Goodreads helps you keep track of books you want to read.
Start by marking “Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi” as Want to Read:
Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi
Enlarge cover
Rate this book
Clear rating
Open Preview

Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi

4.57  ·  Rating details ·  849 ratings  ·  252 reviews
SUNGU LEMBU menjalani hidup membawa dendam. Raden Mandasia menjalani hari-hari memikirkan penyelamatan Kerajaan Gilingwesi. Keduanya bertemu di rumah dadu Nyai Manggis di Kelapa. Sungu Lembu mengerti bahwa Raden Mandasia yang memiliki kegemaran ganjil mencuri daging sapi adalah pembuka jalan bagi rencananya. Maka, ia pun menyanggupi ketika Raden Mandasia mengajaknya ...more
Paperback, Cetakan Kedua, 470 pages
Published March 2017 by Banana Publisher (first published March 9th 2016)
More Details... Edit Details

Friend Reviews

To see what your friends thought of this book, please sign up.

Reader Q&A

To ask other readers questions about Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi, please sign up.
Popular Answered Questions
ucha Dua minggu lalu saya ke toko buku indie POST pasar santa jakarta masih banyak kok buku ini (cetakan baru). Apabila tidak di jakarta bisa kirim email…moreDua minggu lalu saya ke toko buku indie POST pasar santa jakarta masih banyak kok buku ini (cetakan baru). Apabila tidak di jakarta bisa kirim email ke mereka : postpasarsanta@gmail.com atau ke penerbitnya lsg :
bukubanana@yahoo.co.id atau :
Jakarta 082124566066 (Risdi)
penerbitbanana.com (less)
This book is not yet featured on Listopia. Add this book to your favorite list »

Community Reviews

Showing 1-30
Average rating 4.57  · 
Rating details
 ·  849 ratings  ·  252 reviews


More filters
 | 
Sort order
Start your review of Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi
Sulis Peri Hutan
Jul 02, 2016 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: pinjem, best-book
Akhirnya selesai juga setelah kepending lamaaaaaaa sekali. Bertarung dengan mood bacaku yg ancur-ancuran setengah tahun terakhir ini.

Buku ini beneran mewah, mulai dari diksi, karakter para tokohnya yg sangat kuat, deskripsinya, humornya, plot twist nya, terus endingnya Epic banget!

Dari semua buku yg gagal baca tahun ini aku bela-lain untuk berkata tidak bagi Raden Mandasia, aku usahain tamat sebelum berganti tahun karena ingin memasukkannya ke dalam list buku terbaik yang aku baca di tahun ini.
...more
Biondy
Feb 23, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi bercerita tentang kisah petualangan Sungu Lembu, seorang pria Banjaran Waru yang benci setengah mati pada Gilingwesi, kerajaan besar yang telah menginvasi tempat tinggalnya dan memorakporandakan hidupnya. Secara tidak sengaja, dia bertemu dengan Raden Mandasia, salah satu pangeran dari Kerajaan Gilingwesi. Berpikir bahwa Mandasia adalah jalannya untuk membalas dendam pada Gilingwesi, Sungu Lembu akhirnya memulai perjalanan bersama Mandasia yang ternyata ...more
Teguh Affandi
Mar 19, 2016 rated it really liked it  ·  review of another edition
resensi mandasia di Kompas, 26 November 2016

https://alterteguh.wordpress.com/2016...

Hendak hati memberi lima bintang, tapi merasa terlalu sempurna dan mundak kemaruk entar. Saya harus akui buku ini punya taste yang segar dan menarik. Dan saya sudah menemukan lawan O punya Eka Kurniawan di Kusala tahun ini. Semoga juri semakin banyak membaca buku-buku sastra yang tidak melulu diterbitkan oleh penerbit raksasa itu.

Novel ini dari judul saja sudah terawa bahwa ini akan membawa ingatan kita pada serial kolosal Ko Ping Ho, SH Mintardja, serial
...more
Marina
** Books 294 - 2016 **

4,5 dari 5 bintang!

Akhirnya dini hari ini saya bisa menamatkan buku ini dengan senyuman manis terukir di bibir. Yahh jika kalian ingin menikmati karya sastra dari Indonesia yang begitu terasa kaya dan komplit racikannya bacalah buku ini! BAGUSSS!! AKKKKK!!

Tema kolosal yang diangkat didalam buku ini benar-benar berhasil menghipnotis saya sampai dengan halaman terakhirnya. Saya sangat menyukai membaca buku yang berbau sejarah dan jujur ini pertama kalinya saya membaca buku
...more
Reymigius
Mar 05, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Bukan, buku ini bukan saja tentang penyelamatan sebuah kerajaan dan pembalasan dendam. Walau mungkin memang itu gambaran besarnya, bagiku hal tersebut terdengar menyepelekan cerita-cerita kecil yang mengiringinya; menyepelekan lelaki tua dan bonekanya yang hilang, pembawa wahyu yang melarikan diri dari umatnya, Loki Tua dan tantangannya kepada Hoyoso, dsb. Ini buku yang kaya dan megah dan mewah. Ini buku yang akan kaunikmati tiap lembarnya.

Dongeng kolosal jenis ini juga bukan hanya menyajikan
...more
Lantip Pandaya
Mar 20, 2018 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Cerita silat yang berbeda. Gak bisa dibilang 'kurang silat', tapi memang cara bertuturnya yg berbeda.

Ini keren. Bahasa lainnya, cerita silat yang lebih memunculkan sisi manusianya. Seksi kata anak milenial.

Saya anggap ini cerita silat sastra saja. Ini pujian, sekaligus rasa gelisah saya sebagai pembaca yang membacanya sampai 2 kali. (Pembacaan kedua krn ingin tau, kenapa novel ini keren ya? )


Harapannya, buku yang sangat bermutu seperti ini, apalagi sudah saya anggap cukup laris (setelah boom
...more
Bernard Batubara
Mar 26, 2016 rated it really liked it  ·  review of another edition
anjing. anjing. anjing.

hanya kata itu yang paling sering berloncatan dari mulut sepanjang membaca buku ini. dalam beberapa puluh halaman saja, setidaknya sudah terlontar 'anjing!' dalam beragam intonasi, misal yang agak panjang: 'anjiiiiiing...', yang berulang-ulang: 'anjing! anjing!', atau yang tegas dan singkat saja: 'anjing.'

saya menghindar dari menebar umpatan dalam komentar pendek ini, tapi apa boleh buat, lidah tak bisa berbohong saat berhadapan dengan cerita bagus dari buku bagus, dan
...more
Delasyahma
Feb 26, 2018 rated it it was amazing
Menceritakan tentang salah satu anak pangeran Gilingwesi bernama Raden Mandasia, yang memiliki sahabat karib bernama Sungu Lembu, bersama-sama mereka berpetualang untuk sampai ke Gerbang Agung, menemui Putri Tabassum untuk mencegah perang besar terjadi.

Awal aku membaca cerita ini. Aku berpikir bahwa buku ini mungkin akan diceritakan menggunakan sudut pandang Raden Mandasia, tapi, pikiran itu sia-sia belaka. Ternyata buku ini memakai Sungu Lembu sebagai POV 1. Ah aku tertipu.

Membaca cerita ini,
...more
afin
Jul 01, 2016 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Rated 5 / 5 stars

Sinopsis:
SUNGU LEMBU menjalani hidup membawa dendam. Raden Mandasia menjalani hari-hari memikirkan penyelamatan Kerajaan Gilingwesi. Keduanya bertemu di rumah dadu Nyai Manggis di Kelapa. Sungu Lembu mengerti bahwa Raden Mandasia yang memiliki kegemaran ganjil mencuri daging sapi adalah pembuka jalan bagi rencananya. Maka, ia pun menyanggupi ketika Raden Mandasia mengajaknya menempuh perjalanan menuju Kerajaan Gerbang Agung.

Berdua, mereka tergulung dalam pengalaman-pengalaman
...more
Nurina Widiani
Jan 08, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Setelah dicimit-cimit bacanya, akhirnya kelar juga. Dan sekarang... susah move on. Hahahahanjing!

Yang muncul di benak saya kemudian adalah, Raden Mandasia yang konon menggemari daging sapi itu, pada akhirnya berpetualang dan mencuri daging sapi bersama sapi (lembu) pula. Entah hal itu disadari Mandasia dan Sungu Lembu atau tidak ^^

Review selengkapnya di
http://kendengpanali.blogspot.co.id/2...
Sulin
Jan 21, 2018 rated it it was amazing
Demi keberkahan alam semesta raya, saya salah satu manusia yang beruntung memiliki edisi bertanda-tangan.

Mulai sekarang saya mau nyembah Pakde Yusi aja.
Sungkem ke Ganang, karena sudah mengenalkan saya pada penulis satu ini.

Terakhir kalinya saya membaca buku dengan kecepatan membalik halaman dan kerinduan ketika pause adalah waktu SMP. Tepatnya saat membaca Hary Potter. NAMUN! Sungu Lembu tengik satu ini, membuat saya ingin cepat-cepat pulang setiap harinya karena dia layaknya hidup di pikiran
...more
Frida
Feb 11, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Rating saya: 4,5

Kisah ini merupakan catatan Sungu Lembu atas petualangan yang telah ia alami. Ia mulai menulis sejak Loki Tua menyarankannya demikian.

Menulislah, agar hidupmu tak seperti hewan ternak, sekadar makan dan tidur sebelum disembelih.
(Loki Tua, hlm. 306)


Sungu Lembu mengawali kisahnya dengan insiden pascapencurian sapi, setelah itu ia mundur untuk menceritakan bagaimana awal pertemuannya dengan Raden Mandasia. Yang berarti, mulai dari bagaimana ia bisa sampai di Rumah Dadu Nyai Manggis.
...more
Haditha Haditha
Dec 18, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
ANJING. AMAZING!!!
Ikra Amesta
Jun 21, 2018 rated it really liked it
Shelves: sastra-indonesia
Sungu Lembu memendam dendam terhadap Kerajaan Gilingwesi, tidak tanggung-tanggung ia mendambakan kepala Raja Watugunung tergantung di tangannya. Ia bahkan tak peduli seandainya nyawanya nanti harus melayang asalkan tujuannya itu tercapai. Dendamnya adalah dendam Banjaran Waru, kampung halamannya, kerajaan kecil yang dijajah Gilingwesi, tempat sebagian besar keluarganya ditangkap atau dibunuh karena memberontak. Namun di tengah misinya itu, garis nasib mempertemukannya dengan Raden Mandasia, ...more
Alvina
Jan 11, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Sesuatu yang sempurna tak punya hasrat lagi mencari


Saya membuka tahun 2017 ini dengan bacaan bacaan bagus, senangnyaa. Salah satunya adalah Raden Mandasia yang tahun lalu menyabet juara KLA di segmen prosa.

Tergoda oleh rasa penasaran sekaligus promo dan kompor dari banyak kawan, saya memaksakan diri untuk menyegerakan baca buku ini sebelum boomingnya hilang. Maka itu di awal tahun, saya dan sepasukan kawan di telegram (Aki, Mba Mute, dkk) meniatkan diri untuk baca bareng (dengan hestek
...more
Wirotomo Nofamilyname
Buku #11 di tahun 2018.

Buku ini menunjukkan bahwa anda bisa membuat karya sastra yang serius tapi sekaligus seru dan menyenangkan. :-) Dengan membaca buku ini anda mendapat sebuah kisah dongeng yang seru, lucu, kadang bikin air liur menetes (dengan cerita kuliner yang disantap sang tokoh), dan kadang bikin hati tersentuh, mak tratap.
Yang kadang bikin saya tertawa, Mr. Yusi ini senang sekali tiba-tiba memunculkan kisah dongeng lain di dongeng ini. Mulai dari bapak tua yang mirip Gepetto, kisah
...more
Dedi Setiadi
Dongeng kolosal yang epik dan apik!

Gaya penulisan dan tema 'revenge, sex and violance dengan kearifan lokal' nya agak mengingatkan saya dengan Eka Kurniawan. Ya istilahnya kalau suka dengan novel2nya doi bakal suka dengan si Raden Mandasia ini.
Overall novelnya seru, page-turner banget dari awal sampe akhir dan karakter2nya juga asik (walaupun kadang jadi sok asik karena kebanyakan ngomong anjing).
Ariel Seraphino
Jul 01, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Kisah silat kolosal yang unik, lucu, dan juga anjing. Salah satu buku terlama yang saya baca karena mulai baca dari November tahun lalu dan baru selesai sekarang. Sengaja juga sih rasanya karena tidak ingin segera habis. Tapi sekarang langsung geber utk selesaikan. Bagian akhir menjadi bagian yang paling mendebarkan. Satu demi satu selimut kisah terungkap dan hal inilah yang membuat novel ini selayaknya kamu harus baca. Dengan kemampuan menulis dan bercerita seperti ini tentu sajaa Paman Yusi ...more
Daniel
Jan 18, 2020 rated it really liked it
Yusi Avianto Pareanom
Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi
Banana Publishing
470 halaman
8.9 (Best Book)

Yusi Avianto Pareanom meminjam begitu banyak elemen dari kejadian dan kondisi geografis di dunia nyata dan juga beraneka ragam dongeng legenda, mulai dari kisah Yunus hingga Sangkuriang, kemudian meramunya menjadi suatu epik yang kolosal. Kepiawaian Pareanom pun tampak jelas tatkala menjahit keseluruhan elemen yang tidak saling terhubung itu menjadi satu jahitan cerita yang utuh dan menyenangkan.
Uci
Aug 10, 2017 rated it really liked it  ·  review of another edition
Yang jelas, habis baca buku ini jadi malu sama kosa kata bahasa Indonesia saya yang terbatas ...more
Ray Hamonangan
Akhirnya selesai juga baca nih buku sebulan, kalo biasanya sih bisa 3-5 hari, tapi karena baca selang-seling sama buku2 lain, ya jadinya lebih lama.

Ini adalah novel ketiga bertema kolosal yang pernah saya baca, setelah Negeri Senja dan Kitab Omong Kosong yang semuanya karya Seno Gumira Ajidarma.

Novel ini dikisahkan melalui sudut pandang Sungu Lembu, pangeran asal Banjaran Waru yang berniat untuk membalaskan dendam terhadap Gilingwesi dan pemimpinnya yang sangat jago dalam bertarung, Watugunung.
...more
Vanda Kemala
Feb 24, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Lupakan kata Anjing yang sering banget muncul, tapi buku ini memang (maaf) anjing kerennya!

Campuran antara cerita dongeng, cerita rakyat, sama drama kolosal. Agak membosankan pas serbuan Gilingwesi, soalnya nggak ada percakapan sama sekali. Tapi Yusi cukup oke bikin narasinya, dan itu jadi terkesan nyata. Tulisannya mengalir. enak dibaca.

Suka!
Dimas AT Permadi
Cerrrrrrr-ke-cehhhh
Mel
Mar 22, 2016 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Abaikan makian "Anjing!" dan adegan seks yang sudah disuguhkan panas di chapter awal. Aku ingin bicara hal lain saja...

Seperti permintaan penulisnya, aku juga tak akan menyebut buku ini sebuah novel karena di dalamnya memang hanya ada dongeng-dongeng kilas balik memikat yang dikisahkan oleh beberapa tokoh di dalamnya: Sungu Lembu, Raden Mandasia, Loki Tua, Nyai Manggis, Dewi Sinta... Membuatku nyaris mengabaikan kisah pembalasan dendam yang menjadi inti cerita. Cerita-cerita kilas balik di
...more
Dita
Tapir buntung. Buku ini keren sekali. Cerita petualangannya bikin hanyut, tokoh-tokohnya unik dan yang paling gw suka: bahasa Indonesia-nya bikin jatuh cinta. Ada kata rungsing, cindai, cadik dan depa depa di buku ini. Ga kebayang sebelumnya bakal baca cerita dengan kata-kata lawas itu bertebaran, tapi terasa enak aja.
Sepintas bagian balas dendamnya mirip kisah Sidney Sheldon. Dari yang terinjak-injak, lalu roda kehidupan berputar hingga berhasil bikin musuh kesakitan. Tapi porsinya cukup aja,
...more
Annisa D. Lestari
Buku terbaik Indonesia yang pernah dibaca! Keren banget dongengnya. Deskripsinya jelas. Alurnya jelas. Karakternya jelas. Endingnya jelas. Puas Puas Puas! Tadinya sempat bertanya-tanya mengapa judulnya harus Raden Mandasia, toh yang jadi tokoh utama adalah Sungu Lembu. Dan pertanyaan itu benar-benar terjawab di halaman terakhir. Yap! Ngga ada yang mengganjal sama sekali setelah membacanya. Saya sangat puas!

Cerita dongeng Raden Mandasia ini mengingatkan saya akan Dunia Tengah milik J.R.R Tolkien.
...more
Tantri Setyorini
Bukunya tebel dan mengintimidasi. Takutnya nyastra yang ndakik. Ternyata enak dibaca dan seru sekali. Deskripsi makanan bikin laper dan ketularan misuh anjing mulu. Misuh tapir bunting juga sih.
Kelewat banyak yang bisa dibahas soal buku ini. Jadi nanti dibuat review yang niat saja. Tapi seniat-niatnya saya juga nggak bakal bisa bikin review ndakik nan intelek. Intelijensi cuma sedengkul gini
...more
Dina Begum
Oct 02, 2019 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: rak-dinding
Buku yang nikmat dibaca. Ceritanya edan, dituturkan dengan nakal. Menjura kepada mas Yusi. Judul sebenarnya buku ini adalah "Mas Yusi si Pencuri Kisah". Namun, hebatnya kisah-kisah yang dicuri ini terpintal indah dengan babad yang memukau.
Nurnajmi
May 30, 2017 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Terimakasih Om Yusi sudah menghadirkan dongeng se-mewah ini.
Kaya diksi dan penggambaran apik. Kalo kata sunggu lembu, luhur.
Olive Hateem
Jul 14, 2018 rated it it was amazing  ·  review of another edition
Shelves: fantasy, fiction
Buku dongeng yang benar-benar anjing. Saya sampai terbawa suasana dan terus-terusan mengumpat "Anjing!" sepanjang proses membaca. Review lengkap segera menyusul.
« previous 1 3 4 5 6 7 8 9 next »
There are no discussion topics on this book yet. Be the first to start one »

Readers also enjoyed

  • 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif
  • Laut Bercerita
  • Dawuk: Kisah Kelabu Dari Rumbuk Randu
  • Pulang
  • Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
  • The House of Paper
  • Harimau! Harimau!
  • Orang-Orang Oetimu
  • Man Tiger
  • Bakat Menggonggong: Kumpulan Cerita Pendek
  • Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
  • O
  • Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi
  • Ronggeng Dukuh Paruk
  • Kambing dan Hujan: Sebuah Roman
  • Aroma Karsa
  • Child of All Nations (Buru Quartet, #2)
  • Saman
See similar books…
Lulusan Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Pernah bekerja sebagai wartawan di majalah Forum Keadilan dan Tempo. Saat ini berkhidmat di Penerbit Banana. Selain menulis fiksi dan nonfiksi, ia juga menerjemahkan dan menyunting karya-karya penulis asing. Ia terlibat dalam karya kerjasama novel grafis Ekspedisi Kapal Borobudur: Jalur Kayu Manis dan Eendaagsche Exprestreinen.
“Menulislah, agar hidupmu tak seperti hewan ternak, sekadar makan dan minum sebelum disembelih," kata Loki Tua waktu itu.” 9 likes
“Maut tak perlu digoda sedemikian intim” 3 likes
More quotes…