Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Posesif” as Want to Read:
Posesif
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Posesif

by
4.13  ·  Rating details ·  85 ratings  ·  27 reviews
INI CINTA PERTAMA LALA, YUDHIS INGIN SELAMANYA

Novel ini merupakan adaptasi dari skenario film Posesif karya Gina S. Noer. Film dibintangi Adipati Dolken & Putri Marino. Tayang 26 Oktober 2017 di layar lebar.

Lala, seorang atlet loncat indah yang mulanya bahagia bertemu Yudhis yang membuatnya dapat berjarak dari jadwal ketat latihannya sebagai atlet. Namun ternyata bukannya
...more
Paperback, 351 pages
Published October 20th 2017 by Noura
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Posesif, please sign up.

Be the first to ask a question about Posesif

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 4.13  · 
Rating details
 ·  85 ratings  ·  27 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Posesif
A.A. Muizz
Mar 06, 2018 rated it it was amazing
"Posesif" mengangkat salah satu sisi kelam dalam kisah percintaan. Diceritakan dengan sudut pandang orang pertama dengan Lala dan Yudhis sebagai narator, membuat saya berhasil menyelami pikiran dan perasaan kedua tokohnya. Meskipun agak kurang di sisi Yudhis, bagi saya, kurang luluh lantak, padahal dia sudah luluh lantak banget menghadapi kepribadiannya yang seperti itu. Ada pula sedikit bagian yang diceritakan dari sudut pandang sahabat Lala yang bernama Rino dan sudut pandang orang ketiga seba ...more
Teguh
Oct 08, 2017 rated it it was amazing
Sebenarnya saya paling anti membaca buku teenlit, apalagi kalau cara mereka jatuh cinta-jadian-dan konflik utamanya gitu-gitu saja. Macam FTV yang sering kita temukan.
Tapi di novel ini, saya justru seperti membaca novel-novel serius yang 'meminjam' kisah cinta anak SMA Lala-Yudhis. Kemudian ada bumbu-bumbu kekerasan dalam pacaran yang belakangan merebak juga di kalangan remaja kita. Namun, sayangnya mereka yang menjadi korban kerap tidak sadar batas antara posesif-kekerasan itu di mana. Bahkan s
...more
Paskalis Damar
Nov 04, 2017 rated it liked it
Shelves: read-2017
Posesif the novel is easier to follow as it elaborates the story more from first person pov (overriding the film’s observational pov). With all the explanations of the subtexts, on-screen symbolism & off-screen details, the novel only proves that the film is way more superior. Language speaks what image cannot; but images, if used correctly, are a more powerful tools to deliver emotion.

Please be advised that I admired the film so much. The novel simply cannot replicate the emotional floods the f
...more
Harumichi Mizuki
Jan 17, 2020 rated it it was amazing
Kisah cinta menyakitkan yang digubah dalam rangkaian kata yang sangat indah. Mengingatkanku pada cerita Represi yang ditulis Fakhrisina Amalia. Bedanya, Yudhis masih sadar bahwa dia salah, dan dengan begitu harapan untuk pulih masih terbentang (meski kisah buku ini diputus tanpa sampai ke fase terapi). Sudut pandang Yudhis dan kisah mengapa ia jadi serusak itu masih dijabarkan dengan sangat representatif. Meski geram, sulit untuk benar-benar membenci Yudhis.

Para bucin harus membaca cerita ini un
...more
Nurul
Sep 01, 2019 rated it really liked it
Relateable banget dan endingnya realistis (walaupun udah nonton filmnya). Gaya penceritaannya ngalir.

Rate : 3.75/5
Lou Trulymay
Nov 26, 2017 rated it really liked it
Sewaktu lagi heboh-hebohnya membahas #FilmPosesif, aku malah nggak sabar untuk memulai baca #NovelPosesif. Bukan karena underestimate film Indonesia, tapi karena keterbatasan waktu. Jadi, membaca adalah pilihan aman. Karena alasan itulah, ulasan mengenai novel ini murni dari pembaca yang belum menonton sama sekali (bahkan baru menonton trailer film-nya setelah selesai baca bukunya).

Yudhis dan Lala adalah sample karakter masa SMA yang sepertinya tidak lekang oleh zaman. Keduanya pasti akan ada di
...more
Akaigita
Jan 31, 2018 rated it really liked it
Shelves: fiction
Beautiful yet scary love story.

Untuk ukuran novel remaja, bahasanya terasa formal banget, ya? Meskipun cukup mudah sih membedakan 'pikiran' Yudhis dan Lala hanya dari apa yang mereka bahas dalam narasinya. Agak terganggu juga dengan penggunaan kata ganti yang tertukar-tukar antara POV Lala dan Yudhis. Enggak berpengaruh banyak sih, cuma jadi kepikiran pengin benerin aja, haha.

Aku termasuk pembaca yang tidak menonton filmnya, dan mungkin baru akan tergerak untuk nonton kalau sudah disiarkan di TV
...more
Rei Reihana
Sep 17, 2019 rated it really liked it
Selalu suka cara penulisan mba lucia ini. Menyenangkan untuk dibaca, dan ga berat meski mengangkat topik serius (terkadang). Juga mengagumi ide2 kreatif mba Gina s noer. Saya suka sekali
Ossy Firstan
Kubelum nonton filmnya, tetapi kutahu mengapa orang menyukai film ini. Oke, seharusnya kumereview bukunya. Penceritaannya mengalir, dari yang sweet ke dark tuh terasa halus, dan pembaca tahu Yudhis posesif tanpa harus ada kata posesif di buku itu. Kupun suka endingnya. Ah ya, kumenemukan narasi Yudhis ber'aku'. Sekian dan sukses untuk kaka penulisnya. ...more
Fatimah Ghanim
Jan 22, 2018 rated it liked it
Cukup memuaskan rasa penasaran, walau memang sangat perlu untuk tidak memasang harapan tinggi-tinggi. Dalam novel tipikal teenlit SMA, at least posesif sedikit banyak punya poin-poin yang bikin pembaca (atau penonton filmnya mungkin) merenung.
Bunga Mawar
Oct 07, 2019 rated it liked it
Oke, tema garis besar sudah mencekam: hubungan pacaran yang abusive di kalangan remaja saat ini makin banyak. Remaja cewek semacam tergantung pada pacarnya karena berbagai alasan: bangga punya pacar ganteng/keren/tajir/populer, perasaan disayang (digombalin) yang membuncah, perasaan sudah dewasa karena bisa berduaan kayak di FTV, atau karena orang tua di rumah kurang perhatian. Hal-hal begini membutakan mata dan hati saat sang pacar ternyata berperilaku merusak jiwa raga. Dan bukan cuma remaja p ...more
Muhammad Ridwan
Jan 04, 2018 rated it really liked it
POSESIF versi film, merupakan tontonan bioskop terfavoritku pada tahun 2017. Posesif memberikan kesan bahwa kisah cinta 2 remaja juga bisa digarap serius dan ... sangat relatable.

Sesuai dengan tagline-nya, Posesif menceritakan tentang Lala dan Yudhis, siswa-siswi kelas 12 SMA, yang jatuh cinta. Bagi Lala, ini adalah cinta pertama. Sebagai seorang atlet loncat indah, rutinitas latihan hariannya membuatnya tidak terpikir untuk pacaran. Yudhis memberikan rasa kasmaran itu. Akan tetapi, Yudhis ingin
...more
Dhani
Feb 05, 2018 rated it really liked it
Saya beruntung karena akhir akhir ini bisa menemukan buku buku yang bagus dan membawa pesan pada pembacanya.Dan Posesif termasuk salah satu di antaranya.

Ditulis oleh Lucia Priandarini berdasarkan skenario Gina S Noer, ini adalah novel yang diadaptasi dari film, yang pertama saya baca.Dan saya suka mulai dari idenya, interaksi di antara tokoh tokohnya, juga informasi yang dibagikan.

Lala yang siswa SMA dan juga atlit loncat indah DKI, menjalin hubungan dengan Yudhis, cowok yang " nampaknya" ba
...more
Addini Safitri
May 18, 2020 rated it it was amazing
Udah nonton filmnya sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu. Karena nonton yang bajakan di youtube (hehehe) jadi nggak berasa apa-apa, karena suaranya sering hilang-hilang sendiri (rada kesel, sih). Tapi setelah hari ini aku baru aja menamatkan bukunya, sumpah, asli, ini tuh buku teen fiction "berisi" yang aku baca pertama kali. Bukan cuma tentang cinta-cintaan haha-hihi doang, tetapi ada pesan di balik cerita itu dan ada alasan di balik setiap kejadian. Endingnya bagus (walau rada kecewa), karena ngga ...more
Aulia Suyadi
Feb 19, 2018 rated it really liked it
Berharap bacaan ringan kisah cinta dua anak SMA, ternyata malah serem. Dari pertama kali Yudhis nunjukin tanda-tanda nggak bener, dalem hati teriak, "Pergi La, tinggalian dia. Udahlah."

Reaksi standar bystander yang melihat/mendengar cerita tentang abusive relationship.

Jadi inget suka ngatain temen yg kadang terlalu kepo nanya2 lagi di mana? sama siapa? ngapain? dengan sebutan posesif. Ternyata kalo posesif beneran nggak ada lucu2nya sama sekali.

Creepy..
...more
Gregorius Harvi
Jan 06, 2018 rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Syaumi Indah
Apr 16, 2018 rated it really liked it
This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here.
Mia Thalib
Sep 02, 2018 rated it really liked it
Meskipun ceritanya tergolong ringan, tapi beda sama novel percintaan anak sma pada umumnya yang isinya hepi-hepi. Posesif nawarin hal beda dan bisa nyentil yang baca kalo kisah cinta gak selalu indah, da yang toxic juga kayak yang diceritain di novel ini
Muhammad Rajab
Aug 13, 2019 rated it really liked it
Shelves: young-adult
Sepertinya sang penulis, Lucia, sudah dipercaya Gina S. Noer untuk menulis novel berdasarkan skenarionya, dan kepercayaannya itu memang tepat. Novelisasi skenario film ini terasa enak dibaca, sama enaknya ketika menikmakti filmnya.
Salsabilla Shafa
Nov 01, 2020 rated it it was amazing
Tema nya sama kayak cerita dari buku Someday nya Winna Efendi. Tapi yang gue salut, si Yudhisnya sadar kalau apa yang dia lakuin adalah rantai dari Mamanya. Yang jelas, gue mewek banget lah baca nya 😭😭
Rahadyan Suryo
Dec 29, 2017 rated it really liked it
Dear author, please write a spin off story about Bacil. I am dying to know what had happened to him eg. why/where did he disappear? Also, did Yudhis hit home run on the eve of Lala's birthday? Plus, what happened to Lala and Yudhis during 1,5 months of waiting for the SNMPTN announcement? ...more
Ardina Rahma
Feb 07, 2018 rated it really liked it
Like love, we jump and dive
Valen pandu
Jan 18, 2018 rated it really liked it
dan Sang Master Posesif adalah ibunya Yudhis
Trip Manado
Aug 27, 2019 rated it it was amazing
Good.
Ari
Jan 11, 2018 rated it it was amazing
Kadang gue ngerasa gue juga tipikal posesif
Maya Murti
Jul 25, 2019 rated it liked it
Shelves: adaptasi
Saya membaca novel adaptasi ini dalam kondisi belum menonton filmnya, jadi saya tidak akan membuat perbandingan antara keduanya.

Saya terkesan dengan perkenalan tokoh di awal buku. Dengan teknik bercerita sudut pandang orang pertama bergantian, saya bisa menyelami pemikiran dan perasaan Lala dan Yudhis. Saya menjadi paham mengapa masing-masing tokoh berbuat ini dan merasa begitu: Lala anak yang cukup people pleaser dan Yudhis yang agak tengil.

Sampai saya tiba pada peristiwa Yudhis sempat menahan
...more
Jessica Ravenski
Jan 06, 2018 rated it it was amazing
Baru sempet nonton filmnya kemarin dan kok gue lebih suka buku daripada filmnya ya? Setelah pikir2, mungkin karena di buku ceritanya ga terlalu buru2. Contohnya pas awal Yudhis & Lala kenal dr insiden sepatu sampe akhirnya mereka jalan bareng, kok di film kesannya cepet banget, tau-tau mereka sudah duduk2 nempel gambar2 paus & penguin. That escalated quickly. *tubruk* *pisahin*

Terus pas baca bukunya, emosi gue bener-bener sukses nyampe ke ubun-ubun banget sih (insiden Lala keterima di UI terus Y
...more
Nina Savitri
rated it it was amazing
May 23, 2020
Nabila Kinara
rated it it was amazing
Jun 22, 2018
Intan
rated it it was amazing
Oct 31, 2018
« previous 1 3 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Tukar Takdir
  • Madre: Kumpulan Cerita
  • Lembar-lembar Pelangi
  • Pemetik Bintang
  • The Miracles of the Namiya General Store
  • Pukat
  • O
  • Sherlock Holmes: Koleksi Kasus 1
  • Filosofi Teras
  • Sengkarut
  • Savanna & Samudra
  • Confessions
  • Wedding With Converse
  • Teach Like Finland: 33 Simple Strategies for Joyful Classrooms
  • Moriarty the Patriot, Vol. 1 (Moriarty the Patriot, #1)
  • Running for Hope
  • 憂国のモリアーティ 2 [Yūkoku no Moriarty 2] (Moriarty the Patriot, #2)
  • 恋と嘘 3
See similar books…
38 followers
Lucia Priandarini lahir dan dibesarkan dalam rumah penuh buku. Setelah lulus dari Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia, ia sempat menjadi reporter di beberapa media gaya hidup, menulis naskah nonfiksi untuk beberapa penerbit, serta menulis konten untuk beberapa media daring.

Dua novelnya, Episode Hujan dan 11.11 (2016), diterbitkan Grasindo. Dua Garis Biru (2019) adalah kolaborasi ketiganya
...more

News & Interviews

Some interesting news for book nerds: According to recent industry research, book sales spiked dramatically in 2020–otherwise a rather...
32 likes · 15 comments
No trivia or quizzes yet. Add some now »
“Ada banyak momen yang kukira mustahil kulalui dalam hidup, yang membuatku tertegun dan berpikir, “Jika aku bisa, pasti karena doa ibu dan ayahku.” 4 likes
“Kata Ibu, mengalahkan diri adalah hal sederhana sekaligus tersulit yang harus dilakukan” 1 likes
More quotes…