 108 pages
Published February 28th 2018 by Gramedia Pustaka Utama (first published June 1999)
More Details... edit details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Celana, please sign up.

Be the first to ask a question about Celana

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
3.69  · 
Rating details
 ·  159 ratings  ·  25 reviews


Filter
 | 
Sort order
Nike Andaru
11 - 2019

Sebenarnya ada banyak kata 'ranjang' dalam buku puisi Joko Pinurbo kali ini, kalo mau dihitung akan lebih banyak dari pada si judul sendiri 'celana'.

Masih menarik, favorit saya Malam Pembredelan dan Minggu Pagi di Sebuah Puisi.
Indah Threez Lestari
Apr 05, 2018 rated it liked it
Shelves: indonesian
94 - 2018
Jonas Vysma
Berbekal sedikit pengetahuan yang saya punya,memahami metafora sajak Jokpin kali ini bagi saya harus benar-benar berpikir. Mengerutkan dahi dan bertanya, apa yang ingin Jokpin sampaikan melalui puisinya. Permainan bunyi dan rima disini juga tak sebanyak (jika saya bandingkan) pada buku puisinya yang berjudul ‘Buku Latihan Tidur” yang puisi-puisinya dibuat setelah dekade pertama abad ke 21.

Seluruh puisi dalam buku ini tertulis dibuat pada kisaran tahun 1989-1998 dan terdapat 42 puisi. Ada beberap
...more
Pauline Destinugrainy
Pada dasarnya saya bukan penikmat puisi. Tapi saya menyukai puisi-puisi Jokpin.
Favorit di buka ini adalah Kalvari dan Raden ajeng Kartini kepada Maria Magdalena.
Marina
** Books 40 - 2018 **

3,2 dari 5 bintang!

hahhaa banyak puisi didalam buku ini yang membuat saya tersenyum ataupun yang berhasil membuat saya merenung sejanak untuk memahaminya.

Puisi favorit saya tentang Celana dan juga Raden Ajeng Kartini yang menurut saya highlight didalam buku ini

Saya juga baru menyadari kalau ini adalah karya lama beliau yang dicetak ulang sejak tahun 1999. Pantas saja ada beberapa puisi yang mengenai demonstrasi gitu. Kalau boleh jujur saya lebih menikmati puisi karya Joko P
...more
Ita Hm
Aug 13, 2012 rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: puisi
Merapatlah ke gigil tubuhku, penyairku
Ledakkan puisimu di nyeri dadaku

Begitulah, Jokpin ^^
Dion Yulianto
Feb 25, 2018 rated it liked it
Di Festival Sastra Basabasi akhir 2017 lalu, ketika Jokpin dipertemukan dalam satu panggung dengan Sapardi Djoko Damono, beliau menyebut betapa Sapardi merupakan penyair yang menjadi inspirasi utama karya-karya awalnya. Sapardi pun menanggapi dengan sedikit bercanda, sambil bercerita sempat beliau jalan-jalan ke Shopping Center (pasar buku bekas di Jogja dulu, kini di kompleks Taman Pintar) dan menemukan salah satu buku puisinya. Di buku lecek itu tertera nama pemiliknya, yakni Joko Pinurbo. Jok ...more
Ariel Seraphino
Apr 05, 2018 rated it really liked it  ·  review of another edition
Dibandingkan dengan karya Jolkpin lainnya. buku puisi Celana yg jd karya perdana beliau ini terkesan begitu serius. seperti seorang penyair yang br memulai langkah kepenyairannya tetapi tentu saja dari sinilah kita bisa mulai menikmati karya jokpin lainnya yg jenaka penuh dengan narasi-narasi nyeleneh akan kehidupan sehari-hari di rumah. Saya baca ini buku karena penasaran juga dgn bagaimana awal mula jokpin berkarya.
Zulfasari
Nov 29, 2018 rated it liked it
3,5 bintang
Saya lebih menikmati Buku Latihan Tidur dibanding Celana, tapi tetap (dan mungkin selalu) Joko Pinurbo mampu mengambil ide puisinya dari hal dan benda sederhana di sekeliling kita.

Selalu ada yang jenaka di tiap puisi Jokpin, tapi ada juga yang suram. Karena rentang waktu puisi di antologi ini adalah 1989 sampai 1998, rasanya saya bisa menemukan bagaimana reaksi Jokpin terhadap kondisi sosial politik era Orde Baru di beberapa puisinya.
Sulin
Jun 12, 2018 rated it liked it
Shelves: poet, indonesia
Buku puisi pertama Joko Pinurbo,yang tentu belum sekental sekarang ciri khasnya.
Persamaannya adalah diksi sederhana, tidak perlu membumbung tinggi untuk menghujam jiwa. Joko Pinurbo selalu hangat dan lucu seperti suasana rumah yang kena matahari sore.

Sesuai dengan tema tahun-tahun 95-99 puisi ini banyak menyuguhkan cerita revolusi, kematian, dan rezim tetap dengan humor ala Jokpin <3

Di tangan Jokpin, kesedihanpun bisa jadi pemicu tawa.
Sa`ad Ahyat Hasan
Saya kira isinya banyak puisi-puisi jenaka yang menggelitik seperti halnya puisi Jokpin akhir-akhir ini. Ternyata isinya banyak puisi-puisi yang serius. Mungkin karena sebagian puisinya dibuat di zaman Orba yang notabene banyak hal-hal yang perlu dikritisi daripada ditertawai.

Dari buku ini saya jadi tahu kalau Jokpin tidak melulu jenaka.
Vanda Deosar
Siapa tak kenal beliau? Well, jika mendengar namanya, mungkin lebih tepat orang ini dibilang si Puisi Celana. Memang iya, judulnya aja celana, isinya ya puisi-puisi tentang celana. Well, kamu tak perlu memahami isinya, kamu hanya perlu menikmati dan mengkhayatinya. Rasakan setiap katanya!
Dina Layinah Putri
Sayangnya, enggak ada hal baru dari puisi Joko Pinurbo yang "Celana" ini. Buku ini terdiri dari puisi-puisi yang dibikin beliau tahun 90an.
Lavalette
May 13, 2018 rated it really liked it
Mungkin saya lihat/tidak lihat bagian belakang buku ini bahwa ini adalah kumpulan puisi.
Ananda Sevma
Oct 27, 2016 rated it really liked it  ·  review of another edition
Shelves: puisi
Melalui puisi-puisi Joko Pinurbo, saya belajar mengenai puisi-puisi "mbeling" dengan bumbu humor dan semiromantis. Nggak umum memang...
Adek
Apr 25, 2013 rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: sajak
Kumpulan puisi Joko Pinurbo ini jika diibaratkan makanan, ia adalah rujak. Surealis. Kehidupan sosial kita sebagai manusia seperti diubek-ubek. Ada kehidupan mimpi yang terasa sangat nyata atau malah sebaliknya kehidupan nyata yang memaksa mimpi hadir. Ada kehidupan, kematian, pemberontakan akan kehidupan sekarang yang kita rasakan, tanpa mengabaikan unsur kelucuan.

Beberapa yang saya suka kemudian saya kutip:

Ranjang (6):
Tapi tubuh sudah begitu jauh mengembara
Kalaupun sesekali datang, ia datang
ha
...more
Ordinary Dahlia
Oct 20, 2008 rated it liked it  ·  review of another edition
Recommended to Ordinary Dahlia by: dari kamar sebelah
Awalnya ga ada keinginan mnyentuh bahkan melirik buku2 puisi karena bagi g berusaha memahami puisi sama dengan mencoba mengurai benang kusut. Merepotkan. G ga mau berfikir terlalu dalam untuk hal-hal yang nggak g inginkan.
Yah, semuanya bisa berubah hanya dengan mengubah cara pandang (hahah' jelas sok bijak)
G gak lagi mencoba memahaminya, g membaca puisi hanya untuk senang2 saja. Ternyata lemayan juga.
Yang jelas, g jadi terinspirasi untuk sedikit bermain dengan kata2.

Puri Kencana Putri
Dalam kumpulan sajak di bawah kibaran judul Celana, saya nampaknya menemukan demistifikasi konsep patriarki dan koleksi hidup surealis, yang ingin ditawarkan Jokpin. Masih legit untuk kembali dibaca di hari pertama Lebaran.
miaaa
Mar 28, 2009 rated it liked it  ·  review of another edition
Shelves: poems
Baca bareng Goodreads Indonesia
Andika  Abdul Basith
Mar 22, 2013 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: favorites
puisi yang menggelitik dan menghentak. Mengalir begitu saja tetapi penuh kejutan pada akhirnya.
bintang 5!!!
Evi Rezeki
May 10, 2014 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: kumpulan-puisi
Inilah kumpulan puisi pertama yang saya baca tanpa berkerut.
Rasanya begitu polos, lucu, tapi juga menyebalkan.
Buku puisi pertama yang benar-benar saya nikmati :)
ibnumaroghi
Katanya celana, taunya makam, kafan, kuburan, dan mayat yang menjelma liar seperti manusia normal. Aih, jadi ngeri sendiri :|
Tika Birowo
rated it really liked it
Sep 15, 2011
Amany Abdat
rated it liked it
Aug 12, 2018
Rita
rated it really liked it
Sep 23, 2012
Rita
rated it really liked it
Feb 14, 2013
Rike Jokanan
rated it really liked it
Oct 31, 2008
Alfianacendani
rated it it was amazing
Jan 05, 2019
Rolly Satria
rated it it was amazing
Sep 04, 2014
« previous 1 3 4 5 6 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »
208 followers
Joko Pinurbo (jokpin) lahir 11 Mei 1962. Lulus dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Sanata Dharma Yogyakarta (1987). Kemudian mengajar di alma maternya. Sejak 1992 bekerja di Kelompok Gramedia. Gemar mengarang puisi sejak di Sekolah Menengah Atas. Buku kumpulan puisi pertamanya, Celana (1999), memperoleh Hadiah Sastra Lontar 2001; buku puisi ini kemudian terbit dalam bahasa Ing ...more
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Selamat datang. Saya sudah menyiapkan semua yang akan Saudara rampas dan musnahkan: kata-kata, suara-suara, atau apa saja yang Saudara takuti tapi sebenarnya tidak saya miliki” 13 likes
More quotes…