Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Unspoken Words” as Want to Read:
Unspoken Words
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Unspoken Words

by
4.08  ·  Rating details ·  112 ratings  ·  50 reviews
Ada kata-kata yang tidak sempat terucap oleh Kemuning sebelum Bunda meninggal dunia. Tak peduli betapa dia ingin memutarbalikkan waktu, Kemuning tahu dirinya sudah terlambat.

Ada kata-kata yang tak sempat terucap oleh Bunda semasa hidupnya. Oleh karena itulah beliau datang ke dalam mimpi Kemuning—untuk menyampaikan apa yang tak sempat tersampaikan tujuh tahun yang lalu,
...more
Paperback, 312 pages
Published January 2nd 2018 by Gramedia Pustaka Utama
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Unspoken Words, please sign up.

Be the first to ask a question about Unspoken Words

This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 4.08  · 
Rating details
 ·  112 ratings  ·  50 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Unspoken Words
Sweetdhee
Dec 14, 2017 rated it really liked it
Ibu saya seorang ibu rumah tangga.
Yang mendampingi suami-PNSnya dalam menjalani tugas.
Yang pada sebagian waktunya saya temukan berkutat di seputaran dapur dan ruang makan.
Yang ketika saya pulang sekolah, sudah siap menyediakan telinganya mendengarkan celotehan saya.
Yang ketika beliau sadar saya sudah melakukan sesuatu hal yang tidak terpuji, beliau menangis sedih karena menyangka telah gagal membuat saya mengerti perbedaan antara yang benar dan yang salah.
Yang ketika saya pulang dari rantauan
...more
om & nivo
Dec 13, 2017 rated it it was amazing
Shelves: tom, favorites
Sebagai anak, kita kerap memiliki opini tersendiri. Opini-opini tersebut sering kali berseberangan dengan sudut pandang orangtua.

Kisah Kemuning dengan bundanya seolah menampar saya, bahwa selama ini saya terlalu egois meletakkan spotlight pada diri saya sendiri saat berargumen dengan orangtua. Tidak jarang pula merasa apa yang orangtua pikirkan adalah hal-hal basi yang tidak bisa masuk dalam kehidupan sekarang. Namun, untunglah saya dan orangtua selalu meluangkan waktu untuk berkomunikasi.

...more
Aqessa Aninda
Feb 27, 2018 rated it it was amazing
2 hari aja baca ini. Cara bertuturnya page turner sekali. Temanya sederhana, konfliknya sederhana, membumi sekali, tapi penuh makna dan sukses bikin nangis terus dari hal 190 ke belakang. Memang, kadang sesuatu gak perlu wah wah banget untuk bisa membekas, cukup ungkit hal-hal sederhana yg terjadi pada hampir setiap orang, setiap lapisan masyarakat.

Dan yang saya suka... premis di depan itu ada maksudnya di bagian akhir. Semua perjalanan mimpi Kemuning dengan Bunda ada tujuannya.
April Silalahi
May 03, 2018 rated it it was amazing
Akan menjadi mewek sendiri baca buku ini. Serius gw :/

Kemuning sejak kecil bisa dibilang berasal dari keluarga pas pas an. Sejak kecil Kemuning sudah ditinggal ayahnya. Hal itu yg membuat ibu Kemuning sendirian membesarkan Kemuning sampe dia dewasa.

Di sekolahnya Kemuning juga tidak bisa dikategorikan siswi populer yg banyak temannya. Bukannya Kemuning tidak mau mencoba mencari teman atau mencoba mendekatkan diri. Namun hasilnya sia2.

Kemuning bahkan minder dengan nama Kemuning yang diberikan
...more
Yunia Damayanti
ACTUAL RATING: 4.5 STARS



Alicia Lidwina did it again! Sempat takut dikecewakan karena saya sudah berekspektasi tinggi terhadap buku ini. Tetapi pada kenyataannya... buku ini lebih bagus daripada buku Alicia sebelumnya: 3 (Tiga).

Mengapa?

Pertama-tama saya ingin memberitahu terlebih dahulu bahwa tema yang dibawakan buku ini memang tidak spesial dan banyak banget buku yang mengangkat tema hubungan Ibu dan Anak, jadi soal tema dan cerita... yaaa buku ini memang tidak spesial.

TAPI. YA, ADA TAPINYA
...more
Syifa L
Jan 02, 2018 rated it really liked it
Buku ini memang tidak "mewah", tapi percayalah buku ini akan membawamu mengingat kembali setiap kenangan bersama ibumu, lalu tanpa kau sadari, kau akan mendapati dirimu menangis.
Mia Prasetya
Dec 20, 2017 rated it liked it
Shelves: negeri-tercinta
Kisahnya hangat, tercekat di beberapa bagian seakan mami saya yang berbicara. Ah, saya kangen mami jadinya. Sungguh beruntung Kemuning yang bisa 'bersua' kembali dengan Bunda.

Sayangnya di beberapa bagian, formula yang ditampilkan serupa. Saya tidak merasakan luapan emosi yang sama dengan pembaca lain buku ini yang ada malah bosan.

Namun demikian Unspoken Words sayang untuk dilewatkan, terlebih untuk teman-teman yang masih bisa bertukar kisah ataupun ganjalan dengan orang tua. Mungkin sekarang
...more
Daniel
Jan 20, 2018 rated it really liked it
Alicia Lidwina
Unspoken Words
Gramedia Pustaka Utama
312 halaman
8.0

Baca ulasan Unspoken Words di Jurnal Ruang.
Harukaze Mizuki
Sep 18, 2018 rated it really liked it
Recommends it for: All growing up children in this world
Shelves: penerbit-gpu
Bagaimana rasanya jika bermimpi didatangi oleh orang yang sudah lama meninggal, dan orang itu adalah kerabat terdekat kita sendiri? Dalam novel ini, Kemuning –tokoh utama –bermimpi didatangi Bundanya yang sudah lama meninggal di tahun ketujuh pernikahannya.

Ini adalah novel kedua Alicia Lidwina yang diterbitkan secara mayor setelah novel 3 (Tiga) diterbitkan Gramedia Pustaka Utama tiga tahun yang lalu. Pada masa jeda itu penulis menerbitkan Maybe Everything, buklet sepanjang 16 halaman berisi
...more
A Lanrou
Jan 14, 2018 rated it really liked it
Shelves: punya-toko
Ada beberapa adegan yang aku skip. karena tidak tahan. Bawaannya kepengen nangis mulu.

Unspoken words ini mengenai penyesalan seorang anak perempuan bernama Kemuning, terhadap bundanya yang sudah tiada. penulis menceritakan sosok Kemuning sebagai pribadi yang tidak mudah berbaur dengan orang lain. Tertutup. Pendiam. Menahan diri.

Benar kata mbak Emilya tentang buku ini. Buku ini kampret in a good way. Banyak hal yang bisa kita petik dari ketidakseimbangan hubungan ibu dan anak ini. Sedih namun
...more
Marina
** Books 07 - 2018 **

Buku ini untuk menyelesaikan Tantangan Tsundoku Books Challenge 2018

3,8 dari 5 bintang!


Tampaknya buku ini berhasil membuat perasaan saya tercekat seketika. Ada rasa ingin menangis jika memandang kembali hubungan saya dengan ibu saya. Betapa saya masih mengingat selama ini masa-masa saya duduk di bangku SMP, SMA dan Kuliah tidak merasakan adanya kasih sayang Ibu saya karena Ibu saya dinas di luar negeri.. 9 tahun berjalan terasa cepat sehingga akhirnya saya sadari saat
...more
Ferry Kurniawan
Jan 03, 2018 rated it it was amazing
Cerita yang sudah jarang kita temui di era generasi milenial.

Kisah Kemuning dan Ibunya menyentil kita untuk selalu ingat kepada orang tua kita, bagaimana kita dibesarkan, bagaimana perjuangan mereka merawat dan membesarkan kita dari masih di dalam kandungan sampai akhirnya tumbuh menjadi dewasa.

Setiap orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya bagaimanapun itu caranya dan sudah sepantasnya seorang anak juga berusaha sebisa mungkin untuk membahagiakan kedua orangtuanya selama masih
...more
Sandra Bianca
Jul 02, 2018 rated it really liked it
Jujur waktu baca buku ini aku udah punya persiapan segepok tisu, karena menurut yang udah pernah baca, buku ini menyentuh banget. Meski tergolong cengengesan, aku ini kadang-kadang juga bisa baper juga lho! Hehe.... Awal-awal aku baca buku ini, aku nggak ngerasa tersentuh. Semakin ke belakang, aku semakin tersentuh. Dan mendekati ending, aku nggak kuat. Yep! I spilled my tears :( Hiks.

Buku ini menceritakan tentang Kemuning dan Bundanya yang telah meninggal. Banyak kata dan penyesalan di antara
...more
Fakhrisina Amalia
Jan 19, 2018 rated it it was amazing
Capek abis nangis sesenggukan sampai hidung mampet, dada sesak dan mata ngantuk selama baca ini.

Berkisah tentang Kemuning dan Bunda, novel ini sukses membuat aku kangen dengan masakan-masakan Mama. Berbeda dengan Bunda yang harus berusaha keras untuk memasak, Mama aku justru sebaliknya; masakan Mama sejauh ini masih masakan paling enak dan rasanya rinduuu banget bisa makan masakan Mama lagi. Selain itu, Kemuning dan Bunda juga membuatku kembali mengingat jejak perjalanan sejak kecil dan itu juga
...more
Ossy Firstan
Wah, kusuka. A Bittersweet story. Sederhana meskipun sebenarnya tak sesederhana itu. Tiap baca satu bab, kujadi diam sebentar dan mengingat mamaku. Mungkin kuperlu bersyukur tak bermasalah komunikasi seperti Ning-Bunda. Masalah mereka mungkin sejenis sama Lady Bird yang sebenarnya sama-sama sayang cuma ada sesuatu yang menyebabkan apa yang diterima ditanggapi berbeda dengan yang ingin disampaikan (?). Aku suka karena apa yang dikeluarkan di bab A, misalnya, menjadi terjawab di bab C. Kenapa ...more
Devi Diana
Jan 03, 2018 rated it it was amazing
Saya merasa tersentil ketika membaca buku ini.
Cerita antara Kemuning dan Bundanya mungkin pernah kita alami.
Ketika sang Ibu ingin yang terbaik untuk anaknya, tetapi anaknya beranggapan kalo ibunya tidak pernah mengerti mau dia.

Buku ini sukses bikin saya nangis berkali-kali. Entah karena memang saya perasa, atau memang ada kesamaan dengan sikap/perilaku Kemuning kepada ibunya.

Saya jadi merindukan masa kecil saya yang selalu bercerita apapun sama mama, tidak seperti sekarang yang rasanya sudah
...more
Emilya Kusnaidi
First of all, congrats untuk Alicia Lidwina untuk buku keduanya, yang nggak kalah fenomenalnya dengan karya debutnya!

Alicia Lidwina membuktikan dirinya tidak hanya berputar menulis di zona nyaman. Berbeda dengan ‘Tiga’ yang sedikit gelap, bersetting di Jepang, dan mengupas tentang persahabatan; Unspoken Word terasa lebih membumi dengan setting Jakarta dan menceritakan kisah antara ibu dan anak. Kisah yang segar banget diantara lautan kisah percintaan yang berkisar seputar perjodohan, kawin
...more
Intan PW
Jul 31, 2018 rated it really liked it
Kata-kata yang ditulisnya menjadi sebuah kalimat yang bikin hati, tercekat. Mungkin dibalik setiap perilaku yang ditunjukkan oleh sikapnya seorang ibu membuat, saya, misalnya kurang sepaham sama beliau, tapi, setelah saling berkomunikasi dengannya, dan pelan-pelan diresapi, sehingga membuat saya lebih mengerti dan memahami.

Sungguh, karya yang membuat saya belajar lagi, betapa pentingnya salah satu hal untuk menjalin sebuah keakraban dengan seorang ibu, yaitu komunikasi yang baik, saling
...more
Rei Pusvita
Dec 20, 2017 rated it it was amazing
Gw sngaja baca ini trakhir, katany seh sedih. Apalg yg rvw awal2 banyak bgt yg ksh bintang bagus & blg sedih.

Gw ga mau riviu panjang2. Intinya gue nangis bombay baca kisah ini. Gw ga ngerti lg sama Kak Lidwina. Pas bas baca 3 gue dadanya sesak krn hub prsahabatan. Nah ini buat gw nangis.

Pas selesai baca ini, mamak ke kamar gue, suruh gue tidur. Terus beliau kaget krn gue mewek, dan ya udah gue peluk aja mamak gue. :(

Kpn2 gue benerin reviewnya. Kemuning mirip gw banget. Gw ga mau jd anak
...more
Kavi Aldrich
Jan 22, 2018 rated it it was amazing
Naskah yang begitu cantik. Sederhana, tapi sarat makna.
Jessica Aprillia
Dec 22, 2017 rated it really liked it
Ceritanya tentang hubungan ibu dan anak yang komunikasinya kurang lancar dan masing-masing punya ekspetasi tersendiri, tapi saling ingin membahagiakan satu sama lain. Digambarkan dalam "Unspoken Words ini bahwa hubungan ini penuh rasa sesal, frustasi dan kecewa. Tentu saja penuh prasangka yang belum tentu benar adanya.

"Unspoken words" ini juga kental dengan rasa kesepian. Bagaimana si tokoh utama hidup tanpa dampingan ibunya yang sibuk mencari nafkah. Bagaimana si tokoh utama kurang bisa membaur
...more
Miss M
May 27, 2018 rated it really liked it
The cover was beautifully caught my eyes and I bought it without any expectation. The simple synopsis on the back was an intriguing topic to me. It was hard for me to ripped off the plastic cover, too beautiful it is.
It's only page 13 and I already cried hard. It was unexpected.
I read it at my office and luckily no one notice my wet face. I tried so hard to not cry out loud and hold back my wailing.
The second time I read was when relatives visit and I had to read it there at the living room. I
...more
Setyadewi Sumadiredja
Dec 30, 2017 rated it it was amazing
Penulisan tokoh, karakter dan konflik sudah matang. Konflik antara ibu dan anak perempuan biasa terjadi. Penyelesaian konflik dengan komunikasi melalui mimpi cukup unik sehingga penyesalan dapat terurai. Tema penulisan kali ini berbeda dengan novel terdahulu. Semoga selanjutnya Alicia dapat mengangkat tema lain yang berbeda dan memberi nuansa baru dalam bidang penulisan di Indonesia.
Dian Maya
Apr 22, 2018 rated it it was amazing
"Bunda rasa setiap anak harus bisa mengendarai sepeda. Mengendarai sepeda berarti memberikan seorang anak kebebasan. Berarti seorang anak bisa pergi kemana saja yang dia mau. Bahkan ketika orangtua mereka sudah tidak ada, anak-anak itu bisa melanjutkan hidup karena mereka tahu bagaimana caranya menaiki sepeda. Mereka tahu bagaimana caranya untuk maju." ― Unspoken Words, hal. 198
Aoi Matsuzaki
Dec 27, 2018 rated it really liked it
Akhirnya selesai juga baca buku ini. Narasinya bagus, tenang, ngalir aja gitu. Konfliknya juga membumi banget, jadi feel-nya dapet banget apalagi kalo baca waktu lagi sedih hahaha. Waktu di pertengahan agak nggak kerasa gitu feel-nya sih. Tapi overall ini recommended sekali. Menyentuh dan asli bikin terharu. Banyak pesan yang tersirat ataupun tersurat bener-bener merasuk dan bikin bilang, "Ah iya, bener juga."

Bacaan keren di akhir tahun~~
Nining Sriningsih
Jun 03, 2019 rated it really liked it
*baca di Gramedia Digital
=)

awal'y agak ngebosenin dan nggak ngerti, terlalu banyak rahasia..
tapiiiii, pas mau akhir cerita baru lah diungkapkan semua misteri'y..
sampai nangis baca'y..
:')

ortu q masih lengkap, pas baca novel ini, jadi mikir seribu kali u/ berkata "aaakh" sama ortu..
baca novel ini tuch berasa ditampar berulang kali, untung'y ortu q masih lengkap & q nggak akan sia"in mereka..
makasih kak Alicia udah nulis novel ini..
:')
Afifah
Dec 28, 2018 rated it really liked it
Shelves: owned, 2018
4.5 stars
Ifa Inziati
Jan 08, 2018 rated it really liked it
Tiga bintang untuk ceritanya.

Mungkin, karena saya punya hubungan dengan Emak yang berbeda dari hubungan Kemuning dan Bunda, saya hanya bisa membacanya sebagai orang ketiga dan tidak memproyeksikan diri saya sebagai Kemuning. Kemudian, di bab-bab awal, saya merasa ada yang dibuat terlalu muluk. Like the writer is trying too hard to depict sad memories. Mungkin itu hanya bagi saya saja. Juga, penutup di bab pertama ('aku yang membunuh Bunda') terkesan klise.

Dan mungkin pula, karena pernah melihat
...more
Anidos
Dec 22, 2017 rated it liked it
Idk what's wrong with me, but I didn't cry. Indeed, there are a few parts that taste like a slap in the face, but that's it. Maybe it's the concept of "retrouvailles in a dream" that I couldn't digest, maybe I just have already guessed where the story is heading, maybe it's too many #feels I end up feeling nothing, maybe expectation kills.

Or it's just as simple as, "It's not you, it's me."

I didn't regret reading it, tho. Such a beautiful reminder to take care of our loved ones when they're still
...more
Rain
Feb 26, 2018 rated it it was amazing
Menguras air mataa
Best part: Bunda Ning dan sepeda :")
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Resign!
  • Aroma Karsa
  • Catatan Harian Menantu Sinting
  • TwinWar
  • Savanna & Samudra
  • Represi
  • Rainbirds
  • 82년생 김지영
  • Sunny Everywhere
  • Tentang Kamu
  • Absolute Justice
  • Special Order
  • False Beat
  • Arkais: Nona Teh dan Tuan Kopi
  • Nagra & Aru
  • Girls in the Dark
  • Purple Prose
  • Raindrops Serenade
See similar books…
27 followers
An author, an avid reader, an occasional blogger, and an observant dreamer. While the idea of deconstructing ephemerality through writings fascinates her the most, she has to concur with the idea of writing just for fun. Sometimes you might find her sipping espresso at the nearest cafe, other times she would be haunting vacant seats in food courts while munching on her endless supply of chocolate ...more
No trivia or quizzes yet. Add some now »