Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Bukan Perawan Maria” as Want to Read:
Bukan Perawan Maria
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Bukan Perawan Maria

4.05  ·  Rating details ·  99 ratings  ·  23 reviews
Buku Kumpulan Cerita karya Feby Indirani, Bukan Perawan Maria (Pabrikultur, 2017) adalah sebuah kado pertama dari kampanye ini untuk Anda.

Dalam dunia yang tuntas dicipta Feby, kita menjumpai malaikat yang ingin cuti, babi yang punya permintaan mengharukan, tanya jawab di alam kubur yang melenceng dari harapan, atau seorang pelaku teror yang terguncang di ruang tunggu
...more
Paperback, 206 pages
Published May 2017 by Pabrikultur
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Bukan Perawan Maria, please sign up.

Be the first to ask a question about Bukan Perawan Maria

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 4.05  · 
Rating details
 ·  99 ratings  ·  23 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Bukan Perawan Maria
Ursula Florene
Aug 26, 2017 rated it it was amazing
Buat yang lemah iman, Bukan Perawan Maria (BPM) tak akan menjadi bacaan yang tepat. Kecuali kesabarannya seluas Sahara dan pemikirannya tak serapat Jepang di masa sakoku

Dalam BPM, Feby membawa pembaca melihat potret kehidupan umat beragama, yang mayoritas muslim, di Indonesia. Kalau kalian rajin mengikuti berita peristiwa kelompok beragama dari tahun ke tahun, pasti tidak akan asing dengan kisah-kisah di kumpulan cerpen ini.

Kisah pertama adalah Baby Ingin Masuk Islam, yang mungkin kalau dari
...more
Hestia Istiviani
Feb 15, 2018 rated it really liked it
Terima kasih kepada Jurnal Ruang yang sudah memperkenalkan dengan sebuah tulisan menarik. Judul Bukan Perawan Maria sebelumnya pernah sempat mampir dalam feed Instagram. Tapi waktu itu, belum merasa penasaran sehingga berita kabarnya cuma sekedar lewat saja.

Konten Bukan Perawan Maria berupa kumpulan cerita yang memiliki satu tema besar: Agama dan Perempuan. Ya, dalam beberapa kisah Feby Indirani, sang penulis, membahas mengenai agama. Dan pada beberapa judul lainnya menggabungkan dua hal
...more
ucha
Jun 18, 2019 rated it liked it
Tahu pertama buku ini ketika berkunjung ke acara ASEAN Literary Festival 2017 di Kota Tua Jakarta. Karena hanya melihat sekilas, saya kira buku itu semacam buku puisi yang ditulis perempuan penganut Katolik.

Lama tak terkait, akhirnya membaca juga buku ini karena jadi bahasan perdana pada #PiknikPustaka hari minggu lalu. Dan ternyata saya salah dua kali : 1. buku ini adalah kumpulan cerita, 2. dan hampir semuanya bertema tentang agama Islam.

Dari cerita pertama bakal bikin berdecak. Lanjut juga
...more
Mia Prasetya
Sep 20, 2017 rated it really liked it
Bacaan berbahaya! Bisa buat senyum-senyum sendiri, senyum kocak, senyum miris, senyum getir. Favorit saya adalah cerita awal tentang Baby dan kisah Maria yang jadi penutup.
Nabila Budayana
Aug 01, 2017 rated it really liked it
Bukan Perawan Maria” seakan berteriak di tengah padat dan ruwetnya saling hantam melalui media sosial perihal ke-Tuhan-an, rasa paling benar, dan argumen-argumen yang semakin membingungkan.


Baby terperangkap dalam sebuah perdebatan alot dalam sidang majelis. Semua hadirin memperdebatkan nasibnya, perkara boleh atau tidak boleh. Ini tentang Baby, seekor babi yang ingin masuk Islam. Kisah itu membuka kumpulan cerita pendek “Bukan Perawan Maria”.


Feby Indirani, penulis dan praktisi media ini membawa
...more
Hera Diani
Jun 13, 2017 rated it really liked it
Senang bacanya! Baik tulisan maupun gayanya mengingatkan pada Danarto, yang karyanya sering bertema sufistik. Semuanya satir tentang umat Islam, cerpen-cerpennya menggigit dan humoris tapi jernih, tidak pretensius dan tidak provokatif hanya untuk sekedar ingin provokatif. Mengajak kita menertawakan diri sendiri. Akan lebih terasa lucu membacanya, seandainya saja situasi keagamaan di negara ini tidak sevulgar sekarang.
Ten Alten
Nov 18, 2018 rated it really liked it
Shelves: mine, self-publish
"Relax, it's just religion."

Percaya nggak kalo aku baca ini hanya dalam sekali duduk? Aku baca ini hanya dalam waktu sekitar 2 jam. Yes, ngebut. Rasanya nggak rela untuk naruh meski hanya sebentar.

Untuk membaca buku ini, diharapkan menjernihkan pikiran dulu. Buku ini berisi beberapa kumpulan cerita yang bisa membuat meledak sebagian orang yang nggak bisa menerima dengan jernih. Jadi, jangan baca sebelum membuka pikiran, hohoho.

Penuh dengan satire yang membuat kita melihat dari sudut pandang
...more
Gloria Fransisca Katharina
Oct 12, 2017 rated it it was amazing
Buku terbaik yang saya baca tahun ini. Mengapa? Buku ini mengemas dengan sangat ciamik problem masyarakat dalam cerpen-cerpen yang asik dibaca. Gaya bahasa Mbak Feby juga sangat menggelitik, satir, dan sisi lain sangat iseng.

Salah satu yang paling sukses membuat saya tertawa adalah membaca penggambaran tentang keyakinan untuk menjalankan misi agama demi bertemu 72 bidadari yang masih perawan, cantik, berkulit putih, dan akan diperawani oleh lelaki yang sukses melakukan aksi agama.

Mbak Feby
...more
Natasha
Nov 05, 2017 rated it really liked it
Tepuk tangan dulu dong buat Mbak Feby! *prokprokprok
Kumpulan cerpen Bukan Perawan Maria ini sukses bikin aku terkekeh-kekeh. Meski aku bukan Islam, tapi aku cukup akrab dengan kepercayaan dan ritual keagamaannya. 72 bidadari, Lafas 411, kunci jawaban di alam kubur, tanda bekas sujud di kening, dan lain-lain.
Mbak Feby sukses "menggelitik" kepercayaannya sendiri. Cocok dengan movement yang ia buat : Relaksasi Beragama. Saya juga sepakat bahwa dalam beragama, kita harus rileks tak usah terlalu kaku
...more
Nda
Aug 29, 2017 rated it really liked it
Shelves: 2017-book
Buku pertama Mba Feby yg aku baca. Hasil penasaran abis ikutan acaranya bareng dosenku, di AFL.

Ini bukunya ringan, tapi bikin mikir yg lumayan agak serius. Makanya pas baca buku ini, badan mesti rileks, kepala mesti dingin. Buka hati, buka pikiran. Asli bacanya tuh mesti kayak makan sesuai anjuran ahli kesehatan. Kudu banget dikunyah baik-baik baru ditelan kan biar dapet rasanya, dapet nutrisinya. Jangan kayak makan bakso panas, kunyah sekali trus telen. Yang ada malah keselek trus kesel.

...more
Christmastuti
Jul 10, 2017 rated it really liked it
Kumpulan cerita pendek yang membahas gesekan mayoritas-minoritas, kepercayaan, terjebak dalam mitos agama, dan segala hal perihal samar antara kepercayaan dan agama. Cerita sederhana dari keseharian yang sering terjadi dalam hidup dan kondisi akhir-akhir ini di Indonesia. Seperti tagarnya #RelaksasiBeragama, buku ini mengajak kita untuk meninjau kembali cara kita beragama dan hidup dengan sesama.
Jimmy Navy
Jul 25, 2019 rated it really liked it
Temanya cukup sensitif (bahkan mungkin sangat sensitif bagi sebagian orang). Namun, ketika saya mengobrolkan buku ini dengan orang-orang yang "santai", kami malah senyum-senyum, bahkan tertawa, saat berbagi cerita. Rasanya menyenangkan ketika bisa bebas bertanya ini dan itu tanpa merasa dicurigai punya agenda tersembunyi---karena bertanya memang untuk menambah wawasan. Yekaaan?
Agoes
Jan 17, 2018 rated it really liked it
Shelves: fiksi-indo
Ceritanya lucu dan banyak yang nyeleneh, menyinggung topik yang mungkin cenderung dianggap tabu di Indonesia, yaitu agama.

Sementara saya kasih nilai 4 bintang karena editingnya kurang bagus, ada salah penempatan kata dan typo. Tapi konten ceritanya sih bagus dan lucu.
Teguh Affandi
Feb 03, 2018 rated it liked it
sangat berani. dan kritikannya dalam banget soal cara beragama kita.
mengingatkan lagi kalau beragama itu tidak hanya purna dalam peribadatan fisik semata.
kudu peduli sekitar, dan hormat pada kemanusiaan.
Angelina Enny
Sep 27, 2017 rated it really liked it
Cerita-ceritanya menggelitik, bikin tersenyum miris membandingkan fiksi yang benar-benar terjadi di masyarakat kita. Ada beberapa typo dan uniknya nama Aini dipakai untuk nama sebagian besar cerita tentang perempuan di sini.

Cerita kesukaan saya adalah Perempuan yang Kehilangan Wajahnya.
Trinanda Iriyanti
Sep 15, 2017 rated it it was amazing
Terima kasih Mbak Feby, karena telah membuat cerita manis dari nyinyiran2 di kepala saya ...more
Fauziah Hafidha
Dec 08, 2018 rated it it was ok
Topiknya menarik..tapi bukan jenis penulisan yang saya suka~
Sundea
May 19, 2019 rated it it was amazing
Buku ini keren adanya. Review Dea selengkapny di sini ya:

http://www.salamatahari.com/2017/09/r...
Dyah
Nov 09, 2018 rated it really liked it
Recommended to Dyah by: Peter AW
Hmmm... sangat menarik.
Isu-isu yang diangkat menggelitik, dan harus dibaca dengan pikiran terbuka.
Silmi Sabila
Sep 15, 2018 rated it it was amazing
Sebagai anak yang tumbuh di lingkungan keluarga yang cukup religius, membaca kumpulan cerita ini membuat saya tertawa--sekaligus kasihan--pada tokoh-tokoh di dalamnya. Bacaan yang segar dan menarik!
Ririn
Sep 25, 2017 rated it really liked it
Definitely not for close-minded people. Kadang sarkastis, kadang nyinyir. Belum bisa merangkum kata2 untuk menjelaskan perasaan saya terhadap buku ini ^^;;
Rendy N
Jul 31, 2019 rated it liked it
Bukan Perawan Maria
Indonesia sedang mabuk agama. Di tiap sudut aspek kehidupan warga rasanya seluruhnya telah dirasuki olehnya, pemisahan tangga pria dan wanita di sekolah, wacana parkir pisah antar pria dan wanita, serta kota depok yang mengajukan rancangan perda mengenai akhlak. Banyak legislative partai islam yang mendorong patroli moral semacam ini dan kebutuhan akan akhlak yang baik pun tumbuh secara organik seiring dengan pengarusutamaan wacana semacam ini. Banyak pihak mengkritik
...more
Anggi Anggreini
rated it it was amazing
Jun 25, 2018
Agnese
rated it liked it
Sep 24, 2019
Sadam Faisal
rated it really liked it
Jul 14, 2019
Federico Zanotti
rated it liked it
Oct 20, 2019
Prescilla Gringott
rated it really liked it
Jun 28, 2019
Ditaputri
rated it really liked it
Nov 24, 2019
Chelsea
rated it really liked it
Dec 06, 2017
Lia Kusumawardani
rated it really liked it
Dec 20, 2019
« previous 1 3 4 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • Orang-Orang Oetimu
  • La straniera
  • Viaggio Acido
  • Almarina
  • La scuola di pizze in faccia del professor Calcare
  • Cinzia
  • Filosofi Teras
  • Jeruk Kristal
  • Qué vergüenza
  • Last Exit to Brooklyn
  • Svegliami a mezzanotte
  • El último apaga la luz: Obra selecta
  • Le giovani parole
  • L'infinito senza farci caso
  • The Invention of Solitude
  • I russi sono matti: Corso sintetico di letteratura russa 1820-1991
  • Lezioni di anatomia. Il corpo umano in quindici storie
  • Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
See similar books…
25 followers
Feby Indirani, Journalist and Writer, started to write since elementary school, beginning with a diary. When in high school, she got 2nd place in an essay contest for teen organized by Gadis magazine, and was actively involved in a school publication. She went to Universitas Padjadjaran, majoring in journalistic, and joined djatinangor student publication. Feby won an Essay Writing Competition for ...more